NovelToon NovelToon
Mendadak Di Nikahi Berondong

Mendadak Di Nikahi Berondong

Status: tamat
Genre:Berondong / Komedi / Tamat
Popularitas:512.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Republik Septy

Tak pernah ku sangka kisah cintaku akan serumit ini. Impianku menikah dengan pria mapan serta pria yang sudah dewasa pupus seketika. Andaikan malam itu aku tidak berteduh di sebuah rumah kosong bersama murid ku, mungkin pernikahan konyol ini tidak akan pernah terjadi.

Kezra seorang guru di salah satu SMA favorit terpaksa harus menikah dengan muridnya hanya karena kesalahpahaman yang terjadi. Ia harus menjalani pernikahan yang tak pernah di harapkan sepanjang hidupnya. Hidup bersama murid super menyebalkan yang selalu membuatnya kesal dan segala sifat jahil yang di tunjukkan.

Akankah cinta hadir di antara guru dan murid yang di satukan tanpa sengaja dalam sebuah ikatan pernikahan?

Bagaimana Kezra menjalani hari-harinya bersama suami berondong yang menikahinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Republik Septy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Siapa dia?!

Sebuah mobil sedan bewarna hitam memasuki pelataran rumah baru milik Keanu dan Kezra. Kezra yang sudah hapal siapa pemilik mobil itu pun segera bangkit dari duduknya dan menghampiri pria yang kini berjalan seraya tersenyum membawa dua bungkusan plastik di tangannya.

"Hai, sayang." sapa pria itu seraya mendaratkan kecupan ringan di kepala Kezra.

"Mas, cepet banget sampe nya? Mas ngebut ya bawa mobilnya?" protes Kezra seraya memajukan bibirnya beberapa senti.

"Nggak sayang. Mas pelan-pelan kok. Mungkin perasaan kamu aja,"

"Jarak rumah mas kesini kan lumayan jauh, Mas."

"Nggak kok sayang. Tadi juga mas lagi di jalan, abis nyari makan."

"Ohya?"

"Iya sayang. Ini seblaknya." Pria itu mengulurkan dua buah kantong plastik yang berbeda di kedua tangannya.

"Wah, makasih ya Mas." Kezra menerima bungkusan plastik itu dengan mata berbinar dan hati yang riang. Ia sangat bersyukur karena kekasihnya ini sangat tahu kesukaannya dan sangat pengertian.

"Sama-sama, sayang." Lukas mengacak rambut kekasihnya dengan gemas.

"Mas, jangan di berantakin dong." Protes Kezra dengan mendelik.

"Biarin."

"Ish nanti jelek aku nya."

"Biar gimana pun kamu, mas tetap cinta kok."

"Astaga dasar tukang gombal!"

"Hahaha ...." Pria itu hanya tertawa menanggapi perkataan kekasihnya. Ia mengikuti langkah Kezra yang menuju kursi yang ada di teras rumah. Keduanya duduk di kursi kecil yang ada di sana, Kezra sangat antusias membuka kantong plastik yang berisi Seblak dan Es Boba yang di bawakan kekasihnya sementara itu Lukas mengedarkan pandangannya, memperhatikan rumah yang di yakininya sebagai kontrakan baru kekasihnya.

"Sayang, kenapa kamu pindah ke sini? Mas lihat kok sepertinya perbulannya pasti lebih mahal dari kontrakan yang kemarin."

"Ah enggak kok, Mas. Nggak terlalu mahal." jawabnya asal.

"Ohya? Tapi rumah ini lumayan besar dan bagus loh dari yang kemarin."

"Ah Nggak juga, Mas. Ini tuh tadinya kontrakan temen aku. Eh dianya pindah, jadi aku yang nerusin. Hehe,"

"Masak sih? Kamu nggak bohong kan?" Lukas menatap Kezra dengan curiga.

"I-iya Mas. Mana mungkin aku bohong?" Kezra mengaduk-aduk es Boba miliknya untuk menghilangkan rasa gugup yang melanda. Ia bahkan tidak berani menatap Lukas yang terlihat curiga.

"Sayang, kamu tidak menjadi simpanan om-om kaya kan?"

Kezra yang sedang menyeruput es-nya pun jadi tersedak. Wanita itu terbatuk-batuk, dan menutup mulutnya.

