NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Kaisar Wang Hao

Reinkarnasi Kaisar Wang Hao

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Misteri / Action
Popularitas:26.7k
Nilai: 5
Nama Author: Zerro One

Wang Hao, Kaisar Tertinggi Dunia Dou Li, mati secara misterius di puncak kejayaannya. Murid muridnya bersumpah mencari pelaku. Namun jiwa Wang Hao justru bangkit di tubuh pemuda lemah bernama Chen Nan di tempat lain. Kematiannya sendiri adalah misteri terbesar. Siapa yang mampu membunuh sosong sepertinya? Atau ada rahasia lebih kelam di balik kematiannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zerro One, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1. Kematian Sang Kaisar

Langit Dunia Dou Li diselimuti awan hitam selama tujuh hari penuh. Petir ungu menyambar tanpa henti di atas Gunung Tianluo, tempat Wang Hao mengasingkan diri selama ribuan tahun terakhir. Tidak ada hujan turun, tetapi udara dipenuhi tekanan berat yang membuat jutaan makhluk hidup gemetar ketakutan.

Di puncak gunung itu berdiri aula batu hitam yang telah melewati zaman demi zaman. Di dalam ruangan cahaya lampu minyak menyala redup.

Di tengah aula itu Wang Hao berbaring di atas dipan batu giok dingin, mengenakan jubah putih sederhana tanpa sedikit pun noda darah. Wajahnya tenang, seolah dirinya hanya tertidur setelah perjalanan panjang.

Namun seluruh Dunia Dou Li tahu... Kaisar Tertinggi itu telah mati.

Di sisi dipan batu, seorang pria berjubah biru menggenggam tangan Wang Hao dengan tubuh gemetar. Namanya Gu Xuan, murid tertua yang telah mengikuti Wang Hao sejak masih remaja. Mata merahnya dipenuhi urat darah, tetapi ia tidak berani menangis terlalu keras.

"Guru... bukankah Guru pernah berkata akan membuka jalan menuju langit yang lebih tinggi...? Mengapa Guru pergi lebih dahulu...?"

Di belakangnya berdiri seorang wanita berwajah dingin dengan rambut perak panjang. Namanya Yue Ning. Selama ribuan tahun, dirinya terkenal kejam terhadap musuh dan tidak pernah menunjukkan kelembutan kepada siapa pun. Akan tetapi saat ini air mata terus mengalir di pipinya tanpa henti.

"Beberapa hari lalu Guru masih berbicara denganku..." suaranya bergetar pelan. "Guru bahkan sempat meminum teh bersamaku. Tidak mungkin... ini tidak mungkin..."

Murid terakhir bernama Tuo Sen berlutut diam di lantai batu. Kedua tangannya mengepal begitu keras hingga darah menetes dari telapak tangannya sendiri. Tubuh besarnya gemetar penuh amarah dan kesedihan yang bercampur menjadi satu.

"Aku akan menemukan penyebab kematian Guru," katanya lirih. "Siapa pun pelakunya... aku akan menghancurkan sembilan generasi keturunannya."

Tidak lama kemudian, langkah kaki mulai memenuhi aula batu itu. Rekan lama Wang Hao berdatangan dari berbagai penjuru Dunia Dou Li. Beberapa membawa kendi arak roh, beberapa membawa bunga salju abadi yang hanya tumbuh di puncak gunung tertinggi. Tidak ada seorang pun berbicara keras di hadapan dipan batu tersebut.

Seorang pria tua berjubah hitam meletakkan kendi araknya perlahan di dekat Wang Hao. Wajahnya penuh bekas luka, sementara matanya memancarkan aura tajam seperti pedang.

"Aku datang memenuhi janji terakhirku kepadamu, Wang Hao," ucapnya pelan. "Kau pernah berkata... jika suatu hari kau mati lebih dahulu, aku harus datang membawakan arak terbaikku."

Yue Ning memandang pria tua itu dengan dingin.

"Kau masih berani datang ke sini, Mo Ruyan?"

Pria tua itu tertawa pahit.

"Meski kami bermusuhan selama tiga ribu tahun, Wang Hao tidak pernah mengingkari kata-katanya. Saat putriku terkena racun api dahulu, dialah yang menyelamatkannya." Ia menatap jasad di atas dipan batu dengan mata redup. "Orang seperti itu... pantas dihormati."

Semakin banyak tokoh besar muncul di aula batu tersebut. Bahkan beberapa musuh lama Wang Hao turut datang tanpa membawa niat bertarung sedikit pun. Tidak ada yang berani membuat keributan di tempat itu. Di hadapan seseorang seperti Wang Hao, permusuhan selama ribuan tahun terasa begitu kecil.

Kabut dingin perlahan memasuki aula melalui celah pintu batu. Lampu minyak di empat sudut ruangan berkedip pelan, lalu satu demi satu padam tanpa sebab. Suasana menjadi sunyi hingga suara napas setiap orang terdengar jelas.

Tuo Sen tiba tiba mengangkat kepala.

"Guru pernah berkata..." suaranya berat seperti batu gunung, "bahwa dirinya tidak takut mati."

Gu Xuan menutup mata perlahan.

"Namun Guru juga pernah berkata... dirinya masih ingin melihat dunia yang berada di atas langit."

