NovelToon NovelToon
OVERTHINKING

OVERTHINKING

Status: sedang berlangsung
Genre:Cerai / Selingkuh / Janda
Popularitas:11k
Nilai: 5
Nama Author: Lel

SEKUEL DARI CINTA LAMA BELUM KELAR

Dalam kisah ini didominasi perjalanan cinta antara Sasa dan Sakti, restu orang tua dari Sakti yang belum juga turun, meski pernikahan mereka sudah berjalan kurang lebih 5 tahun, bahkan kedua anak Iswa sudah sekolah, namun hubungan mertua dan menantu ini tak kunjung membaik.

Kedekatan Sakti dan kedua anak mendiang adiknya, Kaisar, Queena dan Athar membuat Sasa overthinking dan menuduh Sakti ada fair dengan Iswa. Setiap hari mereka selalu bertengkar, dan tuduhan selingkuh membuat Sakti capek.

Keduanya memutuskan untuk konsultasi pernikahan pada seorang psikolog yakni teman SMA Sakti, Mutiara,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

JADI TONTONAN

Setelah mendapat surat cinta dari Bu Anggita, Sasa semakin sebal dengan Sakti, tega juga ternyata memperlakukan Sasa begini.

"Lihat saja, akan aku buat kamu menyesal kehilangan aku, Sakti!" ucap Sasa sembari meremas surat itu.

Sejak saat itu, Sasa semakin masa bodoh dengan Sakti. Dia tampak jutek dan tidak hormat juga saat rekan lain menyapa dan menunduk saat bertemu dengan Sakti.

Bagi Sakti tak masalah, ia jadi semakin sadar karakter perempuan yang ia nikahi memang agak lain. Sasa sendiri sadar kalau rekan kantornya banyak yang menghindar darinya dan dia tak peduli. Makan siang sendiri, weekend pun dia jalan sendiri. Seolah dia membuktikan pada dunia bahwa hidup mandiri tuh juga bisa bahagia.

Sedang asyik memilih buah di sebuah supermarket, Sasa berdampingan dengan Mutiara yang kebetulan juga memilih buah. "Hai, pelakor," sapa Sasa. Tentu saja beberapa orang di dekat mereka saling pandang, dan menatap Sasa. Ini siapa yang dipanggil pelakor? Begitu pikir yang lain.

Mutiara yang tak menggubris, tak jadi memilih buah, mau pergi saja, namun Sasa menahannya. Mantan istri Sakti itu sepertinya mau mencari gara-gara di tengah keramaian.

"Mau ke mana? Sakit hati ya aku panggil pelakor?" ucap Sasa makin mengeratkan genggaman di lengan Mutiara.

"Perhatian semua, perempuan ini meski berhijab tapi kelakuannya kayak setan," ucap Sasa dengan lantang, dia sama sekali tak malu, dan beberapa pengunjung sudah mulai merekam.

"Dia statusnya janda, tapi mendekati suamj orang dengan dalih akan membantu memediasi permasalahan saya dengan suami saya, nyatanya gong, dia malah main belakang sama suami saya," koar Sasa dan membuat pengunjung mulai grasak-grusuk, mulai membicarakan Sasa dan Mutiara.

"Mbak Sasa kamu salah paham, aku dan suamimu gak ada hubungan apa-apa!" ujar Mutiara masih sopan, dan tak mau membuat kondisi semakin ricuh.

"Mana ada pelakor yang mengaku!" sentak Sasa tak terbendung. Seorang satpam datang untuk menengahi keadaan, dan memisahkan cengkraman di lengan Mutiara. Namun siapa sangka, Sasa malah meludahi Mutiara, hingga Pak Satpam membentak Sasa.

"Ibu bisa gak yang tenang dulu, jangan membuat kegaduhan di tengah keramaian!" ucap si Satpam, namun Sasa yang sudah di puncak kemarahan malah memaki satpam.

"Bapak yang harus membela saya. Saya ini korban, Pak. Suami saya diambil perempuan itu. Harusnya bapak usir perempuan itu bukan saya," celoteh Sasa makin menjadi.

"Ibu, ibu bisa jelaskan di kantor agar tidak mengganggu kenyamanan pengunjung lain," Pak Satpam kembali mengingatkan Sasa dengan nada yang sopan.

"Maaf, Pak. Biar saya saja yang pergi," ucap Mutiara kembali mengingat ucapan Sakti, berurusan dengan Sasa lebih baik diam dan mengabaikan saja.

Saat Pak Satpam mempersilahkan Mutiara pergi, gerakan cepat Sasa tak terbendung, jilbab Mutiara ditarik begitu hebat hingga teriakan pengunjung lain terdengar riuh.

