NovelToon NovelToon
My CEO, My Ex-Husband

My CEO, My Ex-Husband

Status: tamat
Genre:Nikahkontrak / Lari Saat Hamil / Janda / Aliansi Pernikahan / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:4.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Meylani Putri Putti

Vania Asteria, gadis delapan belas tahun.
yang tinggal bersama ibu tirinya. Sang ibu tiri menjual Aster untuk di jadikan istri kontrak putra dari miliader Mike Miller.

Kecelakaan tragis menimpa tuan muda dan istrinya tepat ketika mereka hendak berbulan madu keliling dunia.

Karena kecelakaan tersebut tuan muda Arlan harus kehilangan istri dan penglihatannya, ia juga mengalami cedera kaki hingga membuatnya semakin tak berdaya.

Aku terpaksa menandatangani kontrak nikah ini hanya untuk membayar hutang budi pada keluarga yang telah membesarkan ku.

" Dua puluh juta sebulan. Selama enam bulan akan ku transfer langsung ke rekening mu. Kau harus melayani dan mengurus putraku dengan baik, sampai ia sembuh setelah sembuh jangan pernah menampakkan batang hidungmu lagi di rumah ini."

Enam bulan aku harus mengurusi pria cacat yang begitu arogan dan sangat kejam. Aku berharap setelah terbebas dari kontrak nikah tersebut, aku tak akan pernah bertemu dengannya lagi.

Namun takdir berkata lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meylani Putri Putti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ngidam

Vania memuntahkan semua isi perutnya seketika tubuhnya menjadi lemas dan kepalanya menjadi pusing.

"Aduh kepalaku sakit sekali," keluhnya.

Setelah muntah, Vania bermaksud untuk kembali ke dapur melanjutkan pekerjaannya.

Namun, ia mencium aroma masakan yang ditumis, seketika perutnya kembali bergejolak.

Vania kembali ke kamar mandi untuk muntah, meski tak ada yang dimuntahkannya.

Uek uek

Mereka yang di dapur mendengar suara Vania yang sedang berada di kamar mandi.

"Vania kenapa tuh?" tanya salah seorang pada Ana.

"Nggak tahu sepertinya dia ngidam."

"Hah, ngidam?! Bukannya dia sudah berpisah dengan suaminya."

"Iya, baru juga sebulan bercerai."

"Hm, tapi kenapa bercerai Ya,Vania itu kan masih muda, cantik lagi?"

"Ah nggak tahu lah, pokoknya dia  nggak pernah cerita, yang jelas dia bilang jika dirinya janda dan baru sebulan bercerai dari suaminya."

"Astaga, kasihan sekali nasibnya."

"Iya mana dia tinggal sendiri lagi di kosan." Mereka berbisik-bisik menceritakan Vania.

Setelah puas memuntahkan isi perutnya, Vania kembali lagi ke dapur sambil menutup hidung.

"Kak, aku kok cium bau masakan Kakak mual gini ya?" tanya Vania pada Ana.

"Kamu ngidam kali ini Van," sahut Marina yang menghampiri Vania.

Bukan main Syoknya Vania mendengar itu.

"Tapi aku pakai pil KB Kak waktu berhubungan dengan suamiku," sahur Vania sambil memintal ujung kemeja yang ia kenakan.

Vania mulai gelisah karena yang terakhir kali mereka berhubungan, Ia memang tidak sempat meminum pil itu.

"Nggak mesti pakai KB itu, nggak bisa hamil Van. Untuk lebih memastikannya, lebih baik kamu periksa dan minta tanggung jawab sama suami kamu itu!" Ucap Marina.

"Tanggung jawab?" Lirihnya.

"Iya, kamu mau melahirkan tanpa suami, hah? nanti mereka mengira kamu hamil diluar nikah lagi."

Seketika tubuh Vania gemetar ,ketika Marina menyuruhnya untuk meminta pertanggungjawaban dari Mike.

"Ah nggak mungkin lah Kak, mungkin aku masuk angin saja kali," sahut Vania Ia kembali merasa mual.

Vania berdiri dan kembali berlari kecil menuju kamar mandi.

Ia pun muntah kembali karena isi perutnya kosong, Vania hanya memuntahkan air saja.

Tak hanya sekali, tapi berkali-kali   Vania muntah, seketika tubuhnya menjadi lemas.

Vania melangkah dengan kaki yang gemetar keluar dari kamar mandi wajahnya menjadi pucat dengan keringat yang mengucur deras.

Marina langsung menghampiri Vania kemudian membantu menopang tubuh Vania yang sudah lemas itu.

"Vania kamu pulang saja atau kakak antar kamu ke rumah sakit kita periksa," ucap Marina.

