NovelToon NovelToon
Rumah Ujung

Rumah Ujung

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Iblis / Horor
Popularitas:51.1k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Kematian misterius yang ada di rumah ujung membuat siapa saja akan ketakutan, bahkan puncak nya para warga sama sekali tidak kenal dengan penghuni rumah tersebut.

satu keluarga di bantai dan mayat mereka membusuk di dalam rumah tersebut, warga menguburkan secara layak namun seram nya rumah itu membuat siapa saja yang lewat akan ketakutan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21. kedatangan keluarga

"Kenapa memasuki rumah keluarga ku?" suara yang sangat asing bertanya pada mereka semua.

Sontak semua orang yang ada di dalam sini menoleh dan mereka mendapati ada rombongan orang mendatangi rumah keluarga Sayuti, sama sekali mereka tidak pernah mengenal orang tersebut karena kelihatan mereka dari kota sehingga tidak pernah bertemu dengan mereka semua.

Ini mendadak saja mereka datang dan langsung bertanya demikian sehingga Pak Lurah dan Pak RT agak bingung mau menjawab, bisa dibilang mereka memang memasuki rumah orang tanpa izin tapi mau bagaimana lagi karena memang sedang ada urusan seperti ini sehingga mau tidak mau memasuki juga rumah keluarga itu.

Tatapan orang yang mengaku sebagai keluarga Sayuti juga sangat tajam sekali sehingga Pak Lurah dan Pak RT agak bingung untuk menjawab, seperti orang yang sedang memasuki rumah untuk merampok saja rasanya sekarang ini sehingga ada rasa bingung dan juga ketakutan di dalam diri mereka untuk menjawab pertanyaan yang keluar begitu saja.

Mana Pardi juga masih belum ketemu sehingga mereka agak bingung mau menjelaskan bagaimana, takut nanti mereka malah tidak percaya bahwa sebenarnya mereka memasuki rumah ini bukan karena mencari keberadaan yang sosok Pardi, sungguh takut sekali bila mendadak mereka akan kena tuduh bahwa sedang merampok di rumah keluarga Sayuti ini.

"Kenapa masuk rumah Sayuti?" Angelina kembali bertanya dengan tatapan begitu tajam.

"Ah Maaf sebelumnya, saya adalah kepala desa di desa ini." Pak Lurah mendekati Angelina untuk mengenalkan diri.

"Lalu?"

"Saya tidak tahu anda siapa tapi sebelumnya saya ingin memberitahu bahwa keluarga Sayuti sudah meninggal dunia." Pak Lurah berkata pelan.

"Karena dia sudah meninggal dunia dan tidak ada yang menghuni rumah ini lalu kalian sesuka hati masuk ke dalam rumah mereka?!" Angelina kembali menuding.

"Ya nggak gitu juga, Mbak! harusnya kamu itu berterima kasih karena warga sini yang mengurus kematian keluarga Sayuti." Pak RT mulai naik darah karena Angelina terus berbicara ketus.

"Yang meminta kalian untuk mengurus mayat mereka siapa?" Darius juga ikut membuka suara.

"Loh ini orang pada Kenapa sih kok tidak ada yang tahu berterima kasih?!" Pak RT bingung sendiri dengan kelakuan orang dari kota itu.

"Dengan kalian memasuki rumah ini tanpa izin saja sudah menjadi hal yang kurang ajar, hanya karena kalian menguburkan mayat keluarga Sayuti maka bisa sesuka hati memasuki rumah ini." Darius berkata dengan sangat lantang.

Arya masih diam saja memperhatikan para gerak-gerik manusia tidak tahu diri ini karena dia merasakan energi yang tidak biasa, walau mereka dari kota namun energi negatif itu terasa sangat mencolok di tubuh mereka berdua sehingga Arya penasaran dan ingin memperhatikan lebih seksama lagi.

