NovelToon NovelToon
Transmigrasi Jadi Karakter Villain Di Dalam Novel

Transmigrasi Jadi Karakter Villain Di Dalam Novel

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Harem / Mengubah Takdir
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Younglord

Marcus, seorang pemuda dengan hidup yang berantakan, tewas secara konyol hanya karena terpeleset oleh sampah di apartemennya sendiri.

Namun takdir justru mempermainkannya. Alih-alih pergi ke akhirat, ia malah terbangun di tubuh Leon Von Anhart, seorang karakter villain dari novel yang baru saja ia maki-maki habis-habisan.

Menjadi Leon adalah mimpi buruk.
Selain reputasinya sebagai sampah masyarakat yang dibenci semua orang, termasuk keluarganya sendiri, tubuh ini juga menyimpan kondisi yang mengenaskan: gagal jantung kronis yang membuatnya divonis hanya memiliki sisa hidup 365 hari.

Dengan waktu hidup yang tinggal satu tahun, reputasi yang sudah hancur, serta sebuah layar sistem aneh yang memaksanya berbuat baik demi bertahan hidup, Marcus terpaksa melawan takdirnya sendiri.

Masalahnya, dunia ini tidak membutuhkannya sebagai pahlawan.
Dunia ini hanya membutuhkan Leon, seorang villain yang kelak akan menjadi monster sekaligus ancaman bagi dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Younglord, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 18

Serigala-serigala itu tidak memberi Leon waktu untuk bernapas. Mereka bergerak sinkron, menyerang dari berbagai sisi bagaikan bayangan hitam yang mematikan.

Sret!

"Argh!" Leon memekik kesakitan saat cakar tajam salah satu serigala berhasil merobek bagian punggungnya. Darah segar merembes, membasahi armor kulit yang baru ia beli.

Rasa perih itu justru memicu adrenalinnya. Dalam kondisi terdesak, Leon mengayunkan pedangnya secara membabi buta ke arah samping.

Beruntung, insting tempurnya bekerja. Bilah pedang emas itu menebas tepat di tenggorokan serigala yang baru saja melukainya.

...[2/5]...

Di sisi lain, Albert bergerak sangat efisien. Dengan dua tebasan berat, ia berhasil menumbangkan dua ekor lagi.

Kini, jumlah kawanan itu mulai menipis secara drastis. Dari sekian banyak mata merah tadi, hanya tersisa lima ekor yang masih berdiri.

Dua serigala mengepung Albert, sementara tiga sisanya mengunci pandangan pada Leon.

Leon mengatur napasnya yang mulai terasa berat. Ia mengaktifkan Appraisal Eye untuk memindai ketiga lawannya. Panel transparan muncul, menunjukkan angka kecepatan dan kekuatan mereka yang berada di angka 20.

Mereka lebih cepat dariku, batin Leon.

Tanpa membuang waktu, Leon segera memanggil layar statusnya sendiri. Matanya tertuju pada poin yang ia kumpulkan susah payah.

"Alokasikan poin ke Kelincahan!" perintah Leon dalam hati.

...[Kelincahan: 19 > 24]...

...[Poin: 55 > 10]...

Angka poinnya merosot tajam dari 55 menjadi 10. Namun, Leon merasakan tubuhnya menjadi lebih ringan. Aliran energi mengalir ke kakinya, membuatnya merasa sanggup bergerak lebih gesit dari sebelumnya.

Meski secara statistik kelincahannya kini sudah berada di atas serigala-serigala itu, Leon tetap waspada. Ia sadar, kondisi tubuhnya yang menderita gagal jantung adalah penghambat besar.

Untuk bisa benar-benar unggul atau menyamai kecepatan orang normal, ia butuh status dua kali lipat lebih tinggi guna menutupi kelemahannya.

Leon mulai memasang kuda-kuda rendah. Matanya menatap tajam ketiga serigala yang bersiap menerjangnya secara bersamaan.

Dengan statistik Kelincahan yang baru saja ia tingkatkan, dunia di sekitarnya seolah bergerak sedikit lebih lambat.

Wush!

Ketiga serigala itu melesat. Leon menggunakan seluruh kecepatannya untuk bergeser, menghindari sergapan pertama, lalu memutar tubuhnya dengan tumpuan kaki kanan yang kuat. Ia mengayunkan pedang emasnya dalam satu garis horizontal yang presisi.

Jleb!

Ujung pedangnya merobek dada salah satu serigala hingga monster itu terkapar tak bernyawa.

...[3/5]...

Leon terus bergerak tanpa henti. Ia melompat, menghindar, dan menangkis serangan-serangan liar dari dua serigala sisanya. Denting logam yang beradu dengan cakar monster bergema di sunyinya hutan.

Meskipun dadanya terasa sangat sesak dan nyeri akibat kondisi jantungnya yang dipaksa bekerja keras, Leon mulai merasakan tubuhnya terbiasa dengan ritme gerakan cepat itu.

