NovelToon NovelToon
Aku Bukan Sebuah Pajangan

Aku Bukan Sebuah Pajangan

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Patahhati / Perasaan / Tamat
Popularitas:17.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: fiah MSI probolinggo

Aku adalah Gadis yang tidak punya keberanian untuk membantah apa kata orang tua, Aku di jodohkan dengan laki-laki yang tidak pernah aku temui sama sekali, Aku menangis,bukan karena ku jauh dari orang tuaku, melainkan karena sikap suamiku yang hanya menganggapku sebagai sebuah pajangan, yang mana kehadiranku tidak pernah dia anggap ada, dia laki-laki yang begitu sempurna, aku berusaha kuat, demi orang tuaku, demi mertuaku yang begitu tulus mencintaiku, setidaknya, aku masih berguna di dalam rumah besar ini, Setiap malam aku sekamar dengannya, tapi itu tidak berbeda dengan tinggal sendiri, dia tidak pernah tidur satu ranjang denganku, entah apa karena dia jijik dengan kehadiranku, ataukah dia mempunyai gadis impian lain di luar sana, dengan tanpa sengaja aku hadir di tengah-tengah mereka sebab itulah, ia begitu enggan melihatku, aku sudah tidak kuat, kesabaranku ada batasnya, meski ku tahu perasaan cinta kini hadir di hatiku untuk suami ku yang tidak menatapku sama sekali,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fiah MSI probolinggo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 18 Kepergian Ara 2

"Ada apa?"tanyaku saat arah tatapan Daniel mengarah padaku,

"Ada sedikit masalah di perusahaan, tapi tidak apa-apa"ucapnya, aku tau pasti ada masalah besar wajahnya sudah menunjukkan kecemasan,

"baiklah nona, aku rasa hanya itu yang ingin aku sampaikan, jika tuan Arion sudah tandatangan kalian sudah cukup menunggu hasilnya"ucap pengacaraku,dengan di selingi senyuman, aku pun membalas senyumannya, iapun pamitan dan segera ku antarkan sampai di luar rumah, saat aku kembali aku melihat Daniel yang mondar mandir,

"Ara....sepertinya aku tak bisa membawamu, karena aku akan berangkat nanti malam"

"Aku ikut kamu saja, mungkin aku bisa membantu Maslaah perusahaan mu nanti,"ucapku sambil menepuk bahunya,

"baiklah, aku akan bersiap dulu, kamu tunggulah kita akan berangkat bersama"

"Apakah tidak apa-apa"tanyanya lagi, memastikan dengan membawaku pergi malam ini adalah hal yang baik,

"Aku sudah tidak punya alasan lagi disini, setidaknya aku masih bisa bekerja untuk keluargaku di desa"

akupun melangkahkan kakiku menuju ke kamarku, ku tatap semua isi kamarku dari pajangan, foto-foto Arion kasur lemari semua tak luput dari pandanganku, tidak ada satupun fotoku yang terpajang di kamar itu, aku menghela nafas panjang dan duduk di tepi ranjang ku, meletakkan surat perceraian ku di atas nakas, dan aku segera mengambil sebuah koper besar dan membawa semua bajuku, ku letakkan semua pakaian dalam Arion yang ku simpan di tempat khusus lemariku, aku taruh tepat di samping bajunya agar dia tidak lagi kebingungan mencari sesuatu mulai dari dasi dan lain-lain.

setelah ku selesai merapikan semua pakaianku di koper, akupun kekamar mandi membersihkan diri, menyirami tubuhku dengan air dingin, menyamarkan tetesan air mataku dengan tetesan air, setelah itu aku berpakaian rapi dan membawa koperku ke bawah yang mana Daniel menungguku, laki-laki yang baru aku kenali namun telah aku jadikan alasan untuk pergi dari rumah ini, aku juga butuh pekerjaan saat keluar dari rumah ini, dan Daniel bisa memberiku pekerjaan itu,

"Ayo"ajakku

tiba-tiba suara bibik menghentikan langkahku,

"apakah nona akan pergi tanpa menunggu mas Arion dulu?"

"Dia sibuk bik, ya sudah Ara pamit dulu, jaga diri baik-baik, dan jaga selalu Arion "ucapku sambil tersenyum pahit, akupun tak ingin lagi menatap bibik yang seolah-olah ingin menahanku lebih lama, akupun segera bergegas pergi dari rumah itu, Daniel yang memang terlihat gelisah sudah melajukan mobilnya dengan cepat menuju kerumah sakit, kamipun masuk untuk pamitan sama mama dan papa, dan ternyata kak Troy belum pulang dari rumah sakit,

"Sayang... kau sudah datang"ucap mama mertuaku, aku bingung untuk memulai pembicaraan dari mana,

"ma...aku berangkat sekarang ke Jakarta"ucapanku yang hati-hati berhasil mengambil perhatian mereka

