NovelToon NovelToon
Suami Pengkhianat Dan Bodoh, Aku Tak Butuh

Suami Pengkhianat Dan Bodoh, Aku Tak Butuh

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Suami Tak Berguna / Rumah Tangga / Tamat
Popularitas:35.1k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Puber kedua, menghancurkan pernikahan Tatiana Ramos dan Brandon Wirawan. Ketika sang istri sibuk mengembangkan bisnis di luar negeri, suaminya yang ditinggal selama 2 bulan justru sedang mabuk kepayang dengan gadis muda yang usianya 10 tahun lebih muda dari istrinya.

"Kamu membiarkan dia menginap di kamar kita, mas? apa kamu sudah gilaa?"

"Siska tak punya kerabat di kota ini, dia sebatang kara. Ingatkah saat aku bertemu denganmu pertama kali, kamu juga sebatang kara Tatiana!"

Dengan dalih mirip dengan istrinya 10 tahun lalu, untuk pertama kalinya selama 10 tahun, Brand mendebat Tatiana.

"Maafkan aku Nyonya, tempat tinggal ku sedang diperbaiki..."

Mata Tatiana melebar, wanita itu bahkan mengenakan gaun tidurnya. Dia tidak tahan lagi, hanya dua bulan, dan itupun demi perusahaan mereka yang sempat merugi milyaran rupiah. Tapi begitu dia kembali, suaminya malah bermain api.

'Suami pengkhianatan dan bodoh seperti ini, aku benar-benar tidak butuh' geram Tatiana dalam hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

Tatiana dan Yuli sudah berada di tempat berlatih mengemudi.

"Mau aku antar masuk?" tanya Yuli.

Tatiana menggelengkan kepalanya cepat.

"Tidak usah, kamu kan harus ke salon. Siapa tahu senior kita yang merupakan orang paling kaya di negara F itu, benar-benar akan datang ke acara lelang nanti malam!"

"Tatiana... senang sekali kamu menggoda aku yang jomblo ini!"

Tatiana terkekeh. Kemudian dia melambaikan tangannya pada Yuli yang sudah beranjak pergi dengan mobilnya.

Tatiana menatap tempat latihan mengemudi itu. Dulu, dia benar-benar tidak pernah memikirkan hal ini. Sekarang dia benar-benar harus mulai mandiri dalam segala hal.

Menjelang sore, tempat pelatihan menyetir mobil tampak begitu luas dan tertata rapi di bawah langit yang mulai berubah jingga. Hamparan aspal membentang dengan berbagai jalur latihan yang dibatasi garis-garis marka putih, lengkap dengan rambu-rambu lalu lintas, kerucut oranye, area parkir paralel, lintasan zig-zag, tanjakan buatan, hingga persimpangan mini yang dirancang menyerupai kondisi jalan raya.

Sinar matahari yang mulai condong ke barat memantulkan kilau lembut di permukaan aspal, sementara bayangan tiang lampu dan rambu-rambu memanjang mengikuti arah cahaya. Di setiap sudut, pepohonan rindang berdiri berjajar, membuat suasana terasa teduh dan tidak terlalu terik.

Bangunan administrasi berukuran sedang berdiri di salah satu sisi area dengan halaman yang bersih dan beberapa mobil latihan terparkir rapi di dekatnya, siap digunakan.

Tatiana melangkah memasuki ruang administrasi dengan langkah tenang, disambut oleh seorang petugas yang segera mempersilahkannya duduk di depan meja pendaftaran.

"Selamat sore, ada yang bisa kami bantu?" tanya petugas dengan ramah.

"Saya ingin mendaftar kelas belajar mengemudi. Saya belum pernah menyetir sebelumnya," jawab Tatiana.

Petugas mengangguk sambil mengambil sebuah formulir. "Kalau begitu, silakan isi data diri terlebih dahulu. Nanti kami akan memasukkan Anda ke kelas pemula."

