NovelToon NovelToon
Mom You Are Our Angel

Mom You Are Our Angel

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:3.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: Raquini

'' Rani Marissa ''
Seorang gadis cantik, yang mandiri baik hati.

'' Leonardo Pratama ''
Pria tampan ,pewaris tunggal perusahaan Pratama . sekaligus pria yang menjadi kekasih Rani Marissa.

'' Disa Andini ''
Sahabat Rani yang menyukai Leon, sejak pertama kali bertemu. Ketika Leon diperkenalkan oleh Rani, sebagai kekasihnya. Tapi demi persahabatan mereka , dia menyimpan perasaan itu dalam htinyaa.


Ada sebuah kejadian yang menyebabkan Leon menikah dengan Dissa

Apa kejadian itu?
penasaran ?.
yuk!! bacaa😍😌
jangan lupa like, comen, vote nya yaahh

😍😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Raquini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Leon akhirnya pulang ke rumahnya setelah berbincang-bincang dengan pak Daniel dan ibu Maya. Saat sudah tiba di rumahnya, dia melihat seluruh keluarganya sudah berkumpul. Dari kakek, nenek, ayah dan ibunya. Dia pun bergabung untuk makan malam bersama. Sebenarnya dia sudah makan di rumah kekasihnya, namun karena peraturan keluarganya yang harus makan bersama membuatnya mau tak mau ikut berkumpul.

" Leon, kemari nak. Apakah kau dari rumah Rani hmm?" tanya neneknya.

Leon duduk bersebelahan dengan nenek dan ibunya. Kedua wanita itu sangat mencintai Leon begitu juga dengan kakek dan ayahnya.

" ia nek. Tadi Leon dari rumah Rani." jawab Leon sambil mengambil nasi ke piringnya.

" oohh kapan kalian menikah, aku sudah tidak sabar untuk menantikan kelahiran cicitku." kata kakek Leon diiringi tawa kecil dan mendapat anggukan kepala dari istrinya. Mereka memang sudah sangat ingin menggendong cicit mengingat umur mereka yang sudah semakin senja.

Mendengar itu Leon tersenyum. Dia juga sudah tidak sabar untuk menjadikan Rani ratu dalam hidupnya.

" Kakek dan nenek tenang saja. Jika kami sudah selesai kuliah maka kami akan langsung menikah dan memberikan cicit yang terbaik untuk kakek dan nenek." ujarnya membuat keduanya tersenyum dan menyuruh sang cucu untuk rajin dalam menempuh pendidikannya.

Orang tua Leon memang menerima Rani dan keluarganya tanpa memandang status yang disandang keluarga itu. Mengingat pak Daniel hanya bekerja sebagai pelayan restoran milik Arga dan istrinya pembuat kue. Terkadang jika tidak banyak tugas kuliah membuat Rani membantu ibunya. Dia juga sering promosi kepada teman-temannya dan banyak pula yang memesan.

Setelah acara makan malam selesai, Leon pamit untuk masuk ke kamarnya. Pria itu langsung nelompat dan membaringkan tubuhnya di kasur empuk miliknya sembari menatap langit langit kamarnya. Rasa penasaran akan apa yang terjadi tadi sore kembali menghantui pikirannya. Ada ap dengan Rani sebenarnya. Apakah Rani mempunyai penyakit mematikan? aah... tidak tidak. Apakah Rani akan pindah rumah.aahh... tidak juga... lalu apa? Leon membolak-balikan tubuhnya dengan perasaan gelisah. Pintu kamar Leon yang tidak di tutup membuat ibunya masuk dan menghampiri putra semata wayangnya itu.

" Leon... kamu kenapa?" tanya ibu dengan lembut saat sudah duduk di atas tempat tidur.

Leon bangun dan duduk berhadapan dengan ibunya. Dia melihat wajah yang sangat mirip dengannya itu.

" Leon gakpapa maa." ujar Leon sambil berusaha tersenyum di depan ibunya.

" Jangan berbohong sayang. mama udah tau sifat kamu. Jadi jangan sembunyiin apapun dari mama." ucap ibu sambil membelai kepala Leon.

Leon menarik napasnya perlahan lalu mengembuskannya.

" Rani mah, Leon gak tau kenapa sifat Rani tiba-tiba kayak beda gitu ma. Dia minta Leon nemenin dia 1 minggu ke depan, Leon takut terjadi sesuatu dengan Rani ma." ucapnya cemas.

Ibu Nani tersenyum dan menggenggam kedua tangan putranya

" Leon... mama tau kamu sayang sama Rani. Menurut mama yaa.... Kamu itu harus selalu berpikir positif, kali aja Rani ingin memberikan kamu sedikit kejutan." ujar Ibu. Leon mengangguk paham.

