NovelToon NovelToon
Ternyata Suami Ku Kepala Mafia

Ternyata Suami Ku Kepala Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:179.3k
Nilai: 5
Nama Author: Yanti sihite

Nadia Zaliva baru-baru ini berhasil memasuki polisi wanita (Detektif), namun di balik itu kedua orang tua Nadia tidak mengetahui kalau dirinya berhasil lulus.

Setelah ia kembali ke rumah, ia berencana untuk memberitahu mereka kalau dirinya telah berhasil, tetapi yang diharapkan tidak sesuai dengan apa yang dia pikirkan begitu ia memasuki rumah mewah kedua orang tuannya.

Yok baca yok.. Apa yang membuat Nadia menghentikan apa yang ingin dia beritahu kepada kedua orang tuanNya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yanti sihite, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 17

Di dalam apertemen, Nadia masih saja mengingat kejadian menggenaskan tadi. "Aahhh, itu sangat menakutkan sekali, bagaimana bisa mereka menembaki seperti itu tampa ada perasaan" Kemudian Nadia melirik kearah pintu kamar David. "Dia pasti sudah tidur" Dengan lelah Nadia memasuki kamarnya.

Dilain tempat, David sangat marah melihat beberapa anak buahnya mati setelah Bagas, Vincen dan beberapa anggota lainnya selamat. "Ini pasti Steven".

DDDDRRRRTTTT... DDDRRRRTTTTT...

"Hallo".

"David Barack.. Apa kamu baik-baik saja?".

"Steven" Geram David.

"Wah.. Ternyata kamu mengenali suara ku. Kamu baik-baik saja?".

"Apa yang telah kamu lakukan?".

"Aku melakukan apa?" Tanya balik Steven.

"Bangsat. Kamu telah menguji kesabaran ku".

"Sshhuuueettt.. Kamu jangan marah seperti itu tuan David yang terhormat. Harusnya kamu bersyukur kepada ku karna aku membiarkan kedua orang kepercayaan mu itu masih hidup hahahahah".

PPPRRRAAKKK..

David melemparkan ponselnya ke sudut dinding dengan sangat marah, lalu melempari semua barang yang terletak diatas meja hingga tangannya terluka. "Tuan" Khawatir Bagas dan Vincen.

"Steven..." Teriaknya.

Bagas mencari kota P3k, lalu ia mengobati tangan David. "Tuan harus menenangkan pikiran" David menutup mata sambil menghela nafas, setelah itu ia melihat tangannya yang sudah di perban oleh Bagas. "Apa yang akan kita lakukan tuan?".

David terdiam.

"Steven tidak akan tinggal diam, lebih parah dari ini akan dia lakukan untuk mendapatkan kekuasaan".

"Untuk saat ini jangan melakukan apa-apa. Aku akan mengurusnya" David meninggalkan mereka.

Kemudian Bagas melihat Vincen, "Jangan melakukan apa-apa tampa ada aba-aba dari tuan David. Mari kita mengobati yang terluka".

"Mmmmmm" Gumam Vincen.

Sesampainya David di apertemen, tiba-tiba ia merasa pusing, "Aaiiisss.. Kenapa aku malah merasa pusing seperti ini?" Gumam David memasukkan pin apertemennya.

Nadia yang belum tidur, ia mendengar suara pintu terbuka, lalu Nadia bergegas keluar dari dalam kamar. "Tuan David?" Kaget Nadia. "Astaga, apa yang terjadi tuan?" Nadia segera membantu David duduk diatas sofa.

"Aku akan mengambil air putih".

DDDDRRRTTTT.. DDDRRRTTTTT..

Nadia memberikan segelas air putih di tangannya, "Ponsel tuan berdering" Beritahu Nadia.

DDDDRRRTTTT.. DDDRRRTTTTT..

"Angkat" Ucap David.

Nadia langsung menyambar ponsel David, "Hhhmmm? ponsel ini".

"Cepat angkat".

"Baik tuan" Nadia menekan tombol hijau, lalu menempelkan di telinga kanannya. "Hallo".

"David?".

"Suara wanita" Batin Nadia.

"David?" Tanyanya lagi.

"Tidak" Jawab Nadia melirik David yang terpejam.

"Ini siapa? David dimana?".

"Di-dia" Gantung Nadia begitu David membuka kedua matanya, setelah itu David merampas ponselnya dari tangannya. "Dia seorang wanita" Beritahu Nadia.