"Nggak usah Kak, aku pamit pulang saja pakai ojek. Kita lagi sibuk nggak enak sama Pak Supri,"ujar Vania.

"Yaudah, seterah kamu lah."

Vania memesan ojek untuk mengantarnya kembali kos-kosan nya.

Saat itu kepalanya begitu pusing dengan mata yang berkunang-kunang.

5 menit Ia pun sampai di kosan.

Vania langsung beristirahat di kamar kost-an.

Kepalanya terasa pusing dengan perasaan yang ingin muntah terus menerus.

Vania mencari minyak angin yang merasa dirinya hanya masuk angin biasa.

Setelah menggosok minyak angin, Vania kembali terlelap.

***

Sudah dua hari Vania merasa sakit kepala dan berasa hendak muntah, sudah dua hari pula ia tidak masuk bekerja.

"Aduh, kalau begini aku bisa dipecat sama Pak Supri. Aku periksa saja ke klinik."

Setelah bersiap  sebentar, Vania menuju sebuah klinik yang tak jauh dari daerah tempat ia ngekost.

Saat itu kepalanya masih terasa berat dengan pandangan yang masih berkunang-kunang.

Sudah dua hari juga ia tak selera makan, karena itulah tubuhnya jadi semakin lemah.

"Vania Asterina!" panggil salah seorang perawat ketika Vania sedang menunggu di ruang praktek dokter.

Vania berdiri menghampiri suster tersebut.

Suster kemudian memeriksa keadaan Vania.

"Tekanan darah Anda rendah ya mbak, keluhannya apa?"

"Cuman pusing, mual-mual sama mata berkunang-kunang," jawab Vania.

"Sudah menikah Mbak!" tanya Suster itu.

Seketika jantung Vania berdetak lebih kencang, ia menerka-nerka apa yang akan ditanyakan Suster itu.

"Sudah," sahut Vania lirih dan gelisah.

"Tanggal berapa hari terakhir anda datang bulan?"

Vania mengingat-ngingat terakhir kalinya ia datang bulan dan itu terjadi dua bulan yang lalu.

Astaga! guman Vania lirih sambil menelan  air ludahnya, seketika tangannya gemetar.

"Sudah pernah periksa urine Mbak?"tanya Suster itu lagi

"Periksa urine, untuk apa suster?" tanya Vania harap-harap cemas.

"Tes urine untuk menentukan kadar HCG dalam urine yang biasanya digunakan untuk mendeteksi kehamilan."

"Hamil."bibir Vania bergetar ketika mengatakan itu, dengan tanpa mengeluarkan suara, jantungnya berdetak kencang seolah tidak kuat membayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya.

"Ayo Mbak, tes dulu." Suster itu pun mengarahkan Vania untuk masuk ke dalam sebuah ruangan.

Di dalam ruangan ada seorang dokter yang menunggu di mejanya.

Suster itu kemudian menjabarkan keluhan-keluhan Vania pada dokter yang akan memeriksanya..

Vania duduk termenung menghadap dokter.

"Baiklah ibu, kalau gitu tes urine dulu  ya,"ucap dokter tersebut sambil menyerahkan mangkuk kecil yang terbuat dari bahan stainless steel.

Dengan tangan gemetar Vania meraih benda itu.

"Coba tes urine dulu dan gunakan alat tes ini," ujar dokter tersebut sambil menyerahkan test pack.

Vania menuju kamar mandi yang ada di ruangan dokter, beberapa saat kemudian, ia kembali lagi menemui dokter sambil menyerahkan hasil tes urinenya.

Dokter wanita itu tersenyum ke arah Vania.

"Selamat ya ibu, anda hamil untuk pemeriksaan lanjutnya silakan hubungi dokter kandungan."

Lemas terasa di sekujur tubuh Vania ketika mendengar ucapan dokter tersebut, seketika ia membeku dan membisu dengan bulir bening menetes di pipinya.

"Ibu anda baik-baik saja?" tanya Dokter tersebut ketika melihat Vania terlihat begitu syok.

"Iya dokter ,"sahut Vania dengan gugup.  Ia langsung beranjak dari tempat duduknya, tanpa mengucapkan terima kasih kepada dokter itu.

Air mata terus menetes di pipi Vania tanpa bisa ditahan lagi, meski ia sadar saat ini ia menjadi pusat perhatian para orang-orang yang melihatnya.

Vania mempercepat langkahnya menuju lobi.

Karena tak kuat membendung perasaannya ia mencari toilet terdekat kemudian menangis di sana.

Sesampainya toilet Vania buru-buru mengunci pintu toilet. 

