NovelToon NovelToon
Mencintaimu Dalam Diam

Mencintaimu Dalam Diam

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cintapertama / Romansa Fantasi
Popularitas:963
Nilai: 5
Nama Author: Na_1411

seorang wanita yang mencintai sahabat kecilnya, dia merelakan cinta pertamanya bersama dengan wanita pilihannya. dalam diamnya dia harus memendam perasaan yang teramat menyiksa, tapi cinta yang teramat besar dengan sahabatnya menjadikan dia harus mengorbankan semuanya untuk laki laki yang dia cintai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Na_1411, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kemarahan James.

"Neta... Apa yang kamu lamunkan...?"

tanya Eric yang melihat Neta dari tadi terlihat melamun, Neta menoleh ke arah Eric. Dia seakan bingung sendiri mendengar pertanyaan Eric, Neta menggambil gelas yang berisikan air minum di atas meja yang masih tersisa setengah.

"apa aku terlihat melamun tadi...?"

Tanya Neta merasa bingung.

"dari tadi aku melihatmu seperti tidak konsen saat kita bicara, kamu terlihat diam dan tidak memperhatikan setiap ucapan yang aku katakan. Apa ada yang menggangu pikiranmu...?"

Eric sangat penasaran dengan apa yang ada di dalam pikiran wanita cantik yang kini duduk tepat di depannya.

"aku bingung ric, tadi sebelum ke sini aku sempat mendapat pesan dari mama dan papa kalau akhir pekan ini aku harus pulang ke bandung. sedangkan kerjaanku masih menumpuk di sini."

Neta mengaduk makanan yang masih tersisa setengah di atas piring, dia kembali melamun menatap sisa makanan yang sudah terlihat tidak mengiurkan lagi bagi Neta.

"pulanglah... Apa yang kamu kawatirkan, bukannya sudah biasa jika orang tua merindukan anaknya. Mungkin kamu sudah lama tidak pulang, jadi mereka memintamu untuk segera pulang untuk bertemu mereka."

Eric menatap Neta yang mengaduk berulang kali Makanannya.

"hmm... Memang benar, tapi bukan itu yang aku kawatirkan. kepulangan ku kali ini karena mama dan papa ingin mengenalkan ku dengan anak dari relasi bisnis papa, dan aku mencium bau bau perjodohan di dalamnya."

Eric terdiam mendengar ucapan Neta, hati Eric entah kenapa tiba tiba merasa sakit mendengar jika Neta akan di jodohkan.

Eric dan Neta sama sama saling terdiam, mereka seakan sedang di dalam pikirannya sendiri sendiri.

"Neta... boleh aku membantumu menghindari perjodohan orang tuamu "

Neta mengangkat kepalanya menatap ke arah Eric, dia mengeryitkan dahinya.

"maksud kamu...?"

Eric menatap Neta tajam dengan kedua matanya, melihat tatapan mata Eric, Neta tahu jika kali ini Eric benar benar serius dengan ucapannya.

"bolehkah aku membantumu...?"

Tanya Eric memastika jika Neta akan setuju dengan ide yang akan dia katakan nanti.

"apa dulu bantuan yang akan kamu lakukan untukku, jika itu masuk akal maka aku akan setuju. Tapi jika tidak dan merugikanku, maka aku akan menolaknya."

Eric memberikan sedikit senyuman kebarah Neta sebelum mengatakan idenya.

"aku akan berpura pura menjadi kekasihmu, dan aku akan pergi bersamamu untuk menemui kedua orang tuamu. Bagaimana....?"

Neta terdiam, dia syok mendengar ide yang baru saja Eric katakan.

"tapi... Tapi itu tidak mungkin, kamu tahukan jika James tahu jika kamu dan aku adalah rekan kerja. Dia pasti akan bilang ke mama dan papa, jika kita adalah rekan kerja."

Wajah panik Neta terlihat jelas saat mengatakan keberatannya, Eric tahu jika Neta pasti akan mengatakan itu.

"oke baiklah jika itu yang membuatmu kawatir, jadi untuk sekarang aku akan menembakmu untuk jadi kekasihku. Dan kamu katakan ke James jika kita sudah berpacaran mulai hari ini."

Eric melihat ke arah Neta, Eric masih dapat melihat jika Neta masih sangat kawatir dengan ide dari James.

"tapi... Tapi..."

