NovelToon NovelToon
God Emperor Zhao Xuan

God Emperor Zhao Xuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Mengubah Takdir / Perperangan
Popularitas:18.5k
Nilai: 5
Nama Author: Sang_Imajinasi

Setelah meninggalkan Planet Vermilion, Zhao Xuan, Long Chen & Gu Tianxue menginjakkan kaki di Planet Shenzue sebuah dunia yang menjadi pusat dari Tiga Puluh Tiga alam Immortal Kuno.

Planet Shenzue terbagi menjadi Empat Benua Utama (Timur, Barat, Selatan, dan Utara) yang dikuasai oleh berbagai sekte tingkat puncak, klan kuno, dan kekaisaran raksasa. Lautan Shenzue yang tak berujung dikuasai oleh Ras Laut yang arogan dan tertutup, dipimpin oleh Kaisar Laut dan para keturunan naga airnya. Permusuhan antara kultivator daratan yang serakah dan Ras Laut yang kejam telah berlangsung selama ribuan tahun, menciptakan batas wilayah yang dipenuhi peperangan dan intrik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18: Bayangan Pedang Han

Pertarungan itu tidak berhenti ketika matahari terbenam. Ia terus berlanjut membelah malam, merobek kegelapan dengan kilatan petir ungu dan ledakan darah, hingga fajar hari kedua akhirnya menyingsing di ufuk timur Benua Utara.

Cahaya matahari pagi tidak mampu menembus awan badai yang terbentuk dari benturan Hukum Dao. Di bawah langit yang retak, daratan di sekitar Benteng Puncak Gerhana telah benar-benar berubah wujud. Pegunungan es raksasa telah diratakan menjadi dataran kawah yang dalam, dipenuhi oleh uap darah yang mendidih dan sisa-sisa petir yang menyambar-nyambar tak menentu di tanah.

Di udara, pertempuran adu ketahanan itu masih berlangsung dengan intensitas yang mengerikan.

BOOOOM! TRANG! KRAAAAAK!

Sosok Zhao Xuan yang sekecil semut dibandingkan dengan Manifestasi Asura Darah raksasa itu, melesat bagaikan bintang jatuh ungu. Ia menerobos seratus ayunan kapak darah raksasa, mendaratkan sebuah tendangan berputar yang dilapisi Niat Petir Yang Murni tepat di dada Asura.

Dada raksasa darah setinggi sepuluh ribu tombak itu meledak berlubang! Namun, dalam hitungan dua tarikan napas, pilar cahaya merah dari Kuali Lautan Darah kembali turun, menjahit lubang itu dengan serabut urat nadi berdarah hingga utuh kembali.

"Hah... Hah... Hah..."

Terdengar suara napas yang memburu. Bukan dari Zhao Xuan, melainkan dari Avatar Patriark Iblis Darah yang tertanam di dahi Asura tersebut.

Meskipun Kuali Lautan Darah memberikannya regenerasi tanpa batas, menggunakan formasi tingkat Setengah Langkah God Emperor selama setengah hari tanpa henti sangat menguras Esensi Jiwa sang Patriark. Matanya yang merah kini dipenuhi urat-urat kelelahan dan rasa frustrasi yang memuncak.

"Monster dari neraka mana sebenarnya kau ini?!" raung Sang Patriark, suaranya mulai terdengar serak. Seribu lengannya kembali memadat, siap untuk gelombang serangan berikutnya.

Patriark Iblis Darah menatap Zhao Xuan dengan teror yang ia sembunyikan di balik kemarahan. Fisik pemuda fana itu tidak masuk akal! Setelah bertarung sepanjang malam, jubah hitam Zhao Xuan memang robek di berbagai tempat, memperlihatkan puluhan luka sayatan dangkal di kulitnya. Namun, luka-luka itu langsung menutup dengan sendirinya, memancarkan uap putih pemulihan fisik.

Lebih mengerikan lagi, napas Zhao Xuan masih sangat teratur. Sembilan Roda Bintang di Dantiannya memompa Qi Alam Semesta dan mengubahnya menjadi tenaga fisik tanpa menunjukkan tanda-tanda kelelahan.

Zhao Xuan melayang mundur sejauh seratus tombak, mengibaskan darah yang menempel di lengannya. Ia tidak langsung menyerang.

"Di jalan menuju keabadian, mereka yang meminjam kekuatan luar akan selalu kalah oleh mereka yang menempanya sendiri dari dalam," ucap Zhao Xuan datar, suaranya membelah gemuruh angin utara. "Kau menyerap tiga juta jiwa untuk menyokong kualimu. Tapi jiwamu sendiri rapuh. Kualimu masih memiliki banyak darah, tapi Hati Dao-mu sudah mulai retak karena ketakutan."

