Su Yinyin adalah aktris cantik yang baru mekar. Ia banyak memghabiskan waktu bersama pria tampan dan mempermainkan mereka. Semua mengagumi dan mencintai nya. Namun, bagaimana jika ia harus masuk ke dalam novel berlatar kuno dan menakhlukan hati seorang pangeran kedua yang dingin dengan tingkat cinta minus seratus! Gila itu sih bukan cinta tapi sudah tidak cinta dari awal!
Belum lagi ditambah konflik Dikrit Kaisar yang mengharuskan pangeran kembali menikahi Putri Mahkota dari Utara.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANWi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 15 : Istri Mo Jue
Sisa malam berlalu dalam keheningan yang menenangkan di Kediaman Pangeran Kedua. Setelah insiden menegangkan di halaman paviliun, istana perlahan kembali tidur, tetapi gelombang kejut dari kejatuhan Kasim Liu dipastikan akan mengguncang seluruh dinding kekaisaran begitu matahari terbit.
Su Yinyin duduk di dekat jendela kamarnya, menikmati embusan angin pagi yang membawa kesejukan. Layar sistem biru transparan di hadapannya masih menyala lembut, menampilkan status terbaru yang membuatnya tersenyum puas.
[Ding!]
[Peringkat Kesukaan Mo Jue saat ini: -28 (Zona Aman Sementara)]
[Progres Misi Utama: 40% (Aliansi Strategis Terbentuk)]
[Hadiah Diklaim: Peta Rahasia Istana, Poin Keterampilan Bertahan Hidup +10]
"Dari minus seratus sampai ke minus dua puluh delapan... pencapaian yang tidak buruk untuk ukuran bertahan hidup di novel istana," gumam Su Yinyin pelan pada dirinya sendiri.
Tok! Tok! Tok!
Suara ketukan pintu yang sopan membuyarkan lamunannya. Sebelum Su Yinyin sempat menjawab, pintu kayu terbuka perlahan, dan seorang pelayan wanita paruh baya masuk dengan membawa nampan berisi teh herbal hangat dan pakaian ganti bersulam benang emas.
"Putri," ucap pelayan itu dengan nada hormat yang jauh berbeda dari hari-hari sebelumnya. Tatapannya memancarkan kekaguman yang tulus. "Yang Mulia Pangeran Kedua menunggu Anda di paviliun utama untuk sarapan pagi bersama."
Su Yinyin sedikit terkejut. Sarapan bersama? Ini adalah hal yang tidak pernah terjadi selama enam bulan pernikahan mereka.
"Baiklah, aku akan segera kesana," balas Su Yinyin ramah.
Ia berjalan menuju paviliun utama dengan langkah ringan. Setibanya di sana, ia melihat Mo Jue sudah duduk di kursi kayu mahoni. Pangeran itu mengenakan jubah putih bersih dengan aksen sulaman perak, rambut panjangnya terikat rapi dengan mahkota giok kecil. Aura dingin yang biasanya mengurung tubuh pria itu tampak sedikit melunak, digantikan oleh ketenangan yang mematikan namun elegan.
Mo Jue mengangkat wajahnya begitu mendapati kehadiran Su Yinyin. Pria itu menepuk kursi kosong di sebelah utamanya, memberi isyarat agar istrinya segera duduk.
"Kau datang tepat waktu," ucap Mo Jue dengan nada datar, meski sudut matanya menyiratkan kehangatan kecil. "Kasus Kasim Liu sudah sampai ke telinga Kaisar pagi ini. Faksi Permaisuri kehilangan kendali atas dewan kekaisaran untuk sementara waktu."
Su Yinyin duduk di sampingnya, lalu menuangkan teh ke dalam cangkir kecil. "Itu baru permulaan, Yang Mulia. Mereka tidak akan tinggal diam begitu saja setelah pukulan telak semalam."
Mo Jue menyesap tehnya, lalu menatap tajam ke arah Su Yinyin. "Aku tahu. Tapi untuk sekarang... tidak ada yang perlu dikhawatirkan di dalam kediaman ini."
Pangeran itu meletakkan cangkirnya, lalu mendorong sebuah kotak kecil berlapis ukiran kayu cendana ke hadapan Su Yinyin.
"Apa ini?" tanya Su Yinyin penasaran sambil membuka kotak tersebut. Di dalamnya terdapat sebuah belati kecil berhulu permata merah delima yang sangat indah sekaligus tajam.
"Kunci gerbang rahasia dan perlindungan mutlak," jawab Mo Jue singkat. "Mulai hari ini, kau bukan lagi pion yang bisa dimainkan siapa pun. Kau adalah istri dari Mo Jue."
[Ding!]
[Peringkat Kesukaan Mo Jue naik +5 menjadi -23!]
[Misi Sampingan Baru Terbuka: Memperluas Pengaruh di Istana Dalam.]
Su Yinyin menatap belati di dalam kotak itu, lalu beralih menatap senyuman tipis di bibir Mo Jue. Perjalanan mereka masih sangat panjang, dan intrik istana masih bersembunyi di setiap sudut gelap kekaisaran. Namun, untuk pertama kalinya, Su Yinyin merasa siap menghadapi apa pun bersama pangeran berhati dingin di sisi-nya.
***
Mohon dukungan untuk Like, Komen, dan Ikuti Penulis Noveltoon ANWi yah, terimakasih ❤️
permaisuri
jika kau berdamai dgn mu jue pasti hidupmu akan tenang
TPI sayang sekali kau selalu mengusik singa yg sedang tidur
lalu kenapa seorang permaisuri begitu merasa terancam dgn kehadiran dan kesuksesan jendral joe
sehingga permaisuri hidup semena mena👊
kena kaisar begitu ceroboh
permaisuri👊
wah gawat, dua wanita dlm satu atap
yg terkadang sejalan😭😭
semoga putri mahkota bisa diajak kerja sama
pasti bisa meluluhkan pangeran kedua
su😁😁
gak tau apa gimana hantun su yinyin😁😁👊
sungguh belum tau rasanya jadi buucin yaa🤣
apa dia dicekik atau terpeleset di kamar🤔🤔🤔