NovelToon NovelToon
Sang Pembantai Dewa

Sang Pembantai Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Anak Genius
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: Sarmadi

👉KHUSUS CERITA SANTAI‼️

"BANGKIT TANPA DANTIAN!!
Pemuda jenius terlahir tanpa dantian. di hina dan di hianati. pada suatu hidup dan mati ia baru menyadari diri nya telah merubah jantung di dada nya hingga menjadi jantung abadi. semua itu karena tekat nya hingga membuat rasa takut yang menghiasi hidup nya menjadi Entitas yang tidak berbentuk. hingga menyatu dengan jantung di dada nya. membuat jantung itu dikenal sebagai jantung dao yang tak terhancurkan,
kini jantung dao yang tak terhancurkan itu menggantikan dantian yang tidak ia miliki, dengan jantung dao yang tak terhancurkan, dia mampu bangkit dengan menginjak lautan darah musuh yang menghalangi jalan menjadi yang tak terkalahkan.

👉👉Tolong baca dulu sampai 10 bab, jika tertarik terimakasih. jika tidak pun terimakasih telah membantu karya ini meski tidak sebaik yang lain 🙏🙏🙏 Saya doakan kalian pada sehat, Amiin

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarmadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 17 kemarahan seorang anak

Seketika suasana yang pada awalnya riuh kini hening mencekam.

Yang terdengar hanyalah suara serak tangis Yefan yang tersendat-sendat, seolah seluruh kesedihan yang selama ini ia tahan akhirnya tumpah tanpa bisa dibendung lagi.

Tuan Muda Jiun Yi yang sedari awal menyaksikan semua itu dibuat ketakutan saat melihat teknik aneh Yefan.

Ia bisa merasakan dari korban yang terhapus bahwa eksistensi aneh yang tidak terlihat itu benar-benar mengerikan.

bahkan mampu menghapus keberadaan seseorang dari muka bumi hingga tidak dapat bereinkarnasi.

Seandainya tadi ia tetap bersikeras tidak mau menjadi budak Yefan dan terus melanjutkan pertempuran sebelumnya dengan pemuda itu...

mungkin saat ini dirinya sudah menjadi ketiadaan tanpa kesempatan untuk reinkarnasi.

Awalnya Jiun Yi memang bersedia menjadi budak yefan hanya semata untuk selalu berada di dekat Yefan. Selain untuk menyelamatkan adiknya, ia juga ingin mempelajari teknik-teknik aneh milik pemuda tersebut secara diam-diam.

Namun setelah melihat teknik yang baru saja digunakan Yefan...

Jiun Yi benar-benar kebingungan.

Teknik itu sudah berada di luar batas pemahamannya.

"Kurang ajar!"

"Kurang ajar! Beraninya Anda membunuh Tuan Muda Bai We!"

Teriakan itu tiba-tiba memecahkan kesunyian.

Seketika suasana kembali riuh.

"Bunuh dia!"

"Bunuh dia!"

"Jadikan dia seperti wanita pendosa itu!"

Teriakan demi teriakan kembali terdengar dari kerumunan.

Namun tepat setelah salah seorang dari mereka selesai mengucapkan kata wanita "pendosa...

Tubuhnya tiba-tiba membeku.

"Apa..."

Wajahnya berubah pucat.

Hal yang sama seperti yang terjadi kepada Tuan Muda Bai We kini terjadi padanya.

Tubuhnya perlahan mulai memudar.

"Apa ini..."

"Kekuatan macam apakah ini?!"

"Aaaaaakkkkk!"

"Tidak! Selamatkan aku!"

"Selamatkan aku!"

"Di mana penjaga Keluarga Yujin?!"

Ia berteriak panik ketika melihat tubuhnya perlahan terhapus.

Ia mencoba mengerahkan seluruh kemampuan nya.

Namun tidak ada gunanya.

Tubuhnya tetap memudar sedikit demi sedikit.

BOOM!

Tepat ketika tubuhnya hampir terhapus sepenuhnya, sebuah aura kuat tiba-tiba melintasi kerumunan dan menyelimuti tubuh pria tersebut.

Melihat dan merasakan aura yang mendominasi itu, wajah pria tersebut perlahan menunjukkan sedikit kelegaan.

