Pagi ini dia akad nikah dengan perempuan pilihannya. Padahal dua minggu lalu dia berjanji akan melamarku. Laki-laki mana lagi yang bisa dipercaya?
Dekat sejak SMA, bahkan Kyara selalu mendukung Bagaskara untuk mencapai cita-citanya. Mulai dari beli sepatu, memberi uang untuk ongkos seleksi, Kyara selalu ada. Namun, sekarang gadis cantik itu membuktikan jika kamu memulai hubungan dengan pasanganmu dari nol, maka kamu akan mendapat pengkhianatan.
Ikuti perjalanan cinta Kyara Athiya hingga mendapat pengganti Bagaskara dengan cinta yang tulus.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
WISUDA
Ditemani kedua orang tua dan kakaknya, Kyara berpose cantik memakai toga. Sudah sah setelah prosesi wisuda beberapa menit lalu, kini saatnya mengabadikan pejuang toga dengan teman dan keluarga. Bersama Nuril, Galih, dan beberapa teman lain, Kya merayakan kelulusan dengan bahagia. Meski tanpa pasangan, Kya masih merasakan kebahagiaan bersama keluarga dan teman. Tanggung jawab menyelesaikan sarjana pada orang tuanya sudah tuntas dengan predikat cumlaude. Papa dan mama amat bangga pada putri kecilnya itu. Mereka mengira Kya akan selalu manja, dan berat menyelesaikan kuliah tapi ternyata tidak, dan hasilnya sangat memuaskan. Baik mama dan papa sepakat memberi hadiah pada Kya, sesuai keinginannya. Hal ini sama yang dilakukan papa dan mama pada Aditya dulu, saat dia lulus sarjana papa dan mama juga memberi hadiah sesuai permintaan Adit.
"Ada dua sih, Pa. Tapi kalau Kya bilang, kok kemaruk banget jadi anak!" ujar Kya pura-pura sungkan, papa dan mama tertawa sedangkan Aditya malah mencibir.
"Lagakmu, Dek!"
"Gak pa-pa bilang saja!"
"Kya pengen mobil, kecil aja gak papa deh. Yang kedua, Kya pengen ke Jepang!" Aditya melongo mendengar wishlist sang adik, benar-benar mewah.
"Bukan kemaruk, tapi gak tahu diri!" sindir Aditya, dan Kya hanya bisa tertawa saja. Mama dan papa pun mengangguk, janji akan membelikan Kya mobil minggu depan. Sedangkan Aditya yang sengaja menyembunyikan hadiah untuk Kya, malah melarang mama dan papa mewujudkan liburan ke Jepang, dengan alasan gaji Kya sudah cukup untuk berlibur ke Jepang tanpa sokongan dana dari papa.
Namun Kya tak mau, sudah terlanjur terlahir sebagai princess tetap saja dia menodong pada mama, papa dan sang kakak. "Mau ke Jepang sama siapa?" tanya Aditya saat mengantar Kya ke toko emas, sengaja minta antar sang kakak karena Kya membawa beberapa box kue untuk tasyakuran wisuda dengan rekan kerja di toko.
"Sendiri, dulu niatnya mau sama Bagas, sekalian lamaran."
"Cieleh, bayi bayi ini sok romantis banget, lamaran saja sampai jauh-jauh ke Jepang."
"Dih, biarin."
"Sama kakak gimana, akhir tahun pas winter juga kan?" Kya langsung menatap serius sang kakak.
"Beneran?"
"Iya."
"Tapi gratis ya!"
"Ck, iya!"
"Eh tunggu, kakak punya uang?"
"Punya. Ada bonus akhir tahun, sekaligus deviden dari investasi kakak mau kakak cairkan, sengaja sih, buat mengobati patah hati dengan foya-foya sekali-kali."
Kya tertawa ngakak, tak menyangka sang kakak bisa selemah itu kalau urusan hati. Tapi tak apa, berkat patah hati, Kya mendapat liburan gratis ke Jepang. Ia berdoa, Justin juga akan memberi bonus akhir tahun, meski sang kakak mampu, tapi Kya juga tahu diri, setidaknya belanja pakai uang sendiri.
Baru juga duduk dan menyalakan komputer, ponsel Kya berdenting, pesan dari Nuril masuk. Kya mengerutkan dahi saat membaca pesan sang sahabat. Mantan lo kangen, sembari menyematkan screen shoot yang dikirim Bagas pada Nuril. Sepertinya Bagas mengomentari status WA Nuril yang mengunggah foto Nuril, Galih, serta Kya memakai toga dan kebaya setelah wisuda kemarin.
Selamat Ril sudah wisuda.
Maaf ya kalau aku mau merepotkan kamu, buat Kyara. Sampaikan salamku ke dia ya Ril.
