NovelToon NovelToon
Pengulangan Sang Master

Pengulangan Sang Master

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Kultivasi Modern
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Notdrick

Mo Tianxia pernah berdiri di puncak dunia.

Sebagai seorang kultivator yang telah mencapai Absolute Realm, tidak ada lagi lawan yang mampu menandinginya dan tidak ada lagi batas yang mampu menghalanginya. Namun, setelah mencapai segala sesuatu yang bisa dicapai, yang tersisa baginya hanyalah kebosanan.

Dalam sebuah keputusan yang tidak masuk akal bagi siapa pun, Mo Tianxia menghancurkan jiwanya sendiri dan memulai kembali kehidupannya dari nol.

Kini, ia terbangun dalam tubuh yang lemah dengan kultivasi paling dasar.

Tidak ada kekuatan absolut. Tidak ada kedudukan tinggi. Tidak ada nama besar.

Hanya pengetahuan tentang jalan yang pernah ia tempuh.

Dengan sikap tenang dan pengalaman yang jauh melampaui usianya, Mo Tianxia kembali melangkah di jalan kultivasi. Sekte, turnamen, dunia rahasia, para jenius, dan berbagai ancaman mulai muncul di hadapannya.

Namun kali ini, tujuannya bukan menjadi yang terkuat. Ia hanya ingin menikmati kembali perjalanannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Notdrick, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

Satu bulan berlalu sejak Mo Tianxia resmi menjadi disciple luar Tian Yun Sect.

Rutinitas harian mulai terasa familiar—pemanasan pagi, kelas teori siang, latihan bebas sore, dan meditasi malam. Kemajuannya, meski sengaja ia kendalikan agar tidak terlalu mencolok, tetap tergolong pesat dibandingkan disciple luar lain seusianya.

...-----...

Disore hari, Mo Tianxia berjalan menuju perpustakaan kecil yang disediakan untuk disciple luar—sebuah bangunan sederhana berisi gulungan dan buku tentang teknik dasar, informasi tentang wilayah sekitar Gunung Qingfeng, serta beberapa catatan sejarah sekte.

Ia sering menghabiskan waktu di sana, bukan karena membutuhkan pengetahuan dasar yang tersimpan di dalamnya, melainkan untuk memahami dunia yang sekarang ia tinggali—dunia yang, meski serupa dengan yang ia kenal, memiliki banyak perbedaan kecil yang perlu ia pelajari kembali.

Di dalam perpustakaan, ia menemukan Su Yueling duduk sendirian di sudut ruangan, membaca sebuah gulungan tentang teknik alkimia dasar dengan konsentrasi penuh.

Sejak pertemuan pertama mereka di malam hari itu, hubungan mereka tidak berkembang jauh—sesekali saling menyapa, sesekali bertukar beberapa kalimat singkat saat kebetulan berpapasan. Su Yueling tetap menjaga jarak dari kebanyakan disciple lain, termasuk Mo Tianxia, meski ia tidak lagi seketus pertemuan pertama mereka.

Mo Tianxia mengambil sebuah gulungan tentang sejarah wilayah sekitar Gunung Qingfeng, duduk di meja yang tidak terlalu jauh dari Su Yueling.

Ia membuka gulungan itu, membaca dengan seksama. Sebagian besar informasi di dalamnya sudah familiar baginya—catatan tentang berdirinya beberapa sekte di wilayah ini beberapa ratus tahun lalu, konflik-konflik kecil antar sekte yang sudah lama terselesaikan, dan sejarah singkat Benua Qingyun secara umum.

Namun satu bagian membuatnya berhenti.

Sebuah catatan singkat, hampir terlihat seperti catatan pinggir yang ditambahkan penulis lain di kemudian hari, menyebutkan tentang sebuah klan yang pernah menguasai teknik es tingkat tinggi—klan yang hancur akibat serangan misterius beberapa generasi lalu, dengan hanya sedikit keturunan yang diyakini masih hidup, tersebar dan bersembunyi di berbagai penjuru benua.

Klan Su Es.

Mo Tianxia melirik sekilas ke arah Su Yueling, yang masih tenggelam dalam bacaannya sendiri.

