NovelToon NovelToon
IPAR

IPAR

Status: tamat
Genre:Romantis / Ibu Pengganti / Tamat
Popularitas:3.9M
Nilai: 5
Nama Author: Kirei

Menikah dengan Ipar adalah sesuatu yang sumbang buat Aralia. Tetapi ia tidak bisa menolak permintaan Ibunya yang memohon dengan air matanya demi sang cucu.

Varga suami yang lembut tak bosan-bosan memperhatikan istrinya walau sang istri menolak perhatian itu. Bahkan berani memasuki hati pria lain, yang membuat perjalanan cinta mereka rumit.

Dapatkan Varga memenangkan hati istri atau akan menyerah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kirei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Emoji Love

Saat Varga merasa kesakitan di hati, posel Aralia berdenting pertanda pesan masuk. Varga melirik ke arah benda tipis bewarna biru itu. Sebuah emoji berbentuk hati merah sebagai nama pengirim. Mengirimkan pesan yang entah apa isinya. Pria itu menggigit bibir bawahnya berpikir ingin membaca isi pesan itu. Tangannya hampir menyentuh benda itu tapi sayang kesempatan itu hilang saat Aralia tiba-tiba datang. Masih dengan raut kesal, Aralia meraih ponselnya dan berjalan menuju balkon.

Varga memejamkan netranya, menahan sesak di dalam dada dan berusaha tegar.

Bagaimana aku bisa lalai seperti ini, Tuhan. Aku membiarkan istriku memiliki hubungan dengan pria lain. Batin Varga, melihat ke Balkon dimana Aralia terlihat senyum dan mengetik di ponselnya.

Varga menyeringai, betapa konyolnya dirinya saat ini. Tanpa sadar tatapannya berhenti pada sebuah potret pernikahannya. Pria disana terlihat bahagia dengan binar mata yang cerah sementara pasangan yang ia gandeng itu hanya menipiskan bibir dengan sorot kesedihan.

Ya ..., Aku yang berharap untuk cintanya. Batin Varga. Menepuk kedua pahanya. Berdiri lalu menghampiri Aralia ke balkon.

"Ara ...," Aralia sedikit terkejut, ia menekan tombol of ponselnya. Menatap Varga tajam dengan sorot kesal.

"Apa?"

Varga menghela napas berat. Sebenarnya ia sangat kesal saat ini, tapi sebagai pria dewasa Varga tahu kalau mengalah adalah jalan terbaik untuk berdamai dengan Aralia.

"Dengar, aku minta maaf. Oke! Aku janji kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi, Umm ...," ujar Varga mendekat.

Aralia meliriknya sinis dan di balas tatapan hangat dari Varga. Perempuan itu masih saja menunjukkan rasa kesalnya.

"Bagaimana caraku meminta maaf supaya kamu bisa memaafkanku?" Varga membenarkan poni Aralia yang di mainkan angin malam.

"Jangan menyentuhku!" Gertak Aralia menepiskan tangan Varga, menatap sengit suaminya itu.

"Sttt ..., Oke!" Varga tetap bersikap tenang. Memberi isyarat lewat jarinya agar Aralia mengecilkan suaranya " Baiklah aku tidak akan menyentuhmu. Jangan marah dan tolong suaranya kecilin. Mama sama Papa mungkin masih belum tidur. Aku nggak mau mengundang mereka kesini."

Aralia berdecak dengan kening berkerut. Rengekan bayi terdengar dari dalam, mungkin Bianca terbagun karena gertakan Aralia.

Aralia segera masuk, dan di ikuti Varga dan benar saja Bianca yang ada di ranjangnya terjaga.

"Oh ... sayang ... kenapa bangun? Kamu pasti kaget ya. Maaf ya." Lirih Aralia mengambil Bianca lalu menimangnya.

"Hei cantik ... kau terbangun?" Varga mencubit pipi Bianca gemes. "Akan aku buatkan susu untuknya." sambungnya melirik Aralia.

"Aami ...,(mami)" Bianca mengoceh

"Yei ... bilang apa sayang .... Mami?" Aralia senang mendengarnya.

"Ma mi ...," ulang Aralia mencium Bianca yang sangat lucu.

"A mi..."

"Iya mami bukan Daddy." ulang Aralia senang.

"Hei apa maksudnya bukan Daddy?" Protes Varga menyerahkan botol susu pada Aralia.

"kata Bianca dia nggak suka sama Daddy nya." Aralia menjulurkan lidahnya ke arah Varga. Bukanya marah Varga malah menyikapi dengan kekehan ringan.

"Dasar kau ini, satu-satunya orang yang paling di cintai putriku itu adalah Daddy nya. Kau harus tahu itu."

