NovelToon NovelToon
Aku Dan Dia Yang Suka Ngehalu

Aku Dan Dia Yang Suka Ngehalu

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:468
Nilai: 5
Nama Author: Di Persingkat Saja DPS

Mengisahkan tentang kisah kehidupan dari seorang pemuda biasa yang hidupnya lurus-lurus saja yang secara tidak sengaja bertemu dengan seorang perempuan cantik yang sekonyong-konyong mengigit lehernya kemudian mengaku sebagai vampir.
Sejak pertemuan pertama itu si pemuda menjadi terlibat dalam kehidupan si perempuan yang mana si perempuan ini memiliki penyakit yang membuat nya suka ngehalu.
Dapatkah si pemuda bertahan dari omong kosong di Perempuan yang tidak masuk akal itu?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Di Persingkat Saja DPS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memberi makan dengan paksaan

Matanya terbuka lebar seakan ia tak percaya bahwa aku baru saja membentaknya barusan.

Lanjut aku berkata sambil melotot juga. "Jangan melotot padaku karena aku juga bisa melakukan hal yang sama!"

"Sekarang makan ini atau kesabaranku akan habis dan kau tahu apa yang bisa aku lakukan sekarang!" Akhirnya setelah di ancam ia mau makan.

Pelan tapi pasti aku menyuapinya... Tapi sambil memelototinya agar cewek di hadapanku ini tidak berbicara omong kosong lagi.

Bubur pun habis dan setelah makan ia tertidur dengan sendirinya.

Adapun aku...

Aku juga ketiduran di sampingnya yaitu tidur sambil duduk di kursi.

Pagi hari kemudian.

Tepat jam tujuh aku berlari dengan kecepatan yang paling cepat yang aku bisa karena pagi itu aku kesiangan.

Kira-kira tadi aku tidur jam setengah tiga dini hari dan bangun jam lima.

Itupun karena si Ibu Bos membangunkanku setelah ia selesai dengan pekerjaannya dan bermaksud mengantarkan si cewek untuk pulang karena orang tuanya tidak bisa menjemput.

Setelah berlari sangat cepat hingga ngos-ngosan akhirnya aku bisa tiba di sekolah tepat ketika pelajaran sudah mau di mulai.

Tentu saja ketika datang aku di sambut dengan pertanyaan dan wajah ketus si Ibu guru. "Kenapa kamu terlambat?!"

Aku yang masih ngos-ngosan langsung menjawab. "Ibu gak lihat mata saya merah, muka saya pucat dan saya ngos-ngosan?"

"Semalam saya begadang bekerja dan hanya tidur sebentar. Sudah bagus saya masih datang ke sekolah dan lagi saya belum telah karena pelajaran juga belum di mulai!" Si Ibu hanya bisa geleng-geleng kepala di sana.

"Kamu ini kalau ditanya ada saja alasannya... Tapi karena kamu memang terlihat meyakinkan maka ibu akan coba untuk percaya!"

"Sekarang kamu duduk dan kita akan mulai pelajarannya!" Dengan langkah yang sempoyongan aku menghampiri meja ku yang ada di pojok.

Pelajaran pun di mulai dengan mata pelajaran matematika di jam-jam pagi dan berlangsung hingga siang.

Ketika waktu istirahat tiba aku tidak keluar untuk makan meksipun sebenarnya aku sangat lapar.

Karena kesibukan semalam aku bahkan tidak sempat makan malam karena bekerja di acara kemudian menjaga orang sakit yang sebenarnya tidak ada hubungannya denganku ataupun pekerjaanku.

Jadi waktu istirahat ini aku gunakan untuk tidur.

Dan, yah.

Mana mungkin juga aku akan bisa tidur di sekolah apalagi ketika si Ketua Kelas ada di sekitar.

"Apa yang kamu lakukan? Yang vampir itu aku jadi aku yang harusnya tidur di siang hari dan terjaga di malam hari, bukan malah kamu!" Ia langsung menggoyangkan diriku.

Sungguh...

Rasanya kesal sekali ketika aku ingin istirahat sejenak tapi tidak bisa karena di ganggu orang satu ini.

Dan yang paling mengesalkan adalah si Ketua Kelas ini adalah anak bosku jadi aku tidak bisa membentaknya.

Karena kalau aku lakukan itu sama saja minta di pecat.

Akhirnya aku tidak jadi tidur dan malah makan bersama si Ketua Kelas meksipun beberapa kali aku nyaris tersungkur karena saling beratnya mataku ini.

Sejenak kita pindah tempat.

Yaitu ke rumah mewah dan megah yang membuat orang yang melihatnya langsung tergugah.

Itu adalah rumah dari cewek yang aku jaga semalam.

Pada saat ini ia terlihat sedang latihan seorang diri di kamarnya.

Wajahnya pucat dan itu malah lebih buruk daripada semalam.

Suaranya juga serak dan lemah tidak bertenaga.

Bahkan cara dia bergerak atau menari saja membuat khawatir seakan-akan ia akan jatuh kapan saja.

Tak lama kemudian datanglah ibunya yang terlihat tidak puas dengan latihan yang di lakukan oleh si cewek.

"Apa itu? Kamu mau bernyanyi di acara besok dengan suara seperti itu dan tarian gak jelas begitu?"

"Kamu mau karir kamu hancur atau bagaimana?" Bentak si ibu dengan penuh kekesalan.

Si cewek kemudian berhenti dan diam sambil menundukkan kepalanya tanpa mengucapkan sepatah katapun.

"Pokoknya kamu harus memperbaiki semua itu dan jangan sampai ada kesalahan ketika tampil. Kalau tidak kamu tahu apa yang akan terjadi sama kamu!" Setelah mengancam ia pergi.

Si cewek akhirnya mengangkat pandangannya dengan tatapan yang sangat kosong dan hampa seakan-akan sudah mati rasa untuk segalanya.

Tanpa mengatakan apa-apa ia lanjut bernyanyi dan menari seperti halnya yang di lakukan seorang idol.

Kembali padaku ketika pulang sekolah.

Aku tidak pulang sendirian pada waktu itu karena di antar oleh Ketua Kelas yang menatapku dengan cara yang aneh sambil kami berjalan.

'Hm... Kira-kira kenapa Dimas sampai jadi lesu begini ya?...'

'Oh! Apa mungkin semalam ia mengalami pertarungan yang sangat brutal hingga tenaganya terkuras semua?'

'Ya. Itu masuk akal.' Mana ada woi! Setiap apa yang kamu pikirkan itu mana ada yang masuk akal.

Aku pribadi tentu tahu kalau si Ketua Kelas sedang ngehalu dengan otaknya namun untuk apa yang dia halukan aku tidak tahu.

Dan tak mau tahu.

1
Naruto Uzumaki
Terima kasih telah menulis cerita yang menghibur, author.
Di Persingkat Saja DPS
Sabar ya, masih di periksa ulang
PetrolBomb – Họ sẽ tiễn bạn dưới ngọn lửa.
Loh kok belom update? Lanjutin dong thor, gak sabar nungguin kelanjutannya 😫
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!