'Su,' pikirnya, mengaitkan nama marga itu dengan catatan yang baru saja ia baca. 'Kebetulan? Atau tidak?'

Ia tidak bisa memastikannya hanya dari nama marga saja—marga Su cukup umum di seluruh Benua Qingyun. Namun sesuatu dalam dirinya, insting yang telah terasah selama seribu dua ratus tahun membaca berbagai situasi dan orang, mengatakan bahwa ini bukan sekadar kebetulan.

'Menarik,' pikirnya, menyimpan informasi itu di dalam benaknya tanpa berniat menyelidikinya lebih jauh untuk saat ini. 'Kalau memang benar, ini bukan sesuatu yang bisa kutanyakan begitu saja.'

Ia melanjutkan membaca gulungannya, meski sebagian pikirannya masih memikirkan catatan singkat itu.

...-----...

Beberapa saat kemudian, Su Yueling menutup gulungannya sendiri, bersiap untuk pergi. Namun sebelum benar-benar beranjak, ia melirik ke arah Mo Tianxia.

"Kau sering di sini," katanya, lebih sebagai pernyataan daripada pertanyaan.

"Kau juga," jawab Mo Tianxia, mengangkat pandangan dari gulungannya.

Su Yueling terdiam sejenak, seolah mempertimbangkan sesuatu. "Teknik pergelangan tangan yang kau sebutkan waktu itu," katanya akhirnya, "berhasil. Terima kasih."

Itu adalah kalimat terpanjang yang pernah ia ucapkan kepada Mo Tianxia sejak pertemuan pertama mereka.

Mo Tianxia tersenyum kecil. "Senang bisa membantu."

Su Yueling mengangguk singkat, lalu berbalik pergi, meninggalkan perpustakaan tanpa kata-kata tambahan.

Mo Tianxia menatap kepergiannya sejenak sebelum kembali fokus pada gulungan di tangannya.

'Klan Su Es,' pikirnya lagi, gulungan catatan sejarah itu masih terbuka di hadapannya. 'Kalau benar, cepat atau lambat, masa lalu itu akan mengejarnya. Masa lalu selalu begitu.'

Ia melipat gulungan itu perlahan, menyimpannya kembali ke rak. Lalu, ia berjalan mencari gulungan lain untuk dibaca.

...------...

Di luar jendela perpustakaan, langit sore mulai berubah warna menjadi jingga kemerahan, menandakan hari yang lain akan segera berakhir.

Namun jauh di kejauhan, di balik pepohonan lebat yang mengelilingi Gunung Qingfeng, sepasang mata tak dikenal mengamati kompleks Tian Yun Sect dari kejauhan—mata yang telah menunggu, dengan sabar, kesempatan yang tepat untuk bergerak.

Bulan pertama Mo Tianxia sebagai disciple luar telah berlalu dengan tenang. Namun ketenangan itu, seperti biasa, tidak akan bertahan selamanya.

1
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
tekad nyaa lebih besar daripada yang lain pastiii
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
yaaa karna jiwa nyaa dahh buyut buyut makanyaa gak gampang ditebakk
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
mantapp kasih paham bossss 💅
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
ternyata gak di dunia nyata gak didunia novel sama ajaa 😌
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
anak yang terlampau pintar dan dewasa sampai orang tua yang lain pun merasa heran
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
nama yang emang sudah ditakdirkan
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
ternyata mc nyaa anak pungut 😌
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ: manaa adaa /Curse//Facepalm/
total 2 replies
🎁➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰ᶻᵉˡᴠᴀɴᴀ
Apakah terlahir kembali untuk menyambut masa kejayaannya lagi 😌
^_^
mo tianxia emangnya gk pernah jadi bayi dulunya sebelom jdi penguasa dunia?
^_^
ada yang hrus dibicarain justru di sini, kalen punya uang kagak buat rawat anak orang ini?
^_^
klo minta ke Dewa Othor pasti dikabulin, kalen salah aja caranya
^_^
lgi pda maen petak umpet ges
^_^
gak ngerti novelnya bahas apa, tpi gk tau pen baca aja ^_^
Nnoyre: gak apa apa sih/Joyful/
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!