Alika adalah seorang anak perempuan yg sangat tangguh dan kuat.. Alika seorang anak hasil perkosaan dari sepupuan satu keluarga.. Ibunda alika adalah seorang wanita cantik bunga desa yang disukai oleh banyak pria.. Hanya saja nasib malang menimpanya saat malam disaat semuanya sedang pergi ke acara undangan pernikahan dirumah hanya tinggal seorang wanita dan pria berdua saja.. Ibunda alika bernama Ema Sodara sepupu Ema bernama Zhali Zhali sangat menyukai ema dari dulu.. Karena meraka hanya berdua saja dirumah zhali punya fikiran ingin memiliki ema.. Akhirnya malam yang cekam itupun membuat zhali khilaf telah memperkosa ema.. Setelah beberapa bulan perut ema semakin membesar tanpa dirinya sadari karna ema wanita yang sangat polos dan lugu hingga dia tidak tau dirinya sedang berbadan dua..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Ra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KERIBUTAN DIRUMAH KAKEK
Hari sudah pagi,Alika masih terlelap dengan tidurnya,Kamarnya yang dikunci membuat keluarga tidak ada yang bisa masuk ke kamar alika tanpa ijin dari alika,Alika tidak mau terjerumus dilubang yang sama,setelah pintu lama diketuk alika baru bisa membuka matanya,tak terasa hari sudah jam sembilan pagi,Alika begitu bahagia merasakan tidur bebasnya kali ini,alika yang mendengar berisiknya karna pintu yang diketuk akhirnya mendengkus kesal."
Ema: "Alikaa Alikaa ayoo bangun alikaa! Ini sudah siang! Sudah jam sembilan pagi,alikaa!"
Alika: "Aduuuh iyaa iyaa aku sudah bangun,Sebentar lagi aku keluar!"
Ema: "Yaa jangan lama lama yaa! Ini sudah siang!"
Alika: "Iyaa mah iyaa!"
Alika akhirnya tidur terlentang melihat langit langit atap dikamarnya,Ia pun langsung bangun dan berlari menuju meja, lupa tidak menyalakan handphone nya.
Alika: "Adduuh aku lupa menyalakan hp! Ibrahim pasti sangat cemas aku kenapa napa,aku juga lupa mengabari yudi,Huuf kenapa bisa lupa begini sih!"
Setelah menyalakan handphone nya dan benar dugaan alika,Ibrahim mengirim pesan spam pada alika,tak lama alika langsung membalas pesan ibrahim.
Alika: "Maaf ibrahim,Aku baru saja menyalakan handphonku,Kemarin handphonku lobet dikereta,Setelah aku sampai rumah aku langsung mengisi daya,Dan semalam aku ketiduran lupa menyalakan nya,Aku baik baik saja disini Jangan khawatir."
Ibrahim yang masih terlelap tidak menyadari alika sudah membalas pesan darinya,Yaa di sidney masih malam hari,Waktu istirahat untuk warga negara sidney,ibrahim masih setia dalam mimpinya,Berbeda dengan alika yang sudah keluar dari kamarnya dan menuju ruang keluarga.
Alika: "Haah Slamat pagi semuanya,Kakek sedang melihat apa?" Manja alika sembari memeluk kakeknya.
Kakek: "Biasa Apalagi jika bukan berita indonesia? Kamu tidak mandi?"
Alika: "Nanti saja,Aku masih malas."
Kakek: "Yaa sudah sana sarapan dulu!"
Alika: "Nggak ah! Alika nggak laper kek! Alika mau kerumah eka yah,Aku kangen banget sama dia."
Kakek: "Iyaa tapi mandi duluu!"
Alika: "Nanti aja lah kek,Lagian aku juga masih harum."
Kakek: "Hmm ada ada saja kamu ini."
Alika kembali ke kamarnya,Mengganti pakaian nya dan tidak lupa membawa handphone dan uang."
Alika: "Emmm Bawa duit brapa yaah? Mmm bawa dua ratus ribu aja lah! lets goo alika!"
Begitu riang nya jika alika akan menemui eka sahabatnya itu,Alika tidak lupa mengunci pintu kamarnya dan membawa kuncinya ikut bersamanya,Dan kemudian berpamitan pada kakeknya.