"Selamat... aku..."

Namun senyum di wajahnya segera menghilang.

Karena meskipun aura tersebut telah menyelimuti tubuhnya...

itu semua tidak dapat mencegah tubuhnya untuk terhapus.

"Apa..."

"Tidak..."

"Bagaimana mungkin?!"

Jelas sekali orang yang berusaha menyelamatkan dirinya hanya melakukan usaha yang sia-sia.

"Akhhhh!"

"Tidak! Mohon ampuni aku!"

"Selamatkan aku!"

Ia kembali berteriak histeris.

Ia tidak ingin mati.

Dirinya adalah seorang tuan muda yang memiliki masa depan yang cerah.

Bagaimana mungkin ia menerima kematian seperti ini?

Ia meronta-ronta sekuat tenaga.

Namun semua itu sia-sia.

Tubuhnya terus terhapus dengan cepat.

Hingga pada akhirnya...

yang tersisa hanyalah suara jeritan dan permintaan tolong yang terus menggema ke segala arah.

"Hm..."

"Menghapusnya dari muka bumi tanpa bisa bereinkarnasi."

Suara seseorang terdengar pelan, namun justru membuat seluruh orang yang mendengarnya semakin terkejut.

Seketika kepanikan mulai menyebar di antara kerumunan.

"Siapa dia?"

"Dia pasti monster jenius!"

"Monster macam apa yang memiliki teknik seperti itu?"

Teriakan dan bisikan kembali terdengar.

Namun tiba-tiba seseorang teringat sesuatu.

"Oh tidak..."

"Sebelumnya dia mengucapkan kata "ibu" kepada wanita pe..."

Belum sempat ia menyelesaikan ucapannya, tubuhnya tiba-tiba bergetar hebat.

Karena tepat ketika ia hendak mengatakan kata "pendosa...

eksistensi tak kasatmata itu seketika menyelimuti tubuhnya.

"A-aku..."

Wajahnya pucat pasi.

Ia langsung terjatuh terduduk di tanah.

"Tidak..."

Untung saja ia masih sempat menghentikan ucapannya.

Tubuhnya gemetar hebat.

"Untung saja..."

"Aku berhati-hati."

Namun hal itu justru membuat seluruh orang di tempat tersebut semakin panik.

Tidak ada seorang pun yang berani sembarangan berbicara.

Wuuuusssss!

Tepat ketika semua orang sedang di landa kepanikan apa yang harus di lakukan, sebuah aura kuat tiba-tiba melintasi udara dari balik pepohonan besar yang rindang tidak jauh dari tempat itu.

Aura tersebut melesat dengan cepat menuju Yefan.

Ketika melihat siapa yang datang, orang-orang yang sebelumnya dilanda kepanikan perlahan kembali tenang.

"Itu Tetua Yan Feng!"

"Paman ketiga Tuan Muda Yulin Zou!"

"Dan Tuan Muda Yu Nan Zili, adik Tuan Muda Yulin Zou!"

Teriak salah satu dari kerumunan sambil memberi hormat.

"Salam, Tetua Yan Feng!"

"Salam, Tuan Muda Yu Nan Zili!"

Sementara itu, seorang pria tua telah berdiri di udara.

Tatapan dinginnya tertuju kepada Yefan.

Sejak awal ia memang telah mengamati Yefan yang membuat kekacauan di tempatnya.

Namun setelah mendengar laporan dari orang-orang di bawahnya, wajahnya seketika berubah murka.

"Tetua, mohon tetua yang Mulia membunuh orang itu!"

"Dia adalah putra dari mayat itu yang selama ini sedang diburu oleh Keluarga Yujin!"

Mendengar hal tersebut. seketika membuat niat membunuh yang keji terpancar dari tubuh Panatua Yan Feng.

"Bunuh dia, Paman!"

Yu Nan Zili yang berdiri di sampingnya juga segera berteriak.

Jelas sekali kebencian terhadap pemuda bermarga Ye di hadapannya telah meresap hingga ke tulang.

Tentu saja orang yang berada di balik penyiksaan terhadap ibu Yefan selama ini tidak lain adalah Tetua Yan Feng.

