Betapa gilanya perubahan dalam kehidupan Alex semenjak punya istri Nakal yang membuat hidupnya porak-poranda dengan segala tingkah istrinya itu .
Semenjak menikah Alex perlahan mulai kehilangan ketenangan dalam dirinya berganti dengan amarah , emosi berkepanjangan dan juga kekacauan dalam perasaan nya .
" Aku tidak mencintaimu jadi jangan berharap perlakuan lebih" ucap Alex menatap Lala yang berdiri disudut ruangan setelah memecah sebotol bir .
" Aku cuma ingin mencoba bir ini Om, bukan menginginkan cinta mu " pernyataan Lala menatap dengan sedih sebotol bir yang tumpah di lantai .
" Sekali lagi kamu mencoba menyentuh minuman di dalam lemari , aku yang akan memberikan kamu pelajaran " tegas Alex memanggil pelayan untuk membersihkan pecahan beling dan bir di lantai .
" Apa sih Om, marah-marah terus , nih aku sentuh wekkkk" cibir Lala menyentuh botol bir dalam lemari dan berlari kencang ketika Alex akan melempar nya .
Yuk baca cerita Lala😋
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 18 Pria populer
" No, no, Presdir gatal ya mau cium-cium Lala " kata Lala memandang Alex .
" Jangan-jangan karyawan lain juga pernah Om cium lagi " kata Lala .
" Hehhhh, mulut kamu " suara meninggi Alex yang langsung mencubit bibir Lala yang bicara sembarangan
" Kok marah , jangan-jangan benar lagi, issss, issssh " geleng kepala Lala dengan wajah tak menyangka nya .
" Terserah kamu mau mikir apa yang jelas aku tidak melakukan nya " tegas Alex yang sudah malas berdebat dengan Lala yang berujung membuatnya emosi dan stress.
" Apa sih Om marah-marah mulu nanti cepat tua " kata Lala tanpa dosa padahal dia sendiri yang membuat Alex emosi .
" Kamu yang selalu bikin aku naik tensi, ada aja kelakuan kamu itu " pernyataan Alex melonggarkan dasinya .
" Habis Om marah-marah aja sama Lala, coba sayangin Lala pasti nggak jahat juga sama Om " kata Lala menatap Alex .
" Kurang sayang apa aku sama kamu " pernyataan spontan Alex yang langsung menutup mulutnya.
" Om sayang Lala?" pertanyaan Lala dengan excited.
" Sudahlah ayo makan " kata Alex langsung mengalihkan topik pembicaraan.
" Huhhhhh gengsian banget sih Om , Lala tanya yang lain nih ?" tanya Lala mengangkat sebelah alisnya.
" Apa yang mau kamu tanya sama yang lain ?" pertanyaan Alex mempelototi Lala.
" Ya kali aja ada yang sayang Lala " kata Lala .
" Kenapa harus menanyakan nya pada orang lain, kurang kasih sayang kamu " kata Alex dengan jahatnya
" kalau soal kasih sayang keluarga udah full Om cuma kasih sayang dari ,"
" Dari apa?" kata Alex yang langsung emosi lagi begitu di pancing Lala .
" Kamu lama-lama aku perkosa juga ya " Alex menarik Lala.
" Enggak, enggak Om , ampun " kata Lala yang jadi takut .
" Ayo kita makan, Lala suapi " kata Lala menenangkan Alex dan menyuapi nya makan .
" Sudahlah aku tidak berselera makan lagi " ketus Alex .
" Mmmmh, jangan lah gitu , Om harus makan kan kerjaan nya banyak seharian , kalau tidak makan nanti sakit " kata Lala dengan tulus menyuapi Alex .
" Kalau aku sakit apa peduli kamu?" ketus Alex.
" Ya peduli lah , Lala kan sayang Om , Saranghaeyo" kata Lala merayu Alex sampai pria itu buang muka .
" Apa sih Lala , nggak jelas kamu " salah tingkah Alex mencoba mengendalikan ekspresi nya .
" Astaga sejelas itu masih dibilang kurang, ayo makan Sayang" kata Lala menyuapi dengan segala gombalan nya .
" Cepat ganteng , makan " kata Lala yang membuat Alex sampai kehilangan ketenangan dibuatnya.
" Baiklah aku makan " kata Alex merima suapan Lala dari pada menjadi semakin kaku dan salah tingkah di goda Lala .
" Tapi aku beneran sayang Om kok " kata Lala terus menyuapi Alex .
" Sayang, Sayang pada uangku " pertanyaan Alex menatap Lala dengan tatapan santainya mencoba tidak baper dengan keadaan.
" Emang Om punya uang?" pertanyaan Lala yang benar-benar mencabik-cabik harga diri Alex dengan pertanyaan santai nya .
" Mulut kamu benar-benar kurang ngajar ya " kata Alex menampar paha Lala .
