NovelToon NovelToon
Transmigrasi Figuran Milik Sang Alpha

Transmigrasi Figuran Milik Sang Alpha

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Romansa Fantasi / Mengubah Takdir
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: namice

Ceisya hacker jenius dan ahli bela diri mati konyol gara-gara emosi membaca novel dark romance The Alpha’s Obsession. Takdir gila melempar jiwanya bertransmigrasi ke dalam tubuh figuran cupu bernasib paling sial mati menjadi tumbal sahabatnya sendiri, Belva.
​Namun, Ceisya yang sekarang menolak mati! Dengan otak cerdas dan kemampuan, Ceisya membalikkan keadaan. Ia melumpuhkan para pembunuh bayaran di tengah hutan salju, dan mulai membalas permainan licik Belva serta ancaman Bianca satu per satu.

​Tetapi, Aksi Cesiya di atas salju memicu insting predator sang Alpha. Fenrir Volkov—Raja Serigala paling kejam, dingin, dan ditakuti di seluruh Kerajaan Valesia mendadak mengklaim Ceisya sebagai tawanan pribadinya, menyeretnya ke dalam kamar sang Raja, dan menguncinya dalam lingkar obsesi yang teramat posesif.

Di tengah intrik berdarah istana dan jeratan sang Raja Serigala, bisakah Ceisya merebut kebebasannya atau ia justru akan menyerahkan dirinya utuh menjadi milik Sang Alpha sepenuhnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dansa Sang Ratu dan Bayangan Di Balik Gaun

​Ruang rias utama Kastil Valesia beraroma harum kelopak mawar salju dan vanila hangat. Di depan cermin kristal berbingkai ukiran emas, Ceisya berdiri kaku dalam balutan gaun malam sutra berwarna zamrud pekat. Potongan gaun itu membingkai indah lekuk tubuhnya yang ramping, dengan bagian bahu yang terbuka lebar memamerkan kulit mulusnya—serta ruam merah gigitan milik Fenrir yang dengan sengaja tak tertutup sepenuhnya.

​"King Alpha yang terhormat... ini gaun atau baju zirah sih? Bahunya meluncur gini, lekuk dadanya terlalu ngepas!" omel Ceisya sengit, tangannya mencoba menarik bagian atas gaunnya naik. "Lagian kenapa ruam gigitan di leher ini sengaja ditinggalin kebuka?! Dikira stempel garansi barang impor apa?!"

​Di belakangnya, Fenrir Volkov berdiri tegap dalam balutan jas kebesaran hitam bersulam benang perak. Matanya yang merah menyala menatap pantulan tubuh Ceisya di cermin dengan pendaran gairah kepemilikan yang teramat pekat.

​Fenrir melangkah mendekat, mengikis habis jarak di antara mereka. Tangan besarnya yang hangat menyusup dari belakang, melingkari pinggang ramping Ceisya dan menarik tubuh gadis itu hingga menempel erat pada dada bidangnya.

​"Kau terlihat sangat cantik, manis," bisik Fenrir rendah, menempelkan dagunya di bahu terbuka Ceisya. Bibirnya yang hangat menggesek pelan leher mulus gadis itu, tepat di atas bekas gigitannya. "Dan ruam ini? Ini adalah penanda mutlak. Malam ini seluruh bangsawan Valesia harus melihat bahwa kau adalah milikku... hanya milikku."

​Ceisya merinding hebat, menggeser kepalanya sedikit karena napas panas Fenrir menerpa kulit lehernya dengan teramat sensitif.

​"Raja gila! Narsis! Posesif!" gerutu Ceisya melotot lewat cermin. Sialan... nih cowowk visualnya makin enggak nalar kalau pakai baju kebesaran! Jantungku kenapa ikut-ikutan disensor kayak radio begini sih?! Batin Ceisya merutuki degupan dadanya yang tak terkontrol.

