Gak ada kata-kata, kecuali, sehat selalu buat semua.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shanty fadillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CINTA ITU BEGOK.
Dear tangan jahil : Dengan ini saya mengatakan, terima kasih atas kreatifitas anda yang telah menurunkan RATE karya saya, dengan ini saya berdo'a semoga tangan anda mendapatkan KARMA.
Sekian terima gaji, IRI BILANG BOS😭.
Siapa sih lu?" Jahara amat usik karya orang.
(MAAF OTORNYA LAGI GALAU SEMALAM RATE MASIH 5.0 DAN DALAM WAKTU 10 MENIT TIBA-TIBA JADI 4.7😱 GILA PARAH, JARI-JARI SIAPA YANG JAHANAM🤔.
🐥SELAMAT MEMBACA🐥
Hari terus berganti, waktu terus berlalu, Abie mulai mengurangi aktifitas keluar malamnya, dan tak lagi menyentuh minuman beralkohol. Tapi urusan perempuan Abie masih perlahan meninggalkan sebab sekali-sekali anak muda itu masih suka menggoda wanita yang coba mendekatinya.
"Pagi, Bie!" Sapa si mama seraya merapihkan baju dokter kebanggaanya.
"Pagi juga, ma." Kali ini Abie mencoba untuk ramah.
"Kamu gak kuliah?"
"Kuliah dari rumah, badanku rasanya sedikit lelah." Jelas Abie mengeluh.
"Kau kenapa?" Si mama mendekati keberadaan Abie dan menggapai kening anaknya. "Kau demam, badanmu panas sekali, istirahatlah dulu, mama akan siapkan obat untukmu." Titah si mama tanpa ragu.
Abie mengerutkan keningnya sebab merasa kesal atas sikap sang mama, karena lebih perduli dengan pekerjaan daripada memperhatikan dirinya, padahal saat ini Abie benar-benar sedang membutuhkan perhatian itu.
______
Seperginya sang mama untuk bekerja, Abie menghabiskan waktu di kamar saja seraya mengotak-atik benda pipih kesayanganya. Seperti biasa, anak muda itu mencari perhatian lagi dengan teman-teman dunia mayanya.
⚘
"Siang semua, 😘😙!" Sapa Abie sok imut.
Dan dalam sekejab hadirnya Abie sudah mendapatkan respon simpati dari serta sapaan yang benar-benar menyenangkan hatinya.
"Hay kak Desy!"
"Hay, Bie!" Desy membalas sapaan Abie seadanya.
"Hay kak Shafa!" Sapa Abie pula.
Kini ketiganya terlibat percakapan bersama dalam satu kesempatan. Sebenarnya bukan hanya mereka bertiga saja, masih ada teman-teman dunia maya yang lainya.
Bahkan dari percakapan biasa itu Abie mengetahui sikap Desy yang berbeda, penulis cantik itu tak beda dengan Shafa, dia terlihat lebih ketus dan tak perduli. Bahkan saat Abie coba memperlihatkan fotonya, Desy merespon dengan biasa saja, padahal saat ini banyak yang berdecak kagum dengan ketampananya.
Hari dan semakin hari, Abie terus memahami siapa Desy, anak muda itu mengikutinya mulai dari akun facebook, instagram dan lain-lainya, tanpa Desy ketahui, bahkan yang membuat Abie semakin berdecak kagum, penulis cantik itu tak pernah menunjukan wajahnya, tak suka shere foto sana sini, dia benar-benar tertutup, bahkan Abie tak pernah mendengar suaranya sekali pun, namun entah mengapa semakin hari ada debar tak biasa menghunus dadanya, Abie sendiri tak mengerti apa yang terjadi, yang pasti semakin hari Abie semakin suka mempehatikan Desy diam-diam, walau lagi-lagi dia harus sadar, betapa cueknya si Desy itu.
_
Semakin hari perasaan di dalam dada Abie kian menjadi, dia merasa otak dan hatinya sudah gila, karena menyadari bahwa dia tengah jatuh cinta pada sosok wanita yang tak pernah di lihat wajahnya bahkan suaranya.
"Gila lu, Bie. Masa jatuh cinta sama orang yang belum elu kenal?" Tanya Dani heran.
"Entahlah, mungkin ini karma karena gue suka mempermainkan wanita dan kini gue di permainkan oleh takdir yang cukup mengherankan. Jatuh cinta tanpa melihat wajahnya." Ucap Abie.
"Gimana kalau ternyata dia cowok bukan cewek?" Tanya Dani lagi.
"🙄 Lu jangan nakut-nakutin gue, setan!" Abie menepuk pundak Dani.
"Lagian elu begok amat jadi cowok, udah jelas-jelas di kejar-kejar banyak perempuan, eh elu malah jatuh cinta sama cewek yang tak jelas identitasnya bahkan elu gak pernah liat wajah dia. Heran gue, dari segi mana elu bisa jatuh cinta." Ceramah Dani panjang lebarnya.
