NovelToon NovelToon
Cintaku Mentok Di Ketua Team Basket

Cintaku Mentok Di Ketua Team Basket

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Idola sekolah
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Astri Reisya Utami

Cinta pertama, semua orang pasti pernah merasakan, itulah yang di rasakan Briana gadis cantik yang baru saja menginjakkan kakinya di sekolah menengah atas atau SMA.
Briana dia mengagumi kakak kelasnya yang merupakan ketua team basket, hanya saja sampai si pria lulus sekolah Briana tidak pernah mengungkapkan perasannya dia hanya menyimpan rasa suka itu di hatinya.
Hari-hari di sekolah Briana lewati dengan santai walau permasalahan mulai muncul namun dia tidak pernah ambil pusing.
Tiga tahun sudah dia sekolah disana dan saat masuk universitas Briana di pertemukan lagi dengan sang pujaan hati.
Apakah Briana mengambil kesempatan ini untuk mendekati sang pujaan hati?....
Yu baca kisahnya.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Astri Reisya Utami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cerita bang Brian.

Aku merebahkan tubuhku setelah berbicara dengan bang Brian tadi. Ku tatap langit-langit kamar dan mengingat ucapan bang Brian tadi.

"Papa udah tau semuanya, " ucap bang Brian saat kami duduk di gazebo belakang rumah karena bang Brian tadi mengajak ku untuk ke belakang.

"Lalu sekarang gimana? " tanya ku.

"Papa marah namun akhirnya di setuju walau sedikit kecewa, " jawab bang Brian.

"Abang kan tau papa keras, ya wajar kalau dia tidak suka tapi ini sesuatu yang abang suka dan abang sudah membuktikan jika itu semua sudah bisa menghasilkan uang bukan hanya sekedar main-main, " ucap ku mencoba menenangkan bang Brian.

"Papa setuju, tapi dengan satu syarat setelah lulus anang tetap harus masuk perusahaan bang Indra. Dia gak mau tau tentang usaha abang, " lanjutnya membuat aku terdiam karena ucapan papa tidak pernah bisa di tawar.

"Kita sebagai anak hanya bisa nurut dan mengikuti semua perintah orang tua karena mereka lakukan ini demi kebaikan kita, " balas ku sambil tersenyum.

itu lah salah satu alasan ku untuk tidak mencoba berpacaran karena jika papa tahu pasti dia akan marah. Papa sudah membuat rencana masa depan kami sebagai anak-anaknya. Kak Kanaya juga dulu seperti itu dia sempat di tentang pacaran dengan bang Indra namun saat tahu siapa bang Indra papa langsung setuju karena bang Indra anak dari orang kaya.

Ting... ting... ting....

Tiba-tiba ponsel ku berdering dan membuat lamunanku hilang begitu saja. Aku segera melihat layar ponselku ternyata itu pesan dari Zahara yang mengirim foto saat dirinya sedang jalan-jalan dan yang terakhir membuat aku kaget karena mereka berada di depan rumah ku sambil membawa makanan. Aku pun bangun dan segera turun ke bawah namun saat turun mereka malahan sudah di ruang tamu.

"Lah, kenapa gak ngabarin akan datang? " tanya ku lalu duduk di samping Zahara.

"Kejutan dong, " ucap Zahara.

"Tadinya kita mau makan di tempat namun Zahara ingat sama lo jadi kita bungkus dan bawa kemari, " ujar Rio dan Zahara di malah nyengir.

"Kalian makan saja dulu, tante tinggal ke luar ya!, " ucap mama saat pamit pergi.

"Bang Brian mana? " tanya ku pada mama.

"Di kamarnya kali, " jawab mama lalu pergi.

"Tar ya gue ajak bang gue dulu, siapa tau dia mau ikut nimbrung, " ucap ku lalu naik ke lantas menuju kamar bang Brian.

Ku ketuk pintu kamarnya dan tak mama bang Brian membuka pintu.

"Di bawah ada teman ku mereka bawa makanan banyak, abang ikut gabung yu!, " ajak ku.

"Emang gak apa-apa kalau abang ikut gabung? " tanya bang Brian gak enak.

"Gak apa-apa bang, ayo lagian makanan nya banyak, " balas ku sambil menarik tangannya.

Akhirnya bang Rian ikut turun dan tibanya di ruang tamu aku langsung mengenalkan bang Rian pada Rio dan Zahara. Namun raut wajahnya Rio seperti kaget namun bang Brian biasa aja.