Alika: "Keeek Aku kerumah eka dulu yaa!"
Kakek: "Yaa hati hati!"
Alika: "Oke Bay keek."
Alika pergi kerumah eka dengan jalan kaki,Alika sudah malas menggunakan sepedanya,Karna sudah dipakai adik adiknya ketika alika diluarkota,Jadi sudah tidak enak saat dipakai,Tak lama untuk menuju kerumah eka.
Alika: "Assalamualaikum Permisii."
Ibunda Eka: "Yaa waalaikumsalam siapa yaa?"
Alika: "Permisi buu Eka nya ada?"
Ibunda Eka: "Ooh ada,Dari siapa yaa?"
Alika: Aku alika buu."
Ibunda Eka: "Ooh yaa,tunggu sebentar yaa? Ekaa..Ekaa..Ini ada teman mencarimu!"
Eka: "Iyaa tunggu sebentar!"
Alika: "Ekkaaa.."
Begitu terkejut nya eka melihat alika ada didepan rumahnya, Keduanya berlari kecil dan saling berpelukan.
Eka: "Heey kamu apakabar? Kemana saja?"
Alika: "Hehehe aku baik,oo yaa gimana? Apa kamu sudah kerja?"
Eka: "Sudah.Aku bekerja di minimarket mart,Dan hari ini sift siang."
Alika: "Oohh begitu,Ciieee yang udah kerja Lupa yaa sama aku?"
Eka: "Aku kesepian tanpamu alika,Stiap malam aku selalu mendoakanmu agar kamu baik baik saja tidak ada orang yang menculikmu,Eehhh ngomong ngomong kamu udah punya pacar belum?"
Alika: "Hehehe.."
Eka: "Hahaheehee! Cepaat kasih tau! Kamu ngapain aja disana?"
Alika: "Hmmm critanya panjang ka,Untung saja aku ketemu pangeran penyelamat,Jika tidak Aku sudah jadi gelandangan disana."
Eka: "Siapa pangeran tampan?"
Alika: "Nanti kalo dia sudah pulang aku kenalin kamu sama dia yaa!"
Eka: "Ciiee ciiee yang udah punya pangeran."
Alika: "Ehh.Kamu punya handphon kan?"
Eka: "Punya,Emang kenapa?"
Alika: "Bagi Whatsapp dong? Aku juga punya handphon sekarang!"
Eka: "Gilla! Hpmu keren banget alika. Itu kan yang keluaran terbaru!"
Alika: "Ini aku dibeliin pas aku ulangtahun,Dibeliin sama bos aku yang tampan."
Disaat sedang asik ngobrol,hp alika bergetar,Dan ternyata ada telfon Video Call dari ibrahim.
"Drrrt drrtt"
Alika: "Ehh bos ku telfon,Sebentar yaa? Halloo!"
Ibrahim: "Heey Apa kabar kamu alika? Kemana saja kamu?"
Alika: "Hehehe Maaf aku semalam ketiduran."
Ibrahim: "Aku menghawatirkan mu! Aku takut kamu mengganti nomermu dan pergi meninggalkan aku."
Alika: "Aku tidak sejahat itu ibrahim!"
Ibrahim: "Hey Tadi kamu panggil aku apa?!"
Alika: "Ahh sudah ah! Aku malu jika harus mengulanginya."
Ibrahim: "Kamu bersama siapa itu?"
Alika: "Ooh dia,Dia eka sahabatku dari kecil,Apa kamu mau berkenalan dengan nya?"
Eka: "Haay Salam kenal,Saya eka!"
Namun ibrahim hanya membalas dengan senyuman dan anggukan pada eka,tidak menjawab apa apa apalagi memperkenalkan diri pada eka,eka yang melihat ibrahim begitu dingin akhirnya kembali duduk tegap seperti tadi meskipun masih disamping alika,Eka yang berbisik pada alika namun masih didengar ibrahim.
Eka: "Eh Bos kamu kok dingin banget sih! Kamu betah banget kerja sama dia?"
