Alika adalah seorang anak perempuan yg sangat tangguh dan kuat.. Alika seorang anak hasil perkosaan dari sepupuan satu keluarga.. Ibunda alika adalah seorang wanita cantik bunga desa yang disukai oleh banyak pria.. Hanya saja nasib malang menimpanya saat malam disaat semuanya sedang pergi ke acara undangan pernikahan dirumah hanya tinggal seorang wanita dan pria berdua saja.. Ibunda alika bernama Ema Sodara sepupu Ema bernama Zhali Zhali sangat menyukai ema dari dulu.. Karena meraka hanya berdua saja dirumah zhali punya fikiran ingin memiliki ema.. Akhirnya malam yang cekam itupun membuat zhali khilaf telah memperkosa ema.. Setelah beberapa bulan perut ema semakin membesar tanpa dirinya sadari karna ema wanita yang sangat polos dan lugu hingga dia tidak tau dirinya sedang berbadan dua..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Ra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ALIKA KEMBALI PULANG
Tak terasa sudah satu tahun alika berada dijakarta,dia sudah sangat merindukan keluarganya dirumah,Alika ingin pulang karna baginya sudah cukup untuk bekerja diperantauan, Namun tidak bagi ibrahim yang masih ingin alika bekerja denganya,Usia alika sudah delapan belas tahun,Alika sudah memberitau yudi bahwa dirinya ingin pulang,Yudi menyuruh alika untuk menunggu dirinya agar bisa pulang bersama,Yudi yang khawatir karna alika tidak tau jalan,Yudi takut alika akan tersesat,Alika memikirkan banyak alasan untuk ijin pulang pada ibrahim."
Ibrahim: "Alika Kamu sedang apa? Knapa mondar mandir begitu?"
Alika: "Hehehe Aku gak Apa apa,Hanya ingin mondar mandir saja."
Ibrahim: "Kamu mau nonton tv? Nyalakan saja!"
Alika: "Mmm nggak kok,Aku hanya sedang memikirkan sesuatu."
Ibrahim: "Memang nya apa yang sedang kamu pikirkan?"
Alika: "Mm itu anu."
Ibrahim: "Itu anu itu anu.Hmmm sini Duduk,Kita ngobrol!"
Alika menuruti perintah ibrahim untuk duduk diruang keluarga,Dengan perlahan alika duduk disamping ibrahim sesuai perintahnya.
Ibrahim: "Kamu kenappaa? Apa sedang ada masalah?"
Alika: Mm nggak ada tuan."
Ibrahim: "Terus kenapa wajahmu seakan mempunyai beban pikiran? Ada apa? Critakan saja,Jika ada solusinya aku akan memberikan solusi itu."
Alika: "Sebenernya akuu..Akuuu."
Ibrahim: "Sebenernya kamu menyukaiku? Begitu?"
Alika: "Aahh bukan itu."
Ibrahim: "Lalu apa?"
Alika: "Aku sebenarnyaa,sebenernya ingin pulang tuan."
Ibrahim: "Kamu ingin pulang? Kenapa? Apa kamu sudah bosan bekerja denganku?"
Alika: "Ah tidak,Aku sangat senang bekerja dengan tuan,Tapi aku ingin pulang,Tapi nanti aku kesini lagi untuk bekerja lagi."
Ibrahim: "Ooohh begitu,Jika aku tidak mengijinkan nya bagaimana?"
Alika: "Kenapa tuan tidak mengijinkan? Sedangkan mbok inem diijinkan pulang?!"
Ibrahim: "Karna inem sudah ada yang menggantikan dia untuk bekerja dirumah ini, Sedangkan kamu? Belum ada yang menggantikan kamu disini."
Alika: "Kenapa tidak menyuruh pak doni saja untuk mencarikan penggantiku? Dia kan kerjanya cepat.."
Ibrahim tidak akan bisa menang jika berdebat dengan alika, Ibrahim kemudian diam sejenak memikirkan alika agar tidak jadi pulang kerumahnya,ibrahim sangat berat jika harus berpisah dengan alika.
Ibrahim: "Alika,Apa tidak ada perasaan sedikitpun dihatimu untukku?"
Alika: "Maaf tuan,Bukan aku menolak,Tapiii,tapi dihatiku sudah ada pria lain."
