NovelToon NovelToon
Nona Cantik Psycho

Nona Cantik Psycho

Status: sedang berlangsung
Genre:Idola sekolah / Balas Dendam / Misteri
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: oell

Seorang gadis cupu bernama Kiara dibully habis -habisan disekolah,tapi siapa sangka dibalik diamnya dia menyimpan sisi gelap yang mengerikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kedatangan orangtua angel

..."pa...ma..aku pulang" Kiara duduk di ruang makan dan mengambil segelas air putih, air itu di minum nya hingga tandas....

...Bu Delina dan pak Robert menghampiri Kiara....

..."Sayang kamu baik-baik saja kan?" Tanya Bu Delina khawatir, di tangkupnya wajah Kiara dan diperhatikan nya seksama wajah putri semata wayangnya itu....

..."Aku baik-baik aja ma, jangan berlebihan gitu deh" ucap Kiara tertawa mengejek mamanya....

..."Yakan mama khawatir, dari tadi mama gak bisa tidur kepikiran kamu terus" ucap Bu Delina duduk di samping Kiara, sementara pak Robert duduk di samping Bu Delina....

..."Aku gak papa ma, aku ini jagoan, aku bisa melindungi diri ku sendiri" ucap Kiara sambil bercanda....

..."Kamu ini, mama serius malah di bercandain" ujar Bu Delina sewot. Kiara hanya tertawa melihat wajah kesal mama nya....

..."Terus bagaimana kejadiannya, kenapa kakak pembina kamu bisa terbun*h?" Tanya pak Robert....

..."Eum...aku gak tau pa" Jawab Kiara....

..."Terus kamu tadi pulang sama siapa? Kenapa gak mau waktu mau papa jemput?" Tanya pak Robert lagi....

..."Aku bareng sama Rifki pa, teman sekelas aku" jawab Kiara....

..."Rifki? Kok papa gak pernah dengar kamu punya teman namanya Rifki?" Tanya pak Robert...

..."Iya pa, temen baru aku" jawab Kiara....

...Pak Robert dan Bu Delina hanya mengangguk angguk....

..."Yaudah kalo gitu kamu istirahat dulu sana, nanti mama bawakan makanan ke atas" ucap Bu Delina....

..."Iya deh ma, kalo gitu aku ke atas dulu ya ma, pa" ucap Kiara berdiri dan menyandang tas nya....

..."Iya, papa juga mau lanjutin kerjaan papa tadi" ucap pak Robert berdiri dan berjalan menuju ruang kerjanya....

...***...

...Setelah selesai mandi dan istirahat sebentar, Kiara turun ke bawah, perut nya sudah sangat lapar, dari tadi dia menunggu mama nya untuk membawakan makanan tapi tak kunjung datang, terpaksa dia turun sendiri....

...Saat Kiara sampai di bawah, di lihat mama dan papa nya sedang ada tamu....

..."Pantesan mama gak datang-datang, rupanya ada tamu" ucap Kiara....

...Dia lalu langsung menuju ke dapur, di atas meja terdapat banyak makanan, Kiara dengan cepat mengambil nasi nya dan beberapa lauk, dia lalu makan dengan santai....

..."Sayang, kamu disini?" Tanya Bu Delina....

..."Iya ma, aku udah laper banget" jawab Kiara, lalu melanjutkan makannya....

..."Ya ampun maaf ya, mama belum sempat ke atas, papa kedatangan tamu" ucap Bu Delina duduk di samping Kiara....

..."Siapa ma?" Tanya Kiara di sela-sela makannya....

..."Orang tua temen kamu yang nyebelin itu" jawab Bu Delina nampak acuh tak acuh....

...Kiara menghentikan suapannya....

..."Temen aku yang nyebelin? Siapa ma?" Tanya Kiara heran....

..."Itu loh yang bertemu kita di restoran Jepang itu, yang mulutnya seperti silet itu" jawab Bu Delina kesal....

..."Ohhh...Angel, ngapain orang tua nya kesini? Bukannya Angel udah di kantor polisi ya?" Ucap Kiara....

...Gak tau tuh, makanya kamu cepetan makannya, mama males dengerin mereka ngobrol, tapi papa bilang harus jaga attitude" ucap Bu Delina kesal....

..."Ya ampun ma, gak boleh gitu dong, mama itu sebagai nyonya Robert harus tetap profesional dan berkelas" ledek Kiara sambil tertawa....

..."Ihhh...kamu ini ya, cepetan makannya biar mama ada temennya disana, mama males kalo sendirian" ucap Bu Delina mencubit hidung Kiara....

