NovelToon NovelToon
Pewaris Segel Hijau : Kebangkitan Si Pecundang Desa

Pewaris Segel Hijau : Kebangkitan Si Pecundang Desa

Status: sedang berlangsung
Genre:Matabatin / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:40.9k
Nilai: 5
Nama Author: R.A Wibowo

Bima hanyalah "sampah desa" yang ringkih. Digerogoti penyakit jantung bawaan dan paru-paru basah akut, hidupnya dihabiskan untuk merangkak di bawah kaki orang-orang kaya yang arogan.

Puncaknya, di sebuah malam yang diguyur hujan lebat, Bima dihajar hingga sekarat dan jatuh ke dasar sungai.

Namun, maut justru membawanya menemukan batu mustika hitam misterius. Tak hanya sembuh total, fisik Bima bermutasi menjadi sekokoh karang, lengkap dengan kemampuan mata tembus pandang dan medis gaib.

Menariknya, energi baru di tubuh Bima membuat setiap wanita yang ia sentuh bergetar tak berdaya.

Berawal dari pijatan penyembuhan, Bima mulai menaklukkan hati para wanita cantik—

mulai dari Rasti si kakak ipar janda muda, Laras sang kembang desa, hingga Siska, istri pejabat kota—yang suaminya terlibat kasus perselingkuhan. Bersiaplah menyaksikan aksi Danu, si tukang pijat penakluk wanita!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.A Wibowo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31—Bisnis Pijet makin ramai

Bab 31

​"Waduh, gawat... Ini kalau Mbak Rasti pulang, tamat riwayatku," gumam Bima panik.

​Kamar pribadinya benar-benar berantakan. Sprei kasur spring bed barunya kusut masai akibat geliatan pasrah Wulan tadi. Dan yang paling parah, aroma kamar itu kini dipenuhi oleh wangi manis khas keringat gadis perawan yang membuat siapapun berpikir aneh. 

Baunya begitu pekat dan sangat kontras dengan wangi daster satin merah Mbak Rasti semalam. Sebagai sesama wanita, insting janda kembang Mbak Rasti pasti akan langsung menangkap gelagat tidak beres ini dalam sekali engus.

​Bima buru-buru bergerak kilat. Dia mengibas-ngibaskan tangannya ke udara, menggunakan sedikit sisa Hawa Murni Purifikasi untuk memaksakan sirkulasi udara di dalam kamar agar bau keringat Wulan menguap keluar melalui ventilasi. 

Setelah itu, dia merapikan sprei dan menepuk-nepuk bantal hingga kembali licin seperti semula.

Karena langkah kaki terdengar Bima makin panik. Dia langsung makin agresif buat bersih-bersih. Menyemprot parfum, merapikan kasur, nyapu, ngepel, menyemprot parfum lagi, lalu mengeluarkan kemampuan purifikasi dari cairan mustika.

“Bima … dimana sih kamu?”

Berkat fisk yang diluar manusia. Itu semua jadi rapi. Aroma vulgar sekarang juga berubah jadi wangi menyerbak biasa.

​Baru saja Bima selesai menyeka keringat di dahinya, terdengar suara langkah makin mendekak.

​"Bima? Kamu di dalam toh? Ini aku udah pulang bawa belanjaan banyak banget!" seru Rasti dari arah dapur.

​Bima menarik napas dalam-dalam, memasang wajah selugu mungkin, lalu melangkah keluar kamar. Di dapur, dia melihat Mbak Rasti sedang sibuk membongkar kantong plastik besar berisi sayuran, daging ayam, dan beberapa bumbu dapur. Penampilan janda kembang itu siang ini terlihat sangat segar dengan baju kaos rajut ketat warna krem yang menonjolkan lekuk dada montoknya, dipadukan dengan kain jarik semenjana.

​Begitu melihat Bima mendekat, Rasti langsung menghentikan aktivitasnya. Sepasang matanya yang bulat menatap Bima dari atas sampai bawah dengan pandangan menyelidik. Hidung mancungnya tampak kembang kempis, menghirup udara di sekitar tubuh adik iparnya.

Aromanya wangi sekali! Di dalam ini berasal dari kamar.

“Eh .. Bima kamu wangi banget, habis bersih-bersih kamar?”

Bima menggaruk kepala. “Hehe, iya mbak Rasti.” Dalam hati dia mengutuk diri. Hampir saja dia ketahuan!

