Adinda putri harus menerima pil pahit saat suami atau pria yang selama ini begitu ia cintai tidak pernah menganggap dirinya Saat itulah ia memutuskan untuk meninggalkan pria itu dan membatalkan pernikahanya Tapi siapa sangka sahabat atau bossnya malah selalu ada disisinya saat ia terpuruk Akankah adinda membuka hatinya untuk sang boss atau balah sebaliknya Yukk ikuti terus kisah cinta mereka 😍😍
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ekawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cinta??
“Pilihlah yang mana yang paling kau sukai” ucap pria yang bukan lain adalah sahabat sekaligus suami andinda
Dengan berat hati adinda mengambil katalog yang ada ditangan rey
Gadis itu membuka katalog yang diberikan oleh rey dan melihat-lihat gambar yang berhasil menarik perhatiannya, mata adinda melihat kearah desain cincin yang terlihat unik tapi elegan
Pink Star atau berlian biru, dengan potongan radiant atau oval, diikat emas putih/merah muda, dan bernilai puluhan juta dolar
“Pak rey sepertinya ini cukup unik” ucapnya menunjukan gambar kepada rey
Mendengar kata sepertinya membut bianca begitu geram ia menatap tajam kearah adinda
“Sepertinya??? Kau sunguh tidak mengerti tentang desain yang begitu sempurn nona sekretaris!” Ucapnya dengan angguh dan penuh penekanan
Adinda melihat kearah rey dengan senyum kikuk “maaf nona sepertinya saya memang tidak begitu mengerti tentang desain barang mewah” ucapnya lalu menyerahkan kembali katalog itu ketangan rey
hal itu tentu membuat bianca begitu senang ia tersenyum sinis dan melipatkan tanganya didada
“Apa kau menyukainya??” Pertanyaan dari rey membuat adinda mengangguk dan menggeleng, ia sunguh bingung kenapa rey malah menanyakan hal ini pada dirinya
“Pak saya akan menyukai apa yang anda sukai” ucapnya membuat rey mengangangguk mengerti dan tersenyum
“Tuan, sepertinya sekretaris anda ini sangat payah” beo bianca membuat rey menatap gadis itu dengan pandangan datar
Adinda tidak banyak bicara lagi gadis itu hanya diam, entahlah ia sangat tidak menyukai situasi seperti ini sungguh membuatnya sangat merasa down
Semakin ia banyak bicara maka akan semakin membuat situasi menjadi buruk itulah sebabnya ia menutuskan untuk diam
“Baiklah sudah kuputuskan, luncurkanlah cincin yang diinginkan oleh sekretarisku.. tapi hanya satu, ingatlah hanya satu dan tidak ada duplikat!” Bianca tentu saja terkejut
Jika hanya satu maka dialah yang akan rugi, semakin banyak barang yang dikeluarkan maka ia kan semakin untung
“Tuan rey, apa anda sedang bercanda, jika saya hanya mengeluarkan 1 cincin berapa kerugian yang akan saya terima??” ucapnya dengan begitu angkuh
“Baiklah, jika kau bertanya tentang kerugian aku akan tunjukan apa itu kerugian yang sebenarnya” bianca melotot tudak percaya dengan apa yang dikatakan oleh rey gadis itu menelan ludahnya kasar
Ia sangat tahu apa maksud dari perkataan rey, bianca membenarkan duduknya lalu menatap tajam kearah adinda
“Ini semua karen wanita sialan itu!” Ucapnya dalam hati
“Hhmm baiklah, aku butuh waktu 2 minggu untuk mengeluarkan cincin yang dimaksud tadi” ucapnya mengalah
“Baguss,,” setelah mengatakan itu rey berdiri dan hendak pergi dari rungan itu
“Tuan rey apa kita tidak makan siang dulu?” tawar bianca membuat rey menatap kearah adinda
“Tidak hari ini aku akan makan berdua bersama istriku” ucapnya membuat adinda tentu saja sangat terkejut, rey baru saja mengakuinya didepan orang penting seperti bianca
Bianca begitu terkejut, kapan rey menikah, apa maksudnya ingin makan bersama istrinya
Bianca tahu jika sasya adalah sepupu rey jari tidak mungkin dari bertunangan pura-pura menjadi istri sunguhan
“apa jangan-jangan istri yang rey maksud?” pandangan bianca beralih kearah adinda