..."lya...iya..." Kiara mempercepat makan nya....

...Setelah makan, Kiara langsung di gandeng Bu Delina ke ruang tamu, Bu Sonya menatap Kiara dengan tatapan yang entah bagaimana....

...Kiara dan Bu Delina duduk di samping pak Robert....

..."Nak Kiara apa kamu tau apa yang sebenarnya terjadi? Saya kira tak mungkin Angel melalukan itu, dia memang sedikit bandel dan tak disiplin, tapi dia tidak akan berani melakukan itu" tanya pak Dermawan....

..."Saya tidak tau pak, saat penggeledahan kami semua di rumah pak RT untuk makan, hanya ada beberapa murid laki-laki yang tersisa di atas puncak membantu penyelidikan" jawab Kiara....

..."Bukan kah ini semua ulah dan perbuatan kamu? Angel bilang kamu lah pelakunya dan Angel hanya menjadi kambing hitam, kamu yang menjebak dia" sahut Bu Sonya sinis....

...Pak Dermawan menyenggol lengan istrinya....

..."Tolong ibu jangan asal menuduh anak saya" ucap Bu Delina....

..."Saya bisa bilang begini juga karena Angel yang bilang" balas Bu Sonya....

..."Apakah Angel punya bukti jika Kiara yang melakukan nya?" Tanya Bu Delina tegas....

..."Itu..itu...dia memang tidak mempunyai bukti, tapi dia melihat Kiara keluar malam-malam di malam kematian Aldi" jawab Bu Sonya....

..."Saya sudah mengatakan berulang kali, saya keluar malam itu karena saya ingin buang air kecil, saya juga sudah menjelaskan nya kepada Angel, tapi dia tidak percaya" ucap Kiara santai....

..."Bisa saja kamu berbohong" ujar Bu Sonya sinis....

..."Bagaimana jika Angel yang berbohong?" Tanya Kiara telak...

...Kamu..." Bu Sonya berdiri dan menunjuk Kiara tak suka....

..."Sudah ma, kita kesini bukan untuk ribut" ujar pak Dermawan menarik tangan istrinya....

...Bu Sonya duduk sambil berdecak kesal....

..."Jadi maksud kedatangan bapak dan ibu kesini cuma mau nuduh anak kami?" Tanya pak Robert dingin....

..."Bukan pak, saya minta maaf atas nama istri saya" ucap pak Dermawan sambil menundukkan kepalanya....

..."Lalu apa maksud kedatangan bapak kesini?" Tanya pak Robert....

..."Kami sudah diskusi dengan orang tua nak Aldi, mereka mau mencabut tuntutan jika kami bisa memberikan mereka uang sebesar satu milyar sebagai tebusan, kami hanya memiliki Lima ratus juta, dan kami masih membutuhkan sekitar lima ratus juta lagi pak, jika bapak berkenan, bisakah bapak meminjam kami uang itu?" Tanya pak Dermawan gugup...

...Pak Robert menatap Kiara dan Bu Delina, mereka hanya diam tak merespon....

..."Jujur saya sangat kecewa dengan sikap bapak dan ibu yang telah menuduh anak saya, tapi saya tidak bisa memutuskan, saya akan memberikan kesempatan kepada anak saya untuk memberikan keputusan" jawab pak Robert....

...Kiara menatap papa nya bingung, pak Robert lalu mengangguk....

..."Nak om mohon, tidak ada lagi yang bisa menolong om, maafkan kesalahan istri om dan anak om Angel, semua tabungan om sudah habis, hanya ini lah harapan om satu-satunya" pak Dermawan menatap Kiara dengan mengiba, sementara Bu Sonya hanya diam....

..."Bagaimana Kiara? Papa serahkan semuanya kepada kamu" ucap pak Robert penuh keyakinan....

..."Aku gak pernah menggabungkan antara masalah pribadi dan keluarga, memang Angel sudah sangat keterlaluan dengan ku, dia sudah membully dan memfitnah ku, tapi jika om mau meminjam uang dengan papa ku, aku tidak masalah selama om bisa membayar nya tepat waktu, dan aku juga tidak masalah mau uang itu om gunakan untuk membebaskan Angel, ataupun tidak, itu terserah om" ucap Kiara dengan tegas....

..."Terima kasih nak" pak Dermawan meraih tangan Kiara dan menggenggam nya, pak Dermawan memandang Kiara dengan mata berkaca-kaca....

...Pak Robert mengangguk angguk dan tersenyum....

1
falea sezi
lanjut
falea sezi
🤣🤣 suka cwek cupu yg Badas gini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!