David terdiam sambil menghela nafas.

Kemudian Nadia tersenyum, "Aku tidak nyangka kalau tuan masih memiliki ponsel jadul seperti itu. Aku menyukai ponsel itu, dulu aku pernah memilikinya sewaktu SD".

David masih terdiam.

"Sebaiknya tuan istirahat, atau aku perlu menyiapkan makan malam?" Nadia melirik jam yang sudah menunjukkan pukul 3 pagi. "Aahhh, ternyata sudah jam 3 pagi".

David melihatnya, lalu Nadia tersenyum manis, "Apa kamu sedang menggoda ku?".

"Hhhmmm?".

"Apa kamu sedang menggoda ku?" Ulangi David kembali.

"Ma-maksud tuan? aku tidak mengerti maksud dari perkataan tuan".

David menyeringai melihat kesamping, dengan kesal Nadia pun yang mengetahui kalau David baru saja mengejeknya mengangkat tangan ingin memukul David, namun David yang tidak ingin disentuh oleh Nadia langsung menahan tangannya. "Aahhhh" Rengek Nadia kesakitan.

Setelah itu David menghempaskan tangan Nadia cukup kuat hingga ia merasa semakin kesakitan. Lalu David memasuki kamarnya.

Nadia menyentuh pergelangan tangannya, ia merasa sedikit panas. "Hati dia terbuat dari apa sih? bagaimana bisa di berbuat sekasar itu?".

Di dalam kamar, David menghempaskan tubuhnya di atas ranjang sembari merasakan rasa pusing yang semakin menjadi dan juga ia yang tiba-tiba merasa mual. "Hhhmmpphhh.. Hhhmmpphhh.. Hhhuuueeaakkhhh".

Nadia mendengar suara itu, ia segera berlari kearah pintu kamar David.

Tok.. Tok..

"Tuan baik-baik saja?" Tanya Nadia.

Tok.. Tok..

"Tuan, aku bisa masuk?".

Tok.. Tok..

"Jangan datang kemari" Larang David marah, namum Nadia yang masih mendengar David mual-mual, ia pun akhirnya membuka pintu kamar David tampa memperdulikan David yang akan memarahinya. "Kamu..!!" Teriak David.

"Maafkan aku tuan. Sepertinya tuan masuk angin, tunggu sebentar" Nadia berlari mencari minyak angin di dalam kamarnya. Kemudian ia memasuki kamar David kembali, lalu ia menyuruh David duduk. Tetapi David tidak sudih disentuh oleh Nadia, dengan kuat ia mendorong tubuhnya hingga Nadia terdorong sedikit jauh.

"Berani-beraninya kamu menyentuh ku" Lihat David dengan tajam.

"Tapi tuan..

"Keluar".

"Tap..

"Keluar...!!" Teriak David lagi semakin marah.

"Kalau gitu, tuan bisa mengolesnya sendiri?".

"Saya tidak membutuhkan it.. Mmmppphhhh.. mmpphhhmmmm.. Hhuueeaakkk".

"Astaga, kenapa dia keras kepala sekali" Nadia kembali mendekati David yang sudah lemas, ia membuka dua kancing kemejanya, lalu ia menaruh kepala David diatas pangkuannya sambil memijit kepada David, leher dan punggungnya.

20 menit lamanya Nadia memijit David dengan minyak yang ia bawa dari pendidikan baru David terlihat sedikit mendingan. Setelah itu Nadia mengancing kemeja David lalu membenarkan posisi tidurnya, "Apa tuan sudah makan malam?".

David terdiam.

"Aku akan mengisi air panas di botol" Nadia berjalan kearah dapur, dan untung saja ia melihat sebuah botol kosong di dalam lemari anggur David. Tidak ingin berlama-lama, Nadia segera mengisi air panas kedalam botol tersebut.

"Tuan, ini akan terasa panas" Ucap Nadia menaruh diatas perut David dengan memutar-mutarnya.

David terlihat sangat menikmatinya hingga membuat hati Nadia senang, "Tadi sok jual mahal, sekarang dia sangat menikmatinya" Batin Nadia melihat kedua mata David yang sudah terpejam. "Apa tuan sudah tidur?".

"Sepertinya dia sudah tidur" Nadia melirik jam tangannya. "Jam 4 pagi, aku masih punya waktu istirahat 4 jam lagi" Nadia melihat wajah David kembali yang benar-benar sudah pulas.

