NovelToon NovelToon
Istri Kedua

Istri Kedua

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:1.4M
Nilai: 5
Nama Author: gustinara

Kini aku sudah resmi menjadi istri dari Anggara Putra Gibson. Namun, aku menjadi istri kedua. Aku yang masih duduk di perkuliahan semester delapan, menyusun skripsi sembari menata hidup baru bersama lelaki yang sudah mempunyai istri itu, dan dia adalah suamiku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gustinara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#18 LABRAKAN ISTRI PERTAMA

***

Anggara pov

Air yang keluar dari shower seolah menusuk masuk untuk meredam kepalaku yang panas. Setelah seharian ini aku melakukan keputusan yang sempat aku ragukan. Terlebih karena perkataan mbah kemarin, membuatku bimbang akan segala hal bila aku menikah lagi.

Flashback on

"Aku mencintainya mbah" ucapku dengan memandang ke arah Adelio dan Adelia yang sedang berenang ditemani oleh pengasuhnya.

Mbah terlihat telah menyeruput teh buatan calon istriku itu.

"Mbah tahu kau sudah besar Angga. Mana mungkin kau bisa mencintai orang lain dengan mudahnya. Apalagi mencintai pekerja ibumu. Sampai-sampai kau memutuskan untuk berpoligami. Sebegitu cintanya kah kau kepadanya?"

Perkataan mbah membuatku stuck. Aku tak mampu berbicara apa-apa lagi. Otakku berputar mencari kata-kata yang bisa aku lontarkan untuk membalas perkataan mbahku. Namun hasilnya nihil.

"Ingat, kau masih mempunyai tanggung jawab lain. Kau ini sudah beristri, kau fikir mempunyai istri dua itu gampang? Lalu bagaimana dengannya? Kau sudah meminta izin kepada Silvi untuk menikah lagi ? Ceritakan yang sejujurnya kepada mbah. Sebelum semuanya terlambat!"

Aku mencoba menstabilkan nafasku dan menyeruput tehku yang masih berasap. Kemudian meletakannya kembali diatas tatakan.

"Silvi berselingkuh mbah" ucapku sembari menoleh kepada mbah yang sudah menatapku tak percaya. Ia terlihat mearik nafasnya dalam dan membuangnya kasar.

"Dia pergi keluar negeri dengan lelaki lain. Aku sempat meretas ponselnya dan mengambil beberapa gambar disana. Mbah bisa melihatnya nanti, filenya ada di laptopku. Apa sebagai mbahku sendiri, mbah tega melihat cucumu ini diperlakukan seperti itu? Aku sudah lakukan semua hal yang ia mau, bahkan mengunjungi bunda dan papah disini saja jarang"

"Lalu dengan itu kau ingin mendzolimi seseorang?"

Aku langsung menegakkan badanku kala suara mbahku meninggi. Kami saling tatap dan aku lihat kilatan amarah didalam dirinya.

"Jelas mbah takkan menerima cucu mbah dibegitukan. Tetapi mbah juga tidak mengajarkan cucu mbah untuk mempersulit keadaan. Apalagi perempuan yang akan kau tikahi itu adalah seorang gadis yang fikirannya masih labil."

"Mbah, kami sudah berkompromi. Lalu saran mbah apa? Aku harus membatalkan acara besok?" Aku melawan mbahku karena keinginanku tak ia setujui. Tiba-tiba ia melayangkan gelas ke arah depan sehingga membuat seisi rumah menghampiri kami yang sedang bertengkar.

Adelio dan Adelia diamankan oleh pengasuhnya karena pakle Buntoro menyuruhnya untuk naik dari kolam renang.

"Batalkan saja!"

"Bapak!!" Suara bunda berteriak dan kami menoleh kearahnya. Ia menghampiri kami yang sudah berdiri tegak.

"Ada apa ini?"

"Kau juga sebagai ibunya mendukung untuk melakukan ini Nida?" Ucap mbah yang menatap nanar pada bunda.

Bunda hanya bisa menatapnya kalut. Lalu dirinya pergi dari sana menuju arah belakang rumah. Bunda mengekorinya dan aku ditatap oleh semua keluargaku juga Luna yang hendak memunguti serpihan kaca. Aku berdecak kesal dan langsung pergi kekamarku.

Beberapa menit kemudian aku keluar dari kamar dan melihat dari lantai dua bahwa dibawah sedang melakukan pemasangan pelaminan. Bunda melihat kearahku dan sepertinya ia menghampiriku.

Dan benar, sekarang bunda mengajakku masuk kekamar. Kami duduk diatas ranjang diawali dengan keheningan.

"Bun-"

"Kamu jangan fikirin apa-apa. Pernikahan kamu dan Luna akan tetap dilaksanakan. Kalau suasana masih belum nyaman, kamu mending diam dikamar saja. Jangan keluar" ucap bunda sembari mengelus lengan bagian atasku.

"Apa kata mbah? Dia benar bun, kita harusnya gak melakukan-"

"Ssttt, bunda gak mau denger apa-apa lagi dari kamu. Bunda masih sibuk, kamu istirahat aja ya" ucapnya sembari tersenyum manis kepadaku dan berlalu meninggalkanku sendirian.