" Kurang ngajar dari mana aku kan cuma nanya Om ada uang atau tidak " kata Lala mengelus paha nya yang di tampar Alex .
" Apa kamu berjalan sambil menutup mata sampai tidak melihat semua hal yang aku punya ?" pertanyaan Alex .
" Dari semua hal yang Om punya , cuma satu menurutku yang paling berharga " kata Lala .
" Apa ?" pertanyaan Alex yang punya banyak sekali aset dan kekayaan kenapa Lala mengatakan hanya satu yang berharga.
" Katakan apa?" ucap Alex memegang lengan Lala .
" Lala dong, Lala adalah harta yang paling berharga dan bersinar yang Om punya " tawa Lala melihat perubahan ekspresi di wajah Alex .
" Gadis nakal " ketus Alex rasanya ingin menggigit Lala yang sangat menyebalkan, nakal dan juga rese .
" Kembalilah keruangan mu dan kerjakan semua ini " kata Alex mengambil beberapa berkas di atas meja nya .
" Baik boss, Daaaa" kata Lala menerimanya dan segera keluar .
" Dia terlihat lebih manis saat patuh " ucap Alex memijit pelipisnya.
" Om ada yang lupa?" kata Lala kembali masuk
" Apa?" pertanyaan Alex.
" Muachhh, Babay " kata Lala setelah mengecup pipi Alex .
" Lala "
.............
" Lala " sapa beberapa rekan kerja begitu Lala keluar dari ruangan Alex .
" Ehhhh, kalian udah pulang makan?" tanya Lala berjalan beriringan dengan mereka.
" Apa kata pak Alex tidak biasanya dia memanggil karyawan di jam istirahat" ucap Line penasaran.
" Ya apa lagi katanya selain di kasih kerjaan " kata Lala menunjukkan setumpuk berkas yang dibawanya .
" Dia benar-benar menyebalkan" kata Lala merungut kesal .
" Lala harusnya kamu bersyukur bisa sering bertemu dengan nya , karyawan lain aja tidak pernah punya kesempatan jika tidak dalam even tertentu untuk berinteraksi dengan Presdir " jelas Rara yang sudah lama sekali nge crush Alex .
" Ngapain ketemu dia?" tanya Lala dengan heran .
" Astaga La, apa kamu tidak pernah menatap pak Alex , dia begitu tampan dan kharismatik bahkan seluruh wanita didalam perusahaan ini mengidamkan menjadi istrinya " kata Anna yang membuat Lala melongo .
" Jadi banyak wanita yang menyukai nya?" tanya Lala lagi dengan wajah polosnya.
" Banyak sekali Lala, astaga apa kamu tidak pernah mengakses media sosial , lihatlah betapa banyaknya wanita yang mengejar-ngejar pak Alex , dia sangat populer La " kata Rara yang jadi greget bisa-bisanya Lala tidak tau .
" Banyak wanita mengejar pak Alex hanya karena dia seorang triliuner dan crazy rich " pernyataan Bara sebagai seorang pria yang bisa merasakan hal itu .
" Tidak, tidak, aku menyukai pak Alex karena dia memang tampan " kata Anna klepek-klepek bahkan seperti tergila-gila.
Hahahaha.
Tawa Lala membuat mereka semua kaget dan heran " kenapa La ?" pertanyaan mereka.
" Nggak apa-apa, ayok balik kerja " kata Lala dengan senyum cerianya .
" Sial, ternyata pria yang setiap hari aku jahati adalah pria idaman seluruh wanita di gedung ini " batin Lala yang sungguh tidak menyadari hal itu .
" Besok aku gigit leher Om Alex biar wanita-wanita itu cemburu melihatnya" senyum nakal Lala .
" Aku ingin melihat apakah informasi itu benar " kata Lala langsung mengetik nama Alex di keyboard nya .
" Ooooh Astaga " melek Lala yang tidak menyangka kalau suaminya ternyata sepopuler ini
" Aku tau dia kaya tapi bukan berarti dia sepopuler ini" kaget Lala yang jadi kepikiran soal Alex yang sering tersinggung dengan candaan Lala .
" Huhhhh, pantas tersinggung sampai ubun-ubun dikatai tidak punya uang, jika kekayaan nya sebanyak ini " geleng kepala Lala .
" Selamat datang pak Rey " sapa kepala divisi teknik begitu Rey masuk keruangan mereka.
Lala juga ikutan berdiri menunduk hormat seperti karyawan yang lain nya setelah menghapus semua data pencarian nya .
" Lala tolong bantu aku menambahkan fitur spesifikasi pada aplikasi ini" pinta Rey menyerahkan iPad nya pada Lala .
dobleeee donk thor😄💪
lanjuuttttttttt thor🤭😄💪
lanjutttttt💪😄