NovelToon NovelToon
Hush, My Love

Hush, My Love

Status: tamat
Genre:Konflik etika / Percintaan Konglomerat / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di mata dunia, Michael Brown atau Kay adalah pewaris tunggal Brown Group yang angkuh dan bad boy penggila balap liar. Namun, di balik gelar playboy palsunya, Kay menyimpan rahasia: ia telah lama memperhatikan Paris Desmon, gadis pendiam yang menjadi satu-satunya ketenangan di tengah kepalsuan sekolah elit mereka.
Dunia Kay terguncang saat ia mengetahui bahwa sahabatnya, Luciano Russo, menjadikan Paris sebagai objek eksperimen emosional demi memuaskan rasa penasaran liar Max. Kay terpaksa menyaksikan dari bayang-bayang saat Luciano berbohong telah meniduri Paris hanya demi gengsi, sementara Paris sendiri tetap tulus mencintai Luciano tanpa tahu dirinya sedang dipermainkan.
Terjebak dalam kode etik persahabatan dan rasa sesak melihat gadis yang ia kagumi dirusak secara mental, Kay menghadapi pilihan sulit: Tetap diam sebagai penonton yang dingin, atau menghancurkan reputasi "Tiga Pilar" demi menyelamatkan Paris dari kehancuran yang direncanakan sahabatnya sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#17

Malam itu, New York terasa mencekam bagi Luciano Russo. Suara bising dari pesta ulang tahun Kay masih terngiang di telinganya, namun yang paling menyiksa adalah gema suara Max yang mabuk dan ngelantur. Ketakutan yang selama ini ia tekan, ketakutan akan kehilangan satu-satunya cahaya dalam hidupnya—kini meluap hingga ia sulit bernapas.

Tepat pukul sebelas malam, Luciano sudah berada di dalam mobilnya, memacu mesin melewati jalanan yang mulai lengang. Jemarinya gemetar saat mengetik pesan.

Luciano: Paris, bisa kita bertemu sekarang?

Paris: Ini sudah jam sebelas malam, Lucian. Ada apa?

Luciano: Ini sangat penting, babe. Kumohon. Aku tidak bisa menunggu sampai besok.

Paris: Datanglah. Daddy sudah tidur. Masuk lewat pintu samping.

Sesampainya di kediaman keluarga Desmon, sebuah rumah bergaya klasik yang hangat, Paris sudah menunggunya. Mereka melangkah pelan menuju kamar tamu yang jarang digunakan, sebuah ruangan mewah dengan furnitur kayu ek yang memberikan kesan tenang. Namun, ketenangan itu sama sekali tidak menyentuh Luciano.

Ia duduk di tepi ranjang, wajahnya yang biasa sedingin es kini tampak pucat dan gelisah. Paris duduk di sampingnya, menatapnya dengan mata bulat yang penuh rasa ingin tahu sekaligus kekhawatiran.

"Babe... dengarkan penjelasanku," suara Luciano serak, nyaris berbisik.

"Ada apa, Lucian? Kau membuatku takut," sahut Paris lembut, tangannya mencoba meraih tangan Luciano yang dingin.

Luciano menarik napas panjang, seolah sedang menghirup keberanian terakhirnya. "Aku... aku ingin jujur tentang satu hal. Tidak, sebenarnya dua hal. Tapi demi Tuhan, Paris, berjanjilah dulu padaku... jangan marah, dan tolong jangan pernah tinggalkan aku. Kumohon."

Melihat sang jenius kebanggaan St. Jude’s yang selalu logis kini memohon seperti anak kecil yang takut kehilangan mainannya, Paris mulai menebak arah pembicaraan ini. Ia teringat tatapan Kay di mobil dan senyum aneh Max.

"Katakan saja, Lucian," ucap Paris tenang.

"Babe... aku pernah berkata pada Max dan Kay... kalau kita pernah menghabiskan malam bersama. Maksudku... tidur bersama."

Hening sejenak menyelimuti ruangan itu. Paris terdiam, tidak menunjukkan ekspresi terkejut yang luar biasa. Pikirannya langsung melayang kembali ke kejadian di apartemen Kay. Senyum Max yang tidak jelas, pertanyaan provokatifnya, dan yang paling nyata: pil pencegah kehamilan yang dilemparkan Kay padanya dengan penuh penghinaan.

"Aku tidak ingin kau mendengarnya dari orang lain," lanjut Luciano, kepalanya tertunduk dalam. "Aku pengecut. Aku ingin terlihat hebat di depan mereka. Maafkan aku."

"Aku mengerti," jawab Paris pendek.

Deg. Jantung Luciano serasa berhenti. Ia mendongak, matanya yang kelabu menatap Paris dengan tidak percaya. "Kau... kau tidak marah, babe?"

Paris tersenyum tipis, sebuah senyum yang sarat akan kedewasaan yang melampaui usianya. "Tidak. Aku hanya sedikit kecewa... sedikit saja. Sebenarnya aku sudah merasakannya sejak di apartemen Kay. Cara mereka menatapku, obat yang diberikan Kay... semuanya mulai masuk akal sekarang."

Luciano merasa sedikit lega, namun beban kedua masih menghimpitnya. Ia harus menuntaskan kejujuran ini meski itu akan menghancurkan harga dirinya berkali-kali lipat.

