Clara adalah seorang gadis yang memiliki beberapa karakter, sehingga membuat nya mudah bergaul dengan siapa saja, meskipun dia berasal dari keluarga yang berada, tak lantas membuat nya memilih siapa saja yang pantas bergaul dengan nya.
Penasaran maka nya baca.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AYU APRIYANI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rumah sakit
"WHAT NO ANGGA PLEASE PUT ME DOWN NAW!!!! bentak Clara
"SHUT UP" bentak Angga tak kalah nyaring dari Clara
"kau aah!! Angga aku sangat membenci mu"
Angga hanya tersenyum simpul, yaa Angga tetap menggendong Clara ala bridal sampai menuju mobil melewati beberapa pasang mata ada yang kagum ada yang iri menghujat, segala macam persepsi pun muncul, Clara merasakan hawa dingin menatapnya sejak keluar dari lift dia menutup wajahnya di balik dada bidang Angga, Clara sangat malu namun di sisi lain dia merasa senang dengan perhatian Angga.
astaga ada apa dengan ku clara sadar dia tunangan orang kamu mau di sebut pelakor batin Clara
"tidaaak" gumam Clara namu masih di dengar Angga
"tidak apa nya sayang" kata Angga
"aku tidak mau di sebut pelakor"
"ha ha ha kamu ada ada saja, aku sudah bilang aku tidak menyetujui pertunangan itu aku sangat serius dengan mu aku mohon percaya padaku"
mereka kini sampai di mobil Angga mendudukkan Clara dengan lembut dan mengenakan sabuk pengaman untuk Clara, lalu beranjak masuk mengendarai mobil menuju rumah sakit.
"Angga aku sudah bilang, ini hanya luka bakar kecil"
"sayang gimana kalu infeksi kan bahaya"
"please Angga jangan panggil aku sayang ngeri aku dengar nya"
"Clara aku serius, aku mohon jangan menolak terus,"
"lalu apa yang kau ingin kan, aku masih belum tau dengan perasaan ku, aku tidak yakin kalau aku menyukaimu, di tambah lagi masalah tadi pagi, aku...
"Clara apa kau tidak merasakan sesuatu saat Jasmin mengatakan aku tunangan nya"
"apa.. aku..!! apa kamu mencoba menjebakku dengan pertanyaan mu itu"
"Clara jika kau terus menolak maka aku akan menyetujui pertunangan itu"
deg deg deg... jantung ku... kenapa aku merasakan sakit "batin Clara
"akh... " pekik Clara
"hey ada apa?? apa kamu baik baik saja, kamu tenang dulu, kita sudah sampai"
Angga bergegas keluar dan kembali menggendong Clara memasuki rumah sakit
"Angga aku bisa berjalan sendiri, apa kamu tidak lelah menggendongku"
"apa kamu bisa diam hah, Bentak nya
DOKTER DOKTER "teriak Angga
Dokter yang mendengar nya segera keluar di tambah lagi dia melihat nona besar yang ada di gendongan Angga, yaa Clara adalah pemegang saham terbesar di rumah sakit itu namun tidak semua orang tau hanya sang Dokter lah karna kebetulan Dokter itu adalah Dokter pribadi keluarga Handoko sekaligus sepupu Clara.
"astaga nona apa yang terjadi padamu" panik Dokter
Secepatnya Clara memberi kode pada Dokter Lisa ya namanya Lisa, Lisa seketika mengerti dengan apa yang di lakukan Clara...
haiiis kenapa ini, dan lagi kenapa Clara mengenakan seragam office ya "batin Lisa
*apa mereka saling mengenal nampak nya begitu "batin Angga
aah semoga Lisa bisa mengikuti arus awas saja kalau sampai keceplosan "batin Clara*
"hey dokter kenapa bengong, apa kau hanya akan berdiri saja haa" kata Angga
"ah baik baik, suster tolong kursi roda nya" perintah dokter Lisa
Lisa memasukkan Clara ke ruang rawat.
Angga berusaha mengikuti dan ingin masuk ke dalam ruang rawat.
"maaf tuan anda bisa menunggu di luar biar saya periksa nona ini dulu" kata dokter Lisa
"oh okey"
di ruang rawat...
"katakan ada apa ini, kenapa kamu mengenakan seragam ini, dan ini kenapa bisa kena luka bakar seperti ini, dan itu kenapa tuan muda di luar bisa sepanik itu, apa hubungan kalian????
"astaga aku harus jawab yang mana dulu"
"jawab semua, aku dengar kamu kembali ke LA, tapi kenapa kamu di sini aah cepat jelaskan apa yang terjadi" tanya Lisa sambil mengobati tangan Clara
"haiis bagaimana mau di jawab belum juga jawab sudah ada pertanyaan lain"
"tidak usah mengelak terus jelaskan padaku semuanya"
"iya iya bawel sebenarnya..(menjelaskan semua😅😅)
"APA jadi Office apa paman setega itu sama kamu??
