NovelToon NovelToon
Cinta Setelah Pernikahan

Cinta Setelah Pernikahan

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:131.7k
Nilai: 5
Nama Author: Raisya Putri 🕊

Raisya Putri jatuh cinta pada gurunya sendiri ketika masih menempuh pendidikan sekolah menengah atas, namun sang guru yang tampan rupawan ternyata mempunyai kekasih yang sangat dicintainya.

Ketika sang Ayah sakit keras Raisya diminta menikahi seorang Pria pilihan orang tuanya. Raisya ingin menolak tapi tidak memiliki keberanian, alhasil Ia pun menerima lamaran itu.

Ikuti kisah kelanjutannya dalam karya cinta setelah menikah, semoga terhibur

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Raisya Putri 🕊, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana melenyapkan Sya

Seperti biasa Sya membantu Hasan untuk bersiap ke kantor, Ia memasangkan dasi Pria itu.

" Sya, bagaimana dengan permintaan ku malam tadi. "

Sya mengambilkan jas Hasan dan membantu memakaikannya.

" Mas sudah tau jawabannya, kalau memang Mas ingin menikah lagi maka ceraikan aku lebih dulu, itu yang pertama. Kedua, Mas harus ijin juga pada Ayah dan Umi kalau Mas ingin menikah lagi. "

Hasan menatap tak percaya pada jawaban Sya.

" Kamu egois Sya, apa salahnya kalau aku menikah lagi tapi tetap mempertahankan mu. Bukankah dalam agama, seorang Pria bisa menikah lebih dari satu Istri, apa kamu ingin menyangkal itu. "

Sya menghela nafas berat, rasanya Ia ingin berteriak dan memaki Pria tak berperasaan yang kini sah menjadi suaminya itu.

" Terserah apa kata Mas, intinya aku tidak melarang mu. Aku hanya meminta keadilan untuk diriku sendiri, aku juga meminta Mas meminta ijin langsung pada Umi dan juga Ayahnya Mas. Soal Umi dan juga Ayahnya Sya biar nanti Sya yang coba jelaskan pada mereka. "

Hasan memeriksa ponselnya namun tidak ada pesan dari kekasihnya, Ia langsung ketempat biasa Hasan menjemput, tapi sayang di sana juga tidak ada.

" Kamu dimana sayang, apa kamu marah padaku. "

Ia mencoba menghubungi Lusi namun nomornya tidak aktif, ingin mengunjungi tempat tinggalnya namun sebentar lagi Ia ada janji dengan rekan kerjanya.

Di rumah

Sya mendapatkan pesan masuk dari seseorang, namun si pengirim pesan tidak ada di daftar nama.

" Temui aku jam sepuluh, atau kamu akan melihat orang buang kamu sayang tinggal nama. "

Sya terkejut membaca pesan itu, Ia mencoba menghubungi nomor itu namun tidak aktif.

" Siapa sih, aneh. Baru juga ngirim pesan tapi pas di telpon nggak aktif. " Gumam Sya.

Tiba-tiba Ia mendapatkan pesan masuk kembali.

" Jangan hubungi aku, cepat temui aku dan jangan banyak tanya. "

Sya termenung, akhirnya Ia memutuskan menemui orang misterius itu.

Jam sepuluh Sya sudah berdiri di depan sebuah gedung, Ia memandangi gedung tinggi itu

" Benar ini alamatnya, tapi kok tempatnya seperti ini. Apa aku yang salah ya. "

Karena penasaran dan sudah terlanjur akhirnya Sya naik kelantai atas, Ia mengikuti arahan dari seseorang.

Sudah lima lantai yang Ia lewati namun tak kunjung bertemu dengan orang misterius itu.

Setelah perjuangan panjang dan melelahkan akhirnya Sya tiba di lantai tujuh, Sya mencari orang yang mengiriminya pesan.

" Dimana dia. " Gumam Sya.

Tiba- tiba Sya di kejutkan dengan kedatangan dua orang Pria, entah datang dari mana, tiba- tiba saja mereka sudah ada di depannya.

" Wah, dia sangat cantik, benar kan bro. "

Kedua Pria itu menatap Sya seperti singa kelaparan, jangkungnya naik turun.

" Kamu bener, lihat saja bodynya. Tapi saya tidak yakin kalau dia sudah tidak perawan lagi, lihat saja kulitnya mulus tanpa cacat dan masih sangat kencang. Bagaimana kalau kita nikmati saja dulu, kan mubazir juga kalau di sia- siakan. "

Kedua Pria itu melangkah mendekat, Sya yang ketakutan meminta mereka pergi meninggalkannya.