"Apaan ..." Protes Aralia meletakkan Bianca kembali ke tempat tidurnya, memberi bayi itu susu dan Varga menyalakan musik pengantar tidur bayi yang terpasang dalam ranjang Bianca.

Tak lama kemudian Bianca tertidur, Aralia mematikan musik itu dan hendak berjalan ke tempat tidurnya. Varga menahan Aralia di pergelangan tangannya.

"Apa ...," Geram Aralia tanpa suara, tak ingin Bianca terbangun kembali.

"Ayolah ... kau tidak ingin memaafkan aku?" Mohon Varga setengah berbisik. Aralia berjalan ke balkon. Menyederkan punggunya di batasan balkon, mengangkat kepala dengan sangat angkuh.

Varga meringis melihat tingkah sombong istrinya. Baginya masalah hari ini akan ia selesaikan hari ini juga dan itu sudah menjadi kebiasaannya. Tapi perempuan disana begitu angkuh. Varga mengeryitkan kening bertaya dalam hati. Sebenarnya kesalahan apa yang ia lakukan hingga harus seperti pengemis jalanan mengiba demi sebutir nasi.

Varga menghampiri, "maaf ...," Lirihnya memasang wajah penuh harap.

Aralia berdecak sebal, sebenarnya dia hanya ingin memancing Varga marah supaya pria itu memusuhinya hingga menaruh rasa benci padanya. Itulah yang dia inginkan dari Varga.

Aralia ingin Varga membencinya dan mungkin saja itu menjadi jalan berpisahnya mereka. Tapi Aralia harus menelan rasa kecewa. Pria itu dewasa dan lihatlah bagaimanapun Aralia menatapnya tetap saja cahaya mata terang Varga meluluhkan hatinya.

"Baiklah aku maafkan." Aralia menghela napas lelah.

"Sungguh?" Seru Varga, dia seperti anak kecil yang mendapatkan sesuatu kesukaanya. Varga lupa, hendak memeluk Aralia namun gadis itu melangkah mundur sembari memberi isyarat lewat jarinya.

Varga berhenti di tempat dan menjaga jarak setengah meter. Melihat itu mulut Aralia melengkung membentuk senyuman.

Lima menit mereka berdiri di sana, Aralia menatap lurus ke depan begitu juga dengan Varga. Malam semakin larut rasa dingin juga mulai menusuk sendi. Varga melirik Aralia dan ...

"Ini sudah larut, kau tidak tidur?" tanya Varga.

Tidak menjawab Aralia bergerak masuk ke dalam. Meletakkan ponsel di atas nakas lalu naik ke atas ranjang

Varga mematikan lampu utama dan menghidupkan lampu tidur membuat ruangan itu menjadi remang.

"Selamat malam, Ara." Varga mengambil bantal dari samping Aralia dan membaringkan tubuhnya di sofa.

Malam itu Varga tak sedikipun memejamkan mata, ia berusaha namun gagal setiap kali matanya terpejam.

Arrh... keluhnya, setiap memejamkan mata yang ia lihat adalah bayangan love yang mengirim pesan pada Aralia.

Apa-apaan ini? Aku bisa mati penasaran!

Varga sontak bangun dan menoleh ke arah Aralia. Gadis itu tengah tidur nyenyak.

Varga menghampiri dan memperhatikan begitu tenangnya tidur Aralia. Menggemaskan batinya

Varga ingin sekali membelai pipih polos Aralia dan mengecupnya. Tanpa sadar Varga sudah mendekatkan diri dan hampir saja melakukan itu.

Apa yang aku lakukan? Aih ... aku sudah seperti pria brengsek saja.

Varga tersadar dan menarik diri, sebelum kembali ke sofa ia tertarik dengan ponsel Aralia yang ada di atas nakas. Varga mengambilnya dan mencoba membuka.

Sial! Ponsel itu minta sandi atau sidik jari.

Varga mendesah putus asa. Sebenarnya dengan tingkat kemampuan otaknya bisa saja ia membuka kunci telpon itu tapi ia tak ingin menghabiskan waktunya untuk itu meski rasa penasaran masih menghantuinya.

Varga meletakkan ponsel itu kembali, menatap istrinya itu sejenak. Merapikan selimut Aralia yang tertendang.

______________________________________________

"Hai sayang," Reven menyapa Aralia yang tengah duduk di bangku panjang taman kampus.

"Hai ...," Aralia tersenyum membalas sapaan itu. Reven duduk disampingnya, mengambil tangan Aralia dan mengenggamnya.

"Kau mau berkencan?" Tanya Reven.

Aralia menganga tidak percaya, Reven mengajaknya berkencan.

"Jangan konyol," jawab Aralia dengan kekehan ringan.

"Apanya yang konyol?" Reven tertawa kecil.

"Aku masih ada mata kuliah di jam sebelas, dan kau malah mengajakku berkencan."

