NovelToon NovelToon
MONSTER HUNTER-13 DEMON KIDS

MONSTER HUNTER-13 DEMON KIDS

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Sci-Fi / Dunia Lain / Fantasi Urban-Ultra-capable / system / Light Novel / Tamat
Popularitas:715.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Lelevil Lelesan

Tiba-tiba saja, muncul portal di seluruh dunia. Orang-orang yang masuk ke dalamnya harus menjalani sebuah sistem level agar bisa kembali ke kehidupan nyata dengan hadiah membebaskan orang terkasih yang terkena hypersleep.

Dalam fenomena unik itu, para manusia dewasa tertidur, dan hanya para remaja di bawah umur 19 tahun yang tetap hidup untuk berjuang demi menjadi pemenang.

Musuh yang dihadapi bukan militer pemerintah atau para penjahat, melainkan para monster dari berbagai dongeng di seluruh dunia.

Dari ribuan anak yang mengikuti pertandingan hidup mati, tersisa 13 anak dari berbagai ras yang dituntut untuk memenangkan pertarungan sampai ke level terakhir—10.

Meski populasi manusia terancam, tapi reward tiap level yang dimenangkan membuat para peserta merasakan sebuah harapan.

Ketiga belas anak bergabung dan memiliki misi khusus untuk mencari tahu siapa dalang dari kekacauan yang membuat nyawa seolah sebuah permainan.

***
Rasa baru dari sebuah cerita fantasi. Terus dukung ya💋 #PemburuDuniaFantasi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lelevil Lelesan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SALING MENGENAL*

Gibson menatap Rex dan Jubaedah seksama yang menunjukkan wajah malas, sedang pemuda itu terlihat kaget karena dua remaja itu mengetahui nama orangtuanya.

Mereka bicara dalam bahasa Inggris. Non-baku bahasa Indonesia. Terjemahan.

"Bagaimana kalian bisa mengenal ayah ibuku?" tanya Gibson penuh selidik.

"Ada di buku silsilah. Ada fotomu, terus ada foto ayah ibumu. Ada beberapa foto lainnya juga. Juby gak sengaja nemu waktu disuruh beresin gudang sama ibu. Sebenarnya, itu buku rahasia karena buku itu di gembok. Juby kasih tau Rex terus dibuka paksa sama dia. Makanya, kita kenal sama kamu. Namamu ... Gibson 'kan?" tanya Jubaedah yang dengan santai menjelaskan.

"Kau bisa bahasa Indonesia juga? Bahkan ... kau bisa bahasa campuran," tanya Timo menunjuknya.

"Rexy juga bisa. Hem, kalau ada earphone translator pasti akan lebih mudah. Si Ryan gak ngerti Juby ngomong apa, sebel," ucapnya cemberut menoleh ke arah Ryan yang memandanginya dengan bingung.

Kening Gibson berkerut. "Maksudmu ... earphone ini?" tanya Gibson seraya mengeluarkan sebuah kotak berisi sepasang earphone tanpa kabel berwarna putih dari dalam saku celananya.

Praktis, mata Jubaedah dan Rex melebar seketika.

"Wah, dia punya!" seru Rex langsung melotot.

Dengan sigap, Rex mengambil earphone itu dan memasangkannya kedua telinga Ryan. Pemuda itu terlihat bingung dan gugup karena di pandang oleh Jubaedah dengan mata berbinar.

"Ryan. Kamu ngerti gak Juby bilang apa?"

Tiba-tiba, kening Ryan berkerut. Ia seperti kaget saat menekan dua earphone di telinganya.

"Try, say again," pintanya.

"Gak usah pura-pura bego dan budek deh. Kamu ngerti gak Juby bilang apa? Alat itu berfungsi gak?" tanya Jubaedah mulai kesal.

Spontan, mulut Ryan menganga lebar. Ia terlihat kaget dan senang dalam waktu bersamaan.

"Kalau melihat wajah bloonnya, sepertinya Ryan paham dengan yang kau ucapkan, Juby," tegas Gibson menunjuk dengan salah satu alis terangkat.

