NovelToon NovelToon
Dia Yang Tak Dapat Kuhindari

Dia Yang Tak Dapat Kuhindari

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Roslaniar

Halllooowww.....para readers yang asyik-asyik mampir yuk dinovelku. Maaf ya kalo banyak typo-typonya.

Haiii....namaku Hanum Anastasya wijaya, saat ini aku sudah menyelesaikan S2 ku diharvard university dan dengan kecerdasan diatas rata-rata yang kumiliki sehingga aku bisa bekerja diperusahaan GMT Coporation perusahaan terbesar diamerika.

Namun saat ini aku harus pulang ketanah air karena desakan mamaku tersayang.

Menjadi anak tunggal merupakan beban yang sangat berat kurasakan.

Ketika tiba ditanah air dan bertemu dengan masa lalu, disinilah ceritaku dimulai...

"Terus maju dengan masa lalu atau meninggalkan masa lalu adalah sebuah pilihan yang menjadikanku tak bisa menghindarinya"
(Hanum Anastasya Wijaya)

"Sekian lama kumencarimu, kini kau datang dihadapanku membuatku tak akan melepaskan dirimu lagi"
(Saputra Mandala)

Penasaran????? dengan cerita mereka dan yang akan terjadi dengan mereka selanjutnya???

Baca yuk novel karya pertamaku berjudul "Dia yang Tak Dapat Kuhindari" yang diterbitkan oleh Mangatoon

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Roslaniar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16.

Tidak seperti hari-hari sebelumnya, hari ini Saputra Mandala tiba dikantor dengan aura menyeramkan sehingga karyawan yang berpapasan dengannya merasa ketakutan.

Tiba diruangannya kemudian Putra memanggil asistennya supaya segera keruangannya

tok tok tok

Ceklek

Dengan wajah datar Putra menyuruh Adit mencari informasi tentang laki-laki yang bernama Anand. " Dit....aku mau informasi tentang Anand".

Adit bingung dan heran, tumben-tumbennya boss mencari tau tentang seorang laki-laki "maaf boss, Anand siapa yang boss maksud???"

Masih dengan wajah datar dan nampak gusar "Pokoknya namanya Anand kemarin ditelpon, Hanum nampak sangat bahagia".

Boss...kemarin kan anda pergi dengan nona Farah, saya tidak di sana saat nona Hanum berbicara ditelpon. Adit mengomel dalam hati

Dengan rasa takut, Adit masih mencoba bertanya lebih jelas lagi "maaf lagi, boss....tapi bagaimana caranya saya mencari tau, sementara keamanan informasi tentang nona Hanum sangat kuat".

Sambil menatap dingin Aditya "Siapa yang menyuruhmu mencari informasi tentang Hanum???aku menyuruhmu mencari informasi tentang Anand, pekerjaan semudah ini saja kamu tidak bisa, kalo kamu masih susah mencarinya, kamu bisa tanya ke Risa atau Kykan".

Takut kemarahan bossnya semakin meningkat, Adit kemudian segera keluar dari ruangan CEO.

Kemudian Adit memanggil Risa dan Kykan keruangan nya, membuat keduanya terheran-heran karena tidak biasanya mereka berhubungan langsung dengan asisten pribadi CEO.

tok tok tok

Ceklek

Risa dan Kykan kemudian masuk setelah dipersilahkan masuk oleh Aditya."bapak memanggil kami???"

Adit melihat kedua gadis cantik didepannya dengan wajah yang tak jauh beda dengan wajah bossnya, kemudian Adit bertanya kepada keduanya "Saya minta kalian berdua menceritakan tentang Anand".

Risa dan Kykan saling berpandangan, kemudian mereka berdua bersamaan bertanya " Anand??????"

"Iyya...laki-laki yang bernama Anand yang kemarin berbicara dengan nona Hanum ditelpon". kata Adit to the point karena ingin secepatnya menyelesaikan tugas dari boss.

Dengan penuh tanda tanya, akhirnya merekapun menceritakan tentang Anand kepada Adit. Setelah itu mereka pamit undur diri, mengingat pekerjaan mereka yang sempat tertunda.

Didalam lift mereka berdua masih diliputi rasa penasaran "Ky,,,,jangan-jangan pak boss belum bisa melupakan Hanum, tapi khan beliau sudah punya sisirik...."

"Bisa dipastikan masih cintalah, Ris,,,,,,khan yang membuat mereka terpisah karena kesalahan nyonya besar". kata Kykan dengan nada emosi

"Bagaimanapun kedepannya, kita hanya bisa berharap yang terbaik buat sahabat kita yang the best". kata Risa lagi sebelum mereka berpisah.