Sensasi panas menjalar di otot-ototnya, memberinya dorongan tenaga tambahan.

Di sisi lain, Albert juga tidak tinggal diam. Dengan dua tebasan besar yang brutal, ia berhasil menghabisi dua serigala terakhir yang mengepungnya.

Kini perhatian beralih pada Leon. Melihat dua kawan mereka tumbang oleh pedang Albert, dua serigala yang sedang dihadapi Leon menjadi semakin agresif.

Namun, Leon jauh lebih siap. Ia melihat celah saat salah satu serigala melompat terlalu tinggi.

Sret!

Satu tebasan miring membelah perut serigala keempat.

...[4/5]...

Serigala terakhir mencoba melarikan diri ke dalam kegelapan semak, namun Leon tidak membiarkannya. Ia memacu langkahnya, mengejar monster itu dengan kecepatan maksimal.

Dalam satu lompatan terakhir, ia menghujamkan pedangnya tepat ke punggung serigala tersebut.

CRASH!

Serigala itu tersungkur dan berhenti bergerak selamanya.

...[5/5]...

...[Misi Selesai!]...

Leon berdiri terengah-engah, bertumpu pada pedangnya yang kini berlumuran darah hitam. Keringat membanjiri wajahnya yang pucat.

Rasa sesak di dadanya perlahan memudar seiring dengan notifikasi kemenangan yang muncul di depan matanya.

Albert melangkah mendekat ke arah Leon sambil menyarungkan pedangnya yang berlumuran darah. Ia menepuk bahu pemuda itu dengan mantap.

"Kau baik-baik saja?" tanyanya dengan nada peduli.

Leon hanya mengangguk pelan, masih berusaha mengatur napasnya. Sebenarnya, di dalam kepala Albert berkecamuk banyak pertanyaan. Ia sangat penasaran dengan Shield yang digunakan Leon tadi.

Namun, sebagai petualang berpengalaman, Albert tahu batasan. Ia bukan tipe orang yang akan menanyakan rahasia kekuatan orang lain begitu saja.

Ia paham bahwa setiap petualang pasti memiliki misteri dan kartu as masing-masing.

"Ayo, kita kumpulkan semua ini sebelum kawanan lain mencium bau darah mereka," ajak Albert sambil berjongkok di depan salah satu bangkai serigala.

Leon memperhatikan cara Albert melakukan looting. Albert tampak membelah bagian kepala serigala dengan pisau kecilnya, lalu mengambil sebuah benda kecil berkilau dari sana.

"Apa itu?" tanya Leon penasaran.

Albert menoleh, sedikit terkejut. "Kau tidak tahu?. Ini adalah kristal monster." Ia mengangkat kristal kecil itu ke arah cahaya. "Ini sangat berharga, terutama bagi seorang Mage."

"Berharga?" gumam Leon. Ia sepertinya melewatkan bagian penjelasan seperti ini saat membaca novel aslinya dulu.

"Yap. Kristal ini berguna untuk memulihkan Mana. Semakin tinggi kualitas kristalnya, semakin banyak Mana yang bisa dipulihkan," jelas Albert. Ia mengacungkan kristal berwarna silver itu di depan mata Leon. "Harga kristal ini lumayan tinggi kalau dijual."

Albert menjelaskan lebih lanjut bahwa kristal monster terbagi menjadi empat tingkatan warna: Silver, Biru, Merah, dan Hitam. Semakin tinggi tingkatan monsternya, semakin tinggi pula kualitas kristal yang dihasilkan.

Sambil mendengarkan penjelasan Albert tentang tingkatan kristal monster, sebuah notifikasi sistem berkedip di sudut penglihatan Leon.

Leon segera membuka hadiah misterius yang didapat dari misi perburuan serigala tadi.

Buka hadiahnya sekarang, perintah Leon dalam hati.

Sebuah kotak kayu berukir kuno muncul secara virtual di depan matanya. Kotak itu perlahan terbuka, memancarkan cahaya keunguan yang redup namun terasa dingin.

...[Selamat! Anda mendapatkan Skill Aktif: Phantom Step Lv.2]...

1
Mr. Wilhelm
Emm ... Keknya ini termasuk Plot armor gk sih? 🤔
Manstor
Nih aku kasih bintang 5 ya thor untuk ceritanya, aku harap novelnya bisa sampai tamat ya~ soalnya seru banget👍👍
SilentLore: Tentu aja pasti, Makasih banyak yaa🙏
total 1 replies
Manstor
waduh🙈
Manstor
Wah seru nih🤩👍
SilentLore: Maksih kaka🙏 udah tertarik baca
total 1 replies
Ryukia
ceritanya menarik
SilentLore: Terima kasih banyak!
Senang sekali kalau ceritanya bisa bikin kakak tertarik 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!