​Fenrir menyunggingkan senyum tipis yang sarat akan dominasi. Sebelum Ceisya sempat mengomel lagi, Fenrir membalikkan tubuh gadis itu, menangkup rahang tegas Ceisya, dan menunduk melumat bibirnya dalam ciuman yang dalam, panas, dan menuntut.

​Ciuman itu begitu intens hingga lutut Ceisya terasa lemas. Saat Fenrir melepaskan pagutannya, ia mengusap bibir Ceisya yang basah dengan ibu jarinya, lalu membisikkan ancaman intim: "Ingat, sayang... jika di aula nanti ada pria lain yang berani menatapmu lebih dari tiga detik, aku akan langsung mencungkil matanya di tempat."

​Tet!

​Terompet perak mengangkasa, menandai dibukanya Jamuan Malam Kerajaan Valesia di Aula Agung. Ribuan lilin kristal melayang di udara, memancarkan cahaya keemasan ke atas ratusan bangsawan dari berbagai klan serigala yang hadir.

​Di sudut aula, Bianca Reinhardt yang baru saja dibebaskan dari tahanan kamar berkat tekanan politik Dewan Tetua berdiri dengan gaun mewahnya. Wajahnya yang penuh dendam berusaha keras menampilkan topeng keanggunan. Sementara itu, di lorong gelap perbatasan lantai dua aula, Belva Vespera yang buron setelah insiden Artefak Bulan Merah mengintip dari balik bayangan, memandu pergerakan seseorang.

​"Lihat saja," bisik Bianca penuh dengki pada para pengawalnya. "Gadis pelayan murahan itu pasti tidak akan berani menunjukkan hidungnya di acara seanggun ini."

​Namun, riuh rendah percakapan para bangsawan seketika terhenti total. Keheningan mencengkeram aula besar itu saat dua sosok melangkah turun dari tangga pualam utama.

​Fenrir Volkov melangkah gagah dengan aura Alpha King yang begitu menekan, dan di sisinya, Ceisya berjalan dengan dagu terangkat anggun. Gaun zamrudnya berkibar indah, memancarkan pesona dingin, liar, dan teramat berkelas yang membuat seluruh mata bangsawan terbelalak tak percaya. Tanda kemerahan di lehernya terpampang nyata, seolah menyiarkan statusnya sebagai wanita yang diklaim secara mutlak oleh Sang Raja.

​"I-Itu gadis pelayan kemarin?!" bisik salah seorang bangsawan terperanjat.

​"Gila... pesonanya tidak kalah dari Ratu mana pun!"

​Bianca mengepalkan tangannya hingga kuku-kukunya menembus kulit, melihat betapa Ceisya justru diperlakukan bak Permaisuri Kerajaan.

​Saat lagu dansa utama bertempo slow berputar, Fenrir menarik tangan Ceisya menuju tengah lantai dansa. Lingkaran bangsawan memberi jalan tanpa henti. Fenrir meletakkan satu tangannya di pinggang bawah Ceisya, menarik tubuh gadis itu rapat-rapat hingga tidak ada celah sedikit pun di antara dada mereka.

​"Bisa melonggarkan pegangan sedikit gak, King Alpha? Ini dansa apa mau gulat bebas?" bisik Ceisya sengit sambil mengikuti ritme langkah kaki Fenrir yang sempurna.

​"Tidak akan, manis," balas Fenrir, matanya terkunci rapat pada manik mata Ceisya. "Aku ingin semua orang melihat betapa eratnya kau terikat denganku."

​Di tengah gerakan dansa memutar, Bianca yang sengaja menggunakan status jaminan Dewan Tetua melangkah mendekat, berniat memprovokasi. "Yang Mulia Alpha King... sungguh disayangkan Anda membawa wanita murahan tanpa klan ini ke acara suci—"

​Tanpa menghentikan langkah dansanya, Ceisya menoleh dan melemparkan senyuman paling savage: "Aduh, Nona Bianca... baru dilepas dari tahanan kamar kok mulutnya masih bau dengki sih? Mending dikumur pakai air garam dulu deh. Kasihan gaun mahalnya gak sebanding sama etika bicaranya. Apa mau aku bantu usul ke Dewan buat tambah masa kurunganmu?"