Semua itu dilakukan untuk memberikan peringatan kepada siapa pun yang berani mengusik Keluarga Yujin.

"Ibu..."

Yefan yang sedari tadi menangis masih menundukkan kepalanya.

Ia menyalahkan dirinya sendiri.

Pikirannya kembali teringat mengenai keberangkatannya untuk mendapatkan Teratai Hitam Tujuh Daun.

Ransel berisi roti yang dibuat ibunya selama dua hari.

Dan kata-kata ibunya sebelum ia pergi.

Ibu menunggu pulang.

Kalimat itu terus terngiang-ngiang di telinganya.

Seolah-olah itulah kata-kata yang paling menusuk jauh ke dalam jiwanya.

Namun ketika Yefan mendengar nama Yan Feng...

dan nama Yu Nan Zili yang bermarga Yujin...

emosi yang sejak tadi terpendam di dalam dadanya seketika meledak.

"Yu Nan Zili..."

"Yan Feng..."

Suara Yefan terdengar serak.

Ia perlahan mengangkat kepalanya.

Pupil matanya yang memerah menatap tajam ke arah mereka.

Air mata masih terus mengalir dari sudut matanya.

Namun kali ini...

tidak ada lagi kesedihan di dalam tatapannya.

Yang tersisa hanyalah amarah.

BOOOOMMMM!

Aura pembantaian hitam pekat yang mengerikan tiba-tiba menyeruak dari tubuh Yefan ke segala arah.

Langit dan bumi seketika menjadi gelap.

Aura Yin hitam yang sangat pekat menyelimuti seluruh tempat.

Para kultivator yang tidak sempat bersiap langsung terkorosi oleh aura tersebut.

"Akhhh!"

"Tidak!"

"Tidak, lepaskan aku!"

Tubuh beberapa orang mulai terkorosi.

Kulit mereka perlahan meleleh di bawah pengaruh aura Yin hitam pekat tersebut.

"Tidak...!"

"kau Lebih kejam daripada iblis!"

Lebih kejam. teriak mereka histeris.

Suara ratapan menggema ke segala arah. namun yefan sama sekali tidak mengindahkan teriakan mereka.

Melihat aura mengerikan yang terpancar dari tubuh pemuda di hadapannya, Tetua Yan Feng mengerutkan alis.

Tanpa ragu ia segera mengeluarkan kekuatannya dan membentuk pelindung yang menyelimuti dirinya dan Yu Nan Zili, serta beberapa bawahan yang berada di belakangnya.

Barulah aura pembantaian Yefan dapat dinetralisir.

Tentu saja Sebagai Tetua Yan Feng yang telah berada di Alam Roh tahap awal, ia sama sekali tidak gentar hanya karena aura pembantaian dari seorang bocah yang berada di alam trasenden.

Namun yang membuatnya terkejut adalah...

bagaimana mungkin pemuda yang baru berada di Transenden tahap awal mampu mengeluarkan aura pembantaian yang kekuatannya bahkan telah mendekati Transenden tahap puncak?

Belum lagi teknik anehnya yang tidak dapat diprediksi.

Pemuda ini...

sungguh seorang jenius.

"Sayangnya..."

kau telah menyinggung keluarga yujin kami.

Tatapan Yan Feng menjadi semakin dingin.

"Mengusik monster jenius memang memiliki risiko."

akan tetapi. apa itu kata jenius jika tidak memiliki latar belakang..

" kau, Seorang pendosa!"

"Beraninya kau membunuh pewaris Keluarga Yujin-ku!"

Suara Yan Feng menggelegar penuh amarah ketika ia kembali mengingat keadaan tubuh Yulin Zou dengan kepalanya yang hancur.

BOOOOMMMM!

Aura dari Alam Roh tahap awal yang mengerikan seketika menyeruak ke segala arah.

Aura tersebut langsung bentrok dengan aura pembantaian Yefan.

BOOM!

Saat kedua aura bertabrakan, ledakan hebat langsung terjadi.

Tubuh Yefan terdorong mundur berkali-kali.

Kedua kakinya menyeret tanah, meninggalkan dua bekas telapak kaki yang panjang di permukaan tanah.

