PENULIS : NESC PL
ILUSTRASI : ABU SAMUEL ETO
SINOPSIS : Aku adalah seorang wanita yang memiliki Dua Kehidupan, Dua Wajah. Suatu hari aku bertemu dengan seorang pria yang lebih muda dariku. Aku terjatuh di atas tubuhnya saat memanjat dinding sekolah. Apakah hubungan di antara kami yang bermula dari kebencian bisa berubah menjadi cinta?
Bagaimana cinta itu bisa terjadi di saat aku kehilangan cinta pertamaku karena penghianatan. Pesona cowok berondong yang tampan dan menggoda.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NESC PL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 17 Kami merindukanmu
Suara bel berbunyi.
Essen membuka pintu.
"Surprise?"
"Ternyata itu kamu".
"Aku sedang membawakan minuman dan makanan kesukaanmu".
"Silahkan masuk".
Aku masuk ke dalam dan membuka kantung plastik yang berisi minuman Soju dan makanan Soondae.
"Aku ingat kalau hari ini aku tidak mengundangmu ke rumahku".
"Kamu ini masih marah sama aku".
"Aku tidak marah denganmu.Aku hanya kesal kepadamu".
"Temani aku minum hari ini".
Aku memberikan sebotol Soju kepada sahabatku.
"Bagaimana dengan perusahaan?.Apa kamu sekarang meninggalkan perusahaan dan lebih memilih untuk mengajakku minum".
Essen menerima pemberian dariku.
"Hari ini aku tidak ada rapat ataupun kegiatan penting lainnya".
Aku membuka sebotol Soju dan meminumnya.
"Bagaimana dengan hubungan kalian?".
Essen duduk di hadapanku.
"Aku sudah menghubunginya dan menjelaskan semua yang telah terjadi".
"Apa yang dikatakan olehnya?".
"Dia menerima semua penjelasan yang aku katakan dan dia juga mempercayaiku".
"Benarkah?Dia hanya berkata seperti itu".
"Kamu sepertinya tidak percaya dengan perkataan ku".
"Aku sangat mengenal sikap dari seorang wanita.Wanita akan marah ketika membaca dan mengetahui berita itu".
"Kekasihku sangat mencintaiku.Dia tidak akan mudah marah dengan hal seperti itu".
"Aku senang jika semua hal yang kamu katakan itu benar".
(Dalam hati Essen:Karena wanita yang tidak marah itulah yang sebenarnya lebih menakutkan.Aku merasakan semua yang telah terjadi akan menjadi hal yang buruk).
"Kemarin aku sudah bilang kepadamu untuk tidak perlu khawatir.Hubunganku dengannya tidak akan hancur karena masalah kecil".
"Baiklah.Aku percaya kepadamu".
Di perusahaan Zhao.
"Halo?".
"Lama kita tidak berjumpa".
"Violet".
"Bagaimana dengan keadaanmu?".
"Aku baik-baik saja".
"Kapan kamu akan kembali ke sekolah?".
"Aku akan kembali ke sekolah sekitar dua hari lagi".
"Segeralah kembali.Kami merindukanmu".
"Iya.Aku pasti akan segera kembali.Aku juga merindukan kalian berdua.Bagaimana dengan keadaan kalian".
"Keadaan kami sangat baik tetapi kami sangat merindukanmu dan terutama itu adalah aku.Di saat kamu tidak ada Evelly sering bercerita tentang banyak hal dan itu membuatku sangat bosan".
"Aku pasti sangat terhibur melihat dirimu yang mendengarkan semua Cerita yang di katakan oleh Evelly".
"Kami ingin memberi tahu sesuatu kepadamu".
"Hal sesuatu apakah itu Violet?".
"Perayaan musim semi di sekolah kita mengalami kemunduran jadwal".
"Mengalami kemunduran jadwal".
"Iya.Dosen berkata kepada kami semua jika perayaan musim semi akan di adakan setelah acara peresmian penerima murid baru".
"Kapan peresmian penerima murid baru di adakan?".
"Peresmian penerima murid baru akan di adakan besok".
"Aku baru akan kembali dua hari lagi dan itu berarti aku melewatkan acara yang penting di sekolah".
"Aku juga ingin memberi tahu kepadamu kalau salah satu murid baru di sekolah ada pria yang sangat tampan".
Aku mendengar suara Evelly yang mengatakannya di antara pembicaraanku dengan Violet.
"Bukankah kamu ini sudah memiliki Essen".
"Tidak ada hubungan antara kekasih dan pria tampan".
"Aku akan menghubungi Essen kalau kekasihnya yang bernama Evelly sedang tertarik dengan salah satu murid baru dan Evelly berkata kalau pria itu sangat tampan".
"Mai jahat?"
"Ha...ha...ha...?.Aku hanya bercanda.".
"Sepertinya kamu sekarang dekat dengan kekasihnya Evelly".
"Ada banyak hal yang telah terjadi.Setiba di sana aku pasti akan menceritakan semuanya kepadamu".
"Sepertinya aku harus bersabar menunggunya".
