NovelToon NovelToon
MY CEO

MY CEO

Status: tamat
Genre:Nikahkontrak / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:147.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nita

Evereet Long , Generasi keempat . pemegang utama kekuasaan lini bisnis kelurga Long. Pria sombong dan berwatak dingin.

PROLOG :

Braak , pintu kamar mandi terbuka lebar, nampak pria tinggi tegap menatap celina dengan perasaan haus di kerongkongan, badannya bergetar seperti menahan sakit yang teramat dalam. Wajah putihnya memerah seperti sedang menahan sesuatu dengan keras

Pria itu mendekati Celina , menatapnya dan menariknya keluar dari bath up.

Celina Hua tercengang kaget.

"Maaf Tuan, aku salah aku hanya ingin beristirahat sebentar di bath up ini". Celina menjelaskan sambil mempertahankan tubuhnya agar tidak ditarik keluar.

Celina Hua tidak bisa mempertahankan tubuhnya. Tarikan pria itu benar-benar kuat, Tubuh Celina seakan terbang dibuatnya.


____________***********

Buat New Readers

Jangan lupa kasih Boom like yah, dan masukan ke List FaVorit kalian. Juga Vote dan beri Author bintang lima ^__^

Arigato- Terima kasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PENGAKUAN

Pagi hari, Celina nampak tersadar setelah tak sadarkan diri berjam-jam. Celina meraba perutnya, dan mencoba duduk bangun. Nyonya Samantha yang baru saja datang segera menghampiri Celina Hua.

"Jangan banyak bergerak dulu". Ucap Nyonya Samantha.

Celina memandang heran ke arah Nyonya Samantha. Mencoba mengingat lama, dan baru lah teringat akan Nyonya cantik yang dia selamatkan waktu itu.

"Tenanglah cucuku yang diperutmu baik-baik saja". Ucap Nyonya Samantha sambil mengusap kepala Celina.

"Maafkan aku telah membahayakan nyawamu dan cucuku". Ucap Nyonya Samantha.

Bola mata Celina memancarkan ketidakpahaman atas apa yang Nyonya Samantha Jelaskan.

"Anak itu, bahkan dia tidak ingin memperkenalkan wanita sepertimu ke ibunya". Nyonya Samantha mendengus marah.

"Aku adalah ibu Evereet Long, Nenek dari bayi yang sedang kau kandung ini, Tenanglah mulai hari ini kau mendapatkan pengakuanku. Kau adalah menantuku".

Celina Terkejut, sambil memijit-mijit kepalanya. baru saja ingin menyanggah, Evereet Long masuk ke ruangannya. Nyonya Samantha memegang erat tangan Celina.

"Tenanglah kau sudah mendapatkan pengakuanku". Hibur Nyonya Samantha. Celina Hanya Menatap mereka berdua sambil menggigit-gigit bibirnya.

"Ya Tuhan , ada kekacauan apa lagi ini, Bukankah kemarin ku sudah berbuat kebajikan". Tanya Celina dalam hati.

"Hari itu kenapa kau datang ke Long Corp,s". Tanya Evereet kepada Celina.

"Ada sesuatu yang ingin kubicarakan langsung denganmu". Jawab Celina.

"Katakanlah sekarang". Evereet berucap.

"Setelah ayahku diperbolehkan pulang dari Rumah sakit, aku ingin tinggal bersamanya beberapa minggu untuk merawatnya di rumah". Pinta Celina.

"Tidak bisa". Evereet menolaknya mentah-mentah. Evereet benar-benar tidak bisa melepaskan Celina dari pengawasannya. Tak ingin peristiwa kemarin terulang. Hampir saja dia kehilangan keduanya.

Melihat mata Celina yang berkaca-kaca, Nyonya Samantha menyela. "Bagaimana jika membawa ayahmu ke Villa untuk tinggal bersamamu, bukankah kita sudah menjadi satu keluarga". Ucap Nyonya Samantha menghibur.

Celina terdiam mendengar perkataan Nyonya Samantha. "Satu keluarga?". Tanyanya dalam hati.

"Aiii yo , bukankah kau sedang mengandung cucuku, karena itu lah sekarang kita sudah menjadi satu keluarga". Celina menatap ke Evereet Long.

"Ibu kita bahas ini nanti saja, Celina masih harus beristirahat". Ucap Evereet dingin.

"Baik, baik yang terpenting sekarang adalah kesehatan ibu dan anak lebih dulu". Jawab Nyonya Samantha.

"Tentang Ayahmu , kau tidak usah Khawatir, Alex Wu akan memastikan dia baik-baik saja". Ucap Evereet ke Celina Hua.

Celina hanya menghela nafas tanpa bisa membantah, bagaimanapun dia juga mengetahui betapa keras kepalanya Tuan Muda Evereet Long ini.

Paman Yue mengantarkan Jason menjenguk Celina. Tidak melihat Celina beberapa hari Jason langsung menghamburkan pelukannya ke Celina dan mengusap-usap wajah Celina.

Celina membalasnya dengan pelukan hangat. "Rindukah tidak melihatku beberapa hari ini?". Ucap Celina sambil mencubit hidung Jason.

Nyonya Samantha Melihat hal ini tersenyum hangat. Semenjak memilih Celina menjadi calon menantunya, Nyonya Samantha selalu datang tiap hari menemani Celina di Rumah sakit. Karena sudah menyelidiki latar belakang Keluarga Hua, Nyonya Samantha tidak terkejut melihat Jason.

Bahkan bisa menyaksikan sendiri apa yang dilaporkan oleh paman Yue adalah benar. Kakak beradik ini sangat lah akrab. Nyonya Samantha berfirasat jika mereka berdua ini akan membawa dampak baik untuk putranya.

Celina menatap Nyonya Samantha, dan memberi tanda kepada Jason untuk memberi salam kepada Nyonya Samantha.

1
Marhaban ya Nur17
ama bayi kembarnya kah ??????
Marhaban ya Nur17
paling kesel klo ada cewek korban pelecehan
Marhaban ya Nur17
awas nenek jd target
Sri Cahaya
Luar biasa
Marhaban ya Nur17
anaknya kaya jelly wkkwkw berarti saudara an ama yuppi
Marhaban ya Nur17
kan paman Jason yg bikin rasa nya
Marhaban ya Nur17
ngomong e kaya bapak e y leen " kepalamu "
Marhaban ya Nur17
kena santet apa pelet y
Marhaban ya Nur17
paman Jason sama ryuko neh
Marhaban ya Nur17
tengil neh William
Marhaban ya Nur17
geng hutang lunas 😄😄😄
Bie
Dasat uler keket, katanya sakit malah mabuk
Marhaban ya Nur17
gunung everet
Wiwin Widianta
pasti serserr berulah..
Kayla A
suka poll ama novel ini, entah udh brp kali ku ulang , ga bosen ttp seru
aaarrr
seperti saat calina melindungi jason dulu 🤭
Kayla A
ketemu lagi dg karya kak nita😍
Maminya Thania
guru kencing berdiri
murid kencing berlari
Austin 👍👍
Najla Rahma Dhani
Bagus cerita nya bahasa nya juga bagus
Widya Febrina
keren author nya...pintar bgt pasti ni😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!