Patriark Iblis Darah menggertakkan giginya hingga berdarah. Pemuda itu benar! Kepercayaan dirinya yang mutlak telah terkikis oleh ketahanan Zhao Xuan yang seolah tanpa batas.

Sementara itu, sepuluh mil di bawah medan perang langit, sebuah anomali mematikan sedang menunggu dengan sabar.

Di balik puing-puing pilar es raksasa yang hancur, sebuah bayangan tipis yang hampir tidak bisa dideteksi oleh hukum alam mana pun bersembunyi. Itu adalah Han Ye, "Pedang Pemenggal Bayangan" dari Klan Han Kuno.

Utusan pembunuh ranah Setengah Langkah God Emperor itu telah tiba sejak tengah malam tadi. Alih-alih langsung ikut campur, Han Ye menggunakan Niat Bayangan Kegelapannya untuk melebur dengan kegelapan es, menonton pertarungan antara Zhao Xuan dan Sang Patriark dengan mata merahnya yang dingin.

Bocah bernama Zhao Xuan ini memiliki fisik Puncak Dewa Fana dan pemahaman Hukum Petir yang melampaui nalar, batin Han Ye, menghitung setiap variabel pertarungan bagaikan mesin pembunuh tanpa emosi. Jika aku menyerangnya sekarang, dia masih memiliki sisa tenaga untuk membalas, dan si Iblis Darah bodoh itu mungkin akan menyerangku karena mengira aku sekutu Zhao Xuan.

Mata merah Han Ye menyipit. Tangan kanannya perlahan menggenggam gagang belati hitam pekat yang memancarkan Racun Pelenyap Jiwa.

Hukum Ketiadaan miliknya sangat merepotkan. Namun, setiap teknik tingkat dewa pasti memiliki celah saat beralih dari transisi menyerang ke bertahan. Aku hanya perlu menunggu momen ketika Zhao Xuan melepaskan serangan pamungkasnya untuk menghancurkan Kuali Lautan Darah. Di saat perhatiannya tertuju pada langit, belatiku akan menembus jantungnya dari belakang.

Kesabaran seorang pembunuh tingkat dewa adalah senjata yang lebih mematikan daripada pedang itu sendiri.

Kembali ke langit, Zhao Xuan menyipitkan matanya. Pertarungan adu ketahanan ini menyenangkan untuk menguji fisiknya, tetapi ia mulai merasa bosan mengulangi pola yang sama.

"Kau benar-benar tidak memiliki trik lain selain beregenerasi seperti cacing tanah terpotong?" cibir Zhao Xuan.

Patriark Iblis Darah meraung murka. "TUTUP MULUTMU! Jika seribu lengan tidak cukup untuk menghancurkanmu, maka aku akan mengorbankan separuh nyawaku untuk memaksamu berlutut!"

"Teknik Tabu Iblis Darah: Penjara Kematian!"

Avatar Patriark memuntahkan seteguk Esensi Darah Jantung emasnya langsung ke Kuali di atas. Seketika, Seribu Lengan Asura raksasa itu meleleh! Lengan-lengan itu berubah wujud menjadi lautan rantai darah berduri yang melesat keluar, tidak untuk menyerang Zhao Xuan secara langsung, melainkan menjalin sebuah jaring berbentuk kubus raksasa di sekitar Sang Tiran, mengurungnya dari enam arah mata angin!

Ruang di dalam kubus darah itu langsung menyusut. Gravitasinya meningkat sepuluh ribu kali lipat. Ini adalah teknik pengurungan yang menukar daya serang dengan daya ikat yang tidak bisa dihancurkan secara lansung.

Rantai-rantai itu merapat, langsung melilit kedua kaki, lengan, dan leher Zhao Xuan! Duri-duri beracunnya menembus sisik petir di kulitnya, mencoba meminum esensi kehidupannya.

"HAHAHA! TERTANGKAP KAU!" jerit Sang Patriark, matanya membelalak gila. "Tubuh fisikmu terkunci! Petirmu tidak akan bisa membakar penjara ini sebelum duri-duriku mengisap Dantianmu hingga kering!"

Di bawah, Jian Zui dan Long Chen menahan napas panik. Gu Tianxue, yang masih menopang formasi pelindung benteng, nyaris melepaskan Qi-nya untuk terbang ke atas, namun ia menahan diri mengingat perintah tuannya.

Namun, di dalam lilitan rantai yang mengerikan itu, Zhao Xuan tidak meronta. Ia membiarkan duri-duri itu menancap di kulitnya. Darah emas fana menetes dari lengannya.

Sang Tiran perlahan mengangkat kepalanya. Tidak ada rasa sakit di wajahnya, hanya ada sebuah kedinginan absolut yang membuat jiwa sang Patriark bergidik.