"Aku akan ikut Daniel saat ini juga, hari ini perusahaan Daniel mempunyai masalah, jadi Daniel akan pulang hari ini ke Jakarta, dan saatnya untuk Ara pergi juga"ucapku dengan penuh hati-hati,

"pergilah nak, jaga diri baik-baik, jangan menganggap kamu sendiri, kamu masih punya kami sebagai orang tuamu,apapun keputusan yang di ambil Arion nanti, kau tetap putri kami"ucap mertua laki-laki ku sambil memegang kedua bahuku, aku langsung memeluk pria yang sudah aku anggap sebagai ayahku sendiri,

"Maafkan Ara pa, karena Ara tidak mampu melakukan tugas Ara dengan baik"

"Kau sudah melakukan yang terbaik nak, jangan salahkan kamu, pergilah" ucap lagi mertua laki-laki ku sambil membelai kepalaku, melepaskan pelukan kami, akupun menghampiri mertua perempuan ku dan langsung memeluknya, tangisan mertuaku pecah,

"Mama tidak bisa jauh dari kamu sayang... mama tidak akan bisa hidup tanpa kamu nak, tapi pergilah untuk kembali lagi, pergilah untuk memperjuangkan rumah tanggamu, lakukan apa yang menjadi keinginan hatimu, Arion akan selalu menjadi milikmu sayang... karena kau hanya tercipta untuknya,"

"Tapi Arion tercipta untuk orang lain ma... kita harus bisa menerima apapun keputusan Arion, jangan menyalahkan dia ma, dengan semua keputusan nya itu adalah yang terbaik buat kami, baiklah aku pamit ya ma, mama cepatlah sehat"ucapku sambil melepaskan pelukan kami, kulihat Daniel juga pamitan ke mama dan papa ku, sedang kak Troy terus menatapku dan tersenyum saat pandangan kami saling bertemu,

"Jaga diri baik-baik, kabarin jika sudah sampai di Jakarta"ucap kak Troy sambil mengelus ubun rambutku, dan tangan satunya berada dalam saku celananya,

"baiklah kak, akan aku kabarin jika aku sudah sampai, kalau begitu ara pamit ma pa,

setelah berkata seperti itu, akupun melangkah pergi tanpa melihat kearah mereka lagi, jika aku melihat mereka maka semua keberanian yang selama ini aku kumpulkan akan sirna kembali,

aku berjalan seakan tidak melihat apapun di depanku semua terlihat gelap, sesampainya di parkiran mobil Daniel membukakan pintu mobilnya tanpa bersuara aku masuk kedalam mobilnya, tatapanku masih kosong kedepan, aku tidak lagi menoleh kekanan atau kekiri bahkan berkedip pun jarang, aku benar-benar akan pergi jauh dari Arion, laki-laki yang selama ini aku cintai dan aku sayangi, laki-laki yang selama ini menjadi prioritas ku kini telah ku hilangkan dari pikiranku dan hatiku, aku sungguh telah membuat keputusan besar untuk pertama kali dalam hidupku, keputusan untuk kehidupan ku sendiri, rasanya meski sakit tapi aku merasa bahagia setidaknya aku sudah mengembalikan Arion kepada kekasih yang sebenarnya mereka saling mencintai,

"Kau tidak apa-apa?"pertanyaan Daniel yang tiba-tiba membuatku sadar dari lamunanku,

"ah ... tidak..aku tidak apa-apa"jawabku dengan gugup, aku membenarkan dudukku yang mulai menyusut,

"Aku yakin Arion tidak akan menandatangani surat itu, kau tau dia juga mencintai mu"

aku tertawa mendengar kata-kata itu, cinta... cinta dari mana...cinta seperti apa... menatapku saja tidak pernah, berbohong selalu,

"Apakah kau tau apa itu cinta Daniel...cinta tidak akan menyakiti pasangannya atau orang yang di cintai, tapi Arion...dia ... sudahlah... dia akan bahagia saat melihat berkas perceraian itu, dan dia akan bebas"

saat aku ingin memejamkan mata tiba-tiba dering ponselku mengurungkan niatku yang ingin tidur sejenak, aku lihat layar ponselku sebuah nama yang dulu terlihat sangat indah dan selalu ku harapkan menelfon kini telah benar-benar meneleponku, namun aku tidak mengangkatnya aku membiarkan ponselku terus berbunyi, panggilan itu terjadi berulang-ulang, hingga kini bunyi pesan yang masuk,

"Kau dimana... apakah mama baik-baik saja, apa yang terjadi sama mama, Ara.. kamu ada dimana...",

aku hanya membaca pesan itu, tidak ada keinginan untuk membalas pesan singkat itu,

AKU AKAN PERGI JAUH DARIMU ARION, SEMOGA KAU BAHAGIA SETELAH KEPERGIAN KU, MAAFKAN AKU TELAH MENGIKATMU DALAM PERNIKAHAN YANG TIDAK KAU INGINKAN, AKU BUKAN SEBUAH PAJANGAN ARION... AKU JUGA BUTUH CINTAMU...