"😣..!" Abie mengerutkan wajah tampanya, dia memikirkan ucapan Dani yang benar adanya, tapi entah mengapa semakin hari rasa itu semakin besar membenam dalam hatinya, karena Abie tetap saja memperhatikan Desy Puspita diam-diam dan selalu diam.
"Elu gak belajar saat kenal si Shafa, mati-matian elu kejar dia, eeehhh taunya bini orang. Stres sendirikan lu!" Jelas Dany lagi.
Abie tertunduk sedih saat mengingat nama itu. "Kalau boleh jujur, aku kagum dengan dia, sebab sepandai apa pun aku merayu, dia tak pernah tergoda, padahal elu tau sendirikan, wanita mana yang tak jatuh cinta tiap kali jurus mautku sudah ku keluarkan, tapi kak Shafa beda, dia tetap setia😭." Curhat Abie tampak sedih.
"Sekarang elu ulangi lagi, jatuh cinta sama Desy, Pe'ak lu!" Hardik Dani.
Abie hanya mampu membisu. "Mau lu hina gue kayak apa, gue tetap suka dan hati gue tetap gak bisa bohong kalau gue suka dia," ucap Abie dalam hati.
"Boleh gue tanya gak?" Ucap Dani lagi.
"Silahkan...?"
"Apa yang membuat elu jatuh cinta sama dia?" Tanya Dani tanpa basa basi.
"Ahlaknya,"
"Bukanya dia gak ada ahlak kata elu."
"Iya kalau di chat dia nyablak."
"Lah terus🙄?" Dani menatap Abie heran.
"Gue yakin 180 persen, kalau Desy Puspita punya penggangan agama yang nyata, dan dia gak aneh-aneh orangnya, kelihatan sebab dia gak pernah Up fotonya, kalau pun ada itu dia foto sama temen-temenya, dan yang pasti gue yakin, nih cewek pasti menggunakan hijab, karena dia kuliah di fakulas hukum Islam," jelas Abie seolah-olah sudah faham dan kenal siapa Desy.
"Wah, jadi dia anak hukum?"
"Iya." Jawab Abie singkat.
"Satu jurusan dong kalian," jelas Dani lagi.
"Naaaah, betul! Ini salah satu bukti bahwa kami satu hati." Tegas Abie percaya diri.
⚘
Semenjak itu, Abie selalu dan selalu kepo sana sini tentang Desy, yaņg membuat anak muda itu semakin meyakinkan hatinya, bahwa dia harus mendapatkan hati wanita tersebut.
"Wallcome Desy Puspita, berani buat gue jatuh cinta, elu harus tanggung jawab sepenuhnya." Gumam Abie dalam hati seraya membaca Novel online cewek tersebut.
Bahkan Abie menceritakan semua apa yang dia rasa kepada Shafa. Bahkan wanita yang sempat mengisi benaknya itu, membantu Abie meyakinkan Desy bahwa Abie menyukai dirinya.
Apa respon Desy, dia justru tertawa dan tak percaya sama sekali. "Ya ampun, kak Shafa, dia masih anak kecil, masa suka sama aku, kan lucu!" Balas Desy.
Shafa hanya tersenyum kelu saat mendengar jawaban itu, dirinya pun memberi tahu Abie jika cinta dia jujurlah padanya, masalah di terima atau tidak itu urusan nanti, sebab Shafa sendiri faham bagaimana Desy menganggap Abie. ADEK ONLINE, begitulah kira-kira. Bukan tanpa alasan, sebab selama Desy mengenal Abie anak muda itu terkesan manja dan polos hingga tak ada siapa pun yang menyangka betapa kelam dunia nyata Abie yang sesungguhnya.
________
"Huuuuaaaam..!" Abie membuka mata, anak muda itu baru saja tersadar dari tidur lelapnya.
Sayap-sayup Abie mendengar suara percakapan dari ruang tamu rumahnya, anak muda itu segera keluar untuk melihat siapa yang datang.
Mata Abie seketika terbelalak tak percaya saat mendapati sang mama tengah bercanda ria dengan wanita manis yang sempat di kenalnya.
Abie mendekati wanita itu bahkan keduanya sama-sama terkejut luar biasa.
"Kauuuuuu_______!" Sapanya juga terkejut.
"😱_____!" Abie pun juga sama terkejutnya.l
.
.
❤
🐥TERIMA KASIH🐥
bank abie maaf ya waktu itu gak sengaja kepencet unfollow jadi ilang pertemanan kita pdhal banyak yg pingin diobrolin.
Tetap semangat dan selalu positif thingking meski semua bergantung takdir yang kuasa
Semoga dipermudahkan, dikuatkan dan selalu ikhlaskan hati
Apapun serba mungkin jika Yang Kuàsa berkehendak
sepertinya ortunya jg mengingkari kenyataan🤔
kangeeeeeeeennnnn 🥰
mdh2n Abang selalu d beri kesehatan yahhh
aku gabung d GC tp baru tau segala nya hari ini 😭😭😭😭
yg sabar ka Desi buat ngasih semangat k bang BIE 💪💪💪💪