Ibrahim: "Siapa alika?"
Alika: "Aku mencintai Yudi tuan."
Ibrahim: "Appaah yudi? Bukan nya kalian itu kakak adik?"
Alika: "Kakak adik? Bukan! Siapa yang bilang aku dan yudi kakak adik?"
Ibrahim: "Yudi bilang padaku bahwa kamu adalah adiknya."
Alika: "Waktu itu kan direstoran aku sudah menceritakan semuanya,Bahwa aku dan yudi itu bertemu di bis saat perjalanan ke jakarta."
Ibrahim: "Oooh seperti itu yaa,Mungkin aku tidak begitu dengar dengan penjelasanmu,Jadii bagaimana? Adakah sedikit perasaan untukku aku alika?"
Alika: "Maafkan aku tuan Aku hanya menganggap tuan sebagai bos saya,Lebih baik aku pulang,Karna aku takut perasaan tuan padaku semakin besar dan semakin susah untuk melepaskan aku."
Ibrahim: "Berarti kamu gak akan pernah kembali lagi?"
Alika: "Aku tidak tauu,Tergantung kondisi dirumahku seperti apa."
Ibrahim: "Yaahh sudahlah.Jika itu sudah jadi keputusanmu,Tapi jika kamu membutuhkan sesuatu hubungi aku segera,Aku dengan senang hati membantumu."
Alika: "Iyaa tuan,Jadii aku boleh pulang tuan?"
Ibrahim: "Yaa boleh,Tapi dengan satu syarat!"
Alika: "Apa syaratnya?"
Ibrahim: "Ijinkan aku mencium bibirmu untuk yang pertama dan terakhir kalinya,Aku mohon alika,Beri aku sedikit ruang,Boleh yaahh?"
Alika: "Tapi tuan."
Ibrahim: "Aku mohon.Pliiis,Hanya kali ini saja.Aku mohon."
Alika: "Tapii,aku takut tidak setia dengan yudi."
Ibrahim: Aku tidak akan mengatakan ini pada siapapun termasuk yudi,Hanya kita berdua yang tau,Yaahh aku mohon."
Alika: "Tapi tuan janji tidak akan melakukan hal yang lebih dari itu."
Ibrahim: "Yaa aku janji,Baiklah,Ayoo ikut aku."
Alika: "Kemana?"
Ibrahim: Ke kamarku."
Alika: "Ah jangan dikamar tuan,Aku takut."
Ibrahim: "Alikaa..Jika bukan dikamar lalu dimana? Di dapur?"
Alika: "Kenapa tidak disini saja!"
Ibrahim: "Jika ada yang melihat pasti nanti akan ada yang bilang sama yudi,Gimana?"
Alika: "Jangan doong, tapikan!"
Ibrahim: "Aaah sudah nggak ada tapi tapian,Ayoo!"
Ibrahim langsung menarik tangan alika untuk mengikuti dirinya,Dengan cepat ibrahim membawa alika ke kamarnya sebelum alika berubah pikiran.
Ibrahim: "Naahh sekarang sudah sampai,Kamu tunggu disini sebentar."
Alika bingung melihat ibrahim yang mengunci pintu menutup korden,Dengan begitu semangatnya ibrahim mendapatkan bibir alika,Meskipun hanya bibir saja membuat ibrahim sangat bahagia,Tak perlu berlama lama ibrahim langsung mendekati alika dan memandang wajahnya dengan fokusnya.
Ibrahim: "Alikaa..Kamu itu cantik sekali,Tapi kenapa kamu tidak mencintaiku?" ibrahim mengutarakan semuanya sambil membelai wajah alika,namun alika hanya bisa diam saja."
Alika tak tau harus melakukan apa,ia hanya berdiam diri seperti patung,ibrahim yang semakin menjadi mengeratkan tubuhnya dan mencium alika dengan mesranya,Ibrahim berharap setelah ini alika bisa membuka hatinya untuk dirinya.
Ibrahim: "Alikkaa..Emmmhhhh.."