Alika: "Ssstt jangan bilang begitu,dia orangnya baik banget, Apalagi kalo udah sayang."
Ibrahim tersenyum mendengar penuturan alika,alika membela dirinya dengan bangganya."
Ibrahim: Yaa sudah alika jika kamu sedang bertemanmu nanti aku telfon lagi saat kamu sendirian yaa,Kabari aku jika sudah pulang kerumahmu.
Alika: "Iyaa ibrahim,Baay."
Ibrahim menutup telfon nya,Alika dan eka kembali ngobrol dan bercanda,Alika dan eka begitu sangat bahagia setelah sekian lama baru bertemu.
Alika: "Eka Besok temani aku yuk?"
Eka: Kemana alika!"
Alika: "Ke toko baju,Aku ingin membelikan baju untuk mamaku,Kasian dasternya udah sobek semua."
Eka: "Mmm yaa besok aku temani,Ooh yaa alika Aku waktu itu di periksa sama polisi tauu,Aku takut banget!"
Alika: "Memang kamu habis nabrak orang yaa?"
Eka: "Enak aja! Habis bantu kamu kabur dari rumah!!"
Alika: "Oohh,Emang keluargaku lapor ke polisi?"
Eka: "Iyaahh,Alhamdulillah nya aku gak keceplosan,Dan polisi percaya omonganku."
Alika: "Yaa sudah,Sekarang kan sudah ga dipriksa Gak usah cemberut gitu,Gini deeh besok aku beliin kamu daster juga yaa?" haa haa haa haa haa
Eka: "Enak ajah! Emang aku ibu ibu!"
Obrolan mereka menggema ke tetangga dirumah eka,Mereka sangat menyukai sikap alika yang sopan dan ramah senyum,Tak berselang lama Alika pamit untuk pulang,Jam sudah menunjukan jam satu siang,Karna eka brangkat siang hari ini,Setelah alika pulang makanan kesukaan alika sudah dimasak oleh mama ema,Alika begitu bahagia melihat ada sop kambing dimeja makan.
Alika: "Maaah Mamaa.."
Ema: "Eeh ada apa alika? Kenapa teriak?"
Alika: "Makasih yaahh ma,Sudah masakin makanan kesukaan alika,Jeruk nya ngga beli mah?"
Ema: "Udaah tuh mama lagi peras semua jeruknya!"
Alika: "Yaa sudah,Alika mau mandi dulu yaa mah!"
Ema: "Iyaa sayang."
Alika beranjak ke kamar,Namun ada mata tajam yang memperhatikan nya,dia adalah Hamid,Yaa hamid sangat membenci alika,Karna sudah tidak tahan dengan emosinya hamid pun memancing keributan.
Hamid: "Heh! Sok tajir yaa kamu sekarang! Mentang mentang punya uang banyak!!"
Alika: "Iih bilang aja kamu iri,Karna kamu laki laki tapi nggak bisa apa apa! Iyaa kan?"
Hamid: "Kurangajar kamu alika! Dasar ****** kamu yaa! Kenapa pintu kamarmu dikunci! Haah kenapa?!"
Alika: "Kenapa? Itu kan kamarku.Jadi bebas dong kalo aku kunci,Kenapa? Hah! karna kamu tidak bisa mencuri uangku? Jadi kamu marah marah begini!?"
Hamid: "Kamu yaaah!"
Hamid hendak menampar alika namun kalah cepat dengan tholib yang sudah menahan tangan nya untuk menampar alika.
Tholib: "Kamu itu kenapa hamid! Kenapa sejak alika pulang kamu itu emosi terus Ada apa!"
Alika: "Karna kamarku aku kunci paman,Jadi dia marah, Marah karna nggak bisa mengambil uangku yang bukan hak dia!"
Tholib: "Alika! Jangan bicara sembarangan!"
Alika: "Siapa yang bilang sembarangan! Dulu waktu aku kerja dipabrik aku mengumpulkan uang dicelengan,Dan aku taruh dilemari,Tapi celenganku hilang,Waktu itu aku sempat melihat dia membawa celenganku masuk ke kamar paman,Aku hanya diam saja,Aku pikir mungkin dia butuh uang untuk sekolah,Tapi ternyata tidak,dia memang selalu ingin mengambil uangku!"
