NovelToon NovelToon
Masuk Ke Tubuh Selir Terlupakan

Masuk Ke Tubuh Selir Terlupakan

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Mengubah Takdir / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:8.8k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Elara terjebak dalam novel–bukan sebagai pahlawan, bukan juga sebagai penjahat, melainkan selir yang bahkan namanya kerap terlupa.

Lebih dari itu, ia adalah orang yang hanya ingin hidup tenang, bermalas-malasan, bahkan terlalu malas untuk melafalkan dialog yang ditetapkan untuknya.

Oleh sebab itu, sebagai tokoh pendukung yang bangkit dari kematian, ia tak berniat menuntut balas? Ia memilih tak ikut campur sedikit pun.

Namun, bagaimana jika alur malah berbalik dan membuatnya menjadi tokoh utama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

“Kau tidak sedih?” tanya Lucian pelan, melangkah lebih dekat. “Mereka adalah keluargamu.”

Elara menatap mata Lucian. Untuk pertama kalinya, tatapannya tidak malas. Tatapannya tajam, tenang, dan sangat tua.

“Yang Mulia,” ucap Elara lembut. “Keluarga yang mencoba membunuhmu dan menggunakanmu sebagai alat bukanlah keluarga. Mereka hanya rekan bisnis yang gagal. Dan dalam bisnis, kalau rekan bisnismu mencoba menipumu, kamu lapor pada polisi.. eh, pada Kaisar.”

Elara kembali ke mode malasnya, bahunya turun. “Sekarang, kalau Yang Mulia tidak keberatan, saya mau kembali ke kasur. Menghadapi keluarga toxic membakar lebih banyak kalori daripada mengurus pajak provinsi selatan.”

Lucian menatap punggung Elara yang berjalan tertatih-tatih keluar dari paviliun.

Ia menyadari satu hal yang sangat berbahaya. Ia tidak hanya tertarik pada kecerdasan Elara. Ia jatuh pada cara wanita itu melindungi dirinya sendiri dengan ketidakpeduliannya.

“Nira,” panggil Lucian pada pelayan yang masih berdiri kaku di sudut.

“Y-Ya, Yang Mulia?”

“Mulai besok, Paviliun Matahari Terbit akan diperluas. Tambahkan sayap baru di belakang. Pastikan dindingnya tebal, kedap suara, dan kasurnya.. beli yang paling empuk di seluruh benua.”

Nira membungkuk dalam. “Hamba laksanakan, Yang Mulia. Tapi.. hamba boleh tahu untuk apa?”

Lucian menatap arah perginya Elara, senyum tipis kembali menghiasi bibirnya.

“Untuk memastikan tidak ada satu pun orang di dunia ini.. Baik itu racun, menteri, atau keluarga bangsawan yang bisa mengganggu tidur Selir Elara lagi.”

Di luar paviliun, Elara tiba-tiba bersin lagi.

“Aduh,” gumamnya sambil menggosok hidung. “Kali ini pasti Kaisar yang lagi merencanakan sesuatu yang merepotkan. Aku bisa merasakannya dari sini. Nira! Siapkan camilan! Kita butuh energi untuk menghadapi lembur besok!”

***

Kasur baru itu adalah sebuah kesalahan.

Elara menyadari hal ini tepat tiga detik setelah ia merebahkan tubuhnya di atasnya. Kasur lama sudah cukup empuk, tapi kasur baru ini.. ini bukan kasur. Ini adalah awan yang dipadatkan, dibalut sutra, dan diberi kutukan yang membuat siapa pun yang menyentuhnya kehilangan semua ambisi hidup.

“Nira,” gumam Elara. Suaranya teredam oleh selimut tebal yang sudah ia gulung hingga menutupi seluruh tubuhnya, menyisakan hanya sebuah lubang kecil untuk hidung dan mulut.

“Y-Ya, Yang Mulia?” Nira berdiri di samping tempat tidur, memegang nampan berisi potongan buah melon yang sudah dikupas dan dipotong dadu.

“Masukkan anggur ke mulutku. Tangan saya berat. Kasur ini sepertinya sedang mencoba mencerna saya.”

Nira dengan sigap menusuk sebuah potong buah dengan garpu perak dan menyuapkannya ke lubang di selimut. “Yang Mulia, Kaisar baru saja mengirim pesan. Beliau akan datang ke paviliun siang ini untuk membahas… eh, ‘konsep pemisahan aset keluarga dan individu’ yang Yang Mulia sebutkan kemarin.”