Tatiana menerima formulir itu, lalu mengisinya dengan teliti. Setelah semua data diperiksa dan biaya administrasi diselesaikan, petugas berdiri sambil tersenyum.

"Baik, Bu Tatiana. Sebentar lagi instruktur kami akan menemani latihan pertama Anda."

Tak lama kemudian, seorang pria berseragam instruktur menghampiri.

"Selamat sore, Bu Tatiana. Perkenalkan, saya Arga, instruktur yang akan mendampingi Anda hari ini. Mari ikut saya ke area latihan."

Tatiana mengangguk pelan. "Baik."

Mereka berjalan menuju sebuah mobil latihan yang telah terparkir rapi di tepi lintasan. Sebelum masuk ke dalam mobil, Arga menjelaskan beberapa aturan dasar.

"Hal pertama yang harus dilakukan sebelum menghidupkan mesin adalah memastikan posisi duduk sudah nyaman. Kursi, sandaran, dan kaca spion harus disesuaikan terlebih dahulu. Setelah itu, jangan lupa mengenakan sabuk pengaman."

Tatiana mengikuti setiap instruksi tanpa terburu-buru.

"Seperti ini?" tanyanya setelah mengatur posisi kursi.

"Sudah cukup baik. Sekarang pegang kemudinya. Posisi tangan sebaiknya tetap stabil agar mobil lebih mudah dikendalikan."

Tatiana mengembuskan napas pelan sebelum menggenggam setir.

"Saya agak gugup."

"Itu sangat wajar," jawab Arga dengan nada menenangkan. "Semua orang yang baru belajar pasti merasakan hal yang sama. Kita tidak akan langsung melaju kencang. Hari ini Anda hanya akan mengenal mobil dan belajar menggerakkannya secara perlahan."

Setelah memastikan sabuk pengaman terpasang dengan benar, Arga mulai memperkenalkan fungsi setiap bagian di dalam kabin.

"Ini pedal gas, ini rem. Tuas ini untuk mengatur transmisi, sedangkan rem tangan ada di sini. Jangan khawatir menghafalnya sekaligus, nanti akan terbiasa seiring latihan."

Tatiana mengangguk sambil memperhatikan setiap penjelasan.

"Kalau sudah siap, silakan hidupkan mesinnya."

Dengan sedikit ragu, Tatiana memutar kunci kontak. Suara mesin menyala halus memenuhi kabin.

"Bagus. Sekarang lepaskan rem tangan perlahan, injak rem, lalu masukkan transmisi ke posisi berjalan. Kita mulai dengan kecepatan rendah saja."

Mobil latihan itu akhirnya bergerak perlahan menyusuri lintasan yang luas. Di bawah bimbingan instruktur yang terus memberikan arahan dengan sabar, Tatiana memulai pelajaran mengemudi pertamanya, membangun kepercayaan diri sedikit demi sedikit di area latihan yang aman dan tertata rapi.

Meski baru berlangsung sekitar dua jam, sesi latihan pertama itu berakhir dengan hasil yang jauh lebih baik dari perkiraan. Mobil latihan akhirnya kembali memasuki area parkir dengan kecepatan rendah, lalu berhenti dengan halus tepat di dalam garis yang telah ditentukan.

Tatiana mematikan mesin, mengembuskan napas panjang, dan melepaskan kedua tangannya dari kemudi. Jemarinya masih terasa sedikit kaku karena sejak tadi menggenggam setir dengan penuh konsentrasi.

"Bagaimana? Masih gugup?" tanya Arga sambil mencatat sesuatu di lembar evaluasi.

Tatiana tersenyum tipis. "Masih, tapi tidak segugup saat pertama kali duduk di belakang kemudi."

"Itu perkembangan yang bagus. Di awal tadi Anda bahkan ragu menginjak pedal gas. Sekarang Anda sudah bisa menjaga laju mobil tetap stabil dan mulai memahami kapan harus mengurangi kecepatan."