"Tidak hanya itu, Paris..." Luciano menelan ludah dengan susah payah. "Aku mengatakan pada mereka kalau aku... melakukannya hingga dua kali pelepasan. Aku benar-benar membual seperti orang gila. Maafkan aku, Paris. Aku benar-benar menyesal."

Melihat sang jenius dingin yang biasanya menjaga jarak kini tertunduk lesu di depannya sambil meminta maaf dengan suara bergetar, Paris merasakan rasa tidak tega yang amat dalam. Di matanya, Luciano hanyalah seorang remaja laki-laki yang terjebak dalam lingkaran toksik "Tiga Pilar"—lingkaran di mana maskulinitas diukur dari seberapa banyak kau bisa menaklukkan wanita.

"Aku memaafkanmu, Lucian," ucap Paris, suaranya tetap lembut.

Dalam pikiran Paris, ia sadar bahwa hal seperti ini bukanlah sesuatu yang tabu di kalangan mereka. Ia sering melihat teman-teman sebayanya terjebak dalam rasa penasaran yang sama. Ia juga teringat betapa seringnya Luciano mencoba mengajaknya bercinta dengan cara yang sangat... mendadak.

Paris menyadari satu hal: bagi Luciano, mengajak bercinta sudah terasa semudah mengajak menonton bioskop. Itu adalah bagian dari rasa penasaran sang ilmuwan yang ingin mencoba setiap variabel kehidupan. Namun, Paris juga sadar diri. Ia tahu batasannya, dan ia tahu Luciano sebenarnya tidak memiliki niat jahat, hanya saja pria itu tersesat dalam egonya sendiri.

"Jangan lakukan itu lagi," ucap Paris sambil membelai rambut Luciano. "Kau tidak perlu berbohong untuk terlihat hebat di mata mereka. Bagiku, kau sudah cukup hebat tanpa semua bualan itu."

Luciano menarik Paris ke dalam pelukannya, membenamkan wajahnya di bahu gadis itu. Ia merasa seperti baru saja lolos dari eksekusi mati. Kehangatan Paris, pengampunannya yang tanpa syarat, membuat Luciano menyadari bahwa ia benar-benar telah jatuh ke dalam variabel yang paling tidak terduga: cinta yang tulus.

"Terima kasih, Paris. Aku bersumpah tidak akan mengulanginya," bisik Luciano.

Namun, di balik kelegaan itu, Luciano tidak menyadari bahwa kebohongan yang sudah telanjur ia sebar di luar sana belum tentu bisa dimaafkan dengan semudah itu oleh orang lain. Terutama oleh Kay, yang kini memendam dendam atas "kerusakan" yang ia kira telah terjadi pada Paris.

Malam itu, mereka duduk berdua di kamar tamu yang sunyi, mencoba menambal retakan dalam hubungan mereka.

Paris merasa ia telah menyelamatkan Luciano, sementara Luciano merasa ia telah mendapatkan kesempatan kedua untuk menjadi manusia yang lebih baik. Tanpa mereka sadari, badai yang sebenarnya baru saja akan dimulai dari luar pintu rumah mereka.

🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Pria Sejati hrs sperti ini, cukup 1, Selamanya 👍👍👍
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Cama², Ade ❤️🤗😘
total 2 replies
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Yeee, Akhirx, Resmi Smua, Bareng 🥳🥳🥳
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Ikut happy utk 2 pasangan ini ❤️🤗😘
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Skrng, Mreka berdua, manis mlulu, auto diabetes ini 🤭🤭🤭
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Kini saatnya Arthur yg berjuang utk Cinta ny 🙈🙈🙈
ros 🍂: Nah benar Kak 🤭😍
total 1 replies
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Kn adem klo liat gini ❤️🤗😘 ... Apa otw dresmikn aja y, biar gk kburu 🙈🙈🙈
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Mommy Paris, itu Putra mu udh 'nakal' 🙈🙈🙈
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Cama², Ade ❤️🤗😘 ... Lnjt Arthur 🤭👍🥳
total 6 replies
Sany Indah
berharap Paris sama Kay meski bermulut pedas tp cintanya ke Paris tulus
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
hi hi licik demi honey, gk pa² deh 🤭🤭🤭
ros 🍂: Hahaha🤣🥰
total 3 replies
winpar
sdih bgt kisah mereka😥
winpar
Thor ceritanya bikin mewekkkk😥😥
lnjut Thor yg bnyk yh 🥰😍
ros 🍂: Ashiaapp 🤭🥰
total 1 replies
Sany Indah
ceritanya menarik
ros 🍂: ma'aciww 🥰
total 1 replies
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Klo Jodoh, pasti ada jalan ny 😔😔😔
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Iya, Ade ❤️🤗😘
total 2 replies
winpar
akhirnya nana bertemu jg 🥰😍
winpar
thot knp hri ini upnya dikit bgt. pdhl ceritanya seru bgt?
ros 🍂: Maaf ya kak, Sedang kurang sehat, hehehe🙏
total 1 replies
winpar
smngt thorrrr💪💪💪💪 ceritamu selalu bgus
ros 🍂: ma'aciww kak🥰
total 1 replies
winpar
waw bgmnakh klnjutanya????
winpar
selalu happy akhir ceritanya 😍🥰
ros 🍂: iya kak 🥰🥰🥰
total 1 replies
winpar
ceritanya bgus bangettt😍🥰
ros 🍂: ma'aciww kak 🥰
total 1 replies
winpar
mkin seru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!