Setelah diet ketat yang dilakukan oleh Crystal akhirnya gadis itu mempunyai badan ideal bak Lisa Blackpink idolanya.
Crystal ingin meninggalkan masa lalu atas pembully an yang dialaminya di sekolah lamanya.
Nona muda itu pindah sekolah di Sky High School yang ternyata di sekolah itu, Crystal bisa mewujudkan cita-citanya yaitu mempunyai dua pacar sekaligus.
Bagaimana cerita Crystal dengan dua pacarnya itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MATB BAB 16 - Bayang-Bayang
Sera merasa keheranan melihat Crystal menulis sesuatu saat di meja makan pagi itu. Crystal senyum-senyum sendiri yang membuat Sera tambah penasaran.
"Apa itu?" tegurnya.
Crystal memperlihatkan memo yang tengah dia tulis pada sang mommy. "Lihat ini, Mom!"
"Hari ini jadwalku penuh, dari pagi sampai sore jadi aku akan pulang terlambat!"
Sera menggelengkan kepalanya, walaupun tidak berkomentar tapi dia selalu mengawasi. Dia sudah membicarakan ini pada suaminya.
Kata Saka biarkan saja Crystal meraih cita-cita memiliki dua pacar itu, suatu saat gadis itu pasti akan mendapat pelajaran berharga karena sudah bermain dengan dua hati.
"Aku akan menunggu kapten di depan gerbang," ucap Crystal sambil membawa dua kotak sarapan.
Gadis itu berlarian kecil menuju gerbang mansion dan menunggu kedatangan Dexter di sana.
"Di mana kapten? Jangan sampai terlambat," gumam Crystal.
Tak lama yang ditunggunya datang, suara motor Dexter terdengar dan berhenti di depan Crystal, pemuda itu memberikan Crystal sebuah helm.
"Helm untukku?" Crystal merasa tersanjung.
"Ayo cepat naik!" Dexter meminta Crystal supaya naik ke jok belakang motornya.
Crystal menurut hanya saja dia meminta pemuda itu berhenti di taman sebentar karena dia ingin memberikan sarapan untuk Dexter.
"Pasti kau belum makan karena mengurus mommy mu di rumah sakit," ucap Crystal seraya memberikan satu kotak makannya.
Dexter menerima kotak makan itu dan langsung menyuapkan sarapan ke mulutnya, memang benar kata Crystal, dia belum makan dari semalam.
"Apa kondisi mommy mu sudah membaik?" tanya Crystal sambil membuka kotak susu. Dia memberikan susu itu untuk Dexter.
Karena tangannya memegang kotak makan, Dexter membuka mulut supaya Crystal menyuapinya susu.
Dan pemandangan itu diperhatikan oleh Carol di dalam mobilnya. Gadis itu melewati taman lalu meminta supirnya berhenti karena melihat dua orang yang dikenalnya.
Carol jadi teringat kata-kata Sachie kalau Crystal tidak sebaik kelihatannya.
"Jalan lagi," ucap Carol pada supirnya.
Sementara Crystal dan Dexter masih berada di taman.
"Mommy ku sudah sadar dan aku masih membujuknya untuk tinggal bersama," jelas Dexter.
"Wah, itu perkembangan yang bagus, kapten," balas Crystal seraya bertepuk tangan.
Mereka kemudian melanjutkan perjalanan ke sekolah dan berpisah di parkiran sekolah.
Crystal menuju kelasnya dan ingin bercerita banyak pada Carol tapi temannya itu bersikap tidak seperti biasanya.
"Kau sakit?" tanya Crystal.
Namun, Carol tampak acuh padanya.
Crystal jadi bingung sendiri tapi dia tidak mau terlalu mencecar Carol atau suasana hati gadis itu tambah buruk.
Sampai sepulang sekolah, Carol masih bersikap seperti itu pada Crystal. Padahal Crystal ingin tahu, bagaimana Carol bisa mengenal Sachie?
Membuang pikiran itu, Crystal memilih ke perpustakaan untuk menemui Raven, kelas pertamanya akan dimulai.
Tanpa disadari oleh gadis itu, Carol mengikuti Crystal ke perpustakaan.
Di sana Carol melihat Crystal dan Raven tengah belajar berdua.
"Katanya tidak suka belajar tapi kalau Raven yang jadi tutornya dia mau saja," gerutu Carol.
"Setelah Dexter sekarang Raven? Wah, Crystal..."
Carol memotret temannya itu lalu dia kirimkan pada Sachie.
Ternyata kau benar!
Tulis Carol di caption pesannya dan Sachie langsung membalasnya.
Itu Crystal?
Sachie tidak menyangka akan perubahan Crystal yang jadi kurus dan semakin cantik.
Kita harus memberinya pelajaran!
Ternyata menghindar tidak cukup, Crystal masih saja diganggu oleh bayang-bayang masa lalunya.
penasaran banget sama ending ceritanya..
tapi apa boleh buat..
semoga suatu saat kak dhevis masih mau ngelanjutin cerita2 yg hiatus walopun tanpa kompensasi apapun..
stay healthy and keep fighting.. 😘😍🥰🤩