"Sayang, hati-hati dong kalau minum. Pelan-pelan aja, nggak akan ada yang mau merebutnya." Pria itu mengusap punggung kekasihnya dengan lembut.

"Abisnya Mas sih. Ngomongnya sembarangan!" ucap Kezra setelah batuknya reda. Guru cantik itu mengusap sudut matanya yang berair.

"Mas kan bercanda, Sayang. Lagian, mana mungkin kamu jadi simpanan om-om."

Kezra hanya nyengir kuda menanggapi ucapan kekasihnya.

"Aku emang bukan simpanan om-om, tapi istrinya berondong. Yang parahnya lagi berondong itu muridku sendiri." batin Kezra dalam hati.

"Sayang, lusa mas mau ke luar kota. Ada pekerjaan di sana."

"Berapa hari?" tanya Kezra seraya memasukkan satu suapan seblak full toping yang di bawakan oleh Lukas ke dalam mulutnya.

"Seperti biasa, palingan dua hari. Paling lama lima hari."

Kezra hanya mengangguk. Lukas sering pergi ke luar kota urusan pekerjaan. Jadi sudah hal biasa bagi Kezra ketika Kekasihnya pamit.

"Kamu mau di bawakan oleh-oleh apa?"

Kezra menggelengkan kepalanya dengan pelan. Ia menatap lembut pada kekasihnya.

"Aku nggak minta apa-apa, Mas. Aku cuma minta supaya Mas baik-baik di sana. Pulang dengan selamat. Dan satu lagi ...."

"Apa sayang?"

"Jaga mata dan jaga hati Mas cuma buat aku."

"Baik sayang. Mas akan selalu menjaga mata dan hati mas."

"Makasih ya, Mas."

"Iya sayang." Lukas menarik tubuh wanita cantik itu ke dalam pelukannya. Ia mengecup pucuk kepala wanita itu dengan lembut.

"Mas jangan macam-macam di sana. Ingat ada aku di sini yang nungguin Mas."

"Iya sayang. Mas nggak akan macam-macam."

Begitulah Kezra, ia akan sangat manja saat bersama Lukas. Sangat berbeda dengan dirinya ketika mengajar. Kezra akan bersikap tegas jika berada di kelas atau pun lingkungan sekolah. Keduanya bercengkrama seraya menikmati seblak yang di bawa oleh Lukas, terkadang saling menyuapi layaknya sepasang kekasih yang tengah berbahagia.

Tak lama terdengar suara motor Keanu yang memasuki halaman rumah, Pria itu memarkirkan motor sport miliknya tepat di samping mobil Lukas.

Kezra yang melihat itu pun menjadi panik, matanya melotot seakan mau keluar. Sementara Lukas mengernyitkan dahi melihat Keanu yang berjalan ke arah mereka dengan wajah memerah.

"Sayang, siapa dia?" tanya Lukas penasaran.

Kezra menoleh, wajahnya terlihat sangat panik.

"Bu-bukan siapa-siapa Mas." Jawabnya gugup.

"Kenapa dia kesini?"

"Kenapa? Nggak boleh kalau pulang ke rumah sendiri?" Sahut Keanu. Ia menghentikan langkahnya tepat di hadapan sepasang kekasih itu. Ia menatap tajam pada Lukas yang kebingungan menatapnya.

Kezra berdiri, di susul oleh Lukas yang juga ikut berdiri.

"Keanu. Kamu sudah pulang?" tanya Kezra masih dengan kepanikan yang sama.

"Iyalah. Emangnya kenapa? Tadi nggak di bolehin pergi, sekarang udah pulang kok malah nanya. Kenapa? Takut keganggu?" sindir Keanu.

"Apa sih kamu."

"Emang bener, Kan? Tahu gitu saya nggak pulang."

"Sayang, Apa maksud bocah ini? Kenapa dia bilang begitu? Dia tinggal di sini juga?" tanya Lukas bingung.

"Mas, nggak begitu. Eh maksud aku ...." Kezra memutar otak untuk memberikan alasan. Ia benar-benar sangat panik, Kezra tidak ingin jika Lukas tahu semua yang telah terjadi.

"Nggak begitu gimana? Saya Memang tinggal di sini." jawab Keanu dengan lantang.

"Apa? Apa maksudnya ini? Sayang jelaskan apa maksud bocah ini?!" Lukas menatap Kezra dengan marah. Napasnya memburu, dadanya turun naik menahan emosi.