Tidak ada seorang pun menjawab kata kata itu. Mereka hanya berdiri diam di dalam aula batu, memandang sosok Wang Hao yang telah menggetarkan Dunia Dou Li selama sepuluh ribu tahun.

...*****...

Tingkat kultivasi.

Tahap Duniawi - Dunia Fana.

Kondensasi Qi – (9 lapisan)

Pendirian Fondasi

Inti emas

Nascent Soul

Tranformasi Jiwa

Ascendant

*****

Tahap Dewa - Alam Roh.

Transformasi Dewa

Void

Nirvana

Mahayana - Wang Hao disini terakhir kali.

Menggunakan Sub Tahap: Tahap Awal, Tahap Menengah, Tahap Akhir dan Kesempurnaan Agung. Kecuali Kondensasi Qi.

1
༄⍟Mᷤbᷡah_Atta࿐
Alur ceritanya sudah bagus tapi MC nya Tingkat Kultivasi masih Tingkat Rendah.
Zerro One: Oalah mbah😪
Mbah gak lupa ya, Wang Hao pernah berdiri di puncak kultivasi? Mbah apa lupa, Wang Hao bisa menerobos secepat mungkin 'jika dia mau'.

Betapa idiots nya Wang Hao, jika ber kultivasi secepat mungkin, yang membuat kesalahan sama terulang lagi. Btw Wang Hao bisa aja dalam setahun sampai Ascendant, dengan metode penyerapan inti bumi. Bisa dilakukan bahkan saat Kondensasi qi.
Tapi masa iya, orang memperluas Dao, disuruh seperti pahlawan klise meridian tersumbat, dantian retak, sampah klan terhina kan. Ya kan gak mungkin mbah.

Apalagi kayak komentar bang agus. Dia bilang kelemahan ceritanya karena Wang Hao sombong dan angkuh.

Lah, jadi maunya pembaca MC dibuat seperti pendekar muda, yang belum paham apa apa tentang kultivasi? yang gak tau, keramahan adalah kemewahan sia sia, terlalu banyak berhubungan dengan seseorang akan memperbanyak ikatan karma sebab akibat yang tidak perlu.

Author padahal berharap, komentar pembaca itu mengeluhkan ceritanya terlalu bertele-tele, atau gaya penulisan yang kurang ngena. Jadi author bisa ubah, sesuai dengan kritik.
Contohnya yang ngasih author bintang satu itu. Karena dia, cerita ini langsung berhenti dipromosikan, padahal sebelumnya, perkembangan cukup bagus. Tapi yaudahlah, author bisa apa, karena mungkin terlalu bertele-tele banget, jadi sangat pantas cerita ini terbenam dan gak layak di sebarluaskan. Author sadar diri kok, karena itu ceritanya kemungkinan besar dipercepat end S1, meskipun gak akan ada S2.
total 1 replies
Nanik S
Mantap Poooool👍💪💪💪
Nanik S
Tidak ada kata takut buat Wang Hao
Zerro One: Betul-betul betul/Determined/
total 1 replies
Nanik S
Lanjut terus
Nanik S
Wang Hao.... datang saja ke lembah batu
Nanik S
Wang Hao selalu jadi rebutan demi kepentingan masingasing
Agus Rose
Novel ini sebenar nya bagus dari penyusunan kata,penjelasan alur cerita.
yang kurang itu si MC terlalu angkuh sombong dengan ingatan masa lalu sedangkan kehidupan sekarang belum kuat tapi selalu bertindak sok kuat yang berlebihan.
Zerro One: Terimakasih banyak, itu artinya author gak gagal.

Tentang sifat Wang Hao...

Bro kurang memperhatikan detail keci, dan yang dilihat sesuatu yang sangat jelas saja. Padahal karakter Wang Hao ini abu abu, tidak hitam, atau putih, tidak sombong ataupun ramah. Author gak mau jelaskan panjang lebar, takut bro tersinggung.

Karena itu... kita anggap saja Wang Hao sombong🙏🙏

Author sepakat 🤝
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
cepat bantai semua pasukan itu jika wang hao sudah kuat cepat bantai raja itu pajang tubuhnya bantai juga semua keluarga raja itu
Nanik S
Apakah mereka akan menjemput Wang Hao
Zerro One: Iya kak 😫
total 1 replies
༄⍟Mᷤbᷡah_Atta࿐
Mantap 👍👍
Lanjut Up Thor..
Zerro One: Oke mbah🙏
total 1 replies
Nanik S
Lanjut Terus Tor🙏🙏
Nanik S
Gadis Pintar dan pasti walau hantu tapi mulai memahami situasi
Nanik S
Ceritanya bagus Tor
Nanik S
Untungnya ada Nashuang... hingga Cengle bisa selamat
Nanik S
👍👍👍👍👍👍
Nanik S
Rou Li dibuatkan pedang juga..... keren amat... hantu cantik berpedang
Nanik S
Hansuo jangan meremehkan Wang Hao...💪💪💪
Fajar Fathur rizky
bikin klan du di hukum berat bikin du lou malu
Fajar Fathur rizky
jika sudah ranah jiwa baru lahir nascent soul bikin wang hao bantai klan du thor
Nanik S
Lanjutkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!