Setitik debu mampu melahirkan dunia. Sehelai rumput dapat memutus takdir, hukum, dan karma.
Putra-putri takdir lahir satu per satu, sekte kuno membuka gerbang tersegel, dan para suci kembali mengejar keabadian.
Di sudut dunia yang tak layak dicatat sejarah, seorang pemuda membuka mata dengan ingatan dari dunia lain. Ia tidak menyembah keajaiban, melainkan membedah hukum di baliknya.
Ketika para jenius menunggu anugerah Langit, ia membongkar rahasia bumi. Ketika dunia menyebut keajaiban sebagai takdir, ia menyebutnya hukum yang belum dipahami.
Dengan pengetahuan fana dan bahan langit-bumi, ia menciptakan sesuatu yang mustahil di jalan kultivasi: jari emas buatan manusia.
Sejak ciptaan itu menyatu dengannya, takdir kehilangan jejak. Masa lalunya lenyap. Masa depannya tak terbaca. Bahkan Langit tak mampu melihat jalan yang akan ia tempuh.
Hingga ia mengangkat pandangannya ke Langit dan bertanya: apakah kultivasi anugerah Langit—atau rancangan keberadaan yang lebih tinggi?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naevys Presspire, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 15: Spirit Vein Tingkat 1
Satu tahun kemudian.
Waktu berlalu begitu saja. Sudah setahun sejak Su Dingxuan mampu menyerap dan memurnikan Qi. Selama waktu itu, usianya telah menginjak 24 tahun, dan sebagian besar harinya ia habiskan untuk berkeliling di sekitar Kekaisaran Quan.
Bisa dikatakan, wilayah di sekitar ibu kota Quan sangat luas. Gunung dan beberapa hutan mengelilinginya dari berbagai sisi, membuat daerah itu sulit dijelajahi secara menyeluruh oleh orang biasa. Namun, perjalanan Su Dingxuan tidak bisa disebut tanpa hasil.
Dengan bantuan sistem, ia dapat memetakan area yang telah dilalui dan dipindai. Data yang dikumpulkan kemudian diubah menjadi visual dalam bentuk peta digital, yang bisa ia akses melalui layar panel atau langsung dikirim ke otaknya. Selain hutan dan pegunungan, ia juga meminta sistem menandai setiap lokasi berdasarkan situasi di sana.
Ada beberapa tempat yang dihuni binatang buas, gerombolan serigala, tanaman herbal, dan beberapa bangunan fana yang telah runtuh. Dengan jangkauan pemindaian sistem yang cukup lebar, Su Dingxuan tidak perlu benar-benar berada tepat di lokasi. Selama masih berada dalam radius 100 meter, sistem dapat langsung memetakan area sekitarnya.
Dalam jarak 100 meter, sistem juga dapat memberikan peringatan bahaya. Berkat itu, ia bisa menghindari beberapa binatang buas dan tempat beracun. Ditambah lagi, ia memiliki modul Biomechanical Optimizer, yang mampu mempercepat gerakan dan respons tubuhnya dengan pengurasan stamina seminimal mungkin.
Saat itu, Su Dingxuan sedang duduk di bawah naungan pohon. Suara serangga dan binatang buas terdengar sesekali dari kejauhan. Area di sekitarnya redup, dipenuhi aroma hutan yang lembap, tetapi tidak sampai mengganggu.
Ia mengamati layar panel sambil memakan roti daging.
“Sudah lebih dari satu tahun, tapi belum ada tempat dengan Qi Spiritual yang padat...” gumamnya. “Apa benar-benar tidak ada di sekitar Kekaisaran Quan?”
Setelah menutup panel, ia menatap hamparan hutan di sekelilingnya.
“Selanjutnya, aku akan terus ke arah selatan beberapa meter lagi. Kalau lebih jauh dari itu, akan sulit bagiku untuk kembali dengan cepat.”
Su Dingxuan beristirahat selama lima menit sebelum kembali bergerak. Kecepatannya memang jauh di atas manusia biasa. Ia berlari di antara pepohonan, sesekali melompat untuk menghindari batang, akar, dan tumbuhan yang menghalangi jalan. Pada saat yang sama, sistem terus melepaskan medan magnet untuk mengamati area sekitar.
Tidak lama kemudian, suara sistem terdengar.
Sistem: “Warning... Host, lokasi tidak biasa terdeteksi di arah jam sepuluh.”
Su Dingxuan berhenti. Napasnya sedikit berat, tetapi matanya langsung menajam ke arah yang ditunjukkan.
“Sistem, jelaskan secara detail.”
Sistem: “Area telah ditandai pada peta... terdapat sebuah reruntuhan bangunan yang dapat memengaruhi Qi... analisis lebih lanjut dibutuhkan untuk informasi tambahan.”
Su Dingxuan mengangguk.
“Sistem, lakukan deep analysis, lalu simpulkan berdasarkan relevansi data yang ada.”
Sistem: “Analisis dilakukan...”
Su Dingxuan duduk dan menunggu. Sekitar dua menit kemudian, sistem kembali memberi tanggapan.
Sistem: “Analisis... [Completed].”