"Kan tadi saya sudah bilang, saya tinggal di sini!"

"Diam kamu! Saya tidak bertanya dengan kamu!" bentak Lukas pada Keanu. Uratnya terlihat menonjol di pelipis, rahangnya mengeras. Lukas terlihat sangat emosi, ia menarik lengan Kezra dengan paksa.

"Aduh, sakit Mas!" keluh Kezra seraya meringis.

"Jangan kasar dong jadi cowok!" bentak Keanu seraya menarik bahu kanan Lukas. Ia tidak terima melihat perlakuan Lukas yang menarik lengan Kezra dengan paksa dan kasar.

"Bukan urusan kamu!" bentak Lukas.

"Dasar brengsek! Sini kamu!"

"Keanu! Udah stop! Jangan bertengkar!" jerit Kezra yang melihat kedua pria itu akan berkelahi.

Kedua pria itu terdiam, keduanya saling tatap penuh emosi. Napas keduanya saling memburu. Suasana terasa sangat menegangkan, dua pria itu berada di antara Kezra. Saling menatap dengan tajam dengan amarah yang menyulut keduanya.

"Katakan siapa dia!" tanya Lukas dengan emosi yang masih meninggi tanpa menoleh pada Kezra.

"Bukan urusan kamu!" sahut Keanu tanpa memutuskan pandangannya pada kekasih gurunya itu.

"Bisa nggak kalian jangan berkelahi? Gimana mau jelasin kalau kalian sama-sama emosi gini?" teriak Kezra.

"Ya udah, jelasin. Siapa dia? Kenapa dia bilang ini rumahnya?"

Kezra menarik napas dalam-dalam, memejamkan mata sebentar. Haruskah ia mengatakan sejujurnya?

"Di-dia ...."

1
Diyah Saja
🤣🤣🤣🤣
vincuu
Kecewa
vincuu
Buruk
Mas Cun
author nya tolol suaminya GK ada tegas"nya jijik liat novel yg model kayak gini ytololllll goblok
Mazree Gati
skip ga ada baiknya
Ratu Fadira
kurang setuju nih kl hrd dirahasiakan ke pacarnya sendiri bs jd bumerang dan mslh dlm rumah tangganya nanti
Tatang Wasim
Cherymistry kurang Thorrr ..

ending nya terlalu buru buru... Mungkin 1 sampai 3 episode lagi baru d bilang the end...

maaf Thor ini cuman masukan dri aku loh.. Tapi jujur Cerita nya Menarik banget . maksh y Thor
Evy
waktu mimpi manggil mas Bram..kok skrg nama pacarnya Lukas...
Iin Karmini
Luar biasa
Iin Karmini
di awal bara, terus bram sekarang lukas...yg bener yg mana thor?
juria ria
sumpah kocak bngt🤣🤣🤣smpai ketawa sndiri...wkwkwk
Okta Rahayu
kurang lengkap,tidak ada orang tua nya
Okta Rahayu
Luar biasa
Putra Alif
awal baca bara..trs Bram trs Lukas entar siapa lagi in😂😂
Masita Fangky
🥰
Muhammad Bagus
kadang merasa aneh dgn penulis. maaf sblmnya.

Kezra ini seorang guru. digambarkan pribadinya baik. wanita baik2.

seharusnya dia bs bersikap seperti seusianya. apalagi dia guru
walaupun dia dinikahkan terpaksa, ttp aja dia udh bersuami. pergi maen pergi aja sampe dicariin suami ampe segitunya.
ini karakternya guru dewasa apaa abage labil ga jelas?

malam pertama pun ada kalee nanya ke anak umur 18th .. sakit ga? 😂😂

srius
dia dewasa. Keanu 18th.

tapi malah dibuat kek sebaya bahkan yg 18th lbh masuk karakternya dibanding seorang guru ini *tepukjidat
ayumi
bagus sih.. cm cara penulisannya terlalu rapet. bikin pusing.. sorry to say ya thor
Tri Nindiyah
bagus ceritanya
Sulaiman Efendy
YAAAA UDH TAMATTTTT..... BLM PUAS THOR....
Sulaiman Efendy
MASAK LO GK NGEH UCAPAN LUKAS, TU PASTI KRJAAN LUKAS, KLO GK, KERJAAN LISA..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!