​"Kau—!" Bianca memerah padam, menggeletuk menahan malu saat para bangsawan di sekitarnya menahan tawa.

​Fenrir terkekeh rendah, mempererat kuncian tangannya di pinggang Ceisya dan mendaratkan kecupan mesra di pelipis gadis itu di depan mata semua orang.

​Saat musik dansa berganti menjadi lebih meriah dan Fenrir dipanggil sejenak oleh Panglima Perang di pinggir aula untuk urusan perbatasan yang mendesak, Ceisya berjalan menuju balkon luar untuk menghirup udara segar yang dingin.

​"Pfft, akhirnya bisa napas bebas dari serigala posesif itu," gumam Ceisya memegangi dadanya yang masih berdegup kencang.

​Namun, akibat bantuan sihir Artefak Bulan Merah milik Belva yang membuka celah benteng istana dari dalam, sebuah bayangan hitam melesat cepat! Dalam sekejap mata, sebuah lengan kekar beraroma kayu cemara liar membungkam mulut Ceisya dari belakang, menariknya masuk ke dalam kegelapan lorong pilar balkon yang tersembunyi!

​Ceisya menyikut perut penyusup itu dengan ketangkasan beladiri tingginya, namun pria itu berhasil menahan sikunya dengan mudah.

​"Sstt... tenanglah, iblis cantik," bisik suara bariton yang teramat familiar di telinga Ceisya.

​Aura sihir penyamaran memudar, memperlihatkan rahang tegas dan iris mata berwarna kelabu keemasan yang menyala tajam di balik kegelapan.

​Kaelen Blackwood.

​Kaelen menyunggingkan senyuman liar yang dipenuhi obsesi gelap, menekan tubuh Ceisya ke pilar batu. Tangan Kaelen terulur, jemarinya secara berani mengusap ruam merah gigitan Fenrir di leher Ceisya dengan tatapan lapar.

​"Sentuhan Fenrir sungguh mengotori kulit indahmu ini..." bisik Kaelen rendah, wajahnya mendekat hingga jarak bibir mereka hanya tersisa seinci. "Ikutlah bersamaku malam ini, Ceisya. Aku akan melepaskanmu dari sangkar emas serigala gila itu..."

​Ceisya menyipitkan matanya tajam, menyunggingkan senyum sinis. "Lepasin tanganmu sebelum aku patahin dalam tiga detik, Kaelen."

​Tepat saat Kaelen hendak membalas, mendadak...

​CRACK!

​Pilar batu di samping kepala Kaelen hancur lebur menjadi debu! Udara di balkon seketika membeku menjadi es hitam. Aura pembunuhan tingkat dewa yang begitu mengerikan dan pekat meledak dari balik pintu balkon.

​Fenrir Volkov berdiri di sana dengan mata merah menyala terang bagaikan kawah api neraka, cakar serigalanya telah memanjang penuh amarah yang sanggup meratakan seluruh kerajaan!

​"Kaelen Blackwood..." suara Fenrir terdengar bagaikan guntur dari kedalaman neraka, menggetarkan seluruh lantai pualam kastil. "Kau berani menyentuh milikku... dengan tangan kotor itu?!"

