NovelToon NovelToon
Cantika Si Gadis Tangguh

Cantika Si Gadis Tangguh

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Dunia Masa Depan / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nina1708

Cantika Putri, gadis cantik yang tinggal di pedesaan. dan harus berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Cantika baru mengetahui kalau dirinya bukan anak kandung dari orang tua yang selama ini merawatnya. Dan dia bertekad akan mencari keluarga kandungnya..

Apakah Cantika bisa bertemu keluarga Kandungnya?? Dan apakah dia di terima baik oleh keluarga kandungnya itu??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nina1708, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perdebatan Di Parkiran Sekolah

Happy Reading

❤❤❤❤❤❤

Jam 06.45, gerbang SMA Wiratama masih ramai dengan para siswa yang mulai berdatangan. Deru motor matic memecah kerumunan. Di atas nya tiga siswi berboncengan, helm seada nya, rok masih di lipat setengah biar gak nyangkut rantai.

Yang bawa motor Bianca, di tengah Amora dan paling belakang siapa lagi kalau bukan Cantika. Semua mata siswa siswi langsung melihat ke arah mereka bertiga, dan mulai lah para siswa siswi itu berbisik-bisik ria.

" Ehhh Kok mereka bisa bareng?? " Bisik salah satu siswi.

" Iya kok bisa sih... Si anak baru mungkin pengen numpang tenar sama Bia dan Mora. " Balas teman siswi tadi berbisik.

" Gak usah perdulikan ucapan mereka kak. " Ucap Bianca.

" Santai aja, Bia. Gue udah biasa denger ocehan mulut sampah ke mereka. " Jawab Bianca.

JLEB

Dua siswi yang tadi berbisik pun terdiam dan tak berbicara lagi.

Sementara itu di bawah pohon mangga yang rindang,, ada geng Siswi populer lagi ngerumpi di sana, siapa lagi kalau bukan geng Chilla.

" Ya ampun, si miskin udah datang. " Ucap Bella sambil nutup hidung, sengaja kenceng. "Motor satu buat bertiga, kayak angkot aja. " Cibir nya.

" Heh, liat deh si Mora. Kok bisa sih dia bareng sama si anak baru itu?? " Ucap Leni yang melihat Amora bersama Cantika dan Bianca.

Chilla yang melihat itu tampan kesal, pasal nya dia tak suka kalau si Amora punya teman selain diri nya... Karena itu bisa membuat rencana nya batal, dia berencana memanfaatkan Amora agar bisa lebih dekat sama Mainan bahkan bisa jadian dengan pria populer itu.

" Ehhh tapi kok Si Bia juga bisa sih bareng si Tika?? " Ucap Bella.

"Si Bia yang cantik itu mau mauan banget temenan sama si miskin, sayang banget ya, jadi dia kek turun kelas gitu. " Ujar Leni.

"Atau jangan jangan... dia di bayarin? Biar mau temenan sama si miskin itu?" Ucap Bella nyinyir. Kalimat terakhir itu nyelekit. Ngarah ke Cantika yang di sebut siswi baru miskin.

Cantika menunduk kesal,dan tangan nya mengepal kuat menahan amarah nya. Dia gak mau cari masalah di sekolah baru nya, dia gak mau kalau Ibu nya yang sudah susah payah memasukkan nya ke sekolah ini jadi sia-sia.

' Huftt, kalau mereka tahu siapa gue.. Apa mereka berani hina gue kayak gini... ' Batin Cantika. ' Keluarga mereka keluarga kaya biasa saja, kalau gue buat krisis di perusahaan bokap nya gue yakin mereka bertiga ketar ketir. ' Batin nya lagi. ' Gue bakal beri mereka pelajaran. ' Batin Cantika lagi diam-diam senyum smirk.

Bianca yang mendengar ocehan Bella dan Leni menjadi sangat kesal, dia membuka helm milik nya. "Apa barusan lo bilang?" Ucap Bianca berjalan menghampiri Bella dan Leni.

Suasana hening. Beberapa siswa cowok yang nongkrong di kantin mulai melihat ke arah mereka, ada yang ngerekam juga.

Amora menarik tangan Bianca. "Udah Bia, biarin aja. " Ucap Amora.

" Gak. Enak aja mereka benar sepupu gue," Suara Bianca gemetar menahan emosi. " kalian tahu siapa yang kalian hina ini hah!!! Dia sepupu gue, kakak sepupu gue... Dia memang dari desa, tapi bukan berarti kalian bisa hina seenak nya. " Ucap Bianca. " Kalian memang dari kalangan orang kaya, tapi kalian terlalu sombong, hanya orang kaya ke 30,43,dan 50 aja bangga... Apa kalian gak malu sama orang kaya ke 1 di dunia namun dia tak sombong... " Lanjut Bianca. Bella dan Leni terdiam mendengar ucapan Bianca.