Tholib: "Apa benar itu hamid!"
Hamid: "Tidak! Alika fitnah!"
Alika: "Ooh kamu bilang aku fitnah! Sebentar paman Aku ambilkan buktinya dulu!"
Alika memasuki kamar dan mengambil memori cctv nya yang dia simpan di atas pintu dalam kamarnya,Setelah dia mengambil memori itu lalu memasukkan nya di handphone milik alika,Hamid tak menyangka bahwa alika se cerdik itu.
Alika: "Lihat paman! Siapa yang setiap hari berani bolak balik masuk seenaknya ke kamarku! Merasa itu adalah kamarnya,Aku sengaja memasangnya diam diam Agar aku tau siapa yang brani jahil padaku! Selama ini sudah cukup aku sabar,Selama ini aku sengaja diam Tapi dia sendiri yang memancing keburukan dia sendiri!"
Tholib: "Hamid! Mama dan abah nggak pernah mendidik kamu untuk menjadi anak yang hasut pada sodaramu! Kamu itu lelaki bukan perempuan! Yang perempuan semuanya bekerja untuk kebutuhan nya masing masing Tapi kamu? Seperti wanita yang pekerjaan nya dirumah mengintai orang orang yang tidak kamu suka! Dimana otak mu hamid!!"
Ema: "Ada apa sih daritadi ribut terus!"
Alika: "Nggak tau tuh mah,tau tau penyakit gila nya kambuh Jadi seperti itu,Sudahlah aku mau mandi trus makan! Lama lama aku disini bisa gila juga kayak dia!"
Hamid: "Enak aja! Kamu tuh yang gila! Heh alika! Sini kalo brani!"
Alika: "Tuhkan bener dia kambuh gila nya.Kalo orang waras nggak mungkin triak triak nggak jelas! Weeek."
Alika semakin menjadi jika sudah berurusan sama adik dan sepupunya itu,Karna alika tau sodaranya itu memang hasut pada dirinya,Sedangkan hamid masih menahan emosinya,dia gak brani menghampiri alika karna tangan nya ditahan Tholib agar tidak bisa kemana mana,alika kemudian masuk ke kamarnya dan nggak lupa mengunci pintunya,Alika emosi rasanya ingin triak,Akhirnya dia berinisiatif untuk mengirim pesan pada yudi,Bahwa dia sudah pulang kerumahnya Tapi dia lagi lagi kecewa Karna yudi masih saja nggak aktif,mau menghubungi ibrahim rasanya sungkan Akhirnya dia memilih untuk mendengarkan musik dan melupakan makan siang nya,ema yang khawatir karna alika belum makan menghampiri kamarnya tapi pintu kamarnya dikunci.
"TOK TOK TOK TOK"
Ema: "Alikaa..Alikaa kamu belum makan sayaang! Ayo makan duluu!"
Alika tak kunjung menjawab ibunya,ema semakin khawatir, Akhirnya ema bergegas memanggil tholib untuk membangunkan alika.
Ema: "Liib..Alika lib!"
Tholib: "Alika kenapa?"
Ema: "Alika tidak menjawab saat aku ketok pintunya,Aku sudah triak tapi tetap tak ada jawaban!"
Tholib: "Mungkin dia tidur,Biar aku yang bangunkan!"
Ema: "Yaa soalnya dia belum makan dari pagi,Dan ini sudah sore."
Ema yang mengoceh sambil mengikuti tholib dibelakangnya, Namun alika yang dikhawatirkan keluarga nya tengah asik mendengarkan musik menggunakan hetset,Tak tau yang diluar sedang kalangkabut menghawatirkan dirinya."
Tholib: "Alikaa! "Tok tok tok" Alikaa!"
Ema: "Apa kita dobrak saja pintunya?"
Tholib: "Takutnya dia marah jika kita dobrak!"
Ema: "Aku juga takut alika pingsan dikamarnya,Siapa yang akan menolongnyaa!"
Tholib: "Duuh gimana yaa,Ooh yaa Tolong ambilkan kursi! Aku akan melihat nya dulu melalu fentilasi atas!"