“Ih, hebat bisa diandelin banget sih kamu.”

Mendengar pujian layaknya memuji seorang Bocah Bima terkekeh. Beruntung sekali Rasti tidak curiga.

*

Berkat trik pintar nan kotor yang dia lakukan kemarin. Rahasia Bima yang ena-enak sama Wulan terkunci rapat. Perasaan Bima menjadi terombang-ambing, seperti melakukan perselingkuhan dengan istri secara diam-diam (padahal JELAS TIDAK! YAKALI MBAK RASTI SI KAKAK IPAR DIA ANGGAP ISTRI! STRES) namun perasaannya memang gitu.

Naun ketenangan itu tidak awet lama. Kejutan besok makin edan. Membuat Bima geleng-geleng kepala.

Sejak subuh membayangi langit desa, pekarangan rumah hasil renovasi Bima sudah tidak lagi terlihat seperti rumah tinggal, melainkan menjelma menjadi sebuah klinik pengobatan alternatif massal. 

Berita tentang "Tangan Sakti Bima" menyebar seperti api yang ditiup angin kencang ke seluruh pelosok kecamatan, bahkan sampai ke desa-desa seberang.

Selama empat hari berturut-turut, Bima menjalani rutinitas yang luar biasa padat dari pagi hingga menjelang magrib

Hari pertama. Ruang tamu penuh sesak oleh puluhan lansia yang menderita penyakit encok, rematik, hingga stroke ringan. Bima menggunakan kombinasi Mata Terawangan Intuitif untuk membidik sumbatan darah dan menembakkan Hawa Murni Purifikasi. Hasilnya? Seorang kakek yang sudah dua tahun memakai kursi roda mendadak bisa berdiri dan berjalan tertatih, memicu tangis haru keluarganya.

Hari Kedua. Giliran para buruh tani dan kuli panggul pasar yang mengantre. Tubuh mereka yang kaku dan remuk akibat kerja keras langsung disegarkan kembali. Hawa hangat yang mengalir dari telapak tangan Bima bekerja seratus kali lebih kuat dari balsem atau minyak urut mana pun di dunia.

 Hari Ketiga. Antrean mulai didominasi oleh barisan wanita, mulai dari gadis remaja, mahasiswa yang stres tugas kuliah, hingga janda-janda kembang dari desa. Mereka sengaja mengantre bukan karena sakit parah, melainkan karena ketagihan dengan sensasi "Hawa Hangat" yang mengalir dari telapak tangan tegap Bima. Beberapa murni karena lelah, tapi begitu merasakan sentuhan BIma mereka jadi ketagihan!

Bima yang memijat aneka ragam wanita lama kelamaan mencapai batas. Namun dia tetap bersabar!

Meski mijetin banyak tubuh wanita mulai dari bagian kenyal, sampai sensitif. Dia gak menjebol dan gogol gawang—belum tepatnya!

Efek samping dari pilar kedua Mustika Hijau membuat tubuh mereka yang lelah mendadak segar bugar, rileks, dan memicu hormon kebahagiaan yang membuat wajah mereka merona merah, mendesah pasrah di ruang terapi.

 Hari Keempat. Puncak dari pembuktian kekuatan Bima. Datanglah rombongan seorang juragan tanah kaya dari desa sebelah bernama Pak Asep. Awalnya, Pak Asep datang dengan sikap angkuh, meremehkan Bima, dan menuduhnya sebagai dukun cabul berkedok tukang pijat.

Gimana tidak. Setiap hari dia sering melihat beberapa wanita cantik, kembang desa datang bergantian mendengarkan desahan cabul, dan lain-lain. Naluri prianya mengatakan ada yang gak beres.

Asep murka. Padahal Bima itu cuma pemuda cabul, dulu penyakitan sekarang jadi musah birahi!

Bahkan istri dia juga ikutan kena pijat, bilang kalau pijetan mas Bima itu bagus buat kesehatan, jadi Asep di suruh coba.

   "Halah! Paling cuma modal trik sulap atau sugesti! Mana ada lumpuh menahun karena saraf kejepit bisa sembuh pakai pijat bocah ingusan!" cemooh Pak Asep keras di depan pasien lain.

   Bima hanya tersenyum tipis tanpa membalas makian itu. Begitu giliran Pak Asep tiba, Bima langsung mencengkeram titik saraf di tulang belakang pria sombong itu dan mengalirkan gelombang Hawa Murni Purifikasi dalam dosis tinggi.