"Mau lari ke mana pelakor," ucap Sasa dengan menrarik jilbab tersebut, sedangkan Mutiara jelas menahan jilbabnya agar tak lepas.

"Bu, sudah, Bu. Kita bisa bicarakan di kantor," ucap Satpam terpaksa menarik tubuh Sasa. Tak peduli nanti ada anggapan melecehkan, yang penting ia mengamankan situasi sekarang.

Tak jauh dari sana Queena menarik tangan sang Oma untuk mendekati keramaian itu, "Oma, itu Tante Sasa!" ucap Queena yang memang tahu wajah Sasa.

"Astaghfirullah," ucap mama Sakti. Naluri mertua langsung beraksi, beliau ikut melerai Mutiara yang kesusahan mempertahankan jilbabnya, Sasa yang meronta tak sengaja malah menampar mama Sakti.

"Oma!" teriak Queena dan barulah Sasa berhenti. Ia melotot seketika saat Queena mendekat. "Oma tak pa-pa?" tanya Queena sembari menangis. Gadis kecil itu tak pernah tahu pertengkaran orang dewasa, Oma kesayanganya ditampar hingga bunyi plok tentu saja Queena langsung menjerit tak terima.

"Queena," ucap Sasa yang sudah dilepaskan oleh Pak Satpam. Ia mendekati mantan ponakannya dan sadar bahwa yang ditampar Sasa meski tak sengaja adalah mantan mertuanya.

"Sudah, Bu. Anda saja yang pergi," giliran lengan Sasa yang ditarik keluar oleh satpam, dan diteriaki hu hu oleh pengunjung.

Mutiara yang sudah menetralkan nafasnya segera mendekati wanita paruh baya itu dan gadis kecil itu. "Ibu tak pa-pa?" tanya Mutiara, dia memang tak tahu kalau yang diajak bicara adalah mama Sakti, maklum Sakti mana pernah mengajak temannya main ke rumah, apalagi teman perempuan.

"Gak pa-pa, Mbak!" ucap Oma yang malah fokus menenangkan sang cucu.

"Adiknya gak pa-pa?" tanya Mutiara lagi, dan Oma memastikan sang cucu baik-baik saja.

"Maafkan saya, Ibu. Karena saya, Anda terkena imbas dari teman saya," ucap Mutiara tak enak hati, bahkan sampai menunduk hormat.

"Kamu kenal Sasa?" tanya mama Sakti, dan Mutiara tampak terkejut lalu mengangguk pelan.

"Dia klien saya."

"Kamu kenal Sakti berarti?" tanya mama Sakti lagi, dan Mutiara kembali mengangguk. Kemudian mama Sakti mengajak kenalan kalau beliau adalah mama Sakti dan ini ponakan kesayangan Sakti.

Mutiara makin tak enak, khawatir mama Sakti mendengar tuduhan yang diucapkan Sasa tadi. Sehingga ia menjelaskan bahwa dia hanya berteman dengan Sakti, dan Sasa sudah salah paham kepadanya.

"Memang emosi Sasa tak bisa dibendung, Mbak. Maaf ya, dia sudah menyakiti dan salah paham sama Mbak. Mau saya antar pulang?" tawar mama Sakti, dan Mutiara menggeleng, karena dia bawa mobil sendiri.

Sepulang dari supermarket, Queena tak mau lepas memeluk oma terus sampai Iswa bingung, kenapa sang putri begini?

Pulang kerja, Iswa tak mendapati putri sulungnya di rumah, hanya Athar saja, kata ART tadi diajak Oma keluar saat Athar tidur siang. Alhasil, Iswa pun menjemput ke rumah utama, dan melihat pemandangan Queena yang memeluk Oma. Tadi, mama sudah bilang ke Queena jangan bilang ke Iswa atas insiden tadi. Sehingga Queena diam saja saat Iswa bertanya kenapa peluk Oma terus? Oma engap loh?

Melihat Queena yang nemplok manja begini, mama Sakti terpaksa cerita pada Iswa. "Ya Ampun, Ma? Mama gak pa-pa? Terus?"

"Ya dia berhenti jambak Mutiara saat Queena teriak. Ya kamu paham lah, Wa, Queena gak pernah lihat kita jambak-jambakan ya langsung histeris," ucap mama sembari mengelus rambut sang cucu. Pantas saja Queena tak mau lepas dari Oma, dia tak tega kalau Oma disakiti.

"Bang Sakti tahu?" tanya Iswa, namun mama menggeleng, nanti saat ia pulang akan dikasih tahu mama sendiri.

"Nanti kalau mama viral gimana ya, Wa? mama malu sih, nanti kalau fyp di medsos?" Iswa spontan ngakak, ya Allah gak sopan. Mertua lagi sakit malah kocak bahas fyp.