"yaa mungkin kecerobohan ku lah yang membuat nya marah besar, tapi apa kamu tau aku mendapatkan banyak sahabat di kostan semuanya baik"
"syukur lah kalau begitu, kapan kapan aku boleh mampir ya Cla, aku masih kangen tau sama kamu"
"iya, tapi jangan ngadu ke mama soal luka bakar ini"
"iya lagi pula luka ini tidak parah kok, tu cowo saja lebay"
"iya aku sudah bilang tadi kalau ini cuman luka kecil, tapi dia ngotot mau bawa aku ke rumah sakit"
"Cla kayak nya dia serius sama kamu, aku bisa liat dia panik banget loh, padahal kan ini luka kecil di obati di rumah juga bisa"
"hust dia sudah punya tunangan"
dan seperti nya aku pernah melihat gadis itu tapi aku lupa, dan lagi yaa dia nampar aku, kalu saja aku tidak mikir posisi aku sebagai office sudah ku patahkan tangan nya"
"heleh kamu tuh ya belajar bela diri tapi kamu tidak pernah menyakiti siapa pun di luar ring, bagaimana kalau hari minggu ini kita tanding, sudah lama kita tidak tanding bareng mau ya"
"siaaap dong asal kamu tidak ada job dadakan"
"iya deh janji"
ckleek..
"dokter apa kamu mau dia menginap karna luka bakar di tangan nya" Angga nyelonong masuk
"ah tidak tuan ini sudah selesai, luka nya tidak parah dan sudah bosa keluar, hanya saja jangan sampai kena air dulu" kata Lisa
"oh okey" kata Angga
"apa kamu tenang sekarang bos" kata Clara
"iya... sekarang aku antar kamu pulang saja ya",kata Angga
"ekhem saya permisi dulu ya nona tuan, semoga hari kalian lancar" kata Lisa dan berlalu pergi
"apa aku dapat cuti hari ini"
"iya sayang atau kamu mau aku merawat mu sampai sembuh" goda Angga
"tidak perlu, dan satu lagi jangan panggil aku sayang"
Angga mengantar Clara kembali ke kostan nya,
mereka pun sampai...
"Clara kita pacaran ya, ah atau kamu mau kita langsung tunangan, aku siap Clara asalkan kau siap" bujuk Angga
Clara terlihat berpikir sejenak.
apa aku harus memberinya kesempatan aku juga takut jika benar dia menyetujui pertunangan itu apa aku takut kehilangan dia "batin Clara
"okey kita akan menjalani nya, TAPI kamu harus menyelesaikan masalah mu dengan tunangan mu dulu aku tidak mau di sebut pelakor"
"SERIUS kamu tidak bercanda kan"
"aku se-ri-us" sambil tersenyum kepada Angga
Angga sangat bahagia dan sontak memeluk tubuh Clara dan tidak ada penolakan dari Clara
apa ini kenapa aku tidak menolak nya apa aku sungguh sudah menyukai nya batin Clara
"sayang aku janji aku akan menyelesaikan masalah pertunangan ini, dan secepatnya akan membawa mu menemui keluargaku" ucap Angga di sela palukan nya
"aku menunggu mu, dan jika kamu ingkar janji, aku akan menghilang selamanya dari pandangan mu Angga itu adalah janjiku" kata Clara
"tidak akan kalau pun kamu menghilang aku akan menemukan mu di mana pun, dan ini juga adalah janjiku padamu" kata Angga
Angga melepas pelukan nya dan mereka saling menatap,
"aku tidak akan menyentuh mu lebih dari ini sebelum kamu menjadi milikku, apa kamu tidak keberatan" kata Angga
"tentu! aku justru sangat senang jika kamu memutuskan seperti itu, aku masuk dulu, hati hati di jalan" kata Clara
"hemm dan kamu harus beristirahat, dan ingat luka mu jangan sampai kena air" kata Angga
"iya bawel"
"aku pergi"
Clara pun masuk ke dalam kost dengan tersenyum senyum dan...
buk.. "aaah sial aku kena juga sakiiit kakiku" ringis Clara
"makanya kalau masuk itu salam dulu masuk kok ngelamun dapat hadiah kan" ledek nenek
"eh nenek assalamu alaikum nek" kata Clara
"wa alaikum salam, nah gitu dong lah ini kenapa tangan kamu, apa karna ini kamu pulang cepat" tanya nenek
"iya nek, ini tadi tidak sengaja kena kopi panas nek tidak parah kok dan sudah di obati" kata Clara
"ya sudah kamu pergi istirahat di kamar kamu, dan kalau kamu butuh bantuan panggil nenek saja"
"iya nek makasih ya"
Clara pun berlalu pergi ke kamar kost nya
jangan lupa like komen dan juga vote nya ya jangan cuma baca doang hehe
aku padamu thor
salam "Dady danzel."