Sementara digedung yang sama dilantai 20 tepatnya diruangan CEO, nampak sang CEO tidak fokus dengan berkas-berkas di mejanya yang menumpuk. Dia selalu mengingat percakapan Hanum dengan laki-laki bernama Anand dan kata-kata Hanun tentang papanya yang tidak akan punya alasan untuk menolak kehadiran Anand. Sampai kemudian ponselnya berbunyi.

drrrrttt drrrrttt drrrrttt

mama is calling kemudian dia menggeser tombol hijau untuk menjawab "assalamualaikum ma....."

"waalaikumsalam, sayang,,,,gimana pendapatmu mengenai Farah, sayang???"tanya mama Putra penasaran

"Ma,,,,Putra mohon, biarkan Putra memilih sendiri pendamping hidupku, belajarlah dari pengalaman yang lalu ma,,,,"sanggah putra mencoba bersabar

"Tapi sayang,,,,Farah adalah sosok wanita sempurna buatmu, dia cantik, sopan dan putri tunggal dari pengusaha yang cukup besar juga,,,,". kata mama putra tidak mau kalah.

"Itulah kesalahan mama, selalu seperti ini. Putra capek ma,,,,kalo mama tetap memaksakan putra bersama dengan Farah, maka Putra akan meninggalkan negara ini, biarlah Putra mengurus cabang dinegara lain!!!". Balas Putra dengan emosi yang tidak dapat tahan lagi. Baru kali ini Putra membantah terhadap keinginan mama Okta yaitu mamanya sendiri.

Tuuuutttt tuuuutttt

Putra kemudian mematikan telponnya secara sepihak sebelum mamanya bicara lagi.

Maafkan anakmu ma,,,,,sudah membantahmu tapi aku juga ingin bahagia dengan pilihanku sendiri. Aku ingin menua dan membesarkan anak-anakku dengan orang yang kucintai selama ini. Bathin Putra.

🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴

ayo dong readers,,,,tinggalkan jejaknya supaya author semangat lagi menulisnya.

beberapa bab lagi ceritanya tamat lho dan fokus dengan cerita yang baru lagi.

1
Diana Berly
Luar biasa
irma hidayat
bagus ceritanya
irma hidayat
Buruk
Qilla
Ra genah
Qilla
pinter tapi gimana ya si Hanum ini
Lina Suwanti
mampir author,saya tertarik membaca karena lht babnya yg ga terlalu panjang...
Dewilakstri Astini
Luar biasa
fian widy
👍
Heryta Herman
hhuuuh...semudah itu??? masa bodoh laah...
Heryta Herman
gimana sih orru nya hanum ini...ibunya putra sdh menghina anakmunpak,bu...dan tdk ada permintan maaf atau niat baik daei mereka..untuk apa menerima putra jadi menantu?...aaah sdh laaah..terserah author
Heryta Herman
bodo amat lah...
Heryta Herman
terserah author lah...kita ga stuju dgn putra pun,bisa apa...males lah...kaya ga ada orang lain lagi selain putra...
Heryta Herman
yaaaahh..jngn semudah itu hanum menerima putra kembali...
males aku...lbh baik dgn anand yg mencintai hanum apa adanya
Heryta Herman
hihihi...rasain lu putra..kelimpungan kan...makanya jngn sombong jadi orang....
Heryta Herman
dasar duda ga tau diri kau putra...
bagus tindakan mu hanum..
mampuslah lu putra...
Heryta Herman
malas laaaah...semudah itu hanum melupakan kesilapan orang yg sdh menghina nya...dimana harga dirimu hanum...mana nyonya okta yg sombongnya ga ketulungan itu...kenapa tdk beeani minta maaf...hhuuuuhhh...malas malas malas baca
Heryta Herman
hamum...tegas jngn mau di lecehkan...mana harga dirimu hanum...ayoo semangat...hempaskan segala lalat" yg mengganggu..hehehe../Grin/
Heryta Herman
rasain lu nyonya okta dan putra yg terhormat....mana mau taroh tu muka ....
hanum...jngn mau beehubungan dgn putra...merwka kluarga toxic
Heryta Herman
kluarga putra ripikal orang kaya egois.. dia pikir,harta adalah segalanya...merwka lupa akan kuasa yg maha Esa...
lily
tidak membenarkan tindakan mamanya putra karna tiap ibu pasti ingin yg terbaik untuk anaknya ,, harusnya di terima dlu, trus di selidiki dlu calon menantunya itu seperti apa , tidak semua yg kaya itu menjamin akan hidup tanpa kekurangan dan tidak semua yg miskin itu morotin tpi emang ada tpi gk semua intinya selidiki dlu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!