"Yes! Yes! I understand what you're saying!" jawabnya gembira, tapi tetap berucap dengan bahasa Inggris.

Jubaedah terlihat senang. Keduanya malah berpelukan dengan wajah gembira. Sedang raut wajah Rex berubah masam. Gibson dan Timo menyadarinya.

"Kau cemburu?" tanya Gibson menebak, tapi membuat Rex terkejut dan wajah kesal itu sirna.

"Ha? Enggak. Kata siapa?" jawabnya seraya memalingkan wajah.

Gibson dan Timo saling memandang seraya menahan senyum.

"Oke. Jadi ... ayo berkumpul. Kita runtut satu persatu," pinta Gibson dan anak-anak itu segera merapat membentuk lingkaran. Gibson berjongkok dan diikuti oleh yang lainnya.

"Pertama, alat translator itu hadiah ulang tahun dari ibuku, Verda. Dan aku meminjamkannya padamu, Ryan. Ingat, me-min-jam-kan-nya. Kau mengerti?" tegas Gibson menunjuk keturunan Giamoco tersebut. Ryan mengangguk cepat dengan gugup.

"Oke. Selanjutnya. Kita berkenalan secara resmi. Aku, Gibson. Anak dari One dan Verda. Lalu, kau lanjutkan, Timo," pinta Gibson menyenggol lengan remaja di sebelahnya.

"Oh, ya. Aku ... aku Timo. Aku anak dari Jeremy dan Rayya asal Filipina. Sebenarnya, ada saudariku di sini. Ia ... lain ibu tapi satu ayah, namanya Tina. Dia anak dari Roxxane. Dan aku ... belum menemukannya. Namun, aku cukup yakin jika Tina berada di sini karena kami seumuran," jawab Timo yang mengejutkan anak-anak itu.

"Kau sepertinya bisa bahasa Indonesia juga," sahut Rex menatap Timo seksama.

"Ya, aku bisa. Karena kata ayahku, bahasa Indonesia itu penting. Namun, aku masih belum terlalu memahami bahasa campuran seperti ucapan ... Juby?" tanya Timo memastikan nama gadis manis di depannya.

Jubaedah tersenyum lebar. "Oke, oke, Juby time," ucapnya bersiap dengan gaya centilnya. Para pria terlihat geli karena sikap Jubaedah cukup lucu bagi mereka. Gadis itu penuh percaya diri dan enerjik. "Oke, namaku ... Jubaedah, tapi cukup panggil Juby. Papiku namanya Eko, dan mamiku Dewi."

"Kekekeke," kekeh Rex yang membuat kepala semua orang menoleh ke arahnya. "Papi," kekehnya lagi terlihat tak bisa menahan tawanya.

"Apa sih? Sirik aja," sahut Jubaedah langsung cemberut.

"Asalmu dari mana? Indonesia pastinya," tanya Gibson dan Jubaedah mengangguk membenarkan.

"Sayangnya, saat portal itu terbuka, Juby lagi di Rusia karena nyiapin buat acara jamuan yang akan dilaksanakan minggu depan. Katanya, keluarga besar akan berkumpul, makanya Rex juga ada di sana, eh malah ... begini," jawabnya langsung memajukan bibir bawahnya. Tiba-tiba, "Oh! Rotinya gosong dong! Juby 'kan lagi belajar bikin cup cake. Aduh!" pekik Jubaedah langsung melebarkan mata teringat akan roti yang dipanggangnya.

"Jamuan?" tanya Ryan dan Jubaedah mengangguk.

"Rusia ... tepatnya di mana?" tanya Ryan tiba-tiba.

"Di ...," jawab Jubaedah menggantung melirik Rex. Pemuda itu mengangguk pelan. "Di sebuah Kastil, di ... Kaliningrad. Kalian pasti gak tau," jawabnya kaku dan diakhiri dengan meringis lebar.

"Kastil Borka?" sahut Ryan yang membuat mata Jubaedah dan Rex melebar.

"Kamu tau?" tanya Jubaedah melotot.

