Chang Sheng adalah anak kecil berumur 10 tahun yang dianggap sampah oleh semua orang di desanya. Dia selalu ditertawakan dan ditindas oleh anak-anak seumurnya. Sampai suatu hari kecelakaan yang membawa keberuntungan, mengubah nasib Chang Sheng. Ikut pertualangan Chang Sheng menuju puncak ilmu bela diri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HankQ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
16. Master Zhang Wu Di
" Maaf Sesepuh. Apakah Sesepuh tahu kelainan apa yang ada di tubuh junior? " Chang Sheng bertanya kepada roh suci pendekar karena penasaran dengan perkataan roh suci pendekar. Sepertinya roh suci pendekar tahu tentang kondisi tubuh Chang Sheng.
" Ha... ha... ha... Dengan sekali lihat, aku sudah tahu tentang kelainan di tubuhmu, Sheng er. " Roh suci pendekar berkata sambil tertawa lepas.
" Aku akan melatih kelainanmu menjadi kelebihan yang tiada duanya di dunia, jika kau bersedia menjadi muridku. " Roh suci pendekar menyakinkan Chang Sheng.
Chang Sheng terdiam sambil memikirkan kesediaannya berguru pada roh suci pendekar. Cukup lama Chang Sheng memikirkan hal tersebut, hingga akhirnya Chang Sheng baru mengambil keputusan.
" Baiklah, junior bersedia menjadi murid Sesepuh. Tapi ada dua permintaan dari junior. Harap Sesepuh bisa mengabulkannya. " Kata Chang Sheng setuju menjadi murid roh suci pendekar dengan dua permintaan.
" Permintaan apa itu? " Roh suci pendekar sedikit kesal mendengar Chang Sheng ingin meminta dua permintaan agar mau menjadi muridnya.
Padahal dulu, pendekar-pendekar muda yang harus memohon untuk menjadi muridnya, tapi kini malah sebaliknya. Roh suci pendekar yang harus mengabulkan permintaan orang yang akan menjadi muridnya.
" Permintaan pertama junior adalah setelah menjadi murid Sesepuh, junior akan menjalankan perintah Sesepuh, tetapi hanya perintah untuk kebaikan. Junior tidak akan mematuhi perintah Sesepuh jika itu untuk kejahatan. Apakah Sesepuh bisa menerima permintaan pertama junior ini? " Chang Sheng berkata sambil menatap roh suci pendekar.
Roh suci pendekar membelalakkan mata setelah mendengar permintaan Chang Sheng.
" Ha... ha... ha... Tentu saja bisa. Aku malah senang jika muridku berbuat kebaikan. " Roh suci pendekar menjawab dengan tertawa lepas.
Sebelumnya, roh suci pendekar berpikir Chang Sheng akan meminta permintaan yang cukup sulit untuk dikabulkannya. Tidak pernah terbayangkan oleh roh suci pendekar, Chang Sheng akan meminta permintaan seperti itu. Roh suci pendekar semakin yakin bahwa dia tidak salah memilih Chang Sheng sebagai muridnya.
" Permintaan kedua... Kalau diizinkan, bolehkah junior memanggil Sesepuh dengan sebutan Master sebagai pengganti sebutan Guru?" Chang Sheng melanjutkan permintaan keduanya.
" Ini... " Roh suci pendekar menghela napas sebelum melanjutkan perkataannya.
" Baiklah, kau boleh memanggilku seperti itu. Namaku adalah Zhang Wu Di. Kau panggil saja Master Zhang. " Roh suci pendekar berkata dengan nada sedikit kesal.
" Baik, Master Zhang. " Chang Sheng tersenyum setelah kedua permintaannya disetujui oleh roh suci pendekar, Zhang Wu Di.
" Hormat murid pada Guru, Master Zhang. " Chang Sheng berlutut memberi hormat kepada gurunya dengan kowtow sebanyak tiga kali.
Mendengar perkataan Chang Sheng, Master Zhang tersenyum.
" Ternyata di hati Sheng er telah menganggap aku sebagai gurunya, walaupun dengan sebutan Master. " Master Zhang berkata dalam hati dengan bahagia.
" Bangunlah, Sheng er! Mulai saat ini kita resmi menjadi guru dan murid. " Kata Master Zhang mempersilakan Chang Sheng berdiri.
" Baik, Master Zhang. " Chang Sheng segera berdiri setelah mendengar perkataan Master Zhang.
" Karena kau sudah resmi menjadi muridku, kau akan mewarisi semua ilmu dan kekayaanku. Coba kau ambil cincin yang ada di jari tangan kananku. " Kata Master Zhang sambil menunjuk ke arah kerangka tulangnya.
" Baik, Master Zhang." Chang Sheng berjalan menghampiri kerangka tulang Master Zhang. Di jari manis sebelah kanan Master Zhang terdapat sebuah cincin batu permata berwarna merah darah. Chang Sheng mengambil cincin itu dan membawa kepada Master Zhang.