   "Aaaakkkhhh!! P-Panas! Ampun, Mas! Ampun!" 

Jeritan itu keluar begitu saja. Tubuh dia langsung bergetar hebat. Energi lelah, energi cemburu, perasaan bimbang langsung dibakar habis dengan pijatan Bima.

   Begitu Bima melepaskan tangannya, Pak Asep merosot jatuh ke lantai. 

Namun, matanya melotot tidak percaya saat menyadari kakinya yang mati rasa kini bisa digerakkan dengan sangat lincah. 

Rasa sakit yang menyiksanya bertahun-tahun lenyap tanpa bekas. Detik itu juga, keangkuhan sang juragan runtuh. 

Di depan puluhan pasang mata warga, Pak Asep berlutut di bawah kaki Bima, menyembah-nyembah meminta maaf sembari menangis sesenggukan karena saking bersyukurnya. 

Sebagai gantinya, Pak Asep melemparkan seikat uang tunai bernilai  jutaan rupiah sebagai tanda terima kasih.

Setelah empat hari berturut-turut memeras keringat dan menguras energi murninya, pundi-pundi uang Bima membengkak drastis. Berkat tarif sukarela dari warga miskin, bonus besar dari pasien kaya, serta bayaran berlipat dari wanita-wanita yang puas, total uang yang diterima Bima selama empat hari ini mencapai angka yang sangat fantastis: Rp 19.500.000!

Uang itu kini tersimpan rapi di dalam lemari kamarnya. Beberapa hari dapat cuan dari pijat. Lumayan banget lah!

1
Ariya Noviandy Khusofi
sudah lama ga update, lanjut lagi ga ini novel?
bintoro Suatmaji
seri terusannya mana nih? koq lama banget......
Yosua Juan Minggu
Kerennn semangat author, guysss bantu like dan comment yah di ceritakuu🙏🥺
Naga Hitam
lahh..bknnya cak karno ya
Naga Hitam
joko siapa, rian siapa?????
Clevansky88 Sky
gak update lagi kah Thor?
Alfan
halo thor
Clevansky88 Sky
💪🔥
Gege
kalimatnya kurang "dan bagian bawah bima mengeras menekan pinggul Keysa! membuat Keysa semakin mendelik matanya merasakan dua dragon ball yang menekan pinggulnya bergantian maju mundur"... naaah gitu Thor...
P̷E̷S̷O̷N̷A̷G̷A̷D̷I̷S̷D̷E̷S̷A̷
Kalau di tanah kelahiranku prinsipnya harus punya NYALI...🤣🤣🤣
"SALAM SATU NYALI, WANI"
LOSS GAK REWEL BOSSKU, PREI WONG RUWET...🦾💪💪🏼💪🏾💪🏿
Gege
keysa lebronka kah ini Thor...yang nyanyi keseleo ituu di nada tinggi..🤣
Manusia Biasa: penyembuhannya pakai jalur dalam ..alias entup entupan
total 1 replies
Gege
kalo berobat di shinsei modern bisa habis puluhan juta itu...Eeh bima dikasih cuman tiga juta..rugiii..
Manusia Biasa: gpp toh bima gak modal sama sekali
total 1 replies
Gege
Danu atau bima Thor..🤣
Manusia Biasa: efek nulis dua novel bersamaan
total 1 replies
Gege
Danu Iki sopo Thor...🤣🤭
Gege
wuasyeek... ditunggu momen penyembuhan para LC karaoke ibukota yang sakit lubang pipisnya..🤭🤣
Gege
laaah Kon antrian LC karaokean ibukota belom datang Thor... padahal brosurnya udah disebarin lho...🤣🤭😄 kan lumayan kalo pada berobat sakit saluran kencing, harus diobok-obok cara ngobatinnya..🤣🤣
Gege
klasik dan epic penjelasannya...
Gege
naaah..makin oyeeh nih..yuk bisa yuk banyakin hareem yang pijat plus plus ke MC... duit dapat..enaknya juga dapet..🤭🤣
.
kirain TAMAT Thor dah lama ga update
Manusia Biasa: Nunggu lulus kontrak dulu kemarin. kena masalah terus saking vulgarnya🤣
total 1 replies
septian arista
Nah itu dukun bodoh apa gimana Masa takut sama si Ujang yang nggak bisa apa-apa kenapa nggak disantet aja itu si Ujang🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!