Neta terlihat bingung dan takut jika sandiwara yang akan mereka lakukan nanti terbongkar, karena Neta tahu jika orang tuanya pasti akan marah besar jika mengetahui ke kebohongan yang di ciptakan Eric dan Neta.

"Neta..."

Tangan Eric terulur memegang tangan Neta, rasa dingin seketika Eric rasakan saat dia menyentuh tangan Neta.

"aku takut Eric, jika mereka tahu akan sandiwara yang kita mainkan."

Neta menundukkan kepalanya, dia merasa bingung dengan keputusan yang dia ambil.

"aku jamin orang tuamu tidak akan tahu jika kamu bisa memainkan sandiwara ini dengan serius, dan aku jamin orang tuamu juga tidak akan meneruskan perjodohan untukmu dan anak dari rekan bisnis papamu."

Neta kembali menatap Eric, dia merasa jika Eric benar benar serius akan ucapannya.

"baiklah... Aku percaya sama kamu, kapan kita memulai sandiwaranya...?"

kedua ujung bibir Eric terangkat sempurna, dia senang mendengar jawaban Neta.

"kita mulai dari sekarang, detik ini kita menjadi kekasih pura pura."

Ucap Eric terdengar mantap.

Angukan kepala Neta menjawab ucapan Eric, kini mereka berdua telah menjadi kekasih pura pura.

Waktu pun berlalu dengan cepat, Eric yang akan mengantarkan Neta pulang ke apartemen segera menghampiri Neta ke ruang kerjanya.

Langkah Eric terasa ringan saat akan menemui Neta, dia merasa lebih bersemangat dari sebelumnya.

Lantunan lagu Eric nyanyikan, sampai tibalah Eric tepat di depan meja kerja Neta.

Meja kerja yang tampak kosong tanpa penghuni menyambut kedatangan Eric, dia tidak melihat Neta di sana.

pandangan Neta Eric dia edarkan ke arah di mana biasa Neta berada, Eric menatap pintu ruang kerja James yang sedikit terbuka.

perlahan langkahnya mendekat ke arah ruang kerja James, pintu yang sedikit terbuka memudahkan Eric dapat melihat jika Neta berada di dalam ruangan bersama James.

"APA NETAA.....!!! kamu sudah jadian sama Eric, enggak enggak mungkin. Kamu tidak tahu siapa dia...? lebih baik kamu putuskan dia Neta, aku akan mencarikan laki laki yang baik untuk kamu."

Neta mendengus kesal, sejak dulu saat Neta ingin memiliki kekasih selalu saja James menghalanginya.

"James .."

Geram Neta, dia menatap tajam ke arah James.

"kenapa kamu selalu seperti ini, saat aku mengatakan jika aku akan mempunyai kekasih kamu selalu menghalangi ku, dengan mengatakan jika dia tidak baik, aku tidak tahu sifat dia, dan apapun itu kamu selalu mengatakan keburukan demi keburukan laki laki yang akan mendekatiku "

suara Neta terdengar kesal, dia kecewa dengan James.

"Neta buka itu maksutku, aku hanya ingin yang terbaik buat kamu."

Suara pintu terdengar perlahan, terlihat Eric melangkah perlahan mendekat ke arah Neta. dengan sigap Eric menautkan tangannya ke tangan Neta, Eric menatap tajam ke arah James yang juga menatapnya.

"aku akan menjamin jika Neta akan bahagia Jiak bersamaku, dan kamu James. Jangan pernah ikut campur urusanku dengan Neta mulai detik ini, dan aku juga berharap kamu merestui hubunganku dengan Neta. Ingat James, kamu hanya sebatas sahabat Neta, bukan kekasihnya. Dan mulai sekarang asal kamu tahu, akulah yang menjadi kekasih Neta."

Eric menarik Neta agar mengikutinya keluar dari ruangan James, belum juga mereka keluar dari ruang kerja James, terdengar suara benturan yang terdengar keras dari dalam ruang kerja James.

Neta menghentikan langkahnya, seakan dia ingin pergi menemui James dan melihat keadaanya.

"biarkan dia bersama dengan kemarahannya Neta, sudah saatnya kamu mencari kebahagiaanmu tanpa ada bayangan James di dalamnya."

Neta menatap Eric, seakan dia membenarkan apa yang Eric katakan.

1
Nurgusnawati Nunung
hadir..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!