Xan Yiran adalah polisi bagian kriminal, suatu ketika dia berhadapan dengan kelompok gengster. Apesnya Yiran tertembak oleh ketua gangster itu, kemudian dia terbangun di dunia yang berbeda, dunia zaman kerajaan. Yiran reinkarnasi ke tubuh ratu bodoh yang selalu di permainkan oleh orang orang yang ada di kerajaannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hukuman untuk selir Xima.
Deg..
Deg..
jantung selir Xima berdebar begitu kencang, dia sangat kebingungan ketika tabib mengatakan berapa usia kandungannya.
"Bohong! itu bohong yang mulia! tabib berkata bohong! saya tidak hamil tiga bulan, saya hamil enam bulan!" seru selir Xima.
"Apa yang hamba katakan benar yang mulia Ratu, usia kandungan selir masih tiga bulan." kata tabib.
Para menteri sayap kiri terus menyalahkan tabib yang memeriksa Xima, mereka menyudutkan tabib itu dan terus mengatakan kalau tabib sudah berdusta. Menteri Wang menarik tubuh tabib dan hendak memukulnya, namun Chang-yu langsung mengangkat tangannya dan memberi perintah kepada menteri Wang Ji-bai untuk menghentikan kekerasannya.
"Kasim, tolong berikan surat ini kepada menteri Wang." minta Chang-yu.
Kasim kemudian memberikan beberapa lembar kertas kepada menteri Wang Ji-bai, pria itu kemudian membuka kertas yang diberikan oleh Chang-yu. Setelah membuka kertas itu kedua mata menteri Wang melotot, tak ada kata namun raut wajahnya seperti pria putus asa.
"Selir sudah berbohong dan berani membohongiku, anak yang ada di kandunganmu itu bukanlah anak dari yang mulia Kaisar. Kalau kamu hamil 6 bulan kenapa perutmu masih kecil? kalau kamu sudah hamil 6 bulan kenapa selama ini kamu tidak mengatakan kepada yang mulia Kaisar? setelah yang mulia Kaisar meninggal kamu baru mengatakannya, yang mulia sakit selama 4 bulan, tidak mungkin usia kandunganmu 3 bulan, bukan?" kata Chang-yu.
Selir Xima terus bersikukuh bahwa usia kandungannya 6 bulan, para menteri sayap kiri terus membela selir Xima.
Karena kesal Chang-yu kemudian melempar beberapa surat yang diberikan oleh selir Xima kepada menteri Cae-bong. "Mengaku lah sekarang sebelum Aku murka! Aku tidak pernah mengira kamu mempunyai keberanian sebesar ini, selir! anak yang ada di kandunganmu adalah anak dari menteri Cae-bong! kalian berdua adalah pendusta! kalian berdua adalah penghianat! kalian berdua berani mengkhianati yang mulia Kaisar!!" teriak Chang-yu dengan murka. dia berdiri kemudian mengangkat tangannya, dia meminta para prajurit untuk membawa menteri Cae-bong dan selir Xima ke penjara.
"Bawa mereka ke penjara! aku akan memberikan hukuman kepada mereka 3 hari lagi!" seru Chang-yu.
Deg..
Seketika kedua kaki menteri Wang Ji-bai lemas seperti tak bertulang, pria itu terdiam, mulutnya seperti terkunci rapat seolah kehilangan kata.
"Bagaimana ini menteri? ternyata Selir Xima sudah berbohong, posisi kita sudah terancam." ucap menteri Ji-xan.
Tak ada kata yang terucap, menteri Wang terdiam dengan tubuh tak berdaya.
"Apakah menteri tahu kalau selir sudah membohongi mendiang yang mulia Kaisar? dia sudah mengkhianati kerajaan ini!" seru Chang-yu dengan suara yang begitu menggelegar.
"Ampuni hamba yang mulia Ratu, ampuni hamba. Hamba tidak tahu dengan semua kejadian ini, hamba juga dibohongi oleh Putri hamba." ucap menteri Wang Ji-bai yang menyelamatkan dirinya. dia tidak akan mau membahayakan posisinya saat ini.
"Apa kamu yakin kamu tidak tahu mengenai kejahatan yang dilakukan oleh putrimu, menteri?" tanya Chang-yu.
Deg..
Jantung menteri Wang Ji-bai kembali tersentak.
"Benar sekali, bagaimana mungkin menteri tidak tahu bahwa selir sudah mengkhianati yang mulia Kaisar." sahut menteri Mang-di.
Para menteri sayap kanan berebut mengolok-olok menteri Wang Ji-bai, hari ini para menteri sayap kanan seolah mendapatkan senjata yang sangat tajam, mendapatkan celah yang begitu luas untuk menginjak harga diri dan kekuasaan menteri Wang Ji-bai.
Para menteri sayap kanan tertawa terbahak-bahak, mereka menatap sinis kepada para menteri sayap kiri, menteri Wang yang melihat dirinya diinjak-injak oleh para menteri sayap kanan. Dia hanya bisa menahan amarahnya.
