NovelToon NovelToon
Black Bones

Black Bones

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Barat
Popularitas:6.6k
Nilai: 5
Nama Author: K A Z A R O

Aztiel, nama dari kerajaan yang ada di Mascus, 1 dari 3 negara terbesar di planet Jana dan masih berkembang. Monster, Manusia, Iblis dan hal hal lainya sudah tak asing di sana, Istana yang megah di kuasai oleh raja Farlov Von Grief dan Desmon menjadi salah satu Tentara "elite" di sana yang sangat loyal terhadap kerajaan, bahkan salah satu gereja terbesar yaitu Ferus sempat membantu Desmon untuk menjadi pengikutnya. Suatu hari di siang yang cukup panas ia di tugaskan oleh sang raja untuk mengantarkan sebuah surat untuk kerajaan yang ada di sebrang bersama 4 teman lamanya. Awalnya semua berjalan dengan baik namun tragedi mengenaskan menghancurkan semuanya.

Akankah dia berhasil bertahan hidup dari masalah yang akan ia lalui dan membuka masalalu sebelum semua ini terjadi?

(Web novel ini mengandung kekerasan yang berlebihan dan konten seksual,bagi para pembaca yang masih di bawah umur diharapkan agar tidak membaca atau meminta izin dari orang tua agar bisa membaca Web novel ini.)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon K A Z A R O, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Someone

"Siapa yang mengabari aku mati? siapa yang berusaha membuat orang lain yakin bahwa aku telah tiada?."

Pertanyaan itu tiba tiba langsung menyerangku ketika aku memasuki kamar.

"Desmon, apa kau tidak apa apa?."

"Aku tidak apa apa Fiora, sebaiknya kau istirahat sebelum malam datang, kau pasti kelelahan."

"Baiklah, aku akan Istirahat duluan."

Fiora menyimpan barang barangnya dan mengganti pakaian untuk bersiap tidur. Entah kenapa tiba tiba aku tak ingin beristirahat dan mencaritahu siapa yang menyebarkan kabar tentangku.

"Apa kau ingin membunuh orang yang menyebarkan kabar tentang mu?." Tanya Fury.

"Kau gila ya? aku hanya ingin mengetahui kenapa ia menyebarkan kabar tentang ku."

"Ya, sebenarnya itu mudah, tapi akan lebih seru kalau kau membunuhnya."

Sempat terhasut oleh omongan Fury, aku berusaha untuk tidak mendengarnya, aku keluar kamar tanpa membuka perlengkapan ku, mencari bangku yang kosong di depan meja untuk menanyakan beberapa pertanyaan kepada temanku.

"Hey Reimi, apa kau punya minuman?."

"Ya aku punya, kau mau?."

"Ya, tolong."

Reimi terlihat mengambil air yang ada di atas meja samping tangga, sepertinya itu bir.

"Jadi, kau ingin menanyakan apa Desmon?." Ia memberikan segelas bir di depanku.

"Aku ingin tau siapa yang memberimu kabar tentangku."

"Kau ingat Regin? aku di beri info olehnya."

"Ah ya, sekarang aku sedang menuju rumahnya."

"Ia bilang bahwa kau sudah meninggal saat menjalankan tugas, pada awalnya aku tak percaya tapi ia bilang ini dari informan kerajaan."

"Jadi Regin mendapatkan info dari seseorang di kerajaan?."

"Ya... mungkin seperti itu, tapi aku tidak tau dan bersyukur kau masih hidup, bagaimana bisa?." Ucapnya sembari mendekatiku dengan raut wajah penasaran.

"Ya, sudah ku bilang bahwa aku hidup kembali."

"Tapi, rekan rekanmu yang lain di kabarkan tak selamat."

"Aku akan ceritakan semuanya, tetapi tolong jangan sampai seseorang mendengarkan kita."

"Kenapa?."

"Aku tak ingin membongkar bahwa aku masih hidup, ditambah aku di kabarkan telah tiada."

"Baiklah, masuk ke ruangan keluargaku Desmon." Ucapnya membuka pintu di bawah tangga.

"Baik, Kau juga ikut Fiora." Sepertinya Fiora bersembunyi di balik tembok.

Benar saja, ia sedang berada di tangga mendengarkan percakapan tadi, Fiora keluar dari balik tembok dengan raut wajah kaget.

"Apa kau mendengarkan kami berbincang tadi?." Aku berusaha menanyakannya tanpa membuat ia seperti tertekan.

"Uh, ya Desmon.... Maafkan aku," raut wajahnya seperti takut tercampur penasaran.

"Tak apa apa, maafkan aku lupa memberitahu mu, kau ingin ikut ke dalam?."

"Ya, ka-kalau boleh." Expresinya seperti takut denganku.

"Baiklah."

Fiora masuk ke dalan ruangan keluarga milik Reimi, ia duduk di sebelah nya.

"Jadi Desmon, ceritakan apa yang terjadi." Ucap Reimi seperti seorang anak kecil yang penasaran hadiah apa yang di berikan ayahnya.

"Desmon, sebaiknya kau jangan menceritakan tentang cawan dan armormu, ceritakan yang biasa saja, jangan terlalu percaya pada temanmu." Ucapan Fury terdengar serius.

"Aku tak akan melakukan itu, tenang saja."

Entah aku harus mulai dari mana, karna banyak yang harus ku tutupi.