Elara mengunyah melonnya dengan malas. “Katakan padanya saya sedang dalam koma melon. Saya tidak bisa diganggu.”

“Tapi Yang Mulia, Putri Mahkota Aurelia sedang di ruang tunggu. Beliau.. beliau meminta audiensi darurat mengenai penangkapan Tuan Julian Clervant.”

Elara langsung berhenti mengunyah.

Ia menarik selimutnya turun sedikit, memperlihatkan satu matanya yang menatap Nira dengan tatapan datar. “Putri Mahkota ada di sini? Di paviliunku? Jam berapa? Kenapa dia tidak diundang ke pesta tehku yang fiktif?”

“Beliau datang tiba-tiba, Yang Mulia. Dan beliau membawa serta dua orang pendeta dari Gereja Matahari. Suasananya.. agak mengintimidasi.”

Elara menghela napas panjang, sebuah napas yang mengandung seluruh kekesalannya terhadap orang-orang yang tidak menghargai work-life balance.

“Bantu aku duduk. Sandarkan bantal di belakangku. Dan tolong pastikan wajahku tidak terlihat seperti bantal yang ditinju. Jika Putri Mahkota ingin bermain politik tingkat tinggi, setidaknya aku harus terlihat seperti sedang menganggur dengan elegan, bukan seperti baru saja bangun dari tidur siang yang buruk.”

1
Wega Luna
disini elara harus mematuhi peraturan novel kah? lah kalo emang gitu ngapain harus dihidupkan lagi di novel ? kan aneh sudah ditime travel eh GK boleh ngerubah alur ceritanya,🙏
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
Wega Luna
ternyata yg gelap itu putri mahkota aurelia sendiri🤣🤣🤣🤣🤣apa pendetanya buta semua yh,,,,wahai dewa matahari tunjukkan kuasamu untuk menghukum si aurelia gelap ini
Wega Luna
sederhana jawabannya dari awal kamu masuk ke tubuh ini seharusnya sudah berfikir dampak nya jika berbeda jiwa dan berbeda sifat ,kamu memilih menjadi diri sendiri tapi tidak berfikir dampaknya, jawab saja saya dihidupkan dewa lagi
Ray
🤣🤣🤣
Ray
🤭🤭🤭
Wega Luna
yg mau gimana lagi ,kamu sendiri lebih mentingin tidur daripada waspada , setidaknya harus bisa jaga diri apalagi hidup di kerajaan.
Ray
🤣🤣🤣
Ray
😄😄😄😄😄
Wega Luna
🤣🤣🤣🤣🤣GK takut gemuk kah nih anak makan tidur makan tidur GK aktivitas lain gitu
Wega Luna
akhirnya nira sekarang naik tingkat menjadi asisten pribadi elara sudah bawa buku dan pena kemana mana🤣🤣🤣🤣🤣🤣, mencatat hal hal random ,jadi ingat pertama kali jadi sekertaris🤣🤣🤣🤣diajak bos rapat atau ketemu klien harus ada memo pad dan stylus pen🤣🤣🤣jadi kebiasaan sampai sekarang,malah sekarang pake iPad 🤣🤣🤣dan kebiasaan itu nurun ke anak anak ku🤭🤭
Wega Luna
lucian itu kosakata bahasa modern,,,sebagai orang jaman purba kamu tidak akan paham🤣🤣🤣🤣🤣
Wega Luna
ayo digas elara,,,, keluarga mu itu perlu diberi kursus privat sedikit🤣🤣🤣🤣
Rina Yuli
gitu donk thor kalau punya cerita yang sering kocaknya biar kagak stres 🤭🤭🤭🤭
Wega Luna
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 kayaknya nanti sampai ending kalo kocak gini seru banget loh no drama drama ,selir elara harus pintar ngedrama biar lucian panjang umur kasian stress mikirin haremnya🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Wega Luna
ayo elara,,,kita bully selir badut ini🤣🤣🤣🤣🤣 tunjukkan kekuatan mu
Wega Luna
mantap ,👍👍👍ayo elara ajari mereka yg namanya perekonomian, pembukuan,dan bisnis 🤣🤣🤣🤣🤣
Wega Luna
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣itu adalah pelajaran pembukuan sederhana versi anak smk,,,,,lucian 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Wega Luna
lebih cocok jadi penasehat kerajaan daripada selir🤣🤣🤣🤣🤣
👑Lenny💣
Di tunggu kepanjutan nya, semangat kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!