"Dasar wanita bodoh, kenapa dia malah membuat celah sebesar ini, rencana yang sudah aku buat adalah rencana yang sangat besar. Tapi rencana ini tiba-tiba hancur di tangan Putri bodohku itu." gumam menteri Wang yang kemudian kembali ke kediamannya.
Kabar mengenai selir Xima yang dimasukkan ke penjara itu sudah didengar oleh semua orang, kediaman Wang menjadi bahan olok-olokan di istana juga di kerajaan. seorang wanita sombong yang selalu menganggap dirinya permaisuri kerajaan. sekarang wanita itu sudah terjatuh sangat dalam.
"Selir Xima selalu mengatakan kalau dirinya itu adalah wanita suci, dialah satu-satunya wanita yang mencintai yang mulia Kaisar. Tapi.. lihatlah sekarang, ternyata dia sudah membohongi mendiang yang mulia Kaisar. Dia hamil 3 bulan sedangkan yang mendiang yang mulia Kaisar sakit sudah 4 bulan, lah.. sisa 1 bulannya itu ke mana?" para pelayan yang ada di istana terus bergunjing, mereka menertawakan sosok wanita yang sekarang ini sudah ada di penjara.
Di paviliun selir Ye-xui, wanita itu sedikit tersenyum.
"Ternyata yang mulia Ratu sangat menakutkan." ucap An-an.
"Tentu saja, yang mulia Ratu itu sangat menakutkan, dulu selir Xima adalah wanita yang selalu ingin menghabisi yang mulia Ratu. ketika yang mulia sudah sembuh dari sakitnya tentu saja yang mulia akan membalas dendam." jawab selir Ye-xui.
"Benar sekali selir, lalu apa yang akan selir lakukan sekarang? yang mulia Kaisar sudah meninggal, pasti para selir yang ada di kerajaan ini akan dipulangkan." kata An-an.
"Tentu saja para selir akan dipulangkan, mereka berada di istana pun tidak ada gunanya. Yang mulia Kaisar sudah tidak ada jadi kemungkinan besar semua selir akan dipulangkan ke rumah mereka masing-masing." kata selir Ye-xui.
"Kita beruntung sekali karena yang mulia Ratu tidak dendam kepada kita, selir. Jika sampai yang mulia dendam kepada kita, aku yakin pasti kita sudah mendapatkan hukuman, semua yang sudah kita lakukan akan dihitung berat." ucap An-an.
"Kamu benar sekali, dulu kita juga selalu menyakiti yang mulia Ratu, jika dia menaruh dendam kepada kita kemungkinan besar kita akan dihukum berat." jawab selir Ye-xui.
Tiga hari kemudian suasana yang ada di kediaman menteri Wang terlihat begitu tegang, istri menteri Wang terus meminta kepada suaminya untuk menyelamatkan putrinya, dia tidak peduli dengan cara apapun wanita itu meminta sang suami untuk memohon kepada Ratu.
*Aula istana*
Hukuman akan dijatuhkan hari ini, sebagai hakim Chang-yu sudah berada di aula istana, para menteri sayap kiri tidak ada yang berani sombong atau membusungkan dada mereka.
"Apa hukuman yang akan diberikan kepada menteri Cae-bong dan selir Xima, yang mulia?" tanya menteri Mang-di.
Chang-yu kemudian melempar papan kayu di ruangan itu, papan hukuman yang akan dijalankan oleh selir Xima. Para menteri yang ada di aula itu nampak terkejut, papan hukuman yang bertuliskan kematian, menteri Wang yang melihat perintah yang sudah diturunkan oleh Cang yu kedua matanya langsung membulat.
"Mohon ampun Yang mulia, mohon ampun untuk Putri hamba." menteri Wang bersujud.
"Kesalahan yang dilakukan oleh selir Xima sangatlah besar, berkhianat dan mengkhianati yang mulia Kaisar. Selalu berkolusi ingin mencelakakan dan melenyapkan ku, maka hari ini aku sebagai ratu kerajaan ini memutuskan bahwa selir Xima akan dihukum gantung. Dia dan menteri Cae-bong akan mendapatkan eksekusi hari ini." jawab Chang-yu dengan suara yang begitu menggelegar.
Ketika menteri Wang mencoba untuk berdiskusi, Chang-yu langsung mengangkat tangannya.
"Hukuman akan dilaksanakan di alun-alun kerajaan!" seru Chang-yu yang kemudian keluar dari aula istana. senyum terlihat jelas di wajah menteri Mang-di dan para menteri sayap kanan.
*Bersambung*
Terima kasih sudah membaca novelku, baca juga novelku yang lainnya.
*pesona Selir yang di sia siakan
*Reinkarnasi ke tubuh permaisuri terbuang
*Warisan rumah tua yang ajaib
Dan masih banyak lagi, semoga suka dengan karyaku, mohon dukungannya juga ya. Terima kasih.