"Oh ... maafkan aku, sayang. Tapi, apa kau tidak merasa bosan dengan buku-buku itu? Kau sudah belajar dari usia dini sampai sekarang dan itu melelahkan bukan?" Reven, memainkan ujung rambut Aralia.

"Itu karena aku punya mimpi, Re."

"Ayolah ... Ara, tiga jam tidak akan mengubah mimpi itu kan?"

Aralia mendesah, menatap Reven yang memberi tatapan penuh harap.

"Baiklah," sahut Aralia memustuskan, dan terdengar sorakan yes dari Reven penuh semangat.

"Kemana? Mall, Pantai, Museum?" Reven memberi pilihan.

"Biasanya pasangan selingkuh berkencan kemana ya?"

"Hotel." Jawab Reven membuat Aralia melotot.

Reven terkekeh menepuk-nepuk kepala Aralia lembut. Aralia mengerucutkan bibir memasang wajah masam.

"Aku tidak suka kalau hubungan kita di sebut pasangan selingkuh, Ara." Protes Reven, entah kenapa dirinya tidak suka mendengar dua kata itu.

"Maaf," sesal Aralia menundukkan kepala.

Reven mengedipkan matanya, menangkup dagu Aralia dan menatap kedua bola mata gadisnya itu. Reven tersenyum lalu berdiri mengulurkan tangannya. "Ayo kita pergi."

Aralia menggigit bibir bawahnya, lalu bertanya " jadi kita kemana?"

Reven terkekeh, melihat keraguan di wajah Aralia. "Percayalah aku tidak akan membawamu ke hotel." katanya

"Yang benar saja." Aralia menyambut tangan Reven dan keduanya berjalan ke area parkiran. Reven mengambil helem dan memberikannya pada Aralia dan ia juga memakai satu untuknya.

"Jadi kau sudah merencanakan ini?" Tanya Aralia memperhatikan helem yang diberikan Reven padanya.

"Tentu, sayang. Naiklah!"

Aralia tertawa kecil, ia tak menyangka dengan rencana konyol pacarnya itu.

Aralia segera naik, duduk seraya mengenakan helem lalu mengalungkan kedua tanganya pada pinggan Reven.

Motor ducati milik Reven meluncur meninggalkan area kampus menuju ke suatu tempat.

1
Shifa Burhan
perbandingan novel author sendiri
OBSESSIVE LOVE dan IPAR
*perselingkuhan suami dilaknat tapi perselingkuhan istri dianggap bisa saja
*suami selingkuh dibuat dapat balasan, menderita, mengemis maaf dan berjuang keras dapat kesempatan tapi istri selingkuh dianggap biasa saja dan semudah itu dimaafkan
*suami selingkuh, sikap istri tegas, minta cerai, pergi dan tidak mudah memaafkan tapi istri selingkuh. sikap suami bodoh, tidak punya harga diri, malah suami yang mengemis dan memohon istri tinggalkan selingkuhan nya dan semudah itu dimaafkan
*suami selingkuh kalian hadir lelaki lain yang perhatian pada sang istri tapi istri selingkuh, kalian hadirkan wanita lain tapi tetap saja dicap pelakor dan wanita murahan
*wanita selingkuhan diperlakukan kasar, hina dan dibinasakan tapi ptia selingkuhan istri diperlakukan sangat lembut dan malah seakan jadi korban

adil jalan pikir mu kalau sudah begini, miris sikap egois wanita dalam membuat novel
Shifa Burhan
segitu munafiknya wanita dalam berkarya banding dengan novel mu sediri
obsessive loves (suami selingkuh) dan ipar (istri selingkuh)

obsessive lover, suami selingkuh dilaknat, dapat balasan, menderita, mengemis maaf, berjuang membuktikan diri, berjuang keras dapat kesempatan, sikap istri tegas minta cerai, pergi dan tidak semudah itu memaafkan, kalian hadirkan lelaki lain yang peduli pada sang istri dan dianggap pria paling pengertian, wanita selingkuhan diperlakukan kasar, tidak ada baiknya, dihinakan dan akhirnya dibinasakan
banding dengan novel sendiri
ipar ketika istri selingkuh,perselingkuhan itu malah dianggap hal biasa saja, semudah itu dimaafkan, sikap suami kayak lelaki tidak punya harga diri dan bodoh, Terima saja diperlakukan kayak gitu dan malah dia yang mengemis dan memohon cinta pada istri najis tukang selingkuhnya, kalian hadirkan wanita yang perhatian pada sang suami tapi tetap saja kalian wanita murahan, dan diperlakukan kasar, pria selingkuhan diperlakukan lembut, solah dia korban juga, seakan perselingkuhan itu kalian benarkan

jika sudah begitu banggakah author dengan sikap yang sangat egois ini dalam berkarya

miris
Shifa Burhan
kalau susah wanita buat novel pasti tidak adil dan egois

*lihat begitu enaknya jadi pemeran utama wanita selingkuh dan semudah itu dimaafkan (coba kau banding dengan novel suami selingkuh, udah pasti dibuat dapat balasan menderita, mengemis maaf dan berjuang keras)