"Hiks hiks hiks kenapa aku harus mengalami hal ini," tangis dan Vania sambil memukul-mukul bagian perutnya.

Hik hik hik air mata Vania semakin tumpah membasahi pipinya, cbegitupun cairan di hidungnya.

"Hiks  hiks Kenapa penderitaan ini belum berakhir juga, kenapa aku harus menanggung beban berat seperti ini?"  tangis Vania, ia menangis di dalam toilet itu sampai puas menangis.

Setelah perasaannya tenang Vania kembali melanjutkan langkahnya untuk pulang.

***

Mike tengah terbaring di tempat tidur di sebuah rumah sakit.

"Bagaimana keadaan putra saya dokter?" Tanya nyonya wilhelmina.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, putra Anda baik-baik saja, tidak ada masalah kesehatan yang serius,"paper dokter tersebut pada nyonya wilhelmina.

"Kalau dia tidak sakit, lalu kenapa dia  terus-terusan muntah Dok? hingga mengalami dehidrasi berat," tanya nyonya wilhelmina.

"Itu dia masalahnya Nyonya, setelah kami periksa lambungnya dengan menggunakan endoskopi lambungnya tidak bermasalah sedikitpun."

"Aneh sekali," guman Nyonya wilhelmina sambil melirik yang terbaring lemas karena mengalami dehidrasi berat 

Bersambung dulu gengs jangan lupa dukungannya ya.

 

1
yulia asihta
sama thorr sudah cukupp sampai disini saja sebagai readerss sangatt bahagia melihat rumah tangga merekaa kembali hangat dan cemara😍❣️
yulia asihta
kasiann bgtt mbak Marina harus dengar kayak begituan mna jdi nyamuk tuh ceritanya 😭
yulia asihta
wkwkwk buset dahh gacorr mamang Mike ini baru seminggu nikahh😭❣️🤏
yulia asihta
Asemmm bgtt TN.JHONN MILLER ini gak setia bgtt sama ALMARHUMAH ISTRINYAA
yulia asihta
W-WHATTT MOMYY?? MISHELL YANG MANGGIL?!🙂
yulia asihta
wkwkwk sebenarnya dia lagi bilangin diri nya sendiri ☺️
yulia asihta
VANIAA..., NENEK LAMPIR ITU INCAR DAVINAA KARNA WARISANN PLISS HATI HATI YAAA KARNA NEK LAMPIR SERAKAH NYA SERAKAH BANGETTT🙂❣️
yulia asihta
LAHHH KOCAKK BGTTT NI NEK LAMPIR YANG SERAKAHHH, wajar dong DAVINAA DAPAT SELURUH ASET NYA MILLER KARNA CUCU KANDUNG LAH LOOO KAN PENDATANG LAGIANN SYUKUR NGAPA SIHH YANG PENTING KAN DAPAT ASET JUGA KETIMBANG NGE GMBELLLL🙂☺️😍
yulia asihta
apaalaah apalahh aku hampir tersedakk karnaa bacaa kalimatt ini😭
yulia asihta
wahh cerita nyaa korup nii🙂🤏
yulia asihta
gurlll pliss be smart okkk...jangan mau sama laki laki kayak Mike di dunia nyata kalian juga haruss cari yang menghargai kaliann dan jugaa yang gak doyan jajan kayak Mike 🫶☺️
Yuliana Purnomo
heem ibu tiri emang kejam beneran
Yuliana Purnomo: emang pindah ke apk apa sekarang kak
total 2 replies
Yuliana Purnomo
bayi bule
Yuliana Purnomo
heem pasti Udah di palsu kn tuuh hasil tes DNA nya
Yuliana Purnomo
hadeeehhh Mike mike
Yuliana Purnomo
pantesan aja Bu helmina juga ibu tiri,,heem terkesan gak punya perasaan terhadap sesama wanita
TDT Angreni
sampai di sini ceritanya bagus dan apik... sukses selalu kakak
👑Meylani Putri Putti: makasih ya 🥰😘
total 1 replies
Reinon
kalo punya ibu tiri kek gitu. aku buang ke empang dah ... soalnya pernah punya ibu tiri super jutek. alhasil aku ajakin berantem terus🤭
👑Meylani Putri Putti: 🤣🤣🥰🥰🥰 makasih sudah mampir 😘
total 1 replies
Ucy (ig. ucynovel)
sudah jatuh tertimpa tangga pula... kasian bet nasibnya
👑Meylani Putri Putti: 🤣🤣🤣🤣 untuk gak kecebur di got pula
total 1 replies
Citoz
semangat kk 🤗🥰
👑Meylani Putri Putti: iya sama, say 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!