NovelToon NovelToon
DI ANTARA DUA NEGARA,SATU HATI

DI ANTARA DUA NEGARA,SATU HATI

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:710
Nilai: 5
Nama Author: Naryati

Ketika Aisyah terjebak di Shanghai sebagai seorang imigran gelap, ia tak pernah membayangkan hidupnya akan berubah karena dua bersaudara dari keluarga Lin.
Lin Zhao memberinya rasa aman dan cinta yang tak pernah ia duga.
Sementara Lin Chou justru memberinya ancaman, kebencian, dan luka.
Namun siapa sangka, di balik semua kebencian itu tersimpan rahasia masa lalu yang mampu menghancurkan segalanya.
Tentang cinta yang tertinggal.
Tentang janji yang gagal ditepati.
Dan tentang seorang perempuan... yang memilih pergi setelah diam-diam menyelamatkan keluarga yang telah menyakitinya.
Di antara dua negara, dua budaya, dan dua hati yang dipertemukan takdir.
apakah cinta cukup kuat untuk melawan luka masa lalu?
Atau justru penyesalan akan datang... saat semuanya sudah terlambat?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 15

Lin Zhao yang sedang duduk didepan masjid merasa ada yang sedang mengawasi mereka. Dan benar saja dari kejauhan dia melihat anak buah kakaknya sedang mengawasinya.

"Kak Lin apa lagi yang ingin kamu lakukan apa belum cukup semua hal yang terjadi kemarin?"

Lin Zhao semakin marah pada Lin Chou dia menganggap bahwa kini kakaknya sudah sangat keterlaluan...

Lin Zhao menatap orang-orang suruhan kakaknya dengan tatapan yang tajam. Dia ingin mereka semua pergi namun yang tidak Lin Zhao ketahui bahwa semua yang dilakukan oleh Lin Chou kali ini hanya untuk melindunginya dan juga melindungi Aisyah.

Setelah melihat Asiyah selesai berdoa dan keluar dari masjid. Lin Zhao langsung membawa Aisyah pergi tanpa berbicara apapun lagi.

"Kak Lin ada apa?"tanya Aisyah lirih.

"Tidak ada apa apa. Kita pulang saja."

Lin Zhao tidak berani banyak bicara lagi. Dia hanya ingin melindungi Aisyah seperti janjinya itu.

Anak buah Mr. Wang dan anak buah Lin Chou pun langsung mengikuti keduanya.

Mobil Lin Zhao melaju membelah jalanan Shanghai yang ramai. Lampu kota mulai menyala sementara beberapa mobil hitam terus mengikuti mereka dari belakang.

"Kak Lin ada apa,kenapa Kak Lin bawa mobil dengan kecepatan tinggi. Aku takut Kak Lin." Aisyah pun panik dia hanya mampu memejamkan mata.

"Maafkan aku Aisyah aku harus melakukan ini. Anak buah Mr. Wang dan anak buah Kak Lin mereka sedang mengikuti kita dibelakang."

Ucapan Lin Zhao langsung membuat Aisyah panik. Dia tidak tahu jika mereka sedang diikuti oleh orang yang mungkin berniat jahat kepada mereka.

"Kak Lin.. Turunkan aku dijalan depan saja. Yang mereka inginkan itu aku."

Tiba-tiba saja ucapan Aisyah langsung memecahkan konsentrasi Lin Zhao. Ia marah mendengar ucapan Aisyah.

"Sudah Aisyah kamu jangan ngaco. Mana mungkin aku biarkan kamu celaka."

Lin Zhao mengendari mobilnya lebih kencang lagi dia tak ingin membuat Aisyah berpikir untuk menyerah..

Aisyah semakin ketakutan. Dia merasa bahwa dirinya penyebab semua kekacauan yang tengah terjadi. Dan satu hal yang paling dia takuti membuat Lin Zhao celaka karenanya.

"Kak Lin. Sudahlah biarkan aku turun dan menyelesaikan semuanya. Jika memang aku harus kembali kepada Mr. Wang aku siap. Dan jikapun aku akan celaka oleh Tuan Chou akupun siap.."

Lin Zhao tak menjawab,ucapan Aisyah justru semakin membakar api amarah yang terpendam didalam hatinya.

"Kamu tak perlu menyerah kepada siapapun sekalian itu Mr. Wang ataupun Kak lin."

Jawaban Lin Zhao membuat Aisyah semakin merasa bersalah. Dan tanpa Aisyah sadari dia sudah membawa Lin Zhao masuk kedalam masalahnya...

*****

Di tempat berbeda Lin Chou mendapatkan kabar dari anak buahnya bahwa Lin Zhao tahu jika mereka sedang diawasi,dan saat ini mereka sedang mengikuti Lin Zhao dan Aisyah.

Mereka juga mengatakan bahwa mereka melihat anak buah Mr. Wang yang juga mengikuti keduanya.

"Jaga terus mereka jangan sampai terjadi apapun. Tuan kedua adalah satu-satunya keluargaku dan aku tak ingin dia mengalami masalah."

Lin Chou pun sangat khawatir. Dia memang membenci Aisyah tanpa alasan dan dia juga tak tahu kenapa ada sesuatu yang sepetinya selalu mengikat mereka..

"Alesya.."

"Kamu dimana aku merindukanmu."

Tiba-tiba saja Lin Chou mengingat Alesya ketika dia sedang memikirkan Aisyah apakah sebenarnya hubungan keduanya..