Selamat atas wisudanya, maaf banget impian yang kita rencanakan dulu tak akan pernah terwujud.
Dia baik-baik saja kan, Ril sekarang. Setidaknya di foto ini dia tertawa lebar menunjukkan dirinya bahagia atas pencapaian kuliahnya. Sekali lagi selamat..Aku sayang sama Kyara.
Gak usah dibalas, Ril. Dia kelihatan banget cari gara-gara, sudah tahu istrinya kayak singa suka memancing mangsa dia kok main senggol aku terus.
Beres, Kya. Aku tahu kok, gak aku balas.
Sedangkan Bagas sendiri kesal setengah mati, pesannya hanya diread saja oleh Nuril, sahabat Kya itu tak ada niatan untuk membalas Bagas. Harusnya Bagas juga sadar, Nuril tidak akan mengkhianati Kya hanya sekedar untuk berbagi kabar dengan Bagas.
Suntuk latihan, chat tak ada kelanjutan dari Nuril, ditambah Lovy datang, kepala Bagas makin pecah rasanya. Beberapa kali bertemu dengan Lovy tidak diberikan jatah biologis, malah memicu pertengkaran saat bertemu.
Namanya atlet dan menjadi model, tentu saja DM IG Bagas ramai dengan fans, ada yamg ekstrem sampai mengajak tukar pap, atau mengajak bertemu, tapi Bagas tidak pernah merespon. Namun, Lovy tetap saja marah. Mood Bagas tentu saja semakin anjlok kalau Lovy datang.
"Kamu masih ada niatan menghubungi perempuan gak benar itu?" tanya Lovy mulai memancing pertengkaran setelah Bagas menuntaskan kebutuhan biologis, mau bersih-bersih malah sang istri merusak suasana.
"Siapa lagi."
"Gak usah sok gak tahu, nih!" Lovy menunjukkan room chat Bagas dengan Nuril. Bagas berdecak sebal dan langsung ke kamar mandi, tak menggubris Lovy yang mulai tantrum.
Begitu keluar dari kamar mandi, ponsel Bagas sudah tercecer di lantai, siapa coba yang tidak naik pitam akan kelakuan Lovy. Selalu saja emosi, tidak pernah bicara dengan baik, dan selalu menyalahkan Bagas.
"Puas?" tanya Bagas sembari memungut serpihan ponsel yang masih bisa diambil. Lovy sudah berwajah masam.
"Kenapa kamu masih mencari celah buat menghubungi dia. Emang kayaknya dia pakai guna-guna sampai kamu dan adik kamu tergila-gila sama dia." Bagas diam saja, ia sudah bosen Lovy menyudutkan Kyara, apalagi menyangkut pautkan dengan guna-guna, jelas tidak mungkin. Kyara bukan perempuan rendahan, kalau dia diremehkan dia tidak akan mau mengemis perhatian, apalagi urusan laki-laki.
"Mau ke mana kamu?" tanya Lovy kesal, tak terima diabaikan.
"Mau beli ponsel, ada banyak chat penting urusan club!" jawab Bagas enteng, menatap Lovy dengan kesal, dan langsung keluar apartemen.
Rasanya Lovy ingin menghancurkan apartemen Bagas saja, ponsel lebih penting daripada hati sang istri.
"Kalau kamu meragukan pengaruhku pada karirmu, kita buktikan sekarang kamu masih bisa petentang petenteng setelah ini?" ujar Lovy penuh dendam. Ia langsung mengambil ponselnya. Memotret serpihan ponsel milik Bagas. Sengaja ia post di story IG.
Nasib LDR, sudah berusaha setia tapi tetap saja kalah dengan pesona mantan. Tak lupa Lovy tag akun Kyara dan Bagas. Ia bisa prediksi setelah ini pasti banyak akun gosip yang repost storynya.
"Jangan berurusan dengan Lovy kalau tak mau terbakar," ujar Lovy sembari tersenyum misterius. Benar saja, tak sampai 15 menit. Ponsel Lovy berdenting karena ada beberapa notif dari IG yang tag akunnya. Ia buka salah satu akun yang merepost storynya.
Diduga atlet sekaligus model ternama Bagas kembali ke mantannya. Apa komentar kamu tentang hubungan terlarang ini? Muncul berbagi komentar yang memicu perdebatan di dunia maya dari netizen.
Lah, Lovynya saja selingkuh duluan, sering party sama cowok yang bukan suaminya. Ngaca woy.
Berita basi.
Berita gak penting.
Nikahnya cuma gimmick.
Pansos.
Karma sedang berjalan nona, bukannya dulu mantan Bagas gak dikasih kabar buat putus ya? Langsung ditinggal nikah. Sakit cuy.