NovelToon NovelToon
Satu Hati Dua Cinta (SHDC)

Satu Hati Dua Cinta (SHDC)

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Tamat
Popularitas:322k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu_Merdeka

Bercerita tentang kisah cinta segitiga antara Mayra , Rama dan Marcel' sahabat Rama

Setahun berpacaran akhirnya Rama mempersunting Mayra, di usia pernikahan pertama Mayra tengah hamil buah cinta mereka dan akhirnya Mayra melahirkan putra kecilnya yang diberi nama Darren Adiguna

Pada usia pernikahan ke-4 masalah besar datang melanda keluarga kecil itu, dari masalah perusahaan yang akan diakuisisi serta masalah Darren harus dirawat dirumah sakit karena sakit parah.
Itu semua membuat Rama frustasi, ia dihadapkan dengan pilihan yang sulit.
Akhirnya Rama meminta bantuan pada Marcel sahabat yang sekarang menjadi musuhnya. Marcel bersedia membantu Rama dengan syarat Rama harus menukarnya dengan istri tercintanya. Entah setan apa yang merasuki Rama sampai ia menerima syarat dari Marcel "Kamu bisa membawa Mayra setelah putraku mendapatkan donor sumsum tulang belakang"

🌹Next in bacanya ya readers 🌹

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu_Merdeka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kepulangan Mayra

"Sayang jangan berfikir yang macam-macam, yang penting kamu harus tetap semangat dan harus kuat. Demi anak kita? Aku janji akan selalu jagain kamu."

ucap Rama membelai rambutku

Aku sedih, aku selalu saja merepotkan Rama, kasihan dia sudah satu bulan ini bolak balik kantor ke rumah sakit. Tubuhnya menjadi kurus dan kurang terawat. Apalagi kondisi ku juga semakin lemah, selama hamil aku tak bisa makan apapun, hanya air putih yang bisa ku konsumsi, itupun terkadang membuat perutku mual saat meminumnya.

"Sayang maafin aku ya, Aku bosen berbaring di kamar terus... aku mau jalan-jalan keluar" pintaku pada Rama

"Baik sayang..." jawab Rama, lalu ia menyuruh perawat untuk membantunya menyiapkan kursi roda untuk ku. Setelah semuanya siap, Rama memindahkan tubuh ku di atas kursi roda. Dengan pelan ia mendorong kursi roda ku, disamping kiri ku terlihat seorang perawat sedang berjalan membantuku memegang tiang infus

"Makasih sus, sekarng suster boleh pergi. Nanti saya telfon lagi!" Kata Rama

"Baik pak" ucap suster tersebut seraya pergi meninggalkan kami berdua

"Terimakasih sayang, akhirnya aku bisa menghirup udara segar." ucap ku senang seraya memegang tangan Rama

Rama memindahkan langkahnya berjongkok di depan ku, ia memegang kedua tangan ku. matanya menatap wajah ku yang tampak putih pucat. "Sayang berjuang lah demi bayi kita, aku yakin kita bisa melewati ini semua. Bersabarlah sayang sampai bayi kita lahir kedunia!" ucap Rama lirih... matanya tampak berkaca-kaca seperti menahan air matanya supaya tidak jatuh.

Aku tahu apa yang Rama rasakan saat ini, ia juga merasakan sakit seperti yang kurasakan. Aku belai rambut Rama yang kusut, ku sandarkan kepalanya di pangkuanku. Tak terasa air mataku jatuh dari pelupuk mataku, aku tak kuat menahan kesedihanku. Aku tak berdaya dengan penyakit yang kuderita, tetapi aku harus kuat demi buah hati kami, demi keutuhan cinta kami, aku akan berjuang dengan semangat yang Rama berikan, aku berharap suatu hari Tuhan akan memberikan yang terbaik untuk kami.

"Sayang jangan menangis lagi. Aku ada disini untuk mu. Percayalah, semua pasti akan berlalu. Semangat ya!" tutur Rama kembali menyemangati ku, tangannya mengusap air mata yang jatuh dari pelupuk mataku

Aku mengangguk pelan

Matahari sudah mulai terbenam, Langit tampak gelap tertutup oleh mendung. Angin sepoi-sepoi mulai mengusik kedalam jari jemari ku. "Sayang tangan mu dingin, kita masuk ya?" Rama merasakan suhu dingin dalam diriku

Akhirnya Rama dan perawat tadi mengantarkan ku kembali ke kamar. Entah sampai kapan aku harus tinggal disini, aku sudah kangen dengan suasana rumah kami. Rumah dimana aku bisa menghabiskan waktu ku bersama orang yang kucintai.

***Next***

Lima bulan sudah aku dirawat di rumah sakit, sekarang perutku tampak membuncit, lambat laun tubuhku sedikit bertenaga lagi, dan sedikit demi sedikit aku sudah bisa memakan sesuatu, meskipun hanya dengan porsi sedikit, aku sangat bersyukur.