Dimana rey memegang tangan adinda menjauh dari ruangan itu,
“sejak kapan mereka menikah?? Tidakk bisa., aku harus katakan ini pada tante milea” ucapnya lalu mengambil handphone untuk menghubungi seseorang
Rey tidak melepaskan genggaman tangan adinda sampai mereka benar-benar keluar dari rungan VVIP itu sedangkan adinda begitu terkejut rey baru saja mengatakan sesuatu yang membuat 2 orang itu begitu syok
Rey pindah keruangan lain dimana disana hanya terdapat mereka berdua saja
“Adinda,, kamu mau makan apa?” Tanya pria itu begitu lembut
Adinda diam ia hanya melihat kerah mata rey, ia tidak tau harus berkata apa lagi, perhatian rey mengoyahkan pemikirannya
Bahkan gadis itu ingin rasanya menuruti apa yang sahabatnya sasya katakan padanya tadi pagi
“Reyy” rey melihat kerah adinda membuat pandangan mereka bertemu sesaat
“Kenapa?” Tanya pria itu dengn sedikit senyuman
“Rey,, apa kau mencintaiku?” Pertanyaan adinda membuat jantung rey berdetak kencang
Apakah ini saatnya mengatakan kebenaran kepada adinda, ia takut jika adinda akan menjauhinya nanti setelah mengatakan yang sebenarnya
Melihat rey hanya diam saja membuat adinda sedikit kecewa, “rey,, bolehkah jika aku belajar mencintaimu?”
“Apa??” Rey yang terkejut dengan apa yang dikatakan oleh adinda ingin memastikan lagi apakah tadi ia hanya salah dengar saja
“Bolehkah jika aku belajar mencintaimu?? Aku tau jika belum ada rasa cinta diantara kita, tapi bolehkan jika kita belajar saling mencintai untuk mempertahakan pernikahan ini?? aku tahu kamu mencintai orang lain dan aku tidak akan memaksa itu, maafkan aku jika aku egois tapi,”
“Tentu saja, kau adalah istriku dan kau yang paling berhak untuk mencintaiku dan begitupun sebaliknya adinda”
Diam mereka kini saling diam, adinda bingung dengan situasi ini begitupun sebaliknya, tapi didalam hati rey begitu bahagia ia bahkan tersenyum penuh arti saat ini
“Adinda, apa kau yakin dengan apa yang kau katakan? Bagaimana dengan pria yang selama ini begitu kau cintai?” Adinda tersenyum mendengar apa yang rey tanyakan ini bukan pertama kali rey menanyakn hal ini tapi sudah berkali-kali
“Aku sudah tidak mencintainya aku tahu jika zyan begitu mencintai kekasihnya dan aku sadar jika menjadi orang ketiga hanya akan menyakiti kita semua” jawabnya dengan keyakinan
“Rey gadis yang kau cintai?”
“Kau adinda gadis itu adalah dirimu”
“Hahh jangan bercanda rey itu tidak lucu!!”
Rey tersenyum lalu memegang tangan adinda, pria itu mendekatkan dirinya dengan sang istri
“Maaf sebenarnya gadis itu adalah dirimu, aku mencintaimu sejak dulu, aku tidak ingin membuatmu tidak nyaman maka dari itu aku selalu memendamnya sendiri dan sasya juga tahu itu” jelasnya
“Rey apa kau sedang bercanda?” Adinda tertawa karena lelucun yang rey katakan
“Tidakk adinda,, apa yang aku katakan adalah kebenaranya” jelasnya lagi membuat adinda terdiam
“Jadi alasan kamu selalu membantuku itu karena?” Rey hanya mengangguk membuat adinda menutup mulutnya tidak percaya
Kenapa dia tidak menyadari jika rey selalu membantu dan menuruti apa dia katakan selama ini bahkan membantu zyan dan mendukung pembangunan butiknya yang terasa begitu sangat mudah untuk pemula terjun didunia bisnis
Adinda menangis membuat rey merasa bersalah, rey mendekat kearah adinda dan memeluk gadis itu begitu erat
Adinda mulai menangis mengerutu kebodohannya, selama ini ia tidak pernah peka ia hanya mengira jika rey memperdulikannya itu karena persahabatan mereka
Tanpa tahu jika pria itu begitu memcintainya, adinda bertekad untuk belajar mencintai rey dan mempertahankan rumah tangga mereka
Happy reading 💫💫
gadis bodoh
cinta bertepuk sebelah tangan aja sulit melupakan apalah lagi sama-sama cinta baru dihianati
mampuslah kau Adinda makan itu cintamu pd Ziyan