Sistem: “Terdapat pergerakan Qi yang mengarah ke reruntuhan... Setelah analisis dan pemindaian, ditemukan sebuah gua tidak jauh dari lokasi tersebut... Berdasarkan relevansi data yang ada, fenomena menunjukkan kemungkinan Spirit Vein tingkat 1.”
Mata Su Dingxuan segera berbinar.
“Akhirnya ada satu. Aku benar-benar beruntung.”
Tanpa menunda lagi, ia langsung bergerak ke arah yang telah ditandai pada peta.
“Sistem, tandai lokasi itu sebagai Spirit Vein tingkat 1.”
Sistem: “Proses dilakukan... [Completed].”
Tidak butuh waktu lama sebelum Su Dingxuan tiba di tempat itu. Ia berhenti dan menatap pemandangan di depannya.
Di sekitar area reruntuhan, tidak ada pepohonan sama sekali. Yang tersisa hanya tumbuhan merambat yang menjalar di antara bangunan-bangunan runtuh, seolah tempat itu telah lama ditelan waktu.
Su Dingxuan merasa seperti sedang melihat potongan pemandangan fantasi yang telah menjadi sejarah, lalu terkubur begitu lama hingga hampir dilupakan. Ia melangkah masuk dengan hati-hati, menghindari tanaman merambat yang menghalangi jalannya.
“Sepertinya tempat ini dulunya sebuah desa...” gumam Su Dingxuan sambil melihat sekeliling. “Melihat rerumputan yang tumbuh sebanyak ini, desa ini pasti sudah lama ditinggalkan.”
Dari hasil pemindaian sistem, tidak ada satu pun makhluk hidup di desa hancur itu. Setelah memastikan keadaan sekitar, Su Dingxuan menatap ke satu arah tertentu, lalu segera bergegas ke sana.
Di sana terdapat sebuah tebing, dan di bawahnya adalah jurang.
Su Dingxuan menunduk, tetapi yang terlihat hanya kabut yang menutupi bagian bawah jurang.
“Kalau bukan karena sistem, aku tidak akan tahu ada gua di sekitar sini...” katanya pelan. “Menurut tanda sistem, gua itu berada di dinding tebing. Akses ke sana juga sangat berbahaya.”
Setelah mempertimbangkan beberapa hal, Su Dingxuan memaksimalkan Biomechanical Optimizer untuk membantunya bergerak dan memanjat tebing. Ia terus memberi perintah kepada sistem, sementara sistem menuntunnya melalui jalur yang paling memungkinkan.
Jaraknya tidak terlalu jauh. Setelah beberapa saat, Su Dingxuan akhirnya melihat sebuah gua di dinding tebing. Tanpa menunggu lebih lama, ia bergerak ke sana dan masuk ke dalamnya.
‘Huh, gua ini benar-benar tersembunyi. Orang biasa tidak akan mungkin menemukannya.’
Su Dingxuan mengamati sekitar. Tidak lama kemudian, alisnya sedikit mengerut ketika melihat tiga kerangka tergeletak di dalam gua. Dua di antaranya tidak memiliki kepala, sementara satu lagi bersandar di dinding.
“Sepertinya ketiga orang ini pernah bertarung di sini, lalu mati bersama.”
Setelah itu, ia kembali mengamati keadaan gua.
“Memang benar, Qi Spiritual di sini lebih kaya dibandingkan tempat lain. Setidaknya ada Spirit Vein tingkat 1 yang terkubur di bawah. Walaupun tidak ada apa-apanya dibandingkan Klan Su, untuk saat ini sudah cukup.”
Gua itu tidak terlalu dalam. Luasnya hanya sekitar 40 meter, lebih mirip lubang besar daripada gua yang panjang. Setelah mempertimbangkannya sejenak, Su Dingxuan mengangkut tiga kerangka itu satu per satu dan membuangnya ke jurang.
“Tidak ada barang yang tertinggal di antara mereka. Mungkin sudah ada yang mengambilnya?” gumam Su Dingxuan.
Ia mencari posisi yang cukup baik, lalu duduk dan memejamkan mata.
Ia mulai bermeditasi untuk menyerap Qi.
“Sistem, lakukan Real-Time Scan dan awasi area sekitar.”
Sistem: “Real-Time Scan diproses...”
Sejak saat itu, Su Dingxuan benar-benar telah menginjakkan kaki menuju jalan keabadian. Ia mengarahkan dan mengendalikan Qi di sekelilingnya, lalu memfilternya agar menjadi Qi yang bisa diserap, mengandalkan dua modul yang ia miliki.
Ia memilih untuk tidak menggunakan Spirit Root bawaan. Ia ingin membiasakan diri menyerap Qi dengan fitur chip. Selain itu, dengan modul tersebut, ia tidak perlu menggunakan manual kultivasi sama sekali, karena cara yang digunakan berbeda dalam mengendalikan Qi.
Bisa dikatakan, di dalam Qi-Induction Core sudah termasuk manual kultivasi yang cocok untuknya. Kemampuan itu juga akan meningkat seiring peningkatan model Qi Attraction nanti.