Ibrahim mencium bibir alika dengan kuatnya,Alika pun membalas bibir ibrahim dengan lembut,Lidah mereka semakin kuat untuk beradu,Alika begitu sangat menikmatinya,Alika yang tanpa sadar sambil memeluk tubuh ibrahim dengan mesranya,Ibrahim yang mengetahui interaksi alika yang semakin kuat menyambutnya memeluk kembali,Mereka berdua saling berciuman dengan waktu yang sangat lama tanpa henti,alika yang semakin meninggi gairahnya semakin sulit mengendalikan nya,Begitupun dengan ibrahim,setelah mereka beradu akhirnya ibrahim melepaskan ciumannya dengan perlahan,Ia tau alika sudah sangat meninggi,Namun ibrahim dan alika tak menyadarinya bahwa mereka sudah diatas kasur.
Ibrahim: "Alika..Bolehkah aku meminta sesuatu lebih dari ini?"
Alika: "Maaf tuan,Aku hanya ingin yang pertamakali menyentuhku adalah suamiku nanti,itu prinsip hidupku."
Ibrahim: "Jika seperti itu,Menikahlah denganku alika."
Alika: "Aku tidak tauu tuan,Kenapa tuan memaksa sekali ingin memilikiku?"
Ibrahim: "KARNA AKU MENCINTAIMU ALIKKAA..!! AARGHK!! HAAAAH !! GUBRAK PYAAAR!"
Ibrahim emosi,Ia stres karna cintanya tak terbalaskan.,Tak pernah ada yang menolak dirinya sebelumnya,Bahkan banyak wanita yang menginginkan dirinya,Tapi kenapa alika menolaknya,itu yang membuat ibrahim semakin penasaran pada alika,sedangkan alika sangat takut melihat ibrahim yang sebegitu buas nya teriak dan membanting semua peralatan dikamarnya,Alika yang berlari langsung jongkok dipojokan dan menangis sejadi jadinya,Alika tak berani berbicara sepatah katapun,Ibrahim yang masih emosi dirinya masuk ke kamar mandi menumpahkan rasa emosinya didalam kamar mandi, Ibrahim mengguyur seluruh tubuhnya dibawah shower,Alika yang melihat ibrahim dikamar mandi sangat lama akhirnya alika berlari untuk keluar dari kamar ibrahim,dan akhirnya berhasil,Kemudian alika masuk ke kamarnya dan mengunci pintu,Alika langsung menjatuhkan tubuhnya diatas kasur dan menangis sejadi jadinya,Ibrahim kemudian keluar dari kamar mandi mencari alika ternyata sudah tidak ada dikamarnya, Ibrahim melihat pintu kamarnya sudah terbuka,ibrahim mengganti pakaian nya yang basah kuyup,Namun semua ART dirumahnya panik mendengar ibrahim yang teriak teriak dan membanting semua barang dikamarnya,Ibrahim yang panik langsung mencari keberadaan alika."
Ibrahim: "Alikaaa Alika kamu dimana? Maafkan aku alikaa,Aku hanya sedang kecewa."
Alika: "Pergilah tuan! Aku ingin sendiri dulu!" Teriak alika dari kamarnya.
Ibrahim: "Tapi kamu tidak apa apa kan?"
Alika: "Yaa aku tidak apa apa!!"
Ibrahim akhirnya menghubungi doni,Untuk mengendalikan perusahaan nya hari ini,Semua rapat dibatalkan,Karna ibrahim hanya ingin dirumah hari ini,Ibrahim ingin memperbaiki masalahnya dengan alika,Namun alika berinisiatif ingin pulang hari ini,Tidak peduli ibrahim mengijinkan atau tidak,yang pasti dia sudah tidak ingin berlama lama lagi dirumah ibrahim,Alika membereskan bajunya didalam koper,Kemudian alika mandi untuk menyegarkan dirinya,dia berpenampilan seperti dirinya sendiri,Kaos rajut dan clana panjang yang robek dibagian lututnya,tidak lupa dengan topi dan sepatu sphort nya,Alika sudah memebereskan semuanya,Alika akhirnya keluar kamar,Ia melihat keadaan sekitar,Dan alika turun perlahan agar ibrahim tidak mengetahuinya,Namun dugaan alika salah,ibrahim justru ada diruang keluarga menunggu alika keluar dari kamarnya, Namun begitu terkejutnya ibrahim saat melihat alika sudah stil dengan bajunya dan membawa kopernya turun.
Ibrahim: "Alikaa..Kamu mau kemana?"
Alika: "Maaf tuan aku akan pulang hari ini."