" Siapa kalian, jangan mendekat. Pergi, jangan mendekat. "

Sya berteriak sambil melangkah mundur sementara para Pria semakin mendekat, ketika para Pria itu hendak menangkapnya Sya membungkukkan tubuhnya dan berlari.

Alhasil kedua Pria itu membentur tembok di depannya dengan keras.

" Ah sial, hey kembali, jangan lari. " Teriak mereka berdua sambil berlari mengejar Sya.

Berulang kali mereka hampir menangkap tubuh Sya namun Sya masih bisa menghindar.

" Awww sakit, hey wanita sialan. Kau menghancurkan masa depanku. " Teriak salah seorang dari mereka karena Sya berhasil menendang barang intinya.

Sya terus berlari dan mencoba menghubungi suaminya.

" Mas, tolong aku. " Teriak Sya tanpa melihat ponselnya.

Ia terus berlari sambil memegang lututnya yang sakit karena beberapa kali terbentur, para Pria itu juga tidak putus asah, mereka terus mengejar Sya.

" Apa itu. "

Lusi menggeram penuh amarah, melihat orang suruhannya masih belum bisa menyelesaikan tugasnya, mereka malah kejar- kejaran.

" Dasar tidak becus, urus begini saja tidak bisa. "

Lusi berlari kelantai dua dimana Ia melihat keberadaan Sya. Ia bersembunyi dan.....

Bughh... !!

" Awwhhh . " Sya mengangkat tangannya ingin menyentuh tempat yang sakit namun belum sempat Ia sudah jatuh dan mulai kehilangan kesadaran nya.

Lusi mengibaskan tangannya dan kemudian meletakkan kedua tangannya di pinggang.

" Mengurus gadis lemah begini saja kalian tidak bisa. Cepat bawa, terserah mau kalian apakan. "

Baru saja para Pria akan mengangkat tubuh Sya terdengar suara mobil di bawah gedung.

Seorang Pria berlari kencang menaiki anak tangga mencari keberadaan Sya, sebelumnya Ia sudah melacak keberadaan gadis itu.

" Berhenti. " Teriak Satrio

Para Pria tetap berlari membawa tubuh Sya, Satrio terus mengejar mereka. Lusi mengepalkan tangannya melihat ada orang lain yang datang menolong Sya.

" Sial, kenapa ada pahlawan kesiangan begitu. Ah aku tidak bisa tinggal diam. "

Lusi berlari mengejar dengan membawa kayu di tangannya, namun Ia melihat kedatangan sebuah mobil yang sangat di kenalinya.

" Aduh Mas Hasan, aku harus bagaimana ini. "

Lusi memutar otaknya, rencananya untuk melenyapkan Sya akan sia- sia kalau ketahuan. Akhirnya Ia berlari mengejar para Pria itu, Satrio melihat para Pria meletakkan tubuh Sya dan berlari kabur dari tempat itu.

" Hei jangan lari, pecundang. "

Satrio mengejar kedua Pria itu dan meninggalkan Sya di sana, Lusi yang baru datang melihat Sya yang mulai bergerak.

" Awwwhh. " Teriak seseorang dengan keras.

Bughhh..... !!! Terdengar sebuah benda jatuh.

Hasan yang mendengar suara orang di kenalinya segera berlari mendekat.

" Sayang...... Lusi, banguuunn..... ! " Teriak Hasan histeris.

Ia mengguncang- guncangkan tubuh Lusi, menepuk pelan pipinya namun tidak ada pergerakan.

" Sayang, bangun. Jangan tinggalkan aku. "

Sya yang berada tidak jauh dari Hasan dan juga Lusi duduk terpana melihat kepanikan suaminya. Hasan bahkan tidak melihat dirinya dan terus berteriak panik melihat kekasihnya tidak membuka mata.

" Ka, kamu. Kenapa kamu ada disini. "

Hasan baru melihat keberadaan Sya, raut wajahnya langsung berubah ketika melihat kedua wanita itu bergantian.

" Sya, kamu tidak apa- apa. "

Satrio berlari menghampiri Sya, nampak kesedihan dan kekhawatiran dari raut wajahnya.

Hasan yang melihat itu semakin tidak suka, Ia marah pada Sya.

" Apa yang sudah kamu lakukan pada Lusi Sya. " Tanya Hasan dengan kilatan amarah.

Sya yang bingung hanya menatap Hasan dan juga Lusi bergantian. Ia tidak tau dari mana datangnya wanita itu, tiba- tiba sudah ada disana dan pingsan.

" Aku tidak tau Mas. "

Sya memegang lehernya yang masih terasa sakit.