Di Perusahaan Rush.
Suara ketukan pintu.
"Silahkan masuk".
Aku mengerjakan tugas kantor.
"Bagaimana dengan keadaanmu Heinry?".
Aku menoleh ke arah suara yang tidak asing terdengar di telingaku.
"Naomi?".
"Aku senang bertemu denganmu".
"Silahkan duduk".
"Bagaimana dengan keadaanmu?".
"Baik.Bagaimana denganmu?".
"Aku juga baik".
Naomi melihat sekeliling ruangan.
"Bagaimana menurutmu ruangan ini?".
"Sangat bagus dan memiliki model bergaya Eropa".
"Itu benar.Ruangan ini aku mendesainnya secara khusus".
"Aku juga sangat menyukai desain ruangan ini.Desain ini merupakan desain yang kamu impikan saat kita masih sekolah".
"Iya.Ada apa kamu datang kesini?".
"Ibuku memintaku untuk membawakan masakan ini untukmu".
Naomi memberikannya kepadaku.
"Tolong sampaikan rasa terima kasihku kepada Ibumu".
Aku menerima makanan yang di berikan Naomi.
"Apakah malam ini kamu sedang sibuk?".
"Sepertinya malam ini aku tidak sibuk.Apakah ada sesuatu?".
"Ibuku ingin menyampaikan pesan kepadamu kalau malam ini keluarga kami akan main ke rumahmu".
"Baiklah.Keluarga Rush akan menerima kedatangan kalian".
"Aku akan menyampaikannya kepada keluargaku.Terima kasih mau menerima kedatangan kami".
"Aku juga senang kalian akan datang ke rumahku.Ibuku pasti akan senang sekali mendengarnya".
"Kamu benar".
"Kamu mau minum apa?".
"Aku ingin minum jus jeruk".
"Baiklah".
Aku menghubungi sekertaris.
"Halo?.Tolong bawakan minuman satu gelas jus jeruk dan satu gelas capuccino".
Aku menutup teleponku.
"Sepertinya selera minuman yang kamu minum telah berubah".
"Benarkah?".
"Waktu sekolah kamu suka minum jus jeruk sama sepertiku".
"Aku masih menyukai jus jeruk tetapi aku menyukai minuman capuccino seperti minuman yang di sukai olehnya".
"Boleh aku meminjam toilet sebentar?".
"Boleh.Aku akan mengantarmu".
"Maaf telah merepotkan".
Aku menemani Naomi pergi ke toilet.
"Ini adalah toilet yang khusus buat tamu perusahaan.Karena itu kamu tidak perlu khawatir".
"Baik".
"Aku akan menunggumu di luar".
"Iya".
Naomi masuk ke dalam toilet.
Di dalam toilet".
"Hatiku terasa sakit mendengarkan kamu membicarakannya.Kamu telah banyak berubah".
Naomi meneteskan air mata kesedihan.
"Aku berharap aku tidak terlambat datang menemuimu.Aku takut kehilanganmu".
Naomi menunduk kepala dan membasuh muka dengan air.
Naomi melihat wajahnya kearah kaca yang ada di depannya.
"Aku akan berusaha agar kamu bisa mencintaiku".
Naomi memakai make up untuk menutupi wajahnya yang terlihat bekas menangis.
"Kamu masih lama?".
"Iya sebentar".
Naomi keluar dari toilet.
"Apa kamu sedang sakit?".
"Aku hanya sedikit capek".
"Apakah mau aku antar kamu pulang ke rumah?".
"Tidak perlu".
"Baiklah.Ayo,kita kembali".
"Iya".
Di Perusahaan Zhao.
"Hari ini aku akan pulang".
"Boleh aku mengantarmu?".
Aku mengangguk kepala.
Aku segera menyelesaikan tugas di perusahaan yang harus aku kerjakan sebelum aku kembali pulang.
"Semua perlengkapan sudah saya siapkan.".
"Baiklah.Kita berangkat ke Bandara sekarang".
"Baik nona" .
Sesampai di Bandara.
"Jaga kesehatan nona".
"Iya.Tolong jaga Perusahaan dengan baik".
"Nona bisa percaya kepadaku.Aku tidak akan membuatmu kecewa".
"Terimakasih".
Suara Pengumuman:
Pesawat akan segera lepas landas dan di mohon penumpang segera menuju ke dalam pesawat.
"Sepertinya pesawat akan berangkat".
"Iya nona".
"Aku masuk ke dalam dulu".
Aku membalikan tubuhku dan berjalan menuju ke dalam.
Di saat aku melangkah kakiku.
Tiba-tiba Sekertaris Seon memanggilku.
"Zhao Mai?".
Aku menoleh ke arah Sekertaris Seon yang sedang memanggilku.
Sekertaris Seon berjalan cepat menghampiriku lalu memeluk tubuhku.
"Sampai jumpa di lain waktu".
salam hangat dari CINTA DALAM LUKA...👍👍👍
lanjut nanti..
🌹🌹🌹
salam dari Gadis Tiga Karakter