NovelToon NovelToon
Kita Berbeda

Kita Berbeda

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Anak Yatim Piatu / Teen School/College
Popularitas:26.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ikha dito

"Cintaku padamu tulus, aku sanggup meninggalkan semuanya untukmu." Bima.

"Tapi aku tidak bisa. Aku tidak mau mengambilmu dari Tuhanmu, dan juga keluargamu." Kayla.

Dua anak manusia bertemu tanpa sengaja dan akhirnya saling jatuh cinta.

Akankah keduanya dapat bersatu di tengah prinsip hidup yang mereka anut berbeda.

Yukk simak akhir kisah Bima dan Kayla...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ikha dito, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Khilaf

Cup

Bima mengecup bibir Kayla tanpa bisa Kayla cegah.

Entah setan dari mana yang membuat Bima berani mendaratkan bibir tebalnya pada bibir pink ranum milik Kayla.

Meski Kayla sempat menyangka akan hal itu, namun ia tidak menyangka jika cowok sombong dan angkuh yang baru saja mengenalkan nama padanya itu berani mendaratkan bibir tebalnya pada miliknya.

Dengan kedua mata yang terbuka lebar. Kayla membiarkan aksi Bima tanpa membalas kecupannya. Tubuh gadis itu membeku saking terkejutnya.

Ini adalah ciuman pertama bagi keduanya.

Walaupun ini adalah kali pertama Bima mencium seorang gadis namun tak serta merta membuatnya sulit untuk melakukannya. Insting jiwa mudanya mengarahkan bibir Kayla untuk membuka dan memberinys akses untuk memperdalam ciumannya.

Bima yang sudah dikuasai gairah yang meletup letup, Kayla yang pertama kali merasakan sentuhan dan cecan manis yang membuatnya tak sanggup melawan. Tentu keduanya tak ingat akan dosa yang membayangi.

Mereka memejamkan mata, menikmati apa arti sebuah ciuman. Saling menye sap dan melu mat layaknya menikmati es krim.

Tangan Bima bergerak melepaskan kedua tangan Kayla yang masih setia memegangi kaitan handuk di depan dada. Menarik perlahan kain handuk yang Kayla gunakan untuk menutupi setengah tubuhnya, hingga meluncur dan berserak di lantai.

Bima semakin mengeratkan pelukannya. Merasakan debaran jantung Kayla yang semakin tak beraturan. Dan juga deru nafas gadis itu yang memburu dan tersengal.

Bima segera melepaskan tautan bibir keduanya. Menautkan keningnya dengan kening Kayla untuk menormalkan deru nafasnya yang juga memburu.

Posisi kepala Bima yang sedikit menunduk membuat netranya melihat dua buah bongkahan kembar yang sedikit menyembul dari kain peyangganya.

Kayla memang telah mengenakan kain penutup untuk kedua gunung kembar miliknya dan juga pada bagian inti tubuhnya sebelum menutupnya dengan handuk mandi.

Bima pun menelan ludahnya kelat dan seakan tak mampu menghindari jika ada bagian tubuhnya yang berkedut saat mendapati bagian terindah yang menghiasi dada Kayla.

Bibir basah Bima segera merayap dan memberikan kecupan pada leher jenjang gadis dalam himpitannya. Bukan hanya sekedar kecupan, Bima meninggalkan banyak tanda kepemilikan di sana.

Kecupan itu menurun ke dada, lalu menyusup sedikit diantara dua bongkahan kembar Kayla. Kemudian menjelajah perut rata Kayla.

Bima berjongkok di depan tubuh Kayla yang berdiri gemetaran akibat kecupan yang Bima berikan pada seluruh tubuhnya.

Bima terpaku.

Kedua tangannya hendak menurunkan kain segitiga penutup inti tubuh gadis itu, tapi ia urungkan.

Bima mendongakkan wajah dan menatap Kayla yang menangis lirih dengan memalingkan wajah serta kedua tangan menyilang di depan dada. Tubuhnya pun makin bergetar hebat.

Bima tersadar.

Apa yang dilakukan pada Kayla sudah begitu jauh dan membuat gadis itu ketakutan.

Bima berdiri, meraih wajah Kayla untuk menghadap kepadanya lalu menatap lekat wajah Kayla yang sudah dibasahi oleh air mata. Rasa bersalah merayapi pikirannya.

Tangan Bima terulur untuk mengusap jejak tangis sesenggukan Kayla. Gadis yang terlihat bar bar dan bermulut pedas itu ternyata memiliki sisi lain yang sangat rapuh.

"Maaf. Maafin gue Kay... Sebaiknya lo pakek baju dan istirahat." Bima dengan melekatkan handuk milik Kayla yang sempat tergeletak di lantai. Entah sejak kapan cowok blasteran itu mengambilnya.

Kayla mengangguk tanpa berani memandang Bima. Rasanya Kayla sudah tidak memiliki muka lagi untuk menatap laki laki yang telah mencicipi setiap jengkal tubuhnya dengan kecupan bibirnya. Kayla merasa sudah tidak berharga lagi sebagai seorang perempuan.