“Langkah pertama adalah pembersihan meridian,” gumam Su Dingxuan.
Ia mulai mengarahkan Qi di sekitar untuk membuka meridiannya, agar nantinya bisa memadatkan dantian. Mungkin karena kecepatan Qi Attraction dan Qi Filtration hanya setara dengan Low Grade Spirit Root, proses ini berlangsung cukup lama.
Beberapa jam kemudian, ia bahkan baru berhasil membuka satu meridian utama. Namun, alih-alih kecewa, Su Dingxuan justru merasa senang. Dengan ini, ia sudah benar-benar memulai langkah pertamanya dalam kultivasi.
...
Beberapa hari kemudian.
Su Dingxuan membuka mata.
“Semua meridian sudah dibuka. Maka, langkah selanjutnya adalah menempa dan membentuk dantian.”
Ia menghitung waktu sebentar, lalu berkata lagi, “Menurut waktu, seharusnya kedua orang tuaku akan datang. Lebih baik aku melanjutkannya pada hari-hari berikutnya. Setidaknya sekarang aku sudah punya tujuan dan tempat.”
Su Dingxuan segera bergegas kembali ke rumah.
Beberapa jam kemudian, ibu kota Kekaisaran Quan terlihat di kejauhan. Ia berjalan santai sambil menikmati pemandangan. Dengan menggunakan token identitas, ia bisa masuk tanpa perlu membayar biaya sepeser pun.
“Salam, Tuan Muda.”
Su Dingxuan mengangguk kepada dua orang yang berjaga. Mereka adalah seniman bela diri yang menjaga kediaman sekaligus melindunginya. Bisa dikatakan, keduanya termasuk seniman bela diri yang kuat.
“Apa semuanya aman?”
“Menjawab Tuan Muda, semuanya aman. Tidak ada satu pun yang berani masuk,” jawab salah satu dari mereka dengan nada hormat dan kagum.
Setelah berbasa-basi sebentar, Su Dingxuan segera memasuki rumah.
...
Satu tahun kemudian.
Su Dingxuan bermeditasi di dalam gua sambil memejamkan mata. Beberapa saat kemudian, gejolak muncul di tubuhnya. Sebuah dantian akhirnya berhasil ditempa dan dibentuk.
Tanpa menunggu sedikit pun, ia segera menarik Qi Spiritual di sekitarnya untuk mengisi dantian dan menstabilkan alamnya.
“Hahaha, Qi Refining Awal tingkat 1. Aku berhasil mencapainya!”
Su Dingxuan tertawa bahagia. Akhirnya, ia benar-benar berada di jalur kultivasi. Terlebih lagi, dantiannya memiliki volume yang lebih besar dibandingkan standar Qi Refining Awal. Itu semua berkat modul chip. Karena alasan itulah ia memilih menggunakan Radiant-Silt Strainer dan Qi-Induction Core.
Setelah menenangkan diri, ia mulai memikirkan langkah selanjutnya.
“Di alamku saat ini, tidak banyak teknik kultivasi yang dapat digunakan. Hanya beberapa teknik biasa, seperti bola api dan langkah ringan. Setelah mencapai tahap tengah, baru teknik lain bisa digunakan, seperti teknik pedang.”
Untuk teknik kultivasi yang akan digunakan, Su Dingxuan sudah meminta sistem menganalisis dan mengoptimalkannya.
Dengan satu pikiran saja, sebuah layar panel terbuka di depannya. Di sana, tertera empat status teknik Qi Refining.
End Chapter 15.
Chapter 7 sampai 11 itu merupakan harga tiket mc untuk masuk kedunia yang lebih besar.
Jdi reset penelitian ini hanya terjadi di chapter awal 7 sampai 11, setelah itu dunia kultivasi akan terbuka.
Dia bukan orang yang di beri jalan oleh langit, jdi dia membuka jalanya sendiri, satu satunya yang bisa dia andalkan hanya lah ingatanya sebagai seorang saintis. Karena memang tidak ada yang bisa dia andalkan selain itu.
Mohon bersabar hingga chapter 11 lewat, karena kemampuan mc tidak jatuh dari langit, atau tibatiba mendapatkan warisan.
Cuman saran aj🙏👍
Itu semua karena gaya penulisan Author, Jdi dari 2013 author selalu baca novel terjemahan, bahkan sampai jalur mechine transate yang bikin kepala pusing (Biasanya di kenal sebagai penyimbangan kultivasi)😅
Apa yang sering dibaca mempengaruhi gaya tulisan. Jadi mohon maaf jika ada yang tidak tebiasa, 🙏
dan terimakasih sudah support novel ini.
Salam dari Naevys Presspire
Ku lihat kingkatan kultivasinya menggunakan standar Xianxia yah, kyk ISSTH, Renegade Immortal RMJI dan kwn².
Bagi yang belum tau, dari bab sejauh ini bab 11 yah, tingkatan Kultivasinya Qi Refining => Foundations Establishment => Core Formatin (Biasanya novel terjemahan menggunakan nama Inti Emas/Golden Core) => Nascent Soul.
Untuk di atasnya, belum terungkap, wkwkw