" Dan mama harap kamu menjaga Rani. Jangan melakukan hal yang belum boleh kalian lakukan. Sampai tiba waktunya nanti." ujarnya menasehati. Leon mengiyakan perkataan ibunya dan setelah itu bu Nani mencium kening putranya dan setelah itu keluar dari kamar putranya.

Ketika Leon hendak masuk ke kamar mandi untuk membasuh tubuhnya. HP miliknya berbunyi. Ternyata Arga dan Dito datang ke rumahnya dan mengatakan jika mereka sudah berada di depan pintu dan sudah menekan bel, tapi tidak ada yang membuka pintu. Mungkin pembantunya masih membereskan sisa makanan di dapur pikirnya. Leon menuruni tangga dengan berlari kecil dan langsung membuka pintu. Di sana Arga dan Dito sudah berdiri dengan tatapan kesal ke arah Leon karena mereka tau pasti Leon yang akan membuka pintu. Leon sampai bergidik melihat tatapan kedua sahabatnya itu padanya.

" masuk guys " serunya pada keduanya. Arga dan Dito langsung masuk dan meninggalkan Leon mematung di ruang tamu. Mereka menuju ke kamar Leon. Mereka sudah bersahabat lama jadi maklum rumah sahabat sudah di anggap rumah sendiri. Leon menggeleng kepala dan menutup pintu dan menyusul kedua sahabatnya.

Di dalam kamar

" Eehh tugas yang dari Pak Ricard udah di kerjain blom?" tanya Leon. Pikirannya langsung mengingat kejadian beberapa waktu lalu saat Dito yang lupa mengerjakan tugas dan di hukum oleh dosen kiler menurut mereka Pak Ricard. Dosen yang di paling di takuti di kampus itu.

" ini kita dateng kesini yaa mau ngerjain lah." ketus Dito. Dia masih kesal karena Leon yang lama membuka pintu. Pendendam orangnya. hihihi.

" Santuy broo." kata Leon. " gue tadi tuh udah mau mandi trus sebelum itu gue ngobrol dulu sama nyokap gue. Mungkin pas lo tekan bel yaa otomatis gue gak denger dong" tambahnya membela diri.

Dito pun tidak marah lagi dan setelah berbincang-bincang sebentar Leon akhirnya mandi dan mereka mulai mengerjakan tugas di temani dengan kue-kue kering yang di antar oleh pembantunya.

Jarum pendek sudah menunjuk angka 12 sedangkan jarum panjang di angka 5 yang artinya 5 menit lagi setengah 1 pagi.

Mereka akhirnya menggerakan tubuh akibat tugas yang membuat otak bekerja keras. Lalu mengobrol lagi sebentar dan tepat pukul 03:00 mereka memutuskan untuk beristirahat.

1
Ainnun Ari
cerita nya bagus cuma agak bingung soal nya gaada kisah awal yg di lalui rani sampai bisa hamil bikin pusing
Ruth Humapi
msi lebih bgus viktor jdian sma Rani karna dia ada rasa mnyesal d bandingkan si leon
Ruth Humapi
seorang sahanat tega skli
Rahma
novel teraneh yg pernah saya baca🤣
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Maen kuda²n yg benar saja thor, nondi kan bukan bocah di bawah umur 5th,dia dah tamat SMP....halu sih halu
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Karmanya uwaww ini
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
setidaknha karma berlaku untuk si licik 🤗
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Gak asyik langsung di sosor tp diam saja, malarh sih tpi tdk bertindak 🤮
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Astahfirullah, ini novel paling biadab pemeran laki²nya sampai nyiksa perempuan yg tak bersalah seperti itu....😡😡
Wahyu Beceng
tu cwo biadab bgt. tgu pembalasan rani. krma msi berlaku ya thor
Praised93
sudah 2thn masih di box bayi?
Endang Supriyati
semoga leo sama disana dapat krama ya thor
Siti Fatimah Fatimah
Minggu kok sekolah
Siti Fatimah Fatimah
kenapa g tinggal bareng sih
Siti Fatimah Fatimah
salah besar nih
Yunia Abdullah
bingung SM s Leon ITU msih mau az ngegarap s disa kan s Leon prnah blng msih cinta s rani
Yunia Abdullah
s nindy lebay bnget kya anak umur dua taun az
Yunia Abdullah
hajar s disa depan blakang
Yunia Abdullah
knp s Viktor GA puny pendruan ya mau mnyerah krn liat video s leon
Yunia Abdullah
crita y GA beraturan bgtu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!