Ema: "Yaa sebentar aku ambilkan dulu!"
Ema berlari kecil mengambil kursi dimeja makan,kemudian membawanya ke depan kamar alika,Tholib yang penasaran akhirnya menaiki kursi dan melihat alika melalui fentilasi diatas pintunya,Tholib melihat alika yang sedang posisi tengkurap dan mengayunkan kaki nya naik turun diatas kasurnya pun berubah jadi emosi,Tholib tidak tau alika sedang mendengarkan musik dihandphone nya,Akhirnya tholib teriak memanggil alika melalui fentilasi.
Tholib: "Alikkaa..Heey,Alikaa!"
Alika masih saja tidak mendengarnya,Namun tholib mempunyai ide,tholib tau alika tidak bisa jika dia tidak menggunakan kipas angin jika dikamarnya,akhirnya tholib berinisiatif untuk mematikan stop kontak dirumahnya,tholib melangkah dengan cepat agar alika bisa keluar dari kamarnya.
"Jeglek.."
Alika yang menyadari kipas angin nya mati kemudian beranjak dari kasurnya,Alika penasaran kenapa kipas angin nya mati, Alika mencoba mencabut kabel dan memasangnya lagi,Alika baru tau bahwa dirumahnya mati lampu,Tholib dan ema sudah berada didepan pintu kamar alika.
Alika: "Loohhh kok kipas angin nya mati sih! Apa sudah rusak yaa,Duuh ada ada saja sih! Oooh apa mungkin mati lampu kali yaa? Coba aku cek keluar."
Tanpa sadar alika yang masih menggunakan hetset membuka pintu kamarnya,Begitu terkejutnya alika saat membuka pintu kamarnya sudah ada ema dan tholib sedang meradang.
"Ceklek ceklek."
Alika: "Astaghfirullah! Paman dan mama sedang apa disini?"
Alika bingung kenapa wajah mereka terlihat marah sekali,Apa salah alika,Tholib yang melihat alika menggunakan hetset akhirnya melepaskan hetsetnya ditelinga alika sambil menasehatinya.
Tholib: "Lain kalii Jika ingin mendengarkan musik usahakan jangan mengunci pintu! Lihat mamamu yang khawatir karna kamu belum makan dan mengira kamu pingsan didalam!"
Alika: "Hehehehe Aku nggak denger,Aku lagi dengerin musik."
Ema: "Alikkaaa..." Ema sambil menjewer telinga alika.
Alika: "Adduh duh duh duh duh Mah sakit mah,Iya mah alika janji ga diulangi lagi mah,lepasin mah sakit mah."
Alika mengusap ngusap telinganya karna panas habis dijewer.
Ema: "Kamu tuh kebiasaan bikin mama kesel! Sana makan! Ini sudah asar! Mau makan jam brapa kamu!"
Alika: "Iyaaa iyaa Gak harus jewer juga kan maa,Sakit taauu!"
Tholib: "Dasar anak bandel.Ayo cepat makan! Kalo nggak mau makan biar paman yang suapi sampe habis satu panci!"
Alika: "Yaa jangan doong,Alika bisa makan sendiri Paman iih, Jangan bikin alika takut dong!!"
Tholib: "Yaa sudah ayo makan! Jangan diulangi lagi yaah!"
Alika: "Iyaa.."
Ema: "Yaa sudah Mama mau mandi dulu yah? Makan yang banyak!"
Alika: "Iyaa mah."
Alika kemudian makan dengan lahapnya sampai habis tiga piring nasi,Alika makan dengan rakusnya,Yang lain sibuk mengerjakan tugasnya masing masing,setelah makan alika beranjak kembali ke kamarnya,Waktu sudah hampir magrib, Dirumah kakek pun sepi karna masing masing melaksanakan ibadah dikamar nya,Namun alika malah sibuk mencari channel tv yang ia sukai, Karna alika sedang dalam fase menstruasinya,Alika bahagia Karna keluarganya sudah tidak terlalu banyak menuntut pada dirinya.
...****************...
BERSAMBUNG
Bonus casual foto Alika
ALIKA