NovelToon NovelToon
Kau Renggut Bahagia Ku ( Pembalasan )

Kau Renggut Bahagia Ku ( Pembalasan )

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Balas Dendam
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: chiechie kim

Ibu hamil yang wafat di tempat kejadian,sebut saja Rini bersama dengan anaknya yang belum lahir. Rasa cinta yang dalam pada anaknya dan kemarahan pada mereka yang menyebabkan kematiannya membuatnya menjadi arwah penasaran yang tak bisa pergi ke alam lain. Setiap malam, dia muncul di jalan raya tempat kejadian itu terjadi—bayangan dia dengan perut membuncit dan tas yang masih tersangkut di bagian tubuhnya sering dilihat oleh sopir yang lewat, membuat mereka merasa dingin mendadak dan merasakan kesedihan yang mendalam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon chiechie kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sarah Dapat Perhatian Dari Rizky

Sesampainya di depan apartemen Sarah, tubuhnya mulai lebih tersadar dari kondisi sebelumnya yang lemah. Mereka berdua masuk lift untuk menuju tempat tinggal Sarah di lantai 12. Lift berjalan dengan lambat, hanya terdengar suara mesin yang berputar dan napas Sarah yang masih sedikit terengah-engah.

Setelah pintu lift terbuka, Rizky dengan hati-hati menuntun Sarah hingga ke kamar tidurnya. Dia membantu Sarah berbaring di kasur dan menutupinya dengan selimut. Saat Rizky ingin beranjak pergi, Sarah dengan cepat menarik tangan Rizky.

"Sarah kenapa?" tanya Rizky dengan wajah terkejut.

"Kamu mau kemana... jangan tinggalkan aku, aku takut," jawab Sarah dengan suara lembut tapi penuh rasa khawatir.

"Aku gak kemana-mana Sarah, aku hanya ingin buatkan teh untuk kamu agar kamu merasa lebih baik," jelas Rizky dengan nada menenangkan.

"Jangan lama-lama ya," ucap Sarah dengan mengerutkan dahi.

"Iya, kamu istirahat aja dulu," jawab Rizky sambil menyentuh pelan dahinya.

Sarah mengangguk perlahan dan menutup mata, meskipun masih tampak tidak nyaman.

Rizky menghampiri kasur dengan cangkir teh hangat di tangannya.

"Sarah nih teh hangatnya, minum dulu baru kamu nanti lanjut tidur," katanya dengan suara lembut.

"Iya ya," jawab Sarah sambil beranjak sedikit dan mengambil mangkuk dari tangannya.

Dia perlahan meneguk air tehnya, tubuhnya mulai terasa sedikit lebih hangat dan tidak lagi menggigil. Setelah selesai minum, dia meletakkan cangkir di atas meja samping kasur dan melihat ke arah Rizky.

"Makasih ya udah mau nemenin aku disini," ucapnya pelan. Lalu dia terdiam sebentar sebelum melanjutkan, "Eemm ya kalau bisa malam ini kamu tidur ya disini nginep, aku masih takut sendirian."

Rizky mengangguk dengan lembut. "Iya boleh, tapi untuk hari ini ya pagi-pagi aku harus pulang mau kerja," jelasnya.

Sarah hanya mengangguk dan memberikan senyuman manja. Dia kemudian menarik selimut lebih ke atas hingga menutupi dadanya, merasa lebih aman dengan keberadaan Rizky di kamar tersebut. Rizky sendiri mengambil bantal dan selimut dari lemari untuk tidur di sofa yang ada di sudut kamar.

Sarah melihat Rizky yang akan berbaring di sofa, lalu mengangkat suaranya pelan.

"Rizky, kamu tidur di samping ku saja. Tempat tidur ini terlalu besar untuk satu orang, kamu bisa temani aku disini. Nanti kita taro guling di tengah-tengah sebagai batas," katanya dengan mata yang sudah mulai mengantuk.

Rizky berpikir sebentar lalu mengangguk. "Baiklah," jawabnya. Sebelum berjalan menuju ranjang Sarah, dia mengambil botol air putih yang ada di meja kecil samping ranjang dan menghabiskan sebagian isinya untuk menghilangkan dahaga.

Setelah itu, Rizky mendekat ke ranjang dan membantu Sarah menyusun guling di tengah kasur sebagai pembatas. Dia kemudian berbaring di sisi lain guling, menutup tubuhnya dengan selimut terpisah. Sarah sudah mulai tertidur perlahan, wajahnya yang tadinya pucat kini tampak lebih rileks karena merasa aman dengan keberadaan Rizky di sampingnya.

Sarah melihat Rizky yang sudah tertidur lelap di sampingnya, wajahnya menunjukkan ekspresi rileks. Diam-diam, dia perlahan mendekat dan mulai menggoda Rizky dengan sentuhan lembut di lengannya dan bahunya. Rizky tidak merasakan apa-apa sama sekali, tubuhnya tetap tenang karena sedang dalam keadaan tidur yang sangat dalam.

Ternyata, sebelum Rizky datang, Sarah sudah menyuntikkan obat tidur ke dalam air kemasan yang ada di meja kecil tepat sebelum Rizky mengambilnya dan meminumnya tanpa sadar.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!