"Aku di suruh oleh pihak kerajaan untuk mengantarkan sebuah surat, raja bilang surat itu sangat penting. aku di kirim untuk mengantarkannya bersama beberapa kesatria sepertiku dan aku tau siapa saja mereka. Pada awal perjalanan semua berjalan baik, sampai sekelompok monster menyerang tenda kami."

Fiora terlihat seperti menyimak ceritaku dengan serius, Reimi mendengarkan ceritaku sembari meminum segelas bir. sepertinya tidak apa apa kalau aku mengubah sedikit ceritanya.

"Jadi apa yang terjadi setelah itu?." Ucap Reimi.

"Aku menyuruh mereka pergi sementara aku menahan monster yang mengejar kita. tanpa ku sadari aku di serang oleh beberapa monster dan membuat tubuhku tak berdaya. tubuhku sekarat dan nyawaku seperti di ambil, saat aku melihat semua putih, seseorang mengatakan bahwa aku bisa hidup kembali, benar saja aku hidup kembali dan badanku menjadi seperti semula."

Ku coba merubah sedikit alurnya agar tidak ada yang curiga.

"Pfffft, entah kenapa kau menceritakan sesuatu yang tak masuk akal." Ucap Fury yang tertawa terbahak bahak.

"Yang penting mereka mempercayainya."

Saat aku sedang berbicara dengan Fury, Reimi bertanya kelanjutan ceritaku.

"Saat itu aku tak percaya, ku kira aku sudah mati dan sedang berada di dunia selanjutnya tetapi tidak. Aku mencoba mengejar rekanku dan aku melihat mereka sudah mati oleh para monster, aku berusaha kabur dari tempat itu dan disinilah aku berada."

"Entah kenapa aku kurang percaya dengan ceritamu, apalagi di bagian kau di bangkitkan." Reaksinya seakan aku sedang berbohong, tapi kenyataannya aku memang sedang berbohong.

"Ya, itu pengalamanku."

"Ini cukup berbeda dengan apa yang Regin katakan."

"Apa yang ia katakan?."

Sebelum ia berbicara, aku melihat Fiora sedang tertidur karna mendengarkan dongeng tadi, ku gendong ia agar ia tidur di depanku, saat ku gendong tubuhnya ia tiba tiba memelukku dan tidur di pundakku.

"Ia bilang bahwa kau dan rekanmu di bunuh dengan mengerikan oleh para monster."

"Aku masih tak percaya bahwa aku di kabarkan mati."

"Ya mungkin kau di anggap sudah tiada karena tidak ada tanda tanda bahwa kau sampai atau kembali ke kerajaan, dan juga area di sekitar hutan sana di kenal sebagai area berbahaya."

"Ya mungkin saja, tapi aku masih penasaran dengan itu."

"Ku harap kau baik baik saja Desmon, jangan terlalu gegabah."

"Ya Reimi, terimakasih."

"Hei, sebaiknya kau bawa istrimu tidur ke kamar." Ucapnya sembari membereskan gelas yang ada di atas meja, sepertinya Fiora benar benar kelelahan.

Aku keluar dari ruangan itu dan berjalan menuju kamarku. Ku tidurkan Fiora di atas kasur, setelah menidurkan Fiora aku keluar dari kamar dan menuju kota di malam hari.

Di luar sini seperti masih sedikit ramai, Berjalan menyusuri kota dan melihat lentera dan obor menyala. Entah kenapa aku berjalan ke arah barat dari pintu penginapan.

"Apa rencanamu ketika sudah menemukan seseorang yang menyebabkan kabar buruk tentangmu?." Fury tiba tiba bertanya ketika aku sedang menikmati jalan di malam hari.

"Entah, aku akan memikirkannya nanti, aku yakin tidak mudah mencari pelakunya."

"Tapi apa kau percaya apa yang temanmu katakan?."

"Percaya dan tidak percaya, aku tak bisa mempercayainya begitu saja."

"Baguslah, kau tak bisa mempercayai manusia di dunia ini."

Setelah beberapa lama aku berjalan, aku memutuskan untuk kembali ke penginapan dan beristirahat. Sebelum aku sampai ke penginapan aku merasakan bahwa seseorang memperhatikanku, untungnya aku menggunakan helm dan pelindung lengkap.

aku berusaha mencari siapa yang memperhatikanku tetapi aku hanya menemukan seekor burung hantu sedang melihat ke arahku, tanpa menghiraukannya aku berjalan memasuki penginapan dan tidur di kamarku bersama Fiora.

1
la beneamata
ceweknya bekas orang,jadi kurang like
K A Z A R O: ya gimana yak wkwk, soalnya emang udah bikin rencana gitu. gak semua bakal berjalan lancar (sorry telat reply)
total 2 replies
la beneamata
hadew dah diperkosa,jadi males kasih vote
la beneamata
mantau,apakah akan seperti sipangeran pemalas?
K A Z A R O
maaf banget ni, saya gak bisa update dulu soalnya masih sakit lagi nunggu full recovery, buat yang nunggu chap baru tolong sabar ya dan maaf banget
MouthofMexico
Keren bingit ceritanya! Lanjut! Pantang mundur!
K A Z A R O: tengkyu
total 1 replies
Gua Cowo 🗿
dari tadi likenya 0 semua ...
K A Z A R O: Gak apa apa, yang penting pembaca suka. Makasih loh udah dukung hehe
total 1 replies
Astraloud
Menarik nihhh
GantAi
mantap
K A Z A R O: makasih wkwk
total 1 replies
Franssisskus Supry
next thorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!