Ibrahim: Tapi kenapa mendadak sekali? diamlah dirumah untuk beberapa hari."
Alika: "Maafkan aku tuan,Aku pulang untuk sementara,Nanti jika aku sudah bosan dirumah aku pasti akan kembali kesini, Aku janji."
Ibrahim: "Kamu sedang tidak berbohong kan alika?"
Alika: "Tidak,Tuan tenang saja,aku pasti akan kembali."
Ibrahim: "Baiklah,Brapa lama kamu disana?"
Alika: "Aku tidak tau tuan,Yang pasti ketika aku sudah bosan."
Ibrahim: "Baiklah,Aku akan selalu menunggumu alika."
Alika: "Trimakasih tuan."
Ibrahim: "Ah tunggu! Aku panggilkan parjo untuk mengantarmu,Parjoo!!"
Parjo yang sedang minum kopi akhirnya dia berlari menuju ruang keluarga.
Parjo: "Iyaa tuan,Ada apa?"
Ibrahim: "Siapkan mobil! Kita ke stasiun sekarang!"
Parjo: "Baik tuan."
Ibrahim: "Alika,Aku pasti akan selalu merindukanmu,Hubungi aku jika sudah sampai."
Alika: "Pasti tuan,Trimakasih untuk semuanya,Tuan sudah baik padaku,maaf aku tidak bisa membalas kebaikan tuan yang lebih dari tadi pagi."
Ibrahim: "Semua yang kamu lakukan itu sudah termasuk membalas kebaikanku,ingat! Jangan lupa hubungi aku jika terjadi apa apa dirumahmu,jangan kabur lagi,Hubungi aku pasti aku akan langsung menjemputmu didepan keluargamu."
Alika: "Iyaa tuaan Trimakasih."
Ibrahim: "Ayoo,Mobil sudah siap!"
Alika: "Tuan juga ikut ke stasiun?"
Ibrahim: "Yaahh aku ikut,Dan aku membawakan 1 bodyguart untuk menjagamu selama di kereta,Stelah kamu sampai rumah dia akan kembali lagi untuk pulang."
Alika: "Aahh tapi tuan."
Ibrahim: "Tidak ada tapi tapian,kali ini kamu harus menuruti perintahku,Aku tidak mau terjadi apa apa denganmu."
Alika: "Trimakasih tuan."
Ibrahim dan alika sudah menaiki mobil,Begitu juga dengan 1 bodyguart yang akan menjaga alika selama perjalanan,Mobilpun akhirnya jalan dengan santai,Ibrahim mengajak alika untuk makan siang terlebih dulu,Agar selama perjalanan alika tidak kelaparan.
Ibrahim: "Parjo Dirumah makan depan berhenti yaa?"
Parjo: "Baik tuan."
Alika: "Untuk apa kerumah makan? Aku masih kenyang."
Ibrahim: "Sudah jangan banyak protes."
Ibrahim alika parjo dan bodyguart semua nya diperintah untuk turun dan ikut makan,Parjo dan bodyguart duduk dimeja yang terpisah dengan Ibrahim dan alika,seperti biasa ibrahim ingin memandang wajah alika lebih lama lagi.
Ibrahim: "Pelayaan!"
Pelayan: "Silahkan mau pesan apa?"
Ibrahim: "Alika kamu mau pesan apa?"
Alika: "Emmm aku mau pesaan ini saja,Nasi satu porsi,sop kambing satu porsi,Es jeruk tanpa gula dan air putih satu gelas."
Pelayan: "Bapak mau pesan apa?"
Ibrahim: "Samakan saja,oohh iyaa itu diblakang saya ada dua orang pria,Mereka ikut saya,Tawarkan saja mereka mau pesan apa."
Pelayan: "Baik pak."
Ibrahim: "Alika,Kenapa seleramu sangat unik?"
Alika: "Yaa, Dulu saat aku kecil abi dan mama selalu pergi ke rumah makan sate,Dan mama selalu memesan makanan ini,Aku yang ingin memesan makanan yang sama tapi mama selalu melarangku,Jadii sekarang setiap aku makan dimanapun aku selalu memesan makanan ini,Karna tanpa mama aku juga bisa makan sop kambing dan es jeruk."
Ibrahim: "Ooh seperti itu."