"Ya. Beberapa hari lalu ... sebelum portal itu muncul, aku membaca sebuah undangan berwarna hitam, dengan kepala ular berjumlah 13 kalau tak salah, dan disebut Kastil Borka, Rusia, Kaliningrad, acara jamuan keluarga besar pukul 7 malam," jawab Ryan sembari mengingat-ingat.

"Kamu anak siapa?" tanya Rex menatap Ryan seksama.

"Bukankah sudah kuberi tahu? Aku Ryan Giamoco. Ayahku Adrian Axton Giamoco dan ibuku Nandra Khan," jawabnya.

Seketika, mulut Gibson, Jubaedah, dan Rex menganga lebar.

"Ka-kau keturunan Giamoco? Ayah dan kakekmu adalah mantan anggota Dewan 13 Demon Heads!" pekik Gibson lantang menunjuknya.

"Ha? Apa itu?" tanya Ryan lugu.

"Kau tidak tahu?" tanya Rex menatapnya saksama dan Ryan menggeleng lugu.

Sedang Timo, memilih diam tak berkomentar atau berekspresi apapun. Ia melirik koper di samping Rex yang terbuka dengan berbagai granat berwarna-warni serta beberapa benda lainnya di dalam sana.

"Wah, secara gak langsung, kita reuni!" ucap Jubaedah senang. "Sayangnya, Timo gak ada dalam daftar, tapi gak papa. Jangan sedih, Timo, kita tetep anggap kamu sebagai keluarga kok," ucap Jubaedah dengan senyum terkembang dan Timo mengangguk pelan.

"Lalu ... kau anak siapa Rex?" tanya Timo penasaran.

"Eiji dan Monica. Mereka tak seterkenal keluarga Giamoco. Aku dan Jubaedah dari golongan biasa," jawab Rex merendah. Gibson, Timo dan Ryan mengangguk pelan tak berkomentar.

"Jadi ... Timo menjadi ikan duyung. Lalu ... bagaimana dengan kalian?" tanya Gibson kembali fokus dengan rapat dadakan itu.

"Sebenarnya, Rex dapat hadiah juga. Namun setelah Juby pikir-pikir, sepertinya hadiah yang dimaksud itu bukan kembali ke rumah, tapi yang lain. Mungkin bisa berubah jadi makhluk apa gitu kaya Timo," sahut Jubaedah memaparkan pemikirannya.

"Ya, aku juga berpikir demikian, Juby. Selain itu, portal itu hanya dikhususkan untuk orang tertentu. Sebelumnya, ada misi untuk kami bertiga, tapi hanya aku yang berhasil menyelesaikan misi itu. Lalu di portal, ada namaku," sahut Rex menjelaskan dan diangguki oleh Jubedah serta Ryan. Timo dan Gibson mendengarkan dengan saksama.

"Melihat yang terjadi pada kalian berdua sebelumnya, di mana Gibson mencoba masuk portal, tapi tak bisa, dan ternyata Timo yang berubah, sepertinya setiap misi yang diberikan hanya untuk satu orang yang akan mendapatkan hadiahnya dari portal tersebut," tegas Rex menganalisis.

"Aku sependapat," sahut Timo.

"Lalu ... apa misi kalian berdua? Apa kau sudah mendapatkan hadiahmu?" tanya Gibson penuh selidik.

"Itulah. Portal itu sampai muncul dua kali, tapi Rex gak mau masuk. Dia khawatir jika portal itu membawanya kembali ke rumah. Rex gak mau ninggalin Juby dan Ryan di sini. Rex so sweet banget gak sih? Dia gak mau ninggalin Juby di sini sendirian," ucap Jubaedah tersipu malu, tapi membuat para remaja pria itu mengedipkan mata melihat keganjenan gadis manis di depannya. Rex memalingkan wajah.

"Oh, jadi ... kau ... merelakan portal itu? Wow," sahut Timo tak habis pikir dengan jalan pikiran kawan barunya.