Tatiana menoleh ke arah lintasan yang baru saja dilaluinya. "Saya masih sering terlambat memutar setir saat menikung."

"Benar," jawab Arga sambil mengangguk. "Tetapi kesalahan Anda tidak berulang terlalu banyak. Setiap saya beri arahan, Anda langsung memperbaikinya. Kemampuan menerima instruksi seperti itu akan mempercepat proses belajar."

Tatiana tampak sedikit lega mendengar penilaian tersebut.

"Jadi... saya tidak terlalu buruk?"

Arga terkekeh pelan.

"Justru sebaliknya. Untuk peserta yang benar-benar baru, Anda belajar cukup cepat. Kontrol rem Anda juga sudah halus. Yang perlu dilatih sekarang adalah koordinasi tangan dan mata saat berbelok, menjaga posisi mobil tetap di tengah jalur, dan mulai membiasakan diri memperkirakan jarak."

Pria itu menuliskan beberapa catatan terakhir sebelum menyerahkan kartu jadwal kepada Tatiana.

"Kalau tidak ada perubahan, kita lanjutkan sesi kedua lusa pukul empat sore."

Tatiana menerima kartu itu, lalu membacanya sekilas.

"Baik. Saya akan datang tepat waktu."

"Sesi berikutnya kita akan menambah materi. Selain berbelok dan menjaga lajur, Anda akan belajar parkir dasar dan simulasi berhenti di persimpangan."

Tatiana mengangguk mantap. Rasa gugup yang semula mendominasi perlahan berganti menjadi antusiasme. Ia berdiri dari kursinya, merapikan tas di bahu, lalu mengulurkan tangan.

"Terima kasih atas bimbingannya hari ini."

Arga membalas jabat tangan itu dengan sopan.

"Sama-sama. Anda sudah memulai dengan baik. Pertahankan semangatnya, karena kemampuan mengemudi dibangun dari latihan yang konsisten, bukan dari keberanian semata."

Dengan senyum yang kini jauh lebih percaya diri dibandingkan saat pertama datang, Tatiana meninggalkan area pelatihan. Sinar matahari sore mulai menghangatkan langit di ufuk barat, sementara di tangannya tergenggam kartu jadwal latihan berikutnya.

"Dimulai dari belajar mengemudi, aku rasa aku juga harus cari tempat tinggal sendiri. Kalau tinggal di rumah, mas Brandon bisa saja sewaktu-waktu kembali! aku akan cari apartemen saja!" katanya sambil menghubungi seseorang.

***

Bersambung...