"Aduh, mama bisa aja. Kalau begitu kita rancang tarif endorse gimana," ajak Iswa makin oleng saja, hingga Queena bisa tertawa dengan kekonyolan Oma dan mamanya ini.

1
Oktavia Zuriko
semangat bang sak meluluhkan hati adek iparmu🤭 si ellin emng mulutnya minta ditampol🤣
Oktavia Zuriko: betul kak si ellin tukang kompornya😄
total 2 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
perlu sholat malam pak sakti🤭
Lel: boleh2
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
ads yg perlu d tabok nih🤭
Lel: memang perlu ditabok si elin
total 1 replies
Septyana Kartika
Ayo Pepet terus bang Sak....
eh kok g enak y manggil nya
Lel: enaknya dipanggil apa dong
total 1 replies
Ray Aza
aigoooo... udah dipasrahin tuh wa. 😍
Ray Aza: ga lah. masa iya kebahagian sakti n iswa tergantung sasa? sdh diksh kesempatah 5 th bknnya memperbaiki diri mlh menggila. sdh saatnya sakti n iswa bahagia. anggap aja 5th kmrn hukuman sakti krn kualat sm ortu
total 2 replies
Ray Aza
kawin kawin kawinnn..! eh salah, nikah ding. 😅😅😅
Ray Aza: biarin aja, sdh bkn tgjwb sakti. msh untujng dibiayain sampe sembuh, msh diksh pekerjaan jg. ga fair bgt krn sasa hidup sakti jd tergadai
total 2 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
iya wa terima aja y..tuh udah dapet ijin dari ayang kai🤭
Lel: galau tapi
total 1 replies
Ovha Selvia
Jadi wajar sih sasa overtinking sama sakti dan iswa.. Lihat aja, bagaimana perhatiannya sakti ke iswa.. Apalagi sakti memang mendam perasaan ke iswa.. Semoga sasa cpt sembuh dan jadi pribadi yg lebih baik lagi. Dan move on dari sakti ya sa, semoga kamu juga dpt jodoh yg terbaik.
Lel: aamiin
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
please thor sama sakti aja biar mm pp bhgia
Lel: enaknya gimana ya
total 1 replies
Septyana Kartika
Kan ada mas Duda ,Wa
Lel: hwkwkkw senangnya pendukung sakti
total 1 replies
Heni Fitoria
dah nikah aja sama sakti, wa. lagian kaisar udh ksh lampu hijau....
Lel: hwkwkkw senangnya
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
dbikin sikone pas mama papa lagi g ada jd sakti bs menolong iswa🤭 pertama ny y bs nyentuh iswa pun krn darurat..dl pas ngajak kencan iswa buat bkn cemburu kai kyne g d kntk fisik
Lel: iya cuma jalan sama makan es krim
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
org g bener ky mma e sada g dpt musibah apa2 nih. nah itu loh orgtua mcm apa gt yg pnya prinsip memanfaatkan anak merasa itu hak nya dan kwjbn anak membenarkan memaklumi perbuatan orgtuanya..yg pntg dr sndiri seneng duit banyak bhkn g peduli skalipun ibarat kata ngerampok anak sndiri, mau anak mskn kelaparan dsb g pdli yg pntg dia byk duit
Lel: tunggu berita mengejutkan lainnya
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
jebul penak dadi konco timbang bojo ya🤭
Lel: betul
total 1 replies
Nita Yusnia
mulai dah... sasa tuh dgn laki laki mana pun pasti nethink trus otaknya... dr Fandy yg bkn siapa siapa dia z di cemburuin... siapa jg yg tahan & mau sama kamu Sa klo udh tau karakter otak kamu
Lel: dulu waktu muda juga sering gonta ganti pacar juga sblm sama Sakti
total 1 replies
Ray Aza
serah kamu aja deh sa
Lel: masih keras kepala
total 1 replies
Septyana Kartika
mbk Micin terjebak antara kata Bakti dan kesehatan mentalnya...Melu aku ae mbk
Septyana Kartika: mancing
total 2 replies
Masha 235
error mamanya Sasa ni
Masha 235: ho oh ..bukanya minta maaf, ini malah ..
total 2 replies
Septyana Kartika
Hmmm mungkin mamanya mbk Micin ,sesekali perlu d ajak k pengajian nya Mama Dedeh
Lel: mari buk
total 1 replies
Ovha Selvia
Tinggalkan aja mamamu yg sampah itu sa.. Jgn mau diperbudak lagi, bukannya dia tak pernah benar2 merawatmu? Bahkan tak pernah tulus menyayangimu..
Lel: enaknya kayak gitu
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!