"Ayo bang ikut makan, aku bawa banyak ni makanannya, " ucap Zahara namun Rio dia hanya diam saja sambil sekaki-kali melirik bang Brian.

Kami semua makan namun entah bang Brian menyadari gelagat Rio tiba-tiba dia berkata "lo tau gue? " tanpa melihat wajah Rio.

"Gue tau itu pun cerita dari anak-anak, " jawab Rio membuat aku dan Zahara saling lirik.

"Apa yang lo tau tentang gue? " tanya bang Rian sambil menatap Rio.

"Gue tau kalau abang salah satu anggota Raja jalanan, " jawab Rio membuat Ku kaget karena aku dengar Raja jalanan salah satu geng motor yang di takuti anak-anak geng motor lain.

"Lo anak mana? " tanya bang Brian dengan menatap Rio dengan tatapan tajam dana ku bisa melihat Rio sedikit takut untuk bilang.

"Gak usah takut, gue udah bukan anggota mereka lagu, " ujar bang Brian membuat Rio kaget.

"Aku anak mars, " jawab Rio.

"Sejak kapan abang jadi anak geng motor? " tanya ku dengan nada keras membuat bang Brian membekap mulut ku.

"Abang ih, " ucap ku lalu melepaskan tangannya.

"Ya lagian kamu ngomong kenceng banget, gimana kalau mama dengar, " balas bang Brian.

Aku hanya tersenyum tanpa dosa, lagian mama gak ada.

"Abang kenapa keluar? " tanya Rio.

"Gue udah gak sejalan dengan mereka jadi gue keluar, " jawab bang Rio.

"Jadi rumor yang berdarah di luar tentang perpecahan Raja jalanan itu benar? " tanya Rio lagi membuat aku penasaran.

"Bisa di bilang benar namun di luar sana paling yang tersebar masalah cewek, "ujar bang Rian dan di benarkan Rio.

" Tiwi, "tebak ku dan bang Rian langsung menatap ku.

"Pantes aja mama sama papa ngelarang abang dekat sama tuh cewek ya jelas lah di bukan cewek baik-baik kalau tuh cewek gabung geng motor, " ucap ku membuat bang Brian menatap ku.

"Kenapa? " tanya ku.

"Tiwi dia udah di cap sebagai piala bergilir bang, " ucap Rio membuat aku dan Zahara menatap Rio minta penjelasan karena tidak mengerti.

"Anak kecil gak usah tau, " ucap bang Brian dan Rio tertawa saat melihat bang Rian merangkul ku pakai ketek nya.

"Abang ih bau, abang kan belum mandi dari pagi, " kesal ku sambil memukul tangannya.

Bang Brian dia malah tertawa lalu pergi masuk ke dalam.

"Dasar abang durhaka, " teriak ku, Rio dan Zahara dia hanya tertawa.

Aku pun memasang wajah cemberut karena kesal namun tiba-tiba bang Brian balik lagi.

"Oh iya Rio, kalau motor lo pengen di modif datang aja ke bengkel tar gue kasih discount, "ucap bang Brian lalu masuk lagi ke dalam.

"Gue gak menyangka kalau abang lo salah satu ketua geng Raja jalanan, " ucap Rio.

"Gue juga baru tau, " balas ku.

"Cuman yang gue tau dia dari SMA suka pulang malam dan kadang papa sering bolak balik ke kantor polisi karena abang bikin ulah, eh ternyata sekarang aku tau masalahnya apa, " lanjut ku.

Rio pun menceritakan saat dirinya masuk rumah sakit dan berakhir pindah sekolah ternyata itu masalah dia sering ikut balapan liar dan ketahuan ikut tawuran dan berakhir di rumah sakit. Bahkan aki dan Zahara di buat kaget ternyata Rio ikut geng motor sejak SMP.

"Terus abang lo setelah keluar dari geng nya dia ngapain sekarang? " tanya Rio pada ku.

"Di lagi dalam. pemilihan sejak kejadian sebulan lalu dan aku bersyukur dia gak mati karena saat pertama dengar kabarnya dia mati namun ternyata salah karena saat itu dia dikeroyok, motor dan jaketnya di ambil orang namun naasnya orang itu mati karena tabrakan, "ceritaku pada Rio dan Zahara membuat Rio kaget.

1
Astrireynadiaz
👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!