"Sebaiknya aku istirahat" Namun saat Nadia bangkit berdiri, tangan kekar David langsung menahan tangannya. "Ada apa tuan?".

"Jangan pergi".

"Hhhmmm?".

"Jangan pergi?".

Nadia melirik tangan David yang di perban dan bekas darah yang masih menempel disana, "Mmmmm, aku akan disini" Angguk Nadia melepaskan tangan David.

"Terima kasih" David kembali memejamkan matanya.

Sedangkan Nadia yang baru saja mendengarkan David mengeluarkan kata terima kasih dari dalam mulutnya, ia langsung tersenyum bahagia. "Apa? terima kasih? oohh Tuhan, akhirnya dia mengucapkan kata-kata itu juga setelah dia memperlakukan ku dengan kasar. Dasar" Geleng Nadia mendudukan diri di samping David.

Hampir satu jam lamanya Nadia duduk, ia merasa sudah sangat mengantuk, "Hhooaammm.. Aahh, aku ngantuk sekali" Uap Nadia. "Apa sebaiknya aku pergi saja? lagian dia tidak akan tau" Nadia menyentuh botol diatas perut David yang sudah sedikit dingin. "Sepertinya dia sudah baik-baik saja" Nadia pun keluar dari dalam sana dengan botolnya.

1
Evielin M Hamkah
sedih sangat-sangat😭😭😭😭😭terima kasih novel yg sungguh berkesan.
saya seperti dalam cerita awak,terima kasih sekali lagi,terbaik
Efrianti Sihite: Thank you 😍
total 1 replies
Alfia Ulfah
keren banget ceritanya thor
semangat thor di tunggu karya kelanjutannya
Efrianti Sihite: Terimakasih sudah singgah 🥰
total 1 replies
Yeni Desvita
wow sosweet 👍👍👏👏
Efrianti Sihite: Terimakasih 🥰
total 1 replies
Yeni Desvita
wow sosweet 👍👍👍👍
Indah Batam
aku mampir Thor, keren banget ceritanya, salam dari - Gairah Ayah Tiriku
Indah Batam: aaamiiiiinn,, makasih kembali Thor,, semangat untuk kita semua🥰🙏
total 2 replies
Erick Kecil
ending ny bikin sedih,aku sampai nangis
Efrianti Sihite: Terimakasih sudah singgah terima kasih juga untuk bintang ya🥰🥰
total 1 replies
joyji
yanto itu siapa ya...kok nggk kerja gitu
joyji
nggk kerwn cewk nya jd polisi..
ciba cewk polisinya hebat dlmpeklhian serti punya silat.taikondo apalah ...biar lbh seru
Efrianti Sihite: Terima kasih sudah singgah
total 1 replies
Almira Haniya Azzahra
Nadia polisi, tapi kok sebodoh itu ya? gak logis, belum jiwa bertarungnya lemah hehehe..maaf ya Thor... 🙏
Efrianti Sihite: Terima kasih sudah singgah 👍
total 1 replies
Za muza
toko polisinya kok lemah ya thour...
Aura Moo
Nadia terlalu sok jago dan ceroboh liat kan akibat nya
Nabil abshor
tp alexa hamil,,,, jgn2 ni kena sindrom org hmil it ya,,,, 🤭🤭
Nabil abshor
cuma ngomh gt tok... 🤦‍♀️🤦‍♀️
Nabil abshor
heleeeh seng halal ono lho,,,,,, 😏😏
za_anika
aku belom Bisa nerima eps terakhirnya....
aku gk mau david mati thor...😢intiny David harus hidup bareng ama nadia
Efrianti Sihite: Terima kasih sudah singgah 🤗
total 1 replies
Anisah Humairahh
ganggu banget mmmmmm nya sih ganti aja "iya"
Shakira Keyyila Zahra
nyimak
Maria Ratna
mudah mudahan ada kelanjutannya🙏🙏
Efrianti Sihite: Kalau ada kelanjutan Nadia akan bersama dengan Zico, apakah ada yang setuju?
total 1 replies
Arini Rizki
aku menangis membacanx
Efrianti Sihite: Terima kasih sudah singgah bun🤗
total 1 replies
Daryati Idar
kasian nadin terima kasih thor atas ceritany semangat
Efrianti Sihite: Sama-sama sudah menyukai🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!