NovelToon NovelToon
Menikah Dengan CEO Amnesia

Menikah Dengan CEO Amnesia

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:877.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: Anarita

Warning: Mengandung unsur bucin tingkat tinggi. (Cara baca agar nyaman adalah klik layar, tekan agak lama sampai tulisan keluar semua.


Ini bukan cerita dipaksa menikah.

Semua wanita di bumi ini pasti ingin menikah dengan orang yang sangat ia cintai, bukan?

Tapi ...

Pernahkah kamu pura-pura mencintai dan akhirnya menikah dengan seorang pria asing? Demi membantu menyelamatkan hidup seseorang yang tidak kamu kenal sebelumnya.

Lalu akhirnya kamu jatuh cinta ...

Saat semuanya kamu anggap bahagia ...

Tiba-tiba semua itu lenyap, berganti dengan ratapan hati yang tiada henti.


Cinta menjadi benci.

Apakah rasa cinta mereka dapat tumbuh lagi?

.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anarita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18

Alan melangkah lagi ke atas ranjangnya. Lalu duduk bersandar di sandaran tempat tidur.
Kirana
Kirana
Hei! *Kirana teriak.
Tuan Muda Alan
Tuan Muda Alan
Aku mau makan... *Alan tersenyum.
Kirana
Kirana
Ya sudah makan. Aku sudah membawa makananmu ke kamar.
Tuan Muda Alan
Tuan Muda Alan
Aku hanya mau makan jika istriku yang menyuapinya.
Kirana
Kirana
Alaaaaaaann.... *Mendesah lemah.
Akhirnya Kirana mengalah.
Ia membawa semangkup sup dan duduk samping Alan.
Kirana
Kirana
Satu bulan Kirana, kamu harus tahan. *Berbicara dalam hati.
Kirana mulai menyuapi dengan hati-hati dan lemah lembut. Memang pembawan gadis itu selalu kalem.
Tuan Muda Alan
Tuan Muda Alan
Enak sekali. Apakah ini masakanmu?
Kirana
Kirana
Jangan bercanda, Alan. Kau mau menghinaku ya.
Tuan Muda Alan
Tuan Muda Alan
Sedikit asin, memang.
Kirana
Kirana
Aku tidak bisa memasak, wajar jika rasanya aneh.
Tuan Muda Alan
Tuan Muda Alan
Tidak masalah. Asalkan itu Kirana yang memasaknya. Semuanya akan terasa enak di lidahku. Terima kasih. Sayang.
Kirana
Kirana
Bagaimana jika aku memberi racun, akankah masakan buatanku masih enak. *Mendengkus kesal.
Tuan Muda Alan
Tuan Muda Alan
Tentu saja, enak.
Kirana
Kirana
Tapi kamu mati.
Tuan Muda Alan
Tuan Muda Alan
Selama mati di tanganmu. Aku rela... *Alan tertawa.
Tidak terasa makanan sudah habis.
Kirana
Kirana
Aku akan membawa piring ini ke dapur. *Kirana kesal sendiri.
Tuan Muda Alan
Tuan Muda Alan
Tidak usah...! Taruh saja di atas meja. Aku ingin bersamamu.
Kirana
Kirana
Tidak mau...
Tuan Muda Alan
Tuan Muda Alan
Kirana... Menurutlah...
Alan menarik tangan Kirana.
Tuan Muda Alan
Tuan Muda Alan
Ada hal yang ingin ku tanyakan.
Kirana
Kirana
Apa? *Akhirnya Kirana duduk di samping Alan.
Tuan Muda Alan
Tuan Muda Alan
Apakah dulu kita selalu berdebat seperti ini. Apa kamu selalu jutek begitu padaku?
Kirana
Kirana
Iya... *Kirana asal menjawab.
Tuan Muda Alan
Tuan Muda Alan
Kirana... Kenapa aku merasa bahwa hanya aku yang memiliki cinta berlebihan seperti ini kepadamu. Kenapa aku merasa kamu tidak mencintaiku?
Kirana
Kirana
Omong kosong, tentu saja aku mencintaimu.
Kirana
Kirana
Duh, aku lupa kalau aku sedang jadi pacarnya. *Berbicara dalam hati.
Tuan Muda Alan
Tuan Muda Alan
Apa buktinya?
Kirana
Kirana
Aku tidak pernah meninggalkanmu. Itu bukti yang sangat nyata.
Tuan Muda Alan
Tuan Muda Alan
Benar juga, otakku ini terlalu berfikir yang aneh-aneh.
Alan menarik Kirana ke dalam pelukkannya.
Gadis itu sekarang berada di dalam dekapan Alan.
Mereka berbaring di atas ranjang besar Alan.
Dalam keadan berpelukan.
Kirana
Kirana
A ....aa ... apa yang kamu lakukan? *Kirana ketakutan. Seumur hidup ia belum pernah sedekat dan seintim ini dengan lelaki.
Tuan Muda Alan
Tuan Muda Alan
Jangan takut, aku tidak akan melakukan apa-apa sebelum kamu menjadi istriku.
Kirana
Kirana
Tapi, Alan—.
Tuan Muda Alan
Tuan Muda Alan
Aku mengantuk. Bisakah aku tidur di di pelukanmu?
Kirana
Kirana
Tidak mau..
Tuan Muda Alan
Tuan Muda Alan
Ayolah, seminggu ini aku tidak bisa tidur dengan baik. Aku terus memikirkanmu Kirana.
Kirana
Kirana
Baiklah, silahkan tidur... Tuan Muda Alan. *Kirana akhirnya pasrah.
Tuan Muda Alan
Tuan Muda Alan
Terima kasih istriku sayang.
Lalu alan mulai tidur.
Tanpa sadar Kirana juga ikut tidur di pelukan Alan.
Bersambung.
1
❤️ mamah kanay ❤️
Thor kenapa ga di lanjut lagi .....😔
di tunggu up nya Thor......😘😘😘
Novie Yanti
salam kenal kak ana.. aku bru suka smua Dgan karya kk.. semangat sllu /Determined/
doyoongi
thorr up nya ditunggu 😘
doyoongi
astaga baru jg seneng🥲
doyoongi
anjoy🥲
doyoongi
lucu bngt tuan muda
semaumu aja
end macam apa ini lanjut thor
semaumu aja
lanjut please udh satu tahun thor
semaumu aja
chat setory Ter enak yg w baca thor
semaumu aja
malah jd kesenangan Alan mah
semaumu aja
like father like son
semaumu aja
pantes maknya Alan senyum 2
semaumu aja
gmn nggak terpesona betukan alannya gitu
semaumu aja
Kirana perang batin
semaumu aja
Alan belike itu napa sapi nongol mulu
semaumu aja
Karena yg Datang cantik langsung bilang istri ku coba kl Malika yg datang pasti dianggap anak sendiri
Ratna Annalee
kalau mau buat cerita jangan stgh"
Rosa Linda
sangat bagus saya sampai terharu ayo lanjutkan
adèvaa☬
udh end tp end nya kurang memuaskan
Marta Isabela
aku kaget liat karakter nya Alan ternyata Cha Eun Woo idol kuu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!