Lin Chou menatap putri kecilnya yang sedang bermain. Wajahnya terlihat sangat ceria walaupun sering sakit-sakitan.

"Seandainya aku bisa menemukan pendonor ginjal yang cocok untuknya mungkin aku tak akan pernah khawatir terhadapnya. Namun aku sudah mencari tapi belum juga mendapatkan pendonor yang cocok untuknya."

"Dulu.. Aku telah menjadi seorang suami yang gagal dan aku tidak akan mengulanginya dengan menjadi Ayah yang gagal untuk putriku.."

"Papa.. Kenapa kamu menangis?"tanya Xioyi pelan.

"Xioyi baik-baik saja Papa.. Papa jangan khawatir. Papa kapan Mama akan pulang?"

Kembali mendapatkan pertanyaan yang sama Lin Chou lagi-lagi tidak menemukan jawabnya. Dia sendiri tidak tahu kapan Alesya akan kembali dan dia juga tidak tahu Alesya berada dimana.

"Tunggu kamu besar dan sehat kita akan pergi untuk mencari Mama."

Lin Chou berharap bahwa dia akan bisa kembali bertemu dengan Alesya setidaknya untuk membuat Xioyi bahagia..

Tiba-tiba saja Lin Zhao masuk dengan penuh amarah. Dia sangat marah pada kakaknya yang selalu saja membuat Aisyah merasa terancam.

"Kak Lin... Aku ingin bicara.."

Suara lantang Lin Zhao terdengar menggema di semua ruangan. Xioyi merasa takut mendengar Omnya berteriak.

"Papa.. Xioyi takut.." ucapnya lirih.

Lin Chou memeluk putrinya dan menenangkannya sebentar. Setelah itu dia turun dan menemui adiknya itu.

"Kenapa kamu berteriak apa kamu tidak tahu kamu telah membuat Xioyi ketakutan." Ucapan Lin Chou terdengar sangat dingin,tatapannya tajam menatap Lin Zhao yang sedang gelisah.

Lin Zhao mendekati Kakaknya dia mendekatinya dan bersujud didepan kakaknya itu.

"Kak Lin.. Aku mohon jangan buat Aisyah ketakutan lagi. Biarkan dia pulang saja ke negaranya itu akan jauh lebih baik untuknya. Jangan membuatnya seperti seorang buronan yang nyawanya terancam. Kak Lin. Jika Kakak mau silahkan hukum aku,marahi aku,pukul aku tapi jangan siksa Aisyah aku mohon. Aku mencintainya dan aku tak ingin dia terluka walaupun hanya seujung kuku."

Mendengar ucapan Lin Zhao membuat Lin Chou tertawa. Dia juga pernah melakukan hal yang sama dia pernah bersujud meminta izin kepada Ayahnya dulu untuk menikahi Alesya dan dia juga rela melakukan apapun untuk Alesya sama seperti yang dilakukan oleh Lin Zhao sekarang.

"Cinta"

"Apakah kamu pikir cinta saja cukup?"

"Tidak Lin Zhao."

"Cinta saja tidak akan bisa membuat kamu bahagia bahkan kamu rela bersujud didepan ku demi dia. Apa dia tahu?"

Lin Zhao hanya diam diam tidak menjawab apapun. Dia sadar Kakaknya bukalah orang yang mudah untuk memberikan toleransi pada siapapun.

"Aku sudah datang kesini memohon demi Aisyah tapi jika Kakak tidak setuju maaf jika aku harus melawan Kakak."

Lin Zhao berbalik dan pergi dia tak mengatakan apapun lagi. Baginya kini Aisyah lebih penting dan dia ingin melindunginya walaupun dia harus berperang dengan Kakaknya sendiri.

"Keras kepala."

Lin Chou menutup wajahnya dengan kedua tangan. Untuk pertama kalinya sejak lama, ia merasa lelah menghadapi adiknya sendiri.

Dia tidak meneror Aisyah dia hanya ingin melindungi mereka dari Mr. Wang namun ternyata adiknya salah paham. Hal itu tentu saja membuat Lin Chou semakin emosi.

Di satu sisi Mr. Wang sedang berada didalam perjalanan kembali ke Shanghai. Dia tertawa mendengar kabar bahwa kini hubungan dua saudara itu mulai merenggang dan semua itu berkat Aisyah..

"Dengan satu wanita aku akan membuat kalian membayar mahal atas kepergian Alesya. Dan aku akan membuat kalian saling membenci dan saling meninggalkan."

"Alesya kini kesempatan untuk aku membalas dendam pada mereka sudah mulai memiliki jalan.."

1
Muhamad Yati
Nah loh. Lin Chou berani banget.
Ihda Rozi
lanjut 💪
Naryati: sudah ada kelanjutannya ya.
total 1 replies
Naryati
semangat untuk aku.
Muhamad Yati
😭😭 alurnya mulai sedih.
Muhamad Yati
Lin Chou ternyata?😭
Muhamad Yati
semangat author. aku suka ceritanya.
Muhamad Yati
suka.
Yatiee Selawase
Thor mana ada muslim makan 🐷 tapi lucu si Lin Zhao ini. 🤣🤣
Yatiee Selawase
Wah Lin Zhao baik juga ya.
Yatiee Selawase
Wah,kok aku deg-degan dengan Aisyah ya. apa dia akan selamat.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!