"Eh, tapi sebelum portal yang kedua hilang, muncul tulisan. Rex diminta bantu dua kawannya yaitu kita berdua buat kalahin Medusa," jawab Jubaedah dengan senyum centilnya.

"Medusa?!" pekik Gibson dan Timo sampai melotot lebar.

***

ILUSTRASI

SOURCE : GOOGLE

Masih eps bonus dari tips Mak Ben❤️Cogan-cogan muda bertebaran uhuy😍

1
Ryu
masterpiece
Iamtvr
persis Eiji 😭
Kira★Hana
bukannya yang bener itu termasuk ya thor? kan kenta ikut naik..
Kira★Hana: oalahh gitu toh..
total 2 replies
Kira★Hana
alangkah baiknya kata praktis diganti dengan kata tanpa pikir panjang atau dihapus, tapi dengan kata ini juga bagus kok
👑Ajudan Tante Lele💣: tapi kl buat nulis di global, English gak bs. malah kudu sederhana bgt gak pakai kiasan. krn kiasan di Indonesia sama luar beda. gak bs diterapkan
total 3 replies
👑Metania👩‍💻🔫💣
Luar biasa
PHSNR👾
novel yang luar biasa 😍😍😘😘
PHSNR👾
astagaaa, baca tengah malam, lampu kamar dimatiin, liat gambarnya langsung merinding auto nengok ke belakang takut ada di belakang 😭😭
👑Ajudan Tante Lele💣: kwkwkw aku jadi penasaran pengen baca ulang eps ini🤣
total 1 replies
PHSNR👾
kenapa ya novel2 bagus yang ku baca yang menurut q luar biasa tapi yang like cuma sedikit, misalnya kayak novel ini, novel para penyintas, novel pemeran pembantu, semua novelnya bagus tapi peminatnya sedikit.. malah novel2 romance yg menurut q biasa aja banyak likenya 🤔🤔
👑Ajudan Tante Lele💣: kwkwkw itu namanya selera pembaca kak😆
makasih sudah mampir
lele padamu💋
total 1 replies
Iamtvr
sudah ngga bisa berkata-kata, novelnya Mba Lele selalu ngga mengecewakan
👑Ajudan Tante Lele💣: Alhamdulillah ❤️
total 1 replies
Phoenix
Mampir aku
👑Ajudan Tante Lele💣: tnx u🔥
total 1 replies
Pelangi
koq makan siang. aku ini baca ulang karna kangen, tp seingaku sebelumnya mereka habis makan malam g sih. embuhlah wes wkwkwk
Pelangi
kayaknya cari Hihi ini bang Gibson
Valeria
#kuizinkan kan?
Arta
harusnya ini "Kau bilang" kan Ju??
kan Oag yg blg minta Juby g berbelit
Lovy
klo kata Juby, om Oag 😂
skrg malah bang Oag. besok Hihi panggilnya kakek Oag aja ya, kan Hihi plg muda hahaaha
Tata
ini peribahasanya kebalik g sih thor? bukannya "buah jatuh tak jauh dari pohonnya" gitu? apa aku yg keliru ya hahahaha
Bubu
waaahhh aslinya penyayang om Oag ini ya,, baik bangeeett
👑Ajudan Tante Lele💣: kwkwkw om🤣
total 1 replies
Bakso
bajak laut kan maksudnya?
👑Ajudan Tante Lele💣: lah iya lautnya ketinggalan 😆
total 1 replies
Martini
terus setelah ini novel lanjutannya yg mana mbak biar nggak bingung???
👑Ajudan Tante Lele💣: kl abis monster hunter lanjut king D. lalu Tugas dari neraka
total 1 replies
Martini
mohon maaf mbak thor,,,tolong kasi tau doang rincian novel yg berkaitan ini biar Ndak bingung,,,udh lama nggak baca novel jadinya bingung,,,trakhir baca pas vesver mati itu... stelah vesver dan kanda trus klnjutannya yg mna??? 🙏🙏🙏
👑Ajudan Tante Lele💣: oia. aku gak kasih urutannya ya. habis ini baca king D. lalu baca tugas dari neraka
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!