1
Indah Rohmiatun
Tania ganguan jiwa ,dan arion ganguan otak thor ,gemes aku sama kebodohan arion
Indah Rohmiatun
karena kamu terlalu bodoh arion
novi 99
semoga Troy bisa membuat Tania mencintai Troy nantinya..
dari cinta berubah jadi obsesi .
ini faris penjahat yang sebenernya
novi 99
kenapa Daniel ataupun Troy , salah satunya ada yang menikah sama Tania .
menjaga Ara dari Tania gak mesti harus menikahi Tania jg .

gak Arion , gak Troy , gak Daniel , gila semua cara berpikirnya ketularan Tania
novi 99
apa mungkin kakak ipar Tania itu di bunuh suaminya sendiri .. alias di bunuh kakak Tania sendiri .

Tania jangan sama Daniel lah .. kasihan Daniel nya.
novi 99
sudah tau Tania gilan nya gimana

tapi masih pengawal 1.

Daniel ini kismin atau kaya sih ??
satpam aja gak ada.. tukang kebun gak ada.

si bibi sampai repot nutup pintu gerbang .
novi 99
belajar bela diri lah paling gak si Ara ini.

paling gak hitung-hitung untuk keselamatan nya sendiri lah , biar bisa miting kepalanya si Tania 😁
novi 99
hadehhh.. kesel sendiri sama sifat Arion

sudah Arion begini , di tambah iklan bos yang di buka handuk bagian bawahnya sama karyawannya...😁
novi 99
kenapa Tania bisa jadi psikopat gila gitu , ada sebabnya...
tapi tetap aja Tania bukan wanita baik-baik..
novi 99
makannya jangan kebanyakan ngurus orang gila , akhirnya Arion bisa gila sendiri.. stres sendiri ..
mending cuek tapi jangan ngucap kasar .. ini sudah cuek , bicara kasar .

eh Ara mudah luluh, jadi perempuan punya harga diri ngapa sih
novi 99
tapi saat di rumah Daniel , Arion masih aja ngebela Tania klo Tania wanita baik-baik, apa iya sampai di dalam kamar di rumah Daniel , Arion masih di awasi ....wkwkwk

sedangkan di bandara aja Arion bisa peluk dan cium Ara ...padahal lobi bandara tempatnya lebih terbuka ..🤦🏻‍♀️

dikamar sendiri rumah sendiri . Arion merasa di awasi ..tapi di bandara santai wae...

coba cek , mata Tania bintitan nya sebesar apa .. mungkin di kamar mandi Arion jg di awasi /Facepalm/
novi 99
di awasi gimana ?
itu di rumah sendiri.

orang kaya punya satpam dan pembantu. kok bisa-bisanya kamar di rumahnya di awasi orang lain.
di kamar Arion ucapannya kasar .
novi 99
jangan lembek dong Ara .
Arion belum berusaha banget ..baru usaha gitu aja sudah luluh....🤦🏻‍♀️
novi 99
adik ketemu gede ya si Tania , Arion ..

alasanmu sampai sini belum masuk akal Arion .
novi 99
alasan Arion gak masuk akal banget ..

meski orang tua Tania sponsor Arion .. bukan berarti mementingkan Tania .
apalagi sampai banyak bohong dan sikapnya ke Ara buruknya berlebihan
novi 99
anaknya cowok .. tapi Kok cantik dan pintar ...😁..


apa mau mu Arion .. jadi suami kok gitu .
gak guna banget ...
apa gak tau niat Tania itu gimana .
tri sarawati
kalau sdh gila dan melukai orang lain ya madukkan RSJ aja
Devi Triandani Rahim
Luar biasa
Khairul Azam
masih banyak cara untuk melindungi tanpa harus berucap kasar, salahnya airon gak pernah jujur dan klo pun di awasi sama si tania itu tp gak harus berucap kasar jg sama si ara,


dan yaaahh boleh lah ini dimaafkan masih bisa dilasih kesempatan, selagi dia gak selingkuh dan celap celup,

beda lagi sama yg novel menceritakan rumahtangga yg perempuannnya disiksa diusir dieslingkuhin dan punya anak tp gak ditangung jawab malah milih selingkuhannya/atau pacarnya lamanya.

trs kalo udah tau kebusulan si selingkuhan itu dia nyesel balik lagi sama istrinya, dan bodohnya siistri mau aja balikian dirayu dikit, dikata manis" dikit luluh blusing deg degan berdebar, dan ujung"nya mau balikan. kadang aku heran yg cerita model beginian. kadang aku bertanya" seandainnya yg nulis dapat kejadian seperti itu masihkan mereka mau balikan??! bener novel tp sedikit berlogika lah, tp kadang klo dikomen malah marah" 🤭🤭😅
Khairul Azam
bagus ini stroy pria sejati, 👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!