" Tidak tau katamu, apa yang sudah kamu lakukan padanya. Aku yakin hanya kamu yang bisa lakukan ini, bukankah hanya kamu yang punya dendam padanya. Kamu marah karena aku meminta ijin menikahinya, iyakan. "

Sya semakin bingung, Ia menatap Satrio seolah meminta jawaban atas kejadian yang terjadi saat ini.

Bukannya menjawab Satrio malah mengangkat tubuh Sya, membawanya ke mobil miliknya.

Hasan ingin mengejarnya namun Ia kemudian melihat di depannya ada Lusi.

" Ah brengsek kau Satrio, akan a

ku buat perhitungan nanti dengan mu. "

Hasan juga mengangkat tubuh Lusi dan membawanya ke mobilnya untuk di bawa kerumah sakit.

Hasan menahan amarah yang membara dihatinya, berbeda dengan Satrio. Ia nampak khawatir melihat kondisi Sya yang sangat shock dengan semua yang barusan Ia alami.

1
Melodi_@samira
Aamiin ya Alloh 🤲
Melodi_@samira
bagus ceritanya, kayaknya sudah tamat 🤗
⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔 ³⁸
dah tamat
🦋⃟‌Fly🍾⃝Kͩᴀᷞᴛͧɪᷡᴇͣ
udah mulai ada bau bau suka nih hasan sama istrinya, panik saat tidak melihat istrinya
🦋⃟‌Fly🍾⃝Kͩᴀᷞᴛͧɪᷡᴇͣ
sebagai istri yang baik sya menutupi kesalahan suaminya
🦋⃟‌Fly🍾⃝Kͩᴀᷞᴛͧɪᷡᴇͣ
bagaimana tidak di masukan ke hati , Raisya tuh istrimu loh san
🦋⃟‌Fly🍾⃝Kͩᴀᷞᴛͧɪᷡᴇͣ
dasar laki laki egois pengen pindah rumah cuma demi kekasihnya, kasihan Raisya.
🦋⃟‌Fly🍾⃝Kͩᴀᷞᴛͧɪᷡᴇͣ
huff tega bener tuh suamimu sya, masa di turunin di tengah perjalanan sih mana nyuruh naik taksi lagi😤
🏘⃝Aⁿᵘ𝐀⃝🥀му𒈒⃟ʟʙᴄ𝐙⃝🦜ˢ⍣⃟ₛ
caakkkeeppp.... 👍👍
bener Sya kamu harus tegas terhadap ulet keket macam Lusi biar kamu nggak selalu diremehkan
🏘⃝Aⁿᵘ𝐀⃝🥀му𒈒⃟ʟʙᴄ𝐙⃝🦜ˢ⍣⃟ₛ
sebagai istri yang baik Raisya izin sama kamu karena dia menghargai kamu sebagai suaminya
🏘⃝Aⁿᵘ𝐀⃝🥀му𒈒⃟ʟʙᴄ𝐙⃝🦜ˢ⍣⃟ₛ
awas ya kalo sampai kamu bucin duluan... 😏😏
@MeG4 ⍣⃝క🎸N⃟ʲᵃᵃ𝓐𝔂⃝❥
Duh baby twins nama nya bagus banget sih, semoga kalian menjadi anak sholeh ya jd kebanggaan orang tuA
@MeG4 ⍣⃝క🎸N⃟ʲᵃᵃ𝓐𝔂⃝❥
turut berdukacita ya bu lisa . sayang banget lusi meninggal blm mnt maaf sama sekali sma raisya dan hasan, congratulations baby twins 😍
@MeG4 ⍣⃝క🎸N⃟ʲᵃᵃ𝓐𝔂⃝❥
salut banget sama sya meskipun s lusi udah jahat ttep aj mau nolongin lusi
@MeG4 ⍣⃝క🎸N⃟ʲᵃᵃ𝓐𝔂⃝❥
kenapa harus makin membenci sya, kamu sengsara itu ulah kamu sendiri, dasar wnita ga tau malu
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦💜⃞⃟𝓛 ѕнαѕ⍣⃝✰
sya hamil
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦💜⃞⃟𝓛 ѕнαѕ⍣⃝✰
astagaaa mulut apa comberan pak
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦💜⃞⃟𝓛 ѕнαѕ⍣⃝✰
akhirnya aib yg selama ini susah payah sya tutupi harus terbongkar juga
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦💜⃞⃟𝓛 ѕнαѕ⍣⃝✰
sabar sya,semoga mata dan hati hasan segera terbuka,akan ada keajaiban,km harus kuat
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦💜⃞⃟𝓛 ѕнαѕ⍣⃝✰
demi keingininan mertua segera menimang cucu sya sampe senekad ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!