Ntah apa yang sudah mereka obrolkan sehingga saat kami makan malam bersama, mbah mengajakku bicara dan memberi beberapa petuah agar menjadi suami yang adil.

Flashback off

***

Ada yang mengetuk pintu kamar pengantin baru saat baru saja Luna membereskan lilin dan serpihan mawar diatas kasur. Ia langsung membuka pintu dan melihat ibundanya sudah menunggunya. Luna langsung keluar dan menutup pintu.

"Ada apa mah?" Ucap Luna dengan tatapan bingung karena sikap ibunya yang takut percakapan mereka terdengar orang lain.

"Luna. Vina kakakmu tidak tahu soal kau menjadi istri kedua dari Anggara. Rahasiakan saja ya, mama gak mau nanti Vina marah. Nanti kalau pernikahan kalian udah berlangsung lama, baru kasih tau Vina"

"Loh? Mbak gak dikasih tahu?"

Lintang menggelengkan kepalanya "Mbakmu pasti gak setuju dari awal. Tetapi karena papah pengen kamu nikah dengan orang yang kamu cinta, dia rencanain ini semua. "

Lalu ia mengelus-elus rambut Luna dan tersenyum pada anak bungsunya itu.

"Kamu harus terus bahagia ya sayang. Mama yakin, Anggara lelaki yang baik dan bertanggung jawab. Bahagialah sama apa yang udah kamu pilih. Mama gak bisa kasih kehidupan dan kebahagiaan sama kamu, setidaknya sekarang ada orang yang mencintaimu dan akan membahagiakan mu. " ucap Lintang sembari berkaca-kaca. Luna langsung memeluk tubuh sang ibunda dan menangis.

Setelah acara berpelukan, akhirnya Luna disuruh untuk masuk kembali kedalam kamar. Luna mengiyakannya dan melihat kondisi kamar masih sama.

Ia duduk diatas kasur dan memainkan ponselnya. Melihat teman-temannya yang datang tadi membuat instastory, Luna tersenyum. Karena didalamnya ada dirinya dengan sang suami. Langsung instastory tersebut ia repost.

Ada satu pesan dari Cheko yang belum ia baca. Saat hendak dibuka, terdengar suara pintu dari arah walk in closet. Luna langsung mengunci ponselnya dan berdiri dari duduknya.

"Tu-tuan mau langsung tidur?" Ucap Luna tergagap karena ia bingung akan melakukan apa dimalam pertamanya bersama Anggara.

"Bawain saya air putih aja, abis itu saya tidur" ucapnya dingin seraya berjalan mencari-cari ponselnya.

Luna mengangguk dan langsung pergi keluar kamar. Sedangkan Anggara duduk diatas ranjang dan terlihat ia hendak menelfon seseorang.

Ditelfonnya Chika sang sekertaris. Hanya dua suara sambungan, Chika sudah ada diseberang sana.

"Hallo bos?"

"Kamu dimana Chik?"

"Baru aja sampe rumah, kan saya dari rumahnya bapak tadi. Ada apa pak?"

"Besok kan senin, saya ada jadwal rapat penting gak?"

"Ohh kalau itu udah dihandle semua sama pak Richard. Dan kebetulan jadwal bapak kosong sampe hari rabu. Santai dulu lah pak, kan pengantin baru he he"

"Sama papah?"

"Kemarin kan pak Richard dateng ke kantor. Dia yang bakal hadir dirapat besok untuk proyek resort itu pak."

Anggara menarik nafas dan membuangnya kasar. Terdengar suara pintu terbuka dan Anggara langsung menutup teleponnya setelah memberi salam pada Chika.

Luna meletakkan air putih diatas nakas dan langsung berdiri menatap suaminya.

Anggara meneguk air mineral tersebut lalu ia membaringkan tubuhnya. Luna hanya menyaksikan suaminya itu. Jelas Anggara heran karena Luna hanya berdiri disana tak melakukan apapun.

"Kamu gakan tidur?" Ucap Anggara dengan nada rendahnya. Luna tersadar dan langsung berlari kecil ke arah ranjang sebelahnya.

Ia membaringgkan tubuhnya, menghadap berlawanan dengan Anggara. Ia mencoba menutup matanya dan tak memikirkan hal yang aneh.

***

Pernikahan Anggara dan Luna sudah berjalan selama dua hari. Keluarga Luna sudah pulang dari semalam dan keluarga Anggara naik pesawat pagi tadi.

Luna membereskan meja makan di bantu oleh Lala. Nida mencabut tumbuhan yang masih menempel di pagar tangga. Richard pergi kekantor sedangkan Anggara duduk di atas sofa sembari memainkan laptopnya.

Anggara terkejut saat seseorang membuka pintu utama dengan kasar. Dilihatnya orang itu dan Anggara semakin terkejut saat melihat Silvi sudah menatapnya tajam.

Silvi menghampiri Anggara dan menamparkan dengan keras. Luna, Lala dan Nida menghampiri mereka yang membuat kegaduhan di rumah besar itu.

"Mana istri keduanya Anggara diantara kalian?" Ucap Silvi mengarah ke Luna dan Lala.