1
yula
💪💪💪💪💪thor
Ariany Sudjana
puji Tuhan, happy end 😄🙏
Kedan Bawel 🍒
Jika cowok yg udah mapan secara finansial, serius & gak neko² yg nembak sih gpp, mau² banget.. 🤭
Asal jangan yg mokondo aja, rugi banget ya Yuli.. 🤭
Kedan Bawel 🍒: Perbaiki lagi perutnya..? 🤔
Typo apa gimana nih..? 🤭
total 6 replies
Kedan Bawel 🍒
🤣🤣🤣🤣🤣..
Patut Erick yg konon manusia paling sibuk dengan bisnisnya nyempat²in buat repot² turun langsung membantu Yuli menangani kasus perceraian, ternyata Erick sejak awal sudah menyimpan rasa pada Yuli.. 🤭
Di tambah lagi adegan jatuh 2x, jatuh dalam pelukan, dan jatuh terduduk dalam pangkuan.. Membuat seorang Erick yakin dengan hatinya.. 🤭
Pesona janda emang terdepan ya Mas Erick.. 🤣🤣🤣
Kedan Bawel 🍒: Mirip iklan Yamaha.. Selalu terdepan..🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
tamatlah sudah alkisah kami 🎶🎶
terima kasih sampai jumpa lagi
Noer Row_ling: jumpa lagi ahaiii
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kenapa gak bareng aja nikahnya 🤔🤔
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iyalah 🤣🤣🤣
total 4 replies
Kedan Bawel 🍒
Kau yang manusia sampah Tantowi..
Kalau kau berani, ya hadapi saja sendiri..
Untuk apa kau berlindung di balik sangkar emas mu, jika kau punya kuasa di kota D ini..?!
Kau beraninya hanya mengintimidasi wanita, benar² banci..
Kau yg suka mempermainkan wanita, kau lampiaskan egomu pada istri..
Apa yg di harapkan dari lelaki seperti dirimu sebagai suami..?!
Jika kau merasa hebat, ya hadapi..
Bukan ujug² melampiaskan emosi mu pada anak buah mu, itu sih kau pengecut namanya kau sebagai lelaki..
Kedan Bawel 🍒
Kenapa momen jatuh nya selalu pas gitu yaa..? 🤣🤣
Jatuh dalam pelukan, lalu jatuh terduduk di pangkuan.. Apakah ini ada unsur kesengajaan, atau emang kebetulan..?🤣🤣
Kedan Bawel 🍒: Jika jantung Yuli berdebar²..
Maka Mas Erick "Perkutut aman Mas..? "🤣🤣🤣
total 1 replies
Ika Yanti Unyil
tamatnya cepet banget thor.masih kurang ini mbacanya...
mbaca dari awal sudah kerasa nyeseknya.tatiana bener2 kuat.disingkirkan gegara ada ulet buku nemplok si brandon.suami yang g bisa apa-apa tapi uda banyak tingkah.alurnya sat set.jadi sering nungguin up nya.
terimakasih atas bacaannya yg keren thor.
terus semangat berkarya thor 🥰🥰 ❤️❤️
Noer Row_ling: gomawo ❤️
total 1 replies
Muft Smoker
aaaiiiih ni mah gayung bersambut ,, trnyata KK Titania yg katanya raja hutan dr Medan ,,
ad rasa juga niih ma Yuli ,,
🤭🤭🤭🫣🫣🫣🫣😂😂😂😂
Noer Row_ling: wkwk 🤣🤣🤣
total 3 replies
Muft Smoker
jdi laaa kau es balok yuliii Krn ketindihan freezer 12 pintu ,, 😂😂😂😂
Muft Smoker: yx kak ,, 😂😂😂😂😂
total 4 replies
Muft Smoker
udh Amanda jodohin ma Zack aj ,,
pas tuh ,, 😁😁😁😁
Muft Smoker: Waduuh yg mana tuh kak🤔🤔🤔
total 4 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
gimanaa gak Tremor Yuli Erick bikin ngeri kata adik²nya🤭
Noer Row_ling: ho'oh ya kan
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
🤣🤣🤣 Yuli disosor singa🤭
Noer Row_ling: ngeri ya 🤣
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
siap² habis kalian berempat 🤭
entah mau dihabisin Tantowi
apa dihabisin Erick
itu terserah kak Thor 🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
Noer Row_ling: ya begitulah kak
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
semakin membela diri semakin remuk badannya 🤭
Noer Row_ling: jadi serba salah
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
ya kan ada pribahasa diatas langit masih ada langit
Noer Row_ling: ho'oh bener di atas buahlil masih ada buahayaaa
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
penguasa macam Tantowi harus dilenyapkan dari dunia 🤭
Noer Row_ling: betul sekali, menambah karbondioksida saja ya
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kaku leher mu nanti Yuli 🤭
Noer Row_ling: udah keram itu kak
total 1 replies
mimief
woi...maen nyosor ank orang aja
masih perawan ni
eh salah janda yaa..
tapi belum halal oi
begini ni,kalau kelamaan jomblo🤣🤣
btw

amanda mending keluar dr kota itu juga
takut jadi sasaran bales dendam suami nya
eh ralat,mantan
iy mantan yaa 🤣🤣
Noer Row_ling: iye mantan yang sudah menjadi mantan pejabat
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!