1
Wahyuningsih
💪💪💪💪 thor dlm upnya
Mia Camelia
ceisya santuy banget di culik masih tenang2 aja😂🤭
namice: 🤣🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku😘😘😘
total 1 replies
Mia Camelia
yah ceisya di culik😂😂😂
namice: 🤣🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku😘😘😘
total 1 replies
Mia Camelia
yakin bisa nyulik ceisya dari Fenrir🤣🤣🤣
namice: 🤣🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku😘😘😘😘
total 1 replies
Mia Camelia
ceisya cerdik banget ya, gak pernah kecolongan kalo di kerjaiin musuh🤭🥳
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku😘😘😘
total 1 replies
Mia Camelia
Bianca licik banget mau ngasih racun😂😂😔
Mia Camelia
wow Fenrir mulai beraksi😂🤣🥳🤭
namice: 🤣🤣😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku😘😘😘
total 1 replies
Mia Camelia
lanjut thor🤭
namice: siap kak besok aku lanjutkan dan di mana ada adegan senam jantung dan membuat jantung goyang ngebor🤣🤣...😘😘😘😘 terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku😘😘😘
total 1 replies
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
hurus diruqiah kan sekalian ratu aktor ular tu!!!
namice: 🤣🤣🤣, benar ya kak🤣🤣🤣 terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku😘😘😘
total 1 replies
Rill_ly 22
Kak critanya bagus
saran sedikit Bisa gak kalo gaya Bahasanya Ceisya dirubah lebih Elegan tnpa bawa' istilah kehidupan yg lalu, lebih swag lebih tajem, lebih pintar dn berani ngelawan terutama kalo sama Fenrir jgn terlalu nurutlahh biar fenrir yang ngejar tapi Ceisya kyak gak peduli gitu ada hargadirinya
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku😘😘😘❤️❤️
total 1 replies
Rill_ly 22
semangat kakak🤭
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak supportnya dan juga sudah baca novelku😘😘😘
total 1 replies
Mia Camelia
belva licik banget iih...pingin jitak nih🤭😂🤣
namice: 🤣🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudab baca novelku😘😘😘
total 1 replies
Wahyuningsih
q jga mau thor dikasih suami kyk fenrir 😝😋
namice: 🤭🤭, 😘😘 terimakasih bnyk ya kak sudah baca novelku.. kak aku ada videonya di tiktok aku fenhir di video terlihat hidup tiktok.com/@ceisyafaizah
total 1 replies
Rill_ly 22
Suka Banget Alur cerita yang sprti ini Tipe aku bangett soalnya seru banyak tantanganya
dan tokohnya tangguh gak menye menye

Seru banget apalagi nnti kalo sudah masuk konflik ditunggu kakak kelanjutanya rajin update yaa
namice: 😍😍😍😘😘😘😘, terimakasih banyak kak bintangnya 😘😘😘❤️❤️❤️🥰🥰🥰... love you sekebon untukmu kak❤️❤️❤️
total 1 replies
Rill_ly 22
kak aku suka nihh
Alurnya Tipe aku bangett
Jangan buat mudah untuk fenrir mendapatkan Ceisya yaa kak buat fenrir gedebak gedebuk dulu sampek kecintaan sama Ceisya 😄😄
namice: 🤭🤭, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku😘😘😘😘
total 6 replies
Rill_ly 22
waaghh mulai seru nihh🤭🤭
namice: 😘😘😘, iya kak... terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku dan supportnya😘😘😘
total 1 replies
Rill_ly 22
semangat updatenya kak
aku suka Alurnya🥰🥰🥰
namice: 😘😘😍😍😍, terimakasih banyak ya kak sudah suka novelku😘😘😘 oh ya aku buat videonya kak novel ini jadi kayak drama walaupun tidak banyak di tiktok.com/@ceisyafaizah
total 1 replies
Rill_ly 22
Semangat kakak updatenya
karya baru sepertinya Seru
namice: 😍😍😘😘😘, siap kak terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku dan supportnya😘😘😘 aku akan update dan double up besok kak untukmu😘😘😘
total 1 replies
Mia Camelia
Fenrir udah cinta mati inimah🤭🤭🤭
lanjut thor😊
namice: 😘😘😘, jangan lewatkan bab 6 dan 7 kak yang membuat jantung goyang gergaji kak🤭🤭... terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku😘😘😘
total 1 replies
°RhaiKen™
awwww....aku suka👏👏👏👏👏👏
namice: 😍😍😍😘😘😘😘🥰🥰🥰, terimakasih banyak ya kak supportnya dan terimakasih banyak menjadi penggenar ku😘😘😘😘❤️❤️❤️❤️❤️
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!