Lala terkejut dan Luna menatap Silvi tak percaya. "Bu-bu S-Silvi?"

Silvi menyipitkan pandangannya mencoba mengingat siapa perempuan itu dan ia ingat. Dia adalah Luna, mahasiswinya. Ia tertawa jahat secara singkat.

"Kamu istri suami saya?" Luna tak bergeming, Nida hendak memisahkan mereka namun terlambat. Silvi sudah menampar Luna sehingga Luna tersungkur karena badannya yang mungil.

Lala langsung terjongkok dan menatap khawatir Luna. Nida memasang muka marah pada menantunya itu. Sedangkan Anggara hanya mengacak wajahnya frustasi.

"Silvi!!!"

"Bunda? Bunda juga mendukung dia untuk menikah lagi? Aku gak nyangka"

"Ya karena kau tidak bermoral. Kamu menyelingkuhi putraku! Kau pantas mendapatkannya Silvi!!" Ucap Nida dengan wajah marah.

Silvi menoleh kearah Anggara lalu pergi meninggalkan rumah tersebut. Anggara mengekorinya dari belakang.

Luna tak menangis sama sekali. Ia masih terkejut dan memegangi pipinya yang memerah. Ia dibantu berdiri oleh Nida dan Lala.

"Mbak saya ambil kompres ya" ucap Lala yang langsung berjalan ke pantry.

"Maafin bunda" ucap Nida. Namun Luna hanya tertawa dan Nida kebingungan dengan sikap menantunya ini.

"Gak apa-apa bun. Ini gak sakit kok. Wajar aja-"

"Kamu kenal Silvi?" Ucap Nida menatap Luna intens. Luna mengangguk pelan.

"Dia dosen saya bun" ucapan Luna membuat Nida membulatkan matanya tak percaya.

***

Author seneng banget, ternyata banyak juga yang nunggu cerita ini!!!

Jangan lupain novel satunya aku ya good people, akan aku up juga nih😍

Jangan lupa ya buat likenya he he🖤

Tbc-

1
Amilawati
cerita versi pelakor ini,,,pelakor ttp pelakor yg menjijikan TDK ad pelakor baik, cerita ini hanya hayalan seorang pelakor
Siska Siswanto
kapan ni up-nya?
🐧 Pororo 🐧
please, jangan stop lagi yah kak 🙏
Zenecka
ah happy bgt novelnya lanjut lg... sehat selalu kaaaa /Kiss/
Yovita Sintadewi
ya selalu aku lihatin, tidak ada kelanjutannya, dah hampir 1 thn thor
Tiwik Firdaus
emang udah diurus surst cerai terus udah diserahkan kembali kepada kefua orang tuanya dan menjelaskan semuanya bahwa anak yang dikandung silvi bukan anaknya
Tiwik Firdaus
ceraikan saja silvi udah selingkuhan kamu aja katanya diselidiki kok ngak ketauan2 sekingkuh to silvi kapan terbongkarnya masak nunggu sampai lahir baru ketsuan
Tiwik Firdaus
kebanyakan mikur anggara jadi bodoh sekarang
Tiwik Firdaus
makanya jadi laki jangan diam saja seperti kambing congek selidiki yang serius mana ada wanita hamil diantar kedokteran suaminya ngak mau masuk akal ngak hadi oria bodoh banget kamu katanya pinter jadi ceo kok bodoh jadi suami
Tiwik Firdaus
jangan percaya anggara kalau kamu udah lama ngak berhubungan badan sama dia kan twrus katanya kamu mengawasi silvi tau dong kalau silvi sering ketemuan sama mantan pacarnya
Tiwik Firdaus
biasa ngak ada tampan2nya sama sekali
Qorie Izraini
karena terlalu cinta kang Angga jd begi dan labil

kasihan mbak luna yg jd korban.
tapi y sdh lah, takdir kehidupan terus berlanjut, dengan jln ny masing2
Qorie Izraini
si jalang kena karma 😀😀😀
Mugi yg bosan dengan usaha ny tuk tanggung jawab pergi.
raasain lo dilvi nikmati hasil yg kau tanam
Qorie Izraini
lah udah taumlm pertama ny sama silvi jln tol, msh saja cinta setengah mati, gsk bisa mov on lg.
pantes aja si silvi ngelunjak.
Anggara ny yg bego
Qorie Izraini
dasar jd suami kok bego amat
udah di selinguhi, masih ja mau baikan.
stukurin ..bakalan ngebesarin anak orang yg nitip benih ny ke rahim silvi
Qorie Izraini
dasar istri jalang...
tapi takut di cerai kan 😀😀😀
takit gsk dapatateri dari kamg Anggara 😁😁😁
Qorie Izraini
sombong banget kang anggara, bikang gak tertarik.ntar bucin baru tau rasa.atau....
gak bisa mov on dari istri tercinta ny yg terang2 an selingkuh di belakang ny.
nino
thor ini upnya 2 tahun lagi ya
amalia
keren bgtt cerita nyaaa👏👏👏👏👏
amalia
apa suami nya nadine.selingkuh sm silvi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!