Ibrahim yang mendengar cerita alika pun hatinya merasa teriris,Ibrahim menyangka hubungan alika dan keluarganya tidak harmonis.
Pelayan: "Permisi,Ini pak pesanan nyaa.."
Ibrahim: "oohh yaa,silahkan taruh saja dimeja!"
Alika dan ibrahim kemudian makan dengan lahapnya tanpa sisa,Setelah itu mereka kembali melakukan perjalanan,tak berselang lama akhirnya sampai juga distasiun,ibrahim langsung melaju ke loket dan membeli tiket jurusan jawa tengah,Kemudian ibrahim mendekati bodyguart nya untuk membicarakan selama diperjalanan menemani alika.
Ibrahim: Jhon! Kemari.." Bodyguart ibrahim bernama jhon.
Jhon: "Yaa ada apa tuan."
Ibrahim: "Ingat yaa! Ingat semua perjalanan menuju rumah alika,Jika alika sudah sampai dan tidak mau diantar sampai rumah maka ikuti dia dari kejauhan sampai kamu tau dimana alamat rumahnya,Paham!!"
Jhon: "Paham tuan,Dan ini Uang untuk membayar semua yang alika beli selama perjalanan,Sisanya untuk ongkos kamu pulang kembali kesini! Mengerti maksudku?"
Jhon: "Mengerti tuan."
Kemudian ibrahim menghampiri alika yang sedang duduk diruang tunggu dengan kopernya,Ibrahim mengajaknya mengobrol dan mengajak alika bercanda,Agar alika tidak canggung lagi pada dirinya,Tak berselang lama kereta sudah siap akan berangkat,Alika menaiki gerbong kereta didampingi ibrahim,Ibrahim yang memilihkan kursi untuk alika duduk,Dan jhon duduk dikursi blakang alika,jhon adalah bodyguart yang handal,dia mampu untuk tidak tidur selama tiga hari,Maka dari itu ibrahim yang menyuruh jhon untuk mengikuti alika hingga sampai tujuan.
Ibrahim: "Alika,Jangan pernah lupakan aku,Aku mohon cepatlah kembali kerumahku."
Alika: "Iyaa pasti tuan ibrahim."
Alika memeluk ibrahim tanpa aba aba,alika sangat menyayangi ibrahim sebagai kakak,bukan sebagai kekasih,Kemudian alika mengecup pipi ibrahim,Ibrahim membalasnya dengan derai air mata diwajahnya,Namun ibrahim mengecup kening alika dengan kuatnya,Mereka berpelukan layaknya kakak dan adik,Ibrahim kemudian turun dari gerbong kereta dan melambaikan tangan pada alika sebagai perpisahan.
Ibrahim: "Alikaa Aku mencintaimu,cepatlah kembali."
Ibrahim berdiri mematung sambil melihat kereta jalan yang semakin jauh,Pak parjo yang melihatnya ikut sedih melihat tuan nya begitu kehilangan alika dari hidupnya.
Parjo: "Tuan,Maaf keretanya sudah menghilang,kita pulang saja tuan."
Ibrahim: "Iyaa parjo,Ayo kita pulang."
"Ibrahim yang sedang dalam perjalanan menelfon doni."
Ibrahim: "Don! Pesankan tiket pesawat ke sidney sekarang juga."
Doni: "Untuk siapa?"
Ibrahim: "Untukku! Cepat sekarang!"
Doni: "Yaa baik lah." Untuk apa ibrahim ke sidney? Kan tidak ada jadwal rapat di sidney? Batin doni.."
Ibrahim tak sanggup berada dirumah selama alika tidak ada dirumah ibrahim memutuskan untuk pergi menemui orangtua nya disidney selama alika tidak ada dirumah,Ibrahim pasti akan semakin susah melupakan alika jika masih berada dirumahnya,Keceriaan alika yang selalu membuatnya tertawa selalu terbayang dimata ibrahim,Alika juga sangat sedih meninggalkan ibrahim,Tapi yang ia lakukan demi kebaikan ibrahim agar perasaanya tidak semakin besar padanya.
Alika: "Ibrahim,Maafkan aku.Suatu saat aku pasti akan kembali jika semuanya sudah berlalu." batin alika.
...****************...
BERSAMBUNG
ALIKA
IBRAHIM