Sebenarnya aku sudah sering memaksa Rama untuk mengurus kepulangan ku, aku ingin dirawat dirumah saja. Aku khawatir kalau sampai aku dirawat dirumah sakit sampai aku melahirkan, entah berapa banyak uang yang dikeluarkan Rama untuk perawatan ku.

Sampai pada saatnya aku bertanya pada dokter, kalau aku benar-benar ingin dirawat di rumah. Dan akhirnya dokter menyetujui permintaan ku, asalkan aku bisa menjaga diriku serta bayi dalam kandungan ku. Rama pun akhirnya luluh juga dengan permintaan ku, tetapi ia masih khawatir dengan kondisi ku yang masih belum pulih. Ia meminta dokter untuk datang mengecek kondisi ku setiap minggunya, dan tak lupa ia juga memperkerjakan perawat untuk merawatku, selama ia di kantor.

"Selamat datang nyonya, panggil saja Mbok Darmi." ucap wanita paruh baya yang membukakan pintu rumah kami

"Sayang... Mbok Darmi ini pembantu kita, beliau yang merawat rumah kita selama kita dirumah sakit" jelas Rama

"Terimakasih Mbok" ucap ku.

Rama kembali mendorong kursi rodaku memasuki rumah. Mataku menatap keseluruh ruangan, tersirat di benak ku akan kenangan indah kami saat awal pernikahan.

"Mbok tolong antarkan suster Rani ke kamarnya ya?" pinta Rama. Suara Rama menyadarkan ku kembali

Rama juga telah menyiapkan kamar tamu untuk kami, semua barang-barang kami di kamar atas dipindahkan ke kamar tamu yang letaknya di lantai dasar.

Rama juga telah mendekor kamar baru kami dengan nuansa hijau kesukaanku.

"Makasih ya sayang, aku senang akhirnya bisa pulang ke rumah kita lagi. Aku janji bakal nurut apa kata dokter dan suster, aku juga akan jagain buah hati kita."

"Ya sayang, aku percaya kok. My baby boy... baik-baik ya di dalam perut Mommy, harus pintar dan nggak boleh nakal" Rama membelai lembut perut buncit ku

"Ya Daddy... Daddy tenang aja, baby boy nggak akan nakal kok... hehehe" ucap ku seraya tersenyum tipis

Rama membopong tubuh ku ke atas ranjang, perlahan ia membaringkan tubuhnya di sisi ku. Tangannya mengangkat kepala ku lalu menyandarkan kepala ku di lengannya. Aroma tubuh Rama membuat ku merasa tenang dan nyaman, akupun mulai memejamkan mataku.

1
Tri Susilowati
keren Thor cerita ya...tp msh penasaran Thor gmn cerita ya Vanessa.
nuri
jd inget waktu ak kecelakaan kyak gtu jg...bluk & g sadar smp lm 😭
Anonymous
lanjut
ani nurhaeni
baruu baca
Rifa Atun
selamat ya mamiii atas kelahiran putri nya☺️☺️
Rosita Husin Zen
udah telat kalii macel berjina sama meyra kapan aja Marcel mau sama2 bejadnya
Rosita Husin Zen
sih Marcel laki2 bejad kalo menurut saya .belum menikah aja sudah berjna
Rosita Husin Zen
sih Marcel laki2 bejad kalo menurut saya ..belum menikah aja sudah berjina muluu
Rosita Husin Zen
iih serem sama perkejaan haram Marcel ...secara tidak langsung Marcel ngasih makan meyrah pakai hasil uang haram yg tdk halala serem bangeeeet
Rosita Husin Zen
iih serem pria jahat seperti Marcel suka pembunuh orang dengan perkejaan haramnya
Rosita Husin Zen
saya ga abis mikir kok sama meyra kok secepat itu ya jatuh cinta sama laki2 yg baru dia kenal dalam hitungan hari pada hal baru beberapa Minggu dia meninggal anak dan suaminya ..gampang banget jatuh cintanya sih meyra sama laki2
Rosita Husin Zen
saya jdi binggung sama Sumi istri meyra dan Rama Thor jalan kisah hidup rumah tangganya
Rosita Husin Zen
suami macam apa itu hanya demi perusahaan dia rela istrinya di kasih ke orang lain
Rosita Husin Zen
kalo ada pelakor sama pembinor saya sudah benci banget dah dengernya apalagi ada niat jahat mau perusak rumah tangga orang lain
Rosita Husin Zen
Poto visualnya mana Thor
Rosita Husin Zen
bagus juga certanya ....semogah saja meyra dan ramah jdi pasangan halal dunia akhirat dan hidup bahagia bersama keluarga kecilnya selama2nya aaamiin
DPuspita
Selalu ada hikmah dibalik cerita yg ditulis sang author. Sukses thor utk novel2nya... 😘😘😘
Trini Trini
kok mayrah nya gampang jatuh cinta ya,,
kalo di pikir 2semua nya gk kesalahan Rama aja,,
☠🏘⃝Aⁿᵘ𝒮 🧚‍♀️Ⓡ︎Ⓔ︎Ⓣ︎🍆⸙ᵍᵏ
kereeeennn
☣️✨️私 ジーチャン✨️
like
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!