*saat novel suami selingkuh kau buat istri tegas pergi dan minta cerai tapi saat istri selingkuh suami dibuat kayak pria bodoh dan tidak punya pendirian Terima saja diperlakukan kayak gitu

*saat novel suami selingkuh kau hadirkan pria lain yang baik pada sang istri tapi pada saat istri selingkuh kalian hadirkan wanita lain tapi tetap saja dicap wanita murahan

*saat suami selingkuh, wanita selingkuhannya kalian cap wanita murahan tapi saat novel istri selingkuh, pria selingkuhan kalian buat seakan jadi korban

*saat suaki selingkuh kalian laknat, dan tidak ada pembelaan sama sekali tapi pada saat istri selingkuh kalian bela dengan alasan masih labil lah

pikiran munafik dari wanita dia dibawah kedalam novel maka jadilah novel yang munafik dan menjijikan
sulanjari makmur
menarik,lanjut baca
Sulaiman Efendy
LAMA JUGA HAMILNYA, SETELH 3 TAHUN.. TPI BAGUS,JUGA, BIAR GK TRLALU DKT DGN BIANCA JARAK UMUR CALON ADIK BIANCA..
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
JGN2 KERJAAN LISA TU YG NABRAK ARA.
Sulaiman Efendy
UNTUNG VARGA MSH BISA KUASAI EMOSINYA, KLO AKU MNGKIN SDH TRJDI PMBUNUHN DIKAMAR HOTEL ITU..
Sulaiman Efendy
SETIDAKNYA LO JDI PRIA PRTAMA YG MNJADIKN ARA MANTAN PERAWAN..
Sulaiman Efendy
HRSNYA JGN LO MATIKAN, BIARKN REVEN DENGAR DESAHAN KALIAN BRDUA..
Sulaiman Efendy
KNP GK DIBLOKIR TU NO REVEN...
Sulaiman Efendy
PASTI SI LISA SURUH REVEN NODAI ARA.. BNAR2 MAK LAMPIR IBLIS NI SI LISA
Sulaiman Efendy
ROMANTIS DN TUKANG ZINAH..
Sulaiman Efendy
INI SI LISA MAK LAMPIR,, MAU JDI PELAKOR RUPANYA
Sulaiman Efendy
NAHH, PANDAI JUGA LO MARAH DN CEMBURU MA CAYROL,, KMARIN2 LO GK MIKIRKN PRASAAN VARGA.
SKRG LO LGSUNG BRUBAH JDI KLINCI MANIS, KMARIN2 SLMA 11 BLN VARGA BRSIKAP MANIS, PRHATIAN DN SABAR, SLLU LO KETUSIN.. SEHARI PULANG DRI RS, LO MALAH MESRA2AN MA REVEN.. DN BETAPA GILANYA LO JDI TAMENG TUBUH BUAT REVEN PAS KPERGOK VARGA..
DN MLMNYA SETELH VARGA DUEL MA REVEN, LO MLH LBH KUATIR K REVEN.. SETELH APA YG CAYROL LAKUKAN, LO LGSUNG BRUBAH JDI KLINCI MANIS.
SAMPE SAAT INI, IBU LO SINISA, DN KDUA MERTUA LO, GK TAU KLAKUAN LO, SEMUA KBUSUKN LO DI TUTUPI OLEH SUAMI LOO, RELA DIMUSUHI DN TRSAKITI OLEH ORTU SENDIRI, DEMI JAGA HARGA DIRI DN NAMA BAIK LOO..
Sulaiman Efendy
KURANG APALAGI PRIA SPRTI VARGA INI, DEMI NAMA BAIK ARA DIDEPAN KDUA ORTUNYA, DY RELA TRSAKITI..
Sulaiman Efendy
SEANDAINYA LO TAU YG SEBENARNYA ROLAND, APA LO MSH MNYAYANGI ARA...
Sulaiman Efendy
DEMI JAGA BAIK ARA DI DEPAN ORTUNYA, VARGA RELA MNGAKU SELINGKUH DI DEPAN ORTUNYA, MSH SAJA SI ARA WANITA ANJING GK PNY HATI, BRRTI MMG BNAR2 IBLIS TU ARA..
Sulaiman Efendy
NANGGUNG BANGET, KNP GK LO PATAHIN TU TULANG2NYA SI ANJING REVEN..
Sulaiman Efendy
KNP GK LO SETUBUHI SAJA TU ARA SIALAN GA, BIAR KAPOK DY...
TU REVEN KSIH MMPUS SAJA.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!