Dalam hati Kayla merutuki kebodohannya karena telah membiarkan Bima, laki laki yang baru saja dikenal olehnya itu mencicipi tubuhnya dengan begitu mudah.

"Pulang lah Bima." lirih Kayla masih dengan menunduk. Kedua tangannya mencekal erat kaitan handuk yang telah Bima lekatkan pada tubuh bagian atasnya beberapa saat lalu.

"Lo nggak papa gue tinggal?" Sungguh Bima merasa berat meninggalkan gadis itu sendirian, meski ini adalah rumahnya. Bima takut Kayla melakukan sesuatu yang diluar kendali karena perbuatan tak senonoh yang mereka berdua lakukan beberapa saat lalu.

Lagi Kayla menganggukkan kepala.

"Lo nggak bakal aneh aneh kan Kay?" Bima dengan sedikit menunduk guna menelisik wajah gadis itu.

"Aku masih bisa berfikir dengan waras Bim."

Bima menghembuskan nafas pendek.

"Baiklah gue pulang. Besok gue bakal ke sini lagi." Janji Bima pada Kayla. Tangan Bima meraih dagu gadis itu untuk mensejajarkan wajah keduanya.

Cup.

Bima lagi mendaratkan kecupannya. Bukan pada bibir seperti sebelumnya melainkan pada kening Kayla cukup lama.

"Gue pulang." Pamit Bima kembali setelah menarik kecupannya dari kening Kayla. Dengan berat hati Bima melepaskan tangannya dari pegangan tangan Kayla yang sempat dia genggam sebelumnya.

"Jangan lupa kunci pintunya." ucap Bima saat tubuh jangkungnya telah menghimpit pintu utama rumah kontrakan Kayla.

Kayla mengangguk dengan mendekati pintu. Kayla memang mengantarkan Bima hingga pintu utama meski masih dengan hanya mengenakan balutan handuk pada setengah tubuhnya.

Kayla sudah tidak peduli. Toh Bima sudah melihatnya hampir polos dan bahkan telah mereguk kenikmatan dari tubuhnya. Meski tak sampai merenggut sesuatu yang telah ia jaga selama ini. Dia hanya ingin cowok blasteran itu segera pergi dari rumahnya.

Ceklek.

Kayla memutar anak kunci kemudian melorotkan tubuhnya di sana setelah Bima keluar dari rumahnya.

Gadis itu kembali terisak dengan tidak berhenti memukul mukul dadanya mengingat kekhilafan yang terjadi beberapa saat lalu. Air mata membanjir dan tak mampu lagi dibendungnya. Kayla marahnya kecewa karena tak bisa menahan hasratnya.

Andai saja mereka tak tersadar, mungkin hari ini akan menjadi sejarah kelam perjalanan hidupnya.

🌷🌷🌷

Wow.... gimana nih...🤔🤔🤔

Ternyata Bima selangkah lebih berani daripada bang Kennan... Berasa gitu nggak sih???

Gimana besok ya... akankah Bima kembali menemui Kayla.... Maukah Kayla bertemu dengan Bima...

Tunggu next part ya gaessss....

Jangan lupa jejaknya...❤

1
Maysuri
lama banget thor lanjutan cerita.....
Maysuri
wah si bima ternyata lebih nakal dr pd bang ken ya ....
Rhiedha Nasrowi
wihhh bang Ken kalah ini🤣🤣🤣
Septi Husna
kok si bima tambah serem dan mesuuum
Cikal Cikal
si Bima nakal.... lebih nakal dari sahabatnya..... halalin dulu sayang..... seolah olah harga diri Kayla itu murah banget....... padahal dy cwe baik2....
Rhiedha Nasrowi
kayak bang Ken itu lho Bim d halalin duluan baru d sosor 😁😁
Cikal Cikal
halalin dulu bim.... anak orang bim
Septi Husna
bim mau ngapain loe
Rhiedha Nasrowi
itu belum ada lebel halal nya lho Bim
Septi Husna
bim jgn macam2 kayla tu gds baik2
awaaas loe
Rhiedha Nasrowi
awas Bim nanti khilaf 😁😁
Faizza
bikin greget wae si Bimbim.....
disaat Kayla senam jantung, eh... si Bimbim malah tidur 😁
Septi Husna
haduuuh si bima bikin senam jantung❤❤❤
Septi Husna
jangan bikin penisirin thooor lanjuuut
cahaya
up lg jgn lama".....
smg ceritanya tdk bertele".....aku hdiahkn secangkir kopi buatmu thorrr mangatttt ....
Septi Husna
dag dig dug dong si kay🙊🙊🙊🙊
si kay kan gk bs bohong
Rhiedha Nasrowi
oohh jadi ini momen dimana bang kennan nyungsep ya😁😁😁
Rhiedha Nasrowi
aku hadir lho kak
Rhiedha Nasrowi
sambil nunggu bang gama sama Abi up mampir d sini dulu ya kak😁😁
Rhiedha Nasrowi: sing semangat ya kak update nya 😁😁
total 2 replies
Septi Husna
keluar aj kay kan hrsnya dijelasin jgn bersembunyi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!