NovelToon NovelToon
Affer Gariad

Affer Gariad

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Percintaan Konglomerat
Popularitas:22.8k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Rose Moore, seorang desainer perhiasan elit di Boston yang sukses dan cantik, mendapati dunianya hancur tepat di malam perayaan ulang tahun pernikahannya yang ke-2. Suaminya, Asher Hudson, seorang Direktur Pemasaran terpandang, ternyata telah menikah siri selama tiga bulan dengan wanita bernama Mia Ruller atas paksaan orang tuanya. Alasan keji di baliknya: Rose dianggap "tidak suci" karena masa lalunya yang yatim piatu dan tidak perawan, sementara keluarga Hudson menuntut ahli waris dari darah yang mereka anggap "murni".
Alih-alih menangis dan meminta cerai, Rose yang terluka memilih jalan yang lebih dingin, ia menerima pernikahan tersebut hanya demi mempertahankan status hukumnya. Ia bertekad menyiksa Asher secara mental, menguasai hartanya, dan menghancurkan reputasi keluarga Hudson yang sombong dari dalam.
Namun, rencana balas dendam Rose tergoncang saat ia secara tak sengaja bertemu kembali dengan Nikolai Volkov, kekasih masa SMA-nya dari Texas.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#17

Hanya butuh waktu enam puluh menit bagi Nikolai Volkov untuk meruntuhkan menara kartu yang dibangun keluarga Hudson selama puluhan tahun.

Pagi itu, saat Rose melangkah masuk ke dalam mobil Nikolai dengan luka memar yang mulai membiru di pipinya, badai ekonomi yang tak terlihat mulai menghantam Boston. Di dalam apartemen, Asher masih terpaku di lantai dapur, sementara Mia menangis histeris karena ketakutan.

Tiba-tiba, ponsel Asher bergetar tanpa henti. Satu panggilan, sepuluh panggilan, hingga ratusan notifikasi masuk.

Itu adalah ayahnya, Arthur Hudson.

"Asher! Apa yang kau lakukan?!" suara Arthur di seberang telepon terdengar seperti pria yang sedang sekarat. "Saham kita terjun bebas! Semua investor utama menarik modal mereka dalam hitungan menit! Bank baru saja membekukan seluruh rekening perusahaan dan rekening pribadi kita atas tuduhan pencucian uang yang entah dari mana asalnya!"

Asher gemetar. "Ayah... apa maksudmu? Bagaimana mungkin?"

"Seseorang sedang menghancurkan kita, Asher! Seseorang dengan kekuasaan yang jauh melampaui hukum di kota ini! Mereka bilang... ini adalah pesan dari 'pemilik kartu hitam'. Apa yang kau lakukan pada istrimu, bajingan?!"

Asher menjatuhkan ponselnya. Dunia di sekitarnya seolah runtuh. Dalam semalam, kemewahan yang ia banggakan, status sosial, kekayaan melimpah, dan rasa aman menguap seperti embun disiram api.

Beberapa jam kemudian, sebuah kurir datang ke apartemen. Bukan membawa bunga atau hadiah, melainkan setumpuk dokumen legal. Mia, dengan tangan gemetar, membuka dokumen itu.

"Asher... ini..." Mia terisak.

Dokumen itu menyatakan bahwa kepemilikan apartemen mewah di Back Bay tersebut telah sepenuhnya beralih ke tangan Rose Moore secara hukum. Namun, ada sebuah catatan kecil di lampiran terakhir:

"Aku menyisakan apartemen ini untuk kalian tinggali. Setidaknya, sampai bayi itu lahir. Aku tidak ingin anak yang tidak berdosa itu lahir di jalanan karena kebodohan ayahnya. Anggap saja ini sisa rasa peduliku sebagai sesama manusia."

Asher membaca surat itu dengan mata berkaca-kaca. Ia menyadari betapa kecilnya dia di hadapan Rose, dan pria di belakangnya. Rose tidak hanya menghancurkan hartanya, tapi juga menghancurkan harga dirinya dengan menunjukkan belas kasihan.

Asher tidak dipecat dari pekerjaannya di firma pemasaran. Nikolai membiarkannya tetap bekerja, namun dengan satu syarat: Asher tidak akan pernah mendapatkan promosi, bonus, atau kenaikan gaji lagi. Ia dibiarkan hidup sebagai pegawai biasa dengan gaji yang pas-pasan, sebuah hukuman yang lebih kejam daripada pemecatan. Ia harus bekerja keras seumur hidupnya hanya untuk membayar tagihan di apartemen mewah yang kini bukan lagi miliknya.

Malam harinya, suasana apartemen yang dulu penuh dengan kesombongan kini terasa seperti penjara. Tidak ada lagi pelayan, tidak ada lagi katering mewah. Mia terpaksa berdiri di dapur, mencoba memasak dengan tangannya sendiri yang biasanya hanya digunakan untuk memegang tas desainer.

"Asher, bagaimana dengan biaya rumah sakit nanti? Bagaimana dengan persalinanku?" Mia merengek, namun suaranya tidak lagi memiliki daya tarik. Wajahnya pucat dan penuh kecemasan.

Asher hanya duduk diam, menatap meja makan kosong. "Kita bangkrut, Mia. Semua aset kita disita untuk menutupi kerugian perusahaan. Kita hanya punya gaji bulananku yang... bahkan tidak cukup untuk membayar biaya perawatan apartemen ini."

Asher teringat kata-kata Rose pagi tadi tentang pil pencegah kehamilan dan masa-masa indahnya dengan Nikolai. Sekarang ia tahu siapa Nikolai Volkov. Ia telah mencari namanya di mesin pencari dan menemukan bahwa pria itu adalah hiu bisnis yang menguasai bursa saham dari pantai timur hingga pantai barat.