Cantika yang dari tadi diam, hanya tersenyum tipis mendengar pembelaan dari adik sepupu nya.

" Kalian perlu ingat ini!!! Harta yang kalian miliki itu hanya titipan, bagaimana jika semua itu di ambil tuhan... Apa kalian masih bisa sombong?!! Ingat di atas langit masih ada langit?!! " Ucap Bianca lagi.

Satu kalimat itu bikin semua yang nonton langsung diam, mereka tak bisa berkata-kata lagi. Ucapan Bianca memang benar ada nya, buat apa sombong di dunia, toh semua hanya titipan saja.

Dari kejauhan, Pak Satpam yang lihat keributan di pakiran cuma bilang, "Udah, masuk semua. Bel udah mau bunyi."

Cantika, Amora dan Bianca jalan menuju ke kelas mereka masing-masing. Bianca saat ini masih kelas 10,sementara Amora kelas 12 sama dengan Cantika.

Dan di belakang, Chilla dan kedua teman nya yang tadi nyinyir, justru keliatan kesal karena tak bisa membalas ucapan Bianca.

*****

Kejadian di parkiran sekolah pagi itu menyebar jadi gosip seantero sekolah. Video Bianca ngoceh di parkiran tadi sudah tersebar, karena salah satu siswa cowok tadi sempat merekam dan mengirim ke grup chatting sekolah.

Chilla nggak terima,dia merasa malu karena dalam rekaman itu Chilla sama sekali tak bisa membalas ucapan Bianca.

"Gue harus bikin mereka malu balik," bisik Chilla di kelas.

Siang itu jam olahraga. Kebetulan kelas Amora dan Cantika berada di lapangan bersama Chilla dan dua teman nya.

Amora yang kurus kecil di suruh jadi kiper futsal. Ini kesempatan Chilla untuk membuat Amora celaka, dia ingin memberi pelajaran pada Amora karena sudah dekat dengan Cantika.

Chilla yang jadi penendang penalti sengaja nendang kenceng banget, bukan ke gawang, tapi ke arah

muka Amora.

BUGH

"Eh sorry! Kepleset! Hahahaa..." Teriak nya, tapi ketawa nya puas.

Bola kena bahu Amora, sehingga membuat Amorra terjatuh dan lutut nya terluka. Semua diam lagi.

Cantika langsung lari, " Mora! Lo gak apa-apa?" Tanya Cantika.

Cantika yang melihat lutut Amora terluka seketika dia marah dan ingin menghampiri Chilla. "Udah... gak apa-apa." Ucap Amora.

Dia bangkit sendiri. Darah nya mengalir, tapi dia tetep berdiri di depan gawang lagi.

Guru olahraga, Pak Hendra, ngeliat semua. Beliau cuma bilang, " Chilla, keluar lapangan. Duduk." Ucap Pak Hendra.

Chilla yang mendengar itu sangat kesal bukan main, dia pun berjalan ke sisi lapang dan duduk di sana.

' Ckkk, gue belum puas balas tuh Mora... ' Batin Chilla kesal.

Pelajaran olah raga terus berlanjut, Chilla hanya bisa melihat dengan kesal saat team nya kalah oleh Tema Cantika dan Amora.

" Yeayyy kita menang!! " Ucap Amora memeluk Cantika senang.

DEG///

Jantung Cantika berdetak kencang, dia tak tahu kenapa rasa nya nyaman saat Amora memeluk nya.

' Entah kenapa gue nyaman dekat Mira, bahkan rasa nya gua sakit saat lihat dia terluka tadi... Seakan itu yang terluka adalah saudara gue, tapi kan gue gak punya saudara... Gue hanya anak tunggal Ibu... ' Batin Cantika.

' Kenapa rasa nya nyaman sekali, aku seperti memeluk kakak ku sendiri... Andai saja kembaran ku masih ada mungkin akan senyaman ini memeluk nya. ' Batin Amora.

" Ehemm.. " Dehem Cantika.

" Ehhh Maaf, aku refleks. " Ucap Amora.

" Hmm. " Jawab Cantika. " Ayo sekarang kita bantu pakaian lalu ke kantin, bentar lagi istirahat. " Ajak Cantika.

"Yuk!! " Sahut Amora, mereka berdua pun prgi.

#######

Happy Reading Guys. 🤗🥰

1
Icha Arlita
cerita nya ringan sat set ga bertele tele aku suka 👍
Icha Arlita
aku mampir siapa tau menarik 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!