NovelToon NovelToon
ECLIPSE BREAKER

ECLIPSE BREAKER

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Epik Petualangan / Mengubah Takdir
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Rehanda

Suatu hari Kael ikut misi menutup Rift kecil.
Namun Rift itu berubah menjadi Rift Hitam — portal langka yang belum pernah tercatat.
Di dalamnya mereka menemukan kuil kuno dari dimensi lain.
Di tengah kuil ada artefak hidup yang disebut:
Core of Eclipse
Ketika semua orang mati diserang Abyssal, Kael menyentuh inti tersebut.
Dan dunia tiba-tiba berhenti.
Sebuah suara muncul:
“Host ditemukan. Sistem Evolusi Dimulai.”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rehanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eclipse Breaker — chapter 16: Malam Tanpa Ampun

Udara malam terasa berat.

Jalanan kosong berubah menjadi medan pertempuran.

Dan dalam satu kedipan—

Kael menghilang.

VOID STEP

Salah satu penyerang langsung berteriak,

“Di belakangmu—!”

Namun terlambat.

SLASH

Sosok pertama jatuh.

Gerakan Kael terlalu cepat untuk diikuti mata biasa.

Pemimpin mereka menyipitkan mata.

“Kecepatan seperti itu…”

Ia mengangkat tangannya.

“Formasi bertahan!”

Enam orang tersisa langsung bergerak.

Mereka menyebar, membentuk lingkaran.

Energi mereka menyatu.

Sebuah penghalang transparan muncul.

Namun Kael sudah ada di dalam lingkaran itu.

“!”

Mereka terlambat.

Dread Knight muncul dari bayangan.

Pedang hitamnya jatuh dari atas.

CRASH

Dua orang langsung terpental keluar dari formasi.

Penghalang mereka hancur dalam sekejap.

Pemimpin mereka mundur satu langkah.

Untuk pertama kalinya—

ia terlihat serius.

“Dia… jauh lebih kuat dari laporan.”

Kael berdiri di tengah mereka.

Matanya dingin.

Tanpa emosi.

“Sudah selesai?”

Pemimpin itu tersenyum tipis.

“Belum.”

Ia mengangkat tangannya ke langit.

Energi gelap berkumpul.

Namun ini berbeda.

Lebih padat.

Lebih berbahaya.

Sistem Kael langsung bereaksi.

[SISTEM ECLIPSE]

Anomali terdeteksi

Energi tidak dikenal

Kael mengerutkan kening.

“Anomali…?”

Tiba-tiba—

Energi di tubuh pemimpin itu berubah.

Kulitnya retak seperti kaca.

Cahaya merah keluar dari dalam tubuhnya.

Para anggota lainnya mundur.

Seolah mereka juga tidak ingin terlalu dekat.

“Ah…”

Pemimpin itu menarik napas panjang.

“Sudah lama tidak menggunakan ini.”

Matanya kini bersinar merah.

“Sekarang… mari kita serius.”

BOOOOM

Ledakan energi terjadi.

Tanah retak.

Udara bergetar.

Kael langsung mundur satu langkah.

Untuk pertama kalinya—

ia merasakan tekanan.

“Dia… berubah.”

Pemimpin itu kini berdiri dengan aura yang jauh lebih besar.

Hampir setara…

Rank A.

Atau bahkan lebih.

Ia menatap Kael dengan senyum dingin.

“Kau bukan satu-satunya yang spesial.”

Detik berikutnya—

Ia menghilang.

Kecepatannya melonjak drastis.

BAM

Kael terkena pukulan dan terdorong beberapa meter.

Tubuhnya menghantam dinding.

Debu jatuh dari bangunan.

Dread Knight langsung menyerang.

Namun—

CRACK

Pedangnya ditahan dengan satu tangan.

Pemimpin itu tersenyum.

“Lambat.”

Ia menendang Dread Knight hingga terpental.

Kael berdiri kembali.

Darah menetes dari bibirnya.

Matanya menyipit.

“Kalau begitu…”

Ia mengangkat tangannya.

Bayangan di belakangnya bergerak besar.

Langit malam tertutup sayap raksasa.

Abyss Wyvern.

Monster Rank S itu mengaum.

ROOOOAAARRR

Pemimpin itu menatap ke atas.

Namun kali ini—

ia tidak tersenyum.

“…Menarik.”

Kael melangkah maju.

Matanya bersinar gelap.

“Sekarang giliranku.”

Abyss Wyvern menukik dari langit.

Serangan raksasa menuju satu target.

Pemimpin itu mengangkat tangannya.

Energi merah berkumpul.

Dua kekuatan besar—

bertabrakan.

BOOOOOOOOOOM

Ledakan menghancurkan jalanan.

Gedung di sekitar retak.

Gelombang kejut menyapu seluruh area.

Di kejauhan—

Ragnar Voss masih berdiri di atas gedung.

Matanya tidak berkedip.

“Dia bahkan bisa mengendalikan Rank S dengan stabil…”

Ia tersenyum tipis.

“Kael Ardent…”

“Semakin menarik.”

Debu perlahan menghilang.

Di tengah kehancuran—

dua sosok masih berdiri.

Kael.

Dan pemimpin misterius itu.

Namun kali ini—

senyum pemimpin itu menghilang.

Ia menatap Kael dengan serius.

“Sepertinya…”

“Kami meremehkanmu.”

Kael tidak menjawab.

Namun bayangannya bergerak semakin luas.

Lebih dalam.

Lebih gelap.

Dan malam itu—

berubah menjadi medan perang tanpa ampun.

Tidak ada lagi jalan mundur, hanya pertarungan hidup mati yang menentukan siapa pemburu, dan siapa yang akan menjadi bayangan selamanya.

Di antara reruntuhan dan debu yang perlahan jatuh, niat membunuh mulai terasa semakin jelas. Setiap detik yang berlalu mempersempit pilihan yang tersisa. Tidak ada bantuan yang akan datang, tidak ada keajaiban yang bisa diandalkan. Hanya kekuatan, tekad, dan keberanian untuk bertahan. Dan di tengah semua itu, Kael melangkah maju, siap menghancurkan siapa pun yang berani berdiri di hadapannya malam ini.

1
Blue
... tet
Blue
...
Sofian Dzikrul Hidayah
kok gx update thor
Wang Lin
pertama
Wang Lin
pertama
Wang Lin
sepertinya seru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!