"Dia bukan pria sembarangan, Mia," bisik Asher parau. "Dia pria yang bisa membeli seluruh hidup kita dan membuangnya ke tempat sampah tanpa berkedip. Dan Rose... dia lebih memilih pria itu daripada aku."

Mia menangis sesenggukan. "Ini salahmu, Asher! Kenapa kau harus memukulnya? Kenapa kau harus menghinanya?"

Asher tertawa getir. "Bukankah kau juga yang menghinanya mandul pagi tadi? Kita berdua yang menggali kuburan ini, Mia. Sekarang, kita harus hidup di dalamnya."

Di sisi lain kota, di sebuah penthouse yang jauh lebih mewah dan aman, Rose berdiri di balkon sambil menatap lampu kota Boston. Nikolai berdiri di belakangnya, melingkarkan lengannya di pinggang Rose dan mencium pundaknya yang kini sudah sedikit lebih rileks.

"Kau terlalu baik, Rosemary," gumam Nikolai. "Aku bisa saja mengusir mereka ke pinggiran kota malam ini juga."

Rose memegang tangan Nikolai. "Biarkan saja, Nik. Melihat Asher bekerja setiap hari dengan gaji kecil di apartemen yang dulu ia banggakan sebagai miliknya adalah siksaan mental yang lebih lambat dan menyakitkan. Dan Mia... dia akan menyadari bahwa menjadi 'istri yang suci' tidak akan memberinya makanan jika tidak ada uang."

Nikolai membalikkan tubuh Rose agar menghadapnya. Ia menatap memar di pipi Rose yang kini sudah mulai memudar berkat perawatan terbaik. "Kau sudah bebas sekarang. Tidak ada lagi Hudson, tidak ada lagi pertanyaan gila."

Rose tersenyum, sebuah senyuman yang kini benar-benar bersih dari beban. "Aku bebas karena kau, Nik. Terima kasih karena selalu mengingat siapa aku sebenarnya, bahkan saat aku sendiri lupa."

Nikolai mengangkat dagu Rose, menatap matanya dengan intensitas yang sama seperti lima tahun lalu di Texas. "Aku tidak pernah lupa, Sayang. Dan sekarang, setelah sampah-sampah itu dibersihkan, aku ingin membangun kembali apa yang seharusnya menjadi milik kita sejak dulu."

Malam itu, kehancuran keluarga Hudson menjadi berita utama di kalangan elit, namun bagi Rose dan Nikolai, itu hanyalah sebuah penutup dari bab yang kelam. Rose Moore telah bangkit dari abunya, dan kali ini, ia tidak akan pernah membiarkan siapa pun meragukan nilainya lagi.

Asher mungkin tetap memiliki apartemen itu untuk berteduh, tapi dia kehilangan satu-satunya berlian yang pernah menyinari hidupnya. Sementara Rose, ia akhirnya pulang ke pelukan sang serigala yang telah menunggunya menyeberangi waktu dan rasa sakit.

🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
winpar
pokoknya siapun harus baca karya kk ini. d jamin psti seneng. kk pnulisnya punya karya2 yg bgus dan up nya jg bnyak2 jdi kita g nunggu lma2 u episode slnjutnya 🥰😍
ros 🍂: Terharu 😭 ma'aciww kak 🥰
total 1 replies
winpar
pokoknya ceritanya seru bngt. 🥰😍
winpar: sama kk thorr. smngt terus mnulisnya🥰😍
total 2 replies
💞DARRA💞💖
oh tak terduga alurnya kak author🤣🤣
ros 🍂: Harap tenang ini ujian 🤭🙏
total 1 replies
💞DARRA💞💖
Katherine
Manis
katherine
winpar
seru bgt ceritanya kk💪
ros 🍂: ma'aciww kak🥰
total 1 replies
💞DARRA💞💖
terima kasih up nya kak😍
ros 🍂: Ma'aciww kembali kak🥰
total 1 replies
💞DARRA💞💖
kak aq nunggu bab permintaan maaf dan penyesalan dr ortu nikolai/kakek nenek theo.gak adil kan gara2 mereka kembaran theo meninggal
ros 🍂: baca nya malam saja habis buka kak🤣😭
total 3 replies
YuWie
lebay theo..laki2 lho kau ini
ros 🍂: kita harus memaklumi Daddy Theo kak🙏🤣
total 1 replies
YuWie
jare kau sdh mengucap kata putus tinggal stevie yg gak terima..kok masih menyebut kekasih..hmmm gimn mas theo nih
YuWie
kau hy candangan theo
YuWie
salah kau sendiri theo..udah tau gak cocok dg stevie yg menggebu2 dg tubuhmu..malah kau janjikan yg iya2.. bimbang kan
awesome moment
cinta mrk bgitu kuat
ros 🍂: Awet kakek nenek🤭
total 1 replies
Sulati Cus
jgn sp tar ada yg celakaun si feli
Sulati Cus
jgn sad ending, klu beneran sad, ku yg transmigrasi ke tubuh feli
ros 🍂: Hehe Harap tenang ini ujian 🙏🥰
total 1 replies
Ema Baktiani
ceritanya sangat bagus d tunggu kelanjutannya kak
Sulati Cus
slh baca🤔hrsnya baca pas buka😔msh ku menangis soalnya
Sulati Cus: neng sedih kan bgt thor
total 2 replies
💞Aulia Adriani💕
recommended
💞DARRA💞💖
setiap bab bikin candu
awesome moment
keteguhan nakhkoda kapal membuat navigator dan penumpang kapal aman..harta.tdk bisa membeli keteguhan hati dan loyalitas. nik sdh memilih..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!