"Kau merelakan seribu lenganmu untuk mengunciku dalam jarak dekat," bisik Zhao Xuan, suaranya tidak keras, namun menggema di dalam tulang telinga setiap orang yang mendengarnya. "Itu adalah langkah yang paling bodoh, Iblis Tua. Karena kau mengira jarak jauh adalah caramu melindungi diri."

Mata kanan Zhao Xuan tidak lagi menyala ungu, melainkan menjadi putih murni yang membutakan!

Ia tidak melepaskan Petir Surgawi ke luar tubuhnya. Alih-alih, ia membalikkan aliran Sembilan Roda Bintangnya, menarik seluruh Hukum Petir dan Api Yang Mutlak ke dalam darah dan urat nadinya sendiri!

"Jika kau sangat ingin meminum darahku... minumlah!"

Seketika, darah Zhao Xuan berubah menjadi magma petir bersuhu jutaan derajat spiritual! Duri-duri rantai penjara yang mencoba menyedot darahnya langsung terbakar dari dalam. Energi pemurnian itu menjalar dengan kecepatan kilat, melewati rantai-rantai tersebut sebagai konduktor, dan merambat langsung menuju tubuh Asura Darah dan Kuali di atasnya!

"A-APA INI?! PANAS! PANAAAS!" Patriark Iblis Darah menjerit histeris. Tubuh Avatar-nya mulai melepuh dan hangus dari dalam ke luar. Teknik Penjara Kematian itu kini menjadi saluran bunuh diri yang mengantarkan Petir Pemurnian murni langsung ke jantung formasi Iblis!

Di bawah tanah, mata bayangan Han Ye menyala merah.

Ini dia! Dia menarik seluruh kekuatan eksternalnya ke dalam tubuh untuk serangan bunuh diri ini! Pertahanan luarnya benar-benar terbuka!

Han Ye tidak menyia-nyiakan seperseribu detik. Tubuhnya meledak dari dalam bayangan puing es. Ia menggunakan Langkah Pembunuh Kegelapan tingkat Setengah Langkah God Emperor, melewati ruang hampa dengan kecepatan yang melampaui waktu.

Dalam sekejap mata, Han Ye bermanifestasi tepat di belakang punggung Zhao Xuan yang sedang terikat rantai darah. Belati Racun Pelenyap Jiwa di tangannya telah terhunus, memancarkan Niat Kematian yang meniadakan cahaya.

"Tugas dari Tetua Hukuman Han selesai," bisik Han Ye dingin.

Belati mematikan itu melesat lurus, membidik tulang belakang jantung Zhao Xuan, tanpa ada sehelai pun Niat Dao yang menyadarinya!

1
eka suci
ngga rela iiihhhh😥
eka suci
duuuuhhh masa si kakek mati sih long Ceng bakal mewek😥
eka suci
makanan mewah 😥 udah lama Zhao xuan ngga berdarah " shenzu emang agak beda🤭
eka suci
si batu kemana tuh ada camilan gratis malah bobo cantik
eka suci
kakek pemabuk jangan kaget ya ,jantung aman kan😄
eka suci
bantu mengarahkan biar ngga mati
eka suci
panggung nya masih dibutuhkan jadi petir nya harus di serap kau kejam Zhao 🤣🤣🤣
saniscara patriawuha.
blarrrrrrrrrr..... sikatttttt epribadiiii...
Xiao Bar
lanjutin
Xiao Bar
lanjut thor
Sang_Imajinasi
Halo Para Reader.
Jika Kalian Suka dengan cerita ini mohon bantuan untuk beri rating bintang dan vote nya.. 🙏 Penilaian kalian sangat berharga bagi author tetap semangat untuk update cerita ini. TERIMA KASIH.... ✌️
Mahyuni Muhyar
Lanjuuuttttt thor 🦾👍🏻
Boo Ceng Li
💪💪💪🔥🔥🔥
Sang_Imajinasi: Terima Kasih Bintang 5 nya 🙏
total 1 replies
eka suci
si batu itu mirip si kerak 🤭 udah si gembul tukang tidur, si burung suka main api sekarang si batu suka makan qi🤣🤣🤣
Sang_Imajinasi: tahan ya ingat sekerak🤭
total 1 replies
eka suci
arogan ngga akan kalah🤣🤣🤣
Agung Curvanord
jooos
Sang_Imajinasi: Terima Kasih Bintang 5 nya 🙏
total 1 replies
Nova Bustomi
lanjutkan update nya Thor
Sang_Imajinasi: siap kak💪💪
total 1 replies
Arinto Ario Triharyanto
mantuaapp Thor😎
Sang_Imajinasi: mantap dong 🤭
total 1 replies
saniscara patriawuha.
gassdddd pollll 5 bintang lagi mang suannnn...
saniscara patriawuha.
gasssssssdddd....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!