Namun Yefan tetap berdiri.

dengan Wajah yang tanpa ekspresi menatap panatua Yan Feng tanpa gentar meski ia telah berada di alam roh tahap awal..

Tentu saja itu semua di sebabkan oleh rasa takut yang selama ini selalu mengiringi kehidupan nya yang telah Menjadi sebuah entitas tak berbentuk.

sehingga di dalam hidup nya ia tidak memiliki rasa takut lagi seperti manusia pada umum nya.

Bahkan jika dunia di hadapannya terbalik sekalipun, ia tidak akan takut.

Apalagi terhadap mereka.

Yefan tahu dengan jelas bahwa lawannya berada di Alam Roh tahap awal.

Dan dengan kekuatannya saat ini...

mengalahkan seorang kultivator Alam Roh tahap awal masih merupakan sesuatu yang sangat sulit.

Namun kali ini...

ia tidak berniat mundur.

Karena orang yang berdiri di hadapannya adalah salah satu orang yang telah membuat hidup ibunya berubah menjadi neraka.

Bersambung. ,,,

1
Fajar Fathur rizky
jika yefan sudah kuat bikin yefan bantai kaisar tianming jadikan tubuh kaisar tianming jadi boneka agar dia tidak bisa beristirahat dengan tenang bikin juga sebelum mati kaisar tianming melihat Kekaisaran hancur karena tindakannya yang bodoh karena melindungi yujin hao yang tidak berguna itu
Fajar Fathur rizky
cepat bantai komandan xueyin dengan cara paling kejam ambil jiwanya
Fajar Fathur rizky
cepat bantai xueyin dengan cara paling kejam ambil tubuhnya jadikan boneka perang jika yefan sudah kuat bantai kaisar itu beserta keluarganya dengan cara paling kejam bikin kaisar itu menyesal menolong yujin hao
Fajar Fathur rizky
cepat bikin yujin hao mati dengan cara paling kejam pajang tubuhnya yang tidak bernyawa
Fajar Fathur rizky
cepat bantai klan yujin sampai ke akar akarnya bikin patriark klan yujin memohon kepada yefan jangan libatkan klanya bikin yefan tidak perduli
Farhan Sadewa
lanjut
Farhan Sadewa
👍
Farhan Sadewa
💪
Ed Troivan
plagiat kau
Rozer Cros: diam Diam diam, 🥹
total 3 replies
Fajar Fathur rizky
bikin yefan jadi alkemis tingkat tinggi yang mana kaisar tianming sendiri harus berlutut dan memberi hormat bikin nanti yefan bantai klan yujin dan hancurkan kaisar itu beserta keluarganya kaisar itu
Fajar Fathur rizky
cepat bikin yefan bantai jendral
Rozer Cros
mksh kk ketitik nya.
aku cuma mau jelasin. ini karya hasil Kranggan ku sendiri kk, dan ga PP kalo KK ga percaya juga. dan terimakasih atas dukungan nya untuk karya ini meski tidak sebaik yang lain. 🙏🙏
Feri: itu buzzer,jangan di liat komenannya,abaikan saja
total 5 replies
Ed Troivan
Author plagiat, ngga bakal ditamatin
Ed Troivan
Pasti ini karya plagiatmu lagi author tolol, kau bisa-bisanya menerjemahkannya lalu kau ubah nama tokoh-tokohnya makanya nggak kau lanjut novel Sang Penakluk... 👍
Rozer Cros: terima kasih kk udah dukung karya ini meski tidak sebaik yang lain. semoga sehat selalu kk
total 1 replies
Ed Troivan
kok rantaul
Ed Troivan: nggak bertanggung jawab lu Thor
total 4 replies
Protocetus
jika berkenan mampir ya ke novelku Remontada
Fajar Fathur rizky
nanti bikin yefan bantai keluarga yunjin dengan cara paling kejam dan sadis
Fajar Fathur rizky
cepat bantai yanfeng bikin ranah kultivasi yefan langsung naik ke ranah yang lebih tinggi dari ranah yanfeng
Farhan Sadewa
gereget BNR lihat tingkah laku Yulin zou ini 🤭
Ed Troivan: Author tolol
total 1 replies
Farhan Sadewa
membuat penassran
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!