NovelToon NovelToon
KONTRAK CINTA SANG MEKANIK

KONTRAK CINTA SANG MEKANIK

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Olshop sukses Jaya

Arga Pratama, seorang mekanik tangguh yang hidupnya sederhana namun penuh prinsip, tak sengaja bertemu dengan Clara, wanita cantik pewaris perusahaan besar yang sedang lari dari perjodohan. Karena suatu keadaan terpaksa, mereka harus terikat perjanjian kontrak palsu. Siapa sangka, dari bau oli dan mesin, tumbuhlah benih cinta yang tak pernah disangka-sangka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Olshop sukses Jaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kunci Menuju Kebenaran

Pagi harinya, dengan semangat baru dan tekad yang bulat, Arga dan Clara langsung pergi menemui Tuan Leonard. Mereka membawa kotak kayu tua dan semua barang bukti peninggalan ayah Arga.

Setelah mendengar penjelasan lengkap dan melihat isi surat serta foto itu, Tuan Leonard menghela napas panjang, wajahnya tampak sangat serius dan penuh penyesalan.

"Jadi... selama ini dugaan saya benar," ucap Tuan Leonard pelan. "Saya memang sudah lama curiga kalau kematian Surya—ayahmu Arga—bukan kecelakaan biasa."

"Om Leonard tahu tentang ini?" tanya Arga cepat.

"Tahu sedikit, tapi tidak punya bukti kuat," jawab Tuan Leonard. "Surya adalah sahabat terbaikku dan juga sahabat baik kakekmu Clara. Dia orang yang sangat jujur dan baik. Sulit bagiku untuk percaya dia bisa celaka begitu saja."

"Tapi di surat ini Ayah menulis kalau dia merasa diancam. Dia takut tanah dan bengkel ini diambil alih secara paksa," kata Arga.

Tuan Leonard mengangguk setuju. "Dan siapa lagi yang paling diuntungkan kalau tanah strategis ini jatuh ke tangannya selain... Wijaya?"

Dada Arga sesak mendengar nama itu. Jadi benar dugaan mereka. Ayahnya mungkin menjadi korban kejahatan Tuan Wijaya demi merebut aset berharga itu.

"Om... Ayah menulis ada sesuatu yang dia sembunyikan. Sesuatu yang bisa menjadi senjata paling tajam untuk melawan orang-orang yang berniat jahat," Arga menatap mata Tuan Leonard. "Om tahu di mana letaknya?"

Tuan Leonard terdiam sejenak, seolah mengingat-ingat percakapan lama. Tiba-tiba matanya berbinar.

"Ah! Aku ingat! Dulu Surya pernah bilang kalau dia membuat 'ruang rahasia' di bengkel. Tempat yang sangat aman untuk menyimpan dokumen penting atau barang berharga. Dia bilang kuncinya ada dua. Satu ada padanya, satu lagi dia titipkan padaku untuk berjaga-jaga."

Tuan Leonard segera berjalan menuju lemari besi di ruang kerjanya, lalu mengambil sebuah kotak kecil. Dari dalamnya ia mengeluarkan sebuah kunci besi tua yang bentuknya unik dan antik.

"Ini kuncinya," kata Tuan Leonard sambil menyerahkannya pada Arga. "Sudah bertahun-tahun aku simpan. Aku tidak pernah tahu untuk apa, sampai sekarang."

Arga menerima kunci itu dengan tangan gemetar. Perasaan haru bercampur amarah memenuhi dadanya. Ayahnya ternyata sudah bersiap jauh-jauh hari.

"Makasih banyak, Om. Ini sangat berharga buat kami," ucap Arga tulus.

"Pergilah kalian. Cari tahu kebenarannya. Ungkap semua dosa-dosa yang dia sembunyikan. Surya pantas mendapatkan keadilan," ucap Tuan Leonard tegas.

Sepeninggal dari rumah Tuan Leonard, Arga dan Clara langsung menuju ke bengkel lama. Meskipun sudah direnovasi, struktur bangunan aslinya masih sama.

"Di mana kira-kira tempatnya, Mas?" tanya Clara penasaran sambil melihat sekeliling.

"Ayah suka sekali dengan mesin dan angka. Mungkin tempatnya berhubungan dengan itu," jawab Arga sambil berpikir keras. Matanya menyapu setiap sudut ruangan.

Akhirnya pandangannya tertuju pada sebuah mesin bubut tua besar yang jarang dipakai dan terletak di sudut paling gelap. Mesin itu adalah mesin pertama yang dibeli ayahnya dulu.

Arga mendekat, memeriksa setiap sisi mesin itu. Benar saja! Di bagian bawah yang tersembunyi, ada sebuah lubang kecil dengan lubang kunci yang pas dengan kunci yang dipegangnya sekarang!

"Ini dia, Clara! Lihat!" seru Arga bersemangat.

Dengan hati-hati Arga memasukkan kunci itu dan memutarnya.

KLEK!

Suara mekanik terdengar jelas. Sebuah panel kecil di dinding belakang mesin terbuka perlahan, memperlihatkan ruang kecil yang gelap.

Arga merogoh ke dalamnya dan mengeluarkan sebuah kotak besi yang kedap air.

Saat dibuka, mata mereka terbelalak tak percaya.

Di dalamnya terdapat tumpukan dokumen-dokumen lama, buku catatan transaksi, dan sebuah Flashdisk yang terbungkus rapi.

"Ini... ini bukti kejahatannya!" seru Clara tak percaya. "Ini bukti kalau Ayahku benar-benar merencanakan segalanya!"

Di sana tertulis rapi catatan tentang bagaimana Tuan Wijaya memanipulasi data, memalsukan tanda tangan, hingga catatan pembayaran kepada orang suruhan untuk melakukan 'kecelakaan' itu.

Semua bukti ada di tangan mereka sekarang!

"Kita punya segalanya sekarang, Clara," ucap Arga dengan suara berat. "Kita punya senjata untuk menghancurkan semua kebohongannya selamanya."

"Tapi Mas..." Clara menatap suaminya cemas. "Kalau dia tahu kita punya ini, dia pasti akan melakukan apa saja untuk mengambilnya kembali. Bahkan mungkin dia akan berbuat nekat."

Arga menutup kotak itu erat-erat, lalu menatap istrinya dengan tatapan dingin dan tegas.

"Biarkan dia datang. Kali ini kita tidak akan lari. Kali ini... kita yang akan memburu dia."

1
Susana Sari Sari
menarik Ceritanya yg penting dibuat simple Jln Ceritanya Jgn yg ber tele²
rindu_takdir: "Terima kasih banyak Bu Susana sudah membaca dan memberi like ❤️. Senang sekali ceritanya dianggap menarik dan simple. Tenang saja Bu, alurnya akan kami jaga agar tetap seru, lancar, dan tidak bertele-tele sampai tamat. Mohon dukungannya terus ya Bu 🥰🙏"
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!