Angelina mengetahui bahwa Arya sejak tadi memperhatikan dia dan juga Darius sehingga pandangan wanita ini langsung mengarah kepada Arya, melihat dari wajah area yang begitu kalem dan terlihat seperti dia masih anak muda remaja membuat Angelina semakin menyala.

"Kau! Kenapa sejak tadi terus memperhatikan aku seperti itu?" Angelina langsung mendatangi Arya yang tegak bersandar pada tembok.

"Ya karena Kau seperti anjing yang harus diperhatikan oleh manusia!" jawab Arya dengan nada begitu sengit.

"A..apa?" Angelina sampai gagap tidak percaya mendengar ucapan dari pemuda itu.

"Kau baru saja menggonggong sejak tadi dan tidak pernah mau mendengar kami berbicara, julur kan saja lidah mu itu agar semakin mirip dengan anjing." Arya mengejek sambil mengeluarkan lidah dia.

"Jangan melewati batas atau aku akan melaporkan kalian semua!" ancam Angelina kepada semua orang yang ada di dalam rumah.

"Mbak, tolong tenang dulu dong karena kami juga tidak mungkin mau mengambil harta milik keluarga ini." Pak Lurah juga agak bingung melihat Angelina yang terus marah.

"Tau ni, kami datang ke sini juga bukan karena ingin mengambil harta! Kau pikir kami ini semua sangat miskin sehingga akan mengambil harta dari rumah kosong?" Arya mulai terbawa emosi.

"Loh bukankah orang kampung sini memang sangat miskin?" Darius berkata sambil setengah tertawa.

"Ya, kau tidak salah mengatakan kami memang orang miskin! namun kami tidak memelihara pesugihan." Arya berkata dengan lantang di hadapan wajah dari Darius.

Darius yang mendengar hal itu tentu saja menjadi sedikit kaget karena dia tidak menyangka bahwa Arya akan berkata demikian, selama ini tidak ada yang mengetahui bahwa mereka telah memuja sesuatu untuk mendapatkan kekayaan serta hidup makmur seperti ini.

Namun mendadak saja sekarang seorang pemuda bisa berani berkata demikian bahwa mereka telah memiliki sesuatu yang telah dipuja sehingga bisa kaya, sedangkan para warga yang tinggal di desa ini memiliki kekayaan murni tanpa harus memuja seorang iblis.

Darius dan Angelina sama sekali tidak mengetahui siapa yang ada di hadapan mereka saat ini, andai saja mereka tahu bahwa yang sedang berbicara dengan mereka adalah Pangeran ular maka mental mereka pasti akan terdiam karena tidak menyangka bahwa pria itu juga bisa memberikan kekayaan untuk para manusia.

Mereka telah tertipu dengan wajah kalem seolah tidak memiliki kejahatan itu, selama ini mereka memang banyak menilai orang hanya dari luar saja dan tidak mengetahui bahwa pria kalem seperti Arya juga bisa mengeluarkan ucapan pedas bila sudah terlalu emosi.

"Pesugihan?" Pak Lurah dan Pak RT saling pandang satu sama lain.

"Ya Allah ini gimana kok malah debat dan Mas Pardi masih belum ketemu juga." Suminah membatin di dalam hati.

"Jadi kau mengatakan kami memiliki pesugihan?!" Angelina mencengkeram erat tas yang ada di tangan dia.

"Tidak, kami hanya mengatakan para warga di sini tidak ada yang memiliki pesugihan." jawab Arya sambil tersenyum.

Jangan pernah bermain kata dengan pangeran ular ini karena dia juga pintar sekali mengelak dan tidak akan pernah mau mengakui bahwa dia telah memberikan tuduhan pedas, sebab tadi Arya memang tidak secara langsung mengatakan bahwa Angelina dan Darius memiliki pesugihan.

"Kami masuk ke dalam rumah ini karena mencari seseorang dan kami akan melanjutkan pencarian itu sampai dapat." tegas Arya tak ingin kena bantah.

"Aku sebagai keluarga Sayuti tidak akan pernah mengizinkan rumah ini dijamah oleh kalian, berikan sekarang juga kunci rumah itu!" Darius merampas kunci dari tangan Pak Lurah.

"Keluar kalian sekarang juga dari rumah ini!" usir Angelina.

Suminah ingin menangis karena sekarang dia masih belum menemukan keberadaan suami dia, mana mereka juga belum menggeledah secara menyeluruh tentang rumah keluarga Sayuti ini sehingga masih ada sedikit rasa mengganjal di dalam hati Suminah, tapi apa mau dikata Karena sekarang pemilik rumah tidak memberikan mereka izin.

Selamat pagi besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
ρυтяσ✨
pagiii... wah emang bikin tensi cepat naik ini Darius, bukan'y nyapa orang malah songong dia
Heni Mulyani
lanjut
ᥫ᭡◦•●◉✿ 𝑟𝑖𝑠𝑘𝑎 ✿◉●•◦ᥫ᭡
sekarang kau masih bisa sombong, angkuh nanti kita lihat momet disaat kamu nangis² minta ampun sama mbk pur dan the genk apa masih bisa sesombong ini.
dari kota aja lagaknya kaya dewa saja, orang yang dewa iblis aja gak sesombong kamu.
Apriyanti
pagi jg thor,,semoga aja purnama lgsg Dateng dan melihat mereka semua yg bgtu angkuh dan sombong biar di banting lgsg SM purnama🤣
💓ismi💓
thor maaf ini nanya arwahnya zahira kemana ya,,apa dia musnah juga
💓ismi💓
wah wah darius cari masalah saja tidak adakah membernya purnama didesa ini sehingga bisa ngasih tendangan kedarius
Ayuk Witanto
harusnya sampahnya di lempar kan ke wajahnya
Ela Jutek
gak sabar kau ketemu mereka Pur, pasti seru deh
al thania
mungkin dia merasa lebih berkuasa karna punya jungjungan
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ𝓢𝓾𝓼ͫ𝔀ͣ𝓪ͬ𝓽𝓲ᷤ🍻
Fix .... Nolan nih yang bisa ngadepin Darius
dan
hanya Purnama yang bisa ngadepin Angelina
tse
minta di banting itu sama mb Purnama tuh...
Arya sama Nolan juga boleh lah kasih pelajaran ke mereka...
V3
jgn coba-coba ngomong kalau Arya itu Kalem 🤭
di balik kalem nya ada congor nya jg yg kalau ngomong setajam sileeeet
V3
benar kn tebakan ku td ,,,, apakah mereka adalah seorang Mafia atau punya Pesugihan ❓
eeee ..... ternyata mlh Pesugihan nya yg di ambil 🤣🤣🤣
V3
si Pardi ada di lemari kamar tidur yg mana yaaaa ❓❓❓
V3
si rete benar-benar yaaaa ,, knp sih pke sgla ngelarang Arya buat dobrak pintu nya ,,, takut benar rusak 🤦
lagian biarin ja sih rusak , orang nya dh PD koit 🤣
V3
weleeh ... babang ganteng sdh muncul nih 🤭🤭
aku kira kedatangan tamu orang jahat itu ,, eee ... gak thu nya tamu nya adalah Arya 🤭🤭
V3
mereka ini siapa yaaa ,, knp bgtu jahat bgt sih ❓❓
mereka mafia kah ❓ atau mereka melakukan pesugihan ❓
V3
gmn kondisi Pardi yaaaa , apakah wes mati Nang jerone lemari ❓❓
orang PD sibuk mencari dan ngomongin si Pardi ,,, tahu-tahu wonge wes mati 🤣🤣
V3
gmn kondisi Pardi yaaaa , apakah wes mati Nang jerone lemari ❓❓
V3
mknya JD orang itu jgn songong , jgn sombong , jgn takabur jg ,, yg namanya mahkluk ghaib itu psti ada ,, ini mah mlh sombong bgtu , gak percaya dan mlh nantangin , yaa bgni deh